Buka menu utama

Kota Prabumulih

kota di provinsi Sumatera Selatan

Kota Prabumulih adalah salah satu Kota yang terletak di Provinsi Sumatra Selatan, Indonesia. Secara geografis Kota ini terletak antara 3°20’09,1” – 3°34’24,7” Lintang Selatan dan 104°07’ 50,4” – 104°19’41,6” Bujur Timur, dengan luas daerah sebesar 434,50 km², memiliki penduduk ± 161.000 jiwa dengan luas 435,10 km² dan merupakan Kota ketiga terbesar di Sumatra Selatan.

Kota Prabumulih
Lambang kota prabumulih.gif
Lambang Kota Prabumulih


Moto: Seinggok Sepemunyian


The Station of Prabumulih.jpg
Lokasi Sumatra Selatan Kota Prabumulih.svg
Peta lokasi Kota Prabumulih di Sumatra Selatan
Koordinat:
Provinsi Sumatra Selatan
Ibu kota Prabumulih
Pemerintahan
-Wali kota Ir. H. Ridho Yahya,M.M.
-Wakil Wali kota H. Andriansyah Fikri,SH.
APBD
-DAU Rp. 296.645.058.000.-(2013)[1]
Luas 435,10 km2
Populasi
-Total 161.984 jiwa (2017)
-Kepadatan 372,29 jiwa/km2
Demografi
-Agama Islam 92,26%
Kristen Protestan 3,62%
Budha 3,45%
Katolik 0,62%
Hindu 0,05%
-Kode area telepon 0713
Pembagian administratif
-Kecamatan 6
-Kelurahan 37
Simbol khas daerah
Situs web http://www.kotaprabumulih.go.id
Suasana di stasiun kereta api Prabumulih pada tahun 1932.

Sebagian besar keadaan tanah Kota Prabumulih berasal dari jenis tanah Podsolik Merah Kuning dengan derajat kemiringan tanah Kota Prabumulih antara 0 – 40 % pada ketinggian antara ±34 meter dari permukaan laut.

Kota Prabumulih termasuk daerah tropis basah dengan curah hujan 204,45 m3 dan suhu rata-rata 27 °Celcius.

GeografiSunting

Batas WilayahSunting

Utara Kecamatan Lembak dan Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
Timur Kecamatan Lembak dan Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim
Selatan Kecamatan Rambang Lubai, Kabupaten Muara Enim
Barat Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim

PemerintahanSunting

Daftar Wali KotaSunting

No Wali Kota[2] Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Wali Kota
Sudjiadi
(Penjabat)
12 November 2001
13 Mei 2003
1
Rachman Djalili
13 Mei 2003
13 Mei 2008
1
[3]
Yuri Gagarin
13 Mei 2008
13 Mei 2013
2
Ridho Yahya
2
  Ridho Yahya
14 Mei 2013
14 Mei 2018
3
Andriansyah Fikri
Richard Cahyadi
(Penjabat)
14 Februari 2018
19 Oktober 2018
(2)
  Ridho Yahya
19 Oktober 2018
Petahana
4
Andriansyah Fikri


Dewan PerwakilanSunting

KecamatanSunting

Kecamatan di Kota Prabumulih adalah:

DemografiSunting

Penduduk asli kota Prabumulih umumnya merupakan etnis dari wilayah sekitar, yakni Suku Enim, Suku Penesak, Melayu Palembang, serta pendatang dari etnis di Jawa yakni Suku Jawa dan juga Suku Batak, serta Tionghoa.

AgamaSunting

 
Gereja Oikoumene di Kompleks PT. Pertamina, Prabumulih

Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2015, dari 136.457 penduduk persentase agama penduduk Kota Prabumulih adalah Islam 92,26%, Kristen Protestan 3,62%, Buddha 3,45%, Katolik 0,62% dan Hindu 0,05%.[4]

Agama di Kota Prabumulih
Agama Persen
Islam
  
92.26%
Kristen Protestan
  
3.62%
Buddha
  
3.45%
Katolik
  
0.62%
Hindu
  
0.05%

Keragaman agama di Kota Prabumulih hingga sekarang tidak menimbulkan konflik terbuka secara langsung, namun disadari terdapat gesekan-gesekan yang terjadi antar umat beragama, terutama dalam hal pendirian rumah ibadah. Kebijakan formal yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk menghindari permasalahan tersebut dibentuklah Forum Kerukunan Antar Umat Beragama, yang beranggota para tokoh agama. Tugas utamanya adalah menyediakan mediasi permasalahan antarumat beragama.

