Daerah Operasi II Bandung

Daerah operasi perkeretaapian di Indonesia

Daerah Operasi II Bandung atau disingkat dengan Daop 2 Bandung atau Daop II BD adalah salah satu daerah operasi perkeretaapian Indonesia, di bawah lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berada di bawah Direksi PT Kereta Api Indonesia dipimpin oleh seorang Vice President (VP) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direksi PT Kereta Api Indonesia.

Daerah Operasi II Bandung
Logo PT Kereta Api Indonesia (Persero) 2020.svg
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Daerah Operasi II Bandung
Kantor Daop/Divre
ProvinsiJawa Barat
KotaBandung
KecamatanSumurbandung
KelurahanBabakanciamis
AlamatJalan Stasiun Selatan No. 25 Bandung [1]
Kode pos40181[1]
Informasi lain
Singkatan Daop/DivreBD
Stasiun tertinggi
  1. +848 m (Nagreg)
  2. +818 m (Lebak Jero)
LayananLihatlah di bawah.
Karakteristik jalur
Batas kecepatan tertinggi yang diizinkan60 s.d. 80 km/jam

Daop II Bandung merupakan daerah operasi dengan rangkaian kereta api Stainless Steel terbanyak diantara daerah operasi lain yang melayani berbagai tujuan dari arah Bandung ke barat maupun ke timur.

Daerah Operasi II Bandung memiliki lima stasiun besar, diantaranya Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Cimahi, dan Stasiun Banjar, sedangkan stasiun kelas menengah diantaranya adalah Stasiun Cicalengka, Stasiun Rancaekek, Stasiun Purwakarta Stasiun Padalarang, Stasiun Cipeundeuy, Stasiun Cianjur, Stasiun Ciamis, dan Stasiun Cibatu.

Daerah Operasi II memiliki jalur yang seluruhnya melintasi pegunungan dan dikenal sebagai Daop yang memiliki banyak jembatan dan terowongan, baik yang aktif maupun tidak aktif. Konstruksi jembatan kereta api di Daop ini berupa rangka baja dan beton.[2] Jembatan terpanjangnya yang aktif, jembatan Cikubang, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pecinta kereta api di Indonesia dan dunia. Sementara itu, Daop ini menjadi daop tempat jembatan kereta api terpanjang di Indonesia, jembatan Cikacepit, [3] serta terowongan terpanjang, terowongan Wilhelmina, di jalur nonaktif Banjar-Cijulang.

Terdapat dua perbatasan antara Daerah Operasi II Bandung dengan Daerah Operasi I Jakarta terletak antara stasiun Cibungur dengan stasiun Cikampek di arah utara dan di arah barat terletak antara halte Ranji dengan stasiun Sukabumi, sedangkan batas antara Daerah Operasi II Bandung dengan Daerah Operasi V Purwokerto terletak antara halte Rancakole dengan stasiun Langen.

Layanan kereta apiSunting

Kereta api (KA) penumpang yang berada di bawah pengoperasian Daerah Operasi II Bandung adalah:

No Nama KA Nomor KA Jenis layanan KA Kelas Lintasan perjalanan Lokomotif Dipo Kereta
1 Argo Parahyangan
  • 37A-42, 44-45, 47-50, 52-54 & 68A-69A (reguler)
  • 7001A-7002A & 7030A (tambahan)
  • 65F-67F & 70F (fakultatif)
Kereta api jarak menengah
  • Eksekutif & Ekonomi Premium (dan Priority)
  • Eksekutif & Ekonomi Plus
CC206 Bandung (BD)
55-56A Kereta api jarak menengah Eksekutif & Luxury Gambir-Bandung Surabaya Pasarturi (SBI) Rangkaian Sembrani
2 Harina 129-130 Kereta api jarak jauh Eksekutif & Ekonomi Premium Bandung-Surabaya Pasarturi Bandung (BD)
3 Pangandaran 175-7006 Kereta api jarak menengah Gambir-Banjar
4 Pasundan 295-296 Kereta api jarak jauh Ekonomi Kiaracondong-Surabaya Gubeng CC201
CC203
5 Kahuripan 293-294 Kiaracondong-Blitar
6 Galunggung 463-464 Kereta api jarak menengah Kiaracondong-Tasikmalaya CC201
CC203
CC206
7 Lokal Bandung Raya
  • 503, 507-508, 511-516, 518, 520-526, 529-535, 539-542, 544 (CCL-PDL)
  • 517 (CCL-PWK)
  • 504, 527-528, 543 (CCL-KAC)
  • 546 (CB-KAC)
  • 538 (PWK-KAC)
  • 505-506, 509-510 (PDL-KAC)
  • 519, 536 (PDL-CB)
  • 537 (PDL-BD)
  • 545 (CB-BD)
Kereta api lokal
8 Lokal Cibatu 457-458 Cibatu-Purwakarta

Layanan kereta api dari daerah operasi lainSunting

Adapun kereta api penumpang yang terlayani di Daerah Operasi II Bandung namun di bawah pengoperasian daerah operasi lain adalah:

No Nama KA No KA Jenis layanan KA Kelas Lintasan perjalanan Dipo kereta Pengoperasi
1 Argo Wilis 1-2 Kereta api jarak jauh Eksekutif Argo Gambir-Surabaya Gubeng Jakarta Kota (JAKK) Daop I Jakarta
2 Mutiara Selatan 103-106 Eksekutif & Ekonomi Premium Gambir-Malang
3 Argo Parahyangan 38, 43, 46, 51 Kereta api jarak menengah Eksekutif & Ekonomi Premium Gambir-Bandung-Kiaracondong
4 Siliwangi 497-502 Kereta api lokal Ekonomi Sukabumi- Cipatat
5 Walahar 465-466, 468, 470, 471 Tanjung Priok-Purwakarta
6 Ciremai 149-156 Kereta api jarak jauh Eksekutif & Bisnis Semarang Tawang-Bandung Semarang Poncol (SMC) Daop IV Semarang
7 Kutojaya Selatan
  • 331-332 (reguler)
  • 7023-7024 (tambahan)
  • Ekonomi (reguler)
  • Bisnis & Ekonomi (tambahan)
Kutoarjo-Kiaracondong
  • Kutoarjo (KTA) rangkaian reguler
  • (Berbagai Dipo) rangkaian tambahan
Daop V Purwokerto
8 Serayu 321-328 Ekonomi Purwokerto-Pasar Senen Purwokerto (PWT)
9 Lodaya
  • 161-164 (reguler)
  • 7009-7010 (Tambahan)
  • Eksekutif & Ekonomi Premium (reguler)
  • Eksekutif & Bisnis (reguler)
Solo Balapan-Bandung
  • Solo Balapan (SLO) rangkaian asli
  • (Berbagai Dipo) rangkaian tambahan
Daop VI Yogyakarta
10 Turangga 77-78 Eksekutif Surabaya Gubeng-Gambir Sidotopo (SDT) Daop VIII Surabaya
11 Malabar 107-108 Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi Malang-Pasar Senen Malang (ML)

Stasiun kereta apiSunting

Jalur Aktif

Jalur Stasiun Kelas Ketinggian Layanan Status Tipe jalur
Cikampek-Padalarang Cibungur (CBR) III/kecil +77 m Hanya Walahar Exp Aktif Double Track
Sadang (SAD) Halte +94 m Tidak Ada Tidak Aktif
Purwakarta (PWK) I +84 m Penumpang (kecuali Argo Wilis dan Turangga) Aktif
Single Track
Ciganea (CA) III/kecil +141 m Hanya Elok CB dan Elok BD Raya
Double Track
Sukatani (SUT) +226 m
Single Track
Plered (PLD) +257 m Hanya Serayu, Elok CB, dan Elok BD Raya
Double Track
Cisomang (CG) Halte +338 m Tidak Ada Tidak Aktif
Cikadongdong (CD) III/kecil +408 m Hanya Elok CB dan Elok BD Raya, serta persilangan atau persusulan kereta api Aktif
Single Track
Rendeh (RH) +447 m
Maswati (MSI) +499 m
Sasaksaat(SKT) +540,62 m
Cilame(CLE) +635 m
Padalarang (PDL) I +695 m Hanya Elok CB dan Elok BD Raya
Padalarang-Kasugihan Double Track
Gadobangkong (GK) Halte +713 m
Cimahi (CMI) Besar tipe C +723 m Penumpang
Cimindi (CMD) II +736 m Penumpang (Hanya Elok CB dan Elok BD Raya)
Andir (AND) III/kecil +730 m Hanya untuk pengurusan perlintasan sebidang dan persusulan antarkereta api
Ciroyom (CIR) II +709 m Penumpang (Hanya Elok CB dan Elok BD Raya) Single Track arah AND dan Double Track arah BD (jalur ini dipisah dengan jalur Double Track arah BD yang dipisah di AND)
Bandung (BD) Besar tipe A Penumpang Double Double Track (Gabungan Double Track dari arah AND dan CIR)
Double Track
Cikudapateuh (CTH) III/kecil +691 m Hanya Elok CB dan Elok BD Raya
Kiaracondong (KAC) Besar tipe A +681 m Penumpang
Single Track
Gedebage (GDB) I +672 m Hanya Parcel, Barang/Petikemas
Cimekar (CMK) III/kecil +668 m Hanya Elok CB dan Elok BD Raya
Rancaekek (RCK) I Penumpang (hanya Mutiara Selatan, Galunggung, Elok CB dan Elok BD Raya)
Haurpugur (HRP) III/kecil +689 m Penumpang (hanya Galunggung, Elok CB dan Elok BD Raya)
Cicalengka (CCL) I Penumpang (hanya Malabar, Pasundan, Galunggung, Elok CB dan Elok BD Raya)
Nagreg (NG) III/kecil +848 m Penumpang (hanya Elok CB), serta persilangan dan persusulan kereta api
Lebakjero (LBJ) +818 m Hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api"
Leles (LL) +697 m Penumpang (Mutiara Selatan, Pangandaran, Pasundan, Serayu, Galunggung, dan Elok CB)
Karangsari (KRAI) +651 m Penumpang (hanya Elok CB)
Leuwigoong (LO) Halte +617 m
Cibatu (CB) II +612 m Penumpang (Pangandaran, Pasundan, Serayu, Galunggung, dan Elok CB)
Warungbandrek (WB) III/kecil Hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api"
Bumiwaluya (BMW) +641 m
Cipeundeuy (CPD) II +772 m Seluruh kereta api (guna memeriksa rem)
Cirahayu (CAA) III/kecil +619 m Hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api"
Ciawi (CAW) +509,6 m
Rajapolah (RJP) +459 m
Indihiang (IH) +384 m
Tasikmalaya (TSM) Besar tipe C +349 m Seluruh kereta api
Awipari (AW) III/kecil +327 m Hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api"
Manonjaya (MNJ) +292 m
Ciamis (CI) II +199 m Penumpang (Mutiara Selatan, Malabar, Lodaya, Pangandaran, Kahuripan, Pasundan, dan Serayu)
Bojong (BJG) III/kecil +124 m Hanya melayani persilangan dan persusulan kereta api"
Karangpucung (KNP) +45 m
Banjar (BJR) Besar tipe C +32 m Seluruh kereta api
Padalarang-Manggarai Tagogapu (TAU) III/kecil +595 m Hanya melayani inspeksi lintas Padalarang-Cipatat. Semi-aktif Single Track
Cipatat (CPT) +387 m Siliwangi Aktif
Rajamandala (RM) +319 m Tidak Ada Semi-aktif
Cipeuyeum (CPY) +274 m Siliwangi Aktif
Ciranjang (CRJ) +262 m
Selajambe (SLJ) +282 m Tidak Ada Tidak Aktif
Maleber (MLB) Halte +357 m
Cianjur (CJ) II +439 m Siliwangi Aktif
Pasirhayam (PH) Halte +448 m Tidak Ada Tidak Aktif
Cilaku (CLK) III/kecil +457 m
Cibeber (CBB) +456 m Siliwangi Aktif
Lampegan (LP) +439 m
Cireungas (CRG) +587 m
Gandasoli (GDS) +580 m
Ranji (RI) Halte ? Tidak Ada Tidak Aktif
Cibatu-Garut Pasirjengkol (PSJ) III/kecil +674 m Hanya melayani inspeksi lintas Cibatu-Garut. Semi-aktif Single Track
Wanaraja (WNR) +692 m
Cinunuk (CNN) Halte +703 m Tidak Ada Tidak Aktif
Cibolerang (CBG) +708 m
Cimurah (CMR) ?
Pasiruncal (PAC)
Sukarame (SKR) +717 m
Garut (GRT) II Hanya melayani inspeksi lintas Cibatu-Garut. Semi-aktif

Jalur Non-aktif

Keterangan

  • Stasiun besar ialah stasiun yang tertulis tebal miring
  • Stasiun menengah ialah stasiun yang tertulis tebal.
  • Stasiun kecil ialah stasiun yang tertulis normal.
  • Stasiun tak beroperasi ialah stasiun (atau berikut jalurnya) yang tertulis miring tanpa kode stasiun.

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Situs Resmi PT. Kereta Api". Diakses tanggal 17-10-12. 
  2. ^ Majalah KA Edisi Mei 2015
  3. ^ Kondisi Jembatan Cikacepit Pangandaran Kian Memprihatinkan

Pranala luarSunting