PekerjaanSunting

KOMPOSISI PENDUDUK

 BERDASARKAN MATA PENCAHARIAN  

Bidang pekerjaan

2009

2010

2011

Pertanian

-

24.797

-

Konstruksi

-

-

-

industr

-

1.682

-

perdagangan, rumah makan & hotel

-

14.375

-

Jasa kemasyarakatan

-

10.822

-

Lainnya

-

14.298

-

Banyaknya penduduk Kota Prabumulih yang bekerja dibidang sekunder yaitu perdagangan dan industri dibandingkan disektor pertanian dan jasa tidak dapat dilepaskan dari keberadaan industri migas yang memberikan alternatif lapangan pekerjaan selain sektor pertanian. kehadiran pertaminan menjadikan kota ini mengandalkan perekonomiannya disekitar kegiatan perusahaan migas. kehadiran migas ini juga mendorong migrasi ke prabumulih untuk bekerja di sektor industri dan perdagangan. data 2009 belum terakses, data 2011 belum tersedia.

PRASARANA

 FISIK (RUMAH IBADAH, SEKOLAH, SARANA KESEHATAN, SARANA JALAN)  

Tempat ibadah

2010

2015

Masjid & Mushola

165

186

Gereja Protestan

0

13

Gereja Katolik

1

2

Pura

0

1

Vihara

0

2

Berdasarkan jumlah rumah ibadah, sangat terlihat bahwa proporsi pemeluk agama dengan jumlah tempat ibadah menjadi sangat tidak seimbang, karena agama non Islam tidak memiliki rumah ibadah. Pemerintah seharusnya memfasilitasi tiap-tiap agama untuk memiliki rumah ibadah.

PRASARANA

 KESEHATAN  

Sarana

2009

2010

2011

Rumah Sakit Umum Daerah

-

2

-

Rumah Sakit Swasta

-

3

-

BKIA/Klinik Bersalin

-

5

-

Apotek

-

0

-

Klinik Dokter Praktik

-

0

-

Puskesmas

-

7

-

Puskesmas Pembantu

-

22

-

Polindes

-

31

-

Posyandu

-

112

-

Keberadaan perusahaan migas di Prabumulih cukup mendukung pengadaan fasilitas kesehatan, dengan didirikannya rumah sakit swasta yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Usaha pemerintah untuk meningkatkan fasilitas kesehatan ini adalah dengan bekerja sama dengan perusahaan yang ada, diharapkan dapat membantu membangun prasarana publik.data tahun 2009 belum terakses, data 2011 belum tersedia.

SARANA JALAN

Variabel

2009

2010

2011

Panjang jalan provinsi

-

18400

-

Panjang jalan kabupaten

-

345555

-

Panjang jalan negara

-

26700

-

Pembangunan sarana prasarana jalan menjadi sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. pemerintah Prabumulih menyadari peran pembukaan jalan menjadi penting. Usaha pembangunan prasarana jalan ini juga mendapat dukungan dari perusahaan minyak sehingga daerah yang jauh dapat mengeluarkan dan mengakses jalan yang tersedia, selain itu pembangunan jalan tersebut dapat membuka akses ekonomi masyarakat. data 2009 belum terakses, data 2011 tidak tersedia.

INFRASTRUKTUR

 LAINNYA  

Nama infrastruktur

2009

2010

2011

Bandara

0

0

-

Pelabuhan

0

0

-

Hotel

10

10

-

Terminal

1

1

-

Stasiun

1

1

-

Perkembangan hotel non bintang menandakan daerah ini menjadi daerah yang penting, pemerintah berharap akses tranportasi kereta api dapat dimanfaatkan bagi sebagian besar daerah Prabumulih. Pembangunan fasilitas ini memang sangat tergantun pada dana dari APBD daerah dan kebijakan instansi terkait. ketersediaan infrastruktus publik menjadi penting dalam pembangunan ekonomi daerah. data 2009 belum terakses, data 2011 belum tersedia.

EkonomiSunting

Komoditas UnggulanSunting

Prabumulih menghasilkan ribuan barel minyak bumi dan jutaan meter kubik gas alam setiap tahunnya. Karena itu, ia disebut sebagai kota minyak. Julukan lainnya adalah kota nanas, karena salah satu hasil pertanian yang terkenal adalah nanas (Ananas Comosus). Nanas Prabumulih terkenal manis dan pemasarannya sampai ke Pulau Jawa.

PerhubunganSunting

Bandar UdaraSunting

Di Prabumulih terdapat sebuah bandar udara yang sudah tidak digunakan, bandara ini mempunyai kode IATA:PUH dan ICAO:WESS. Bandara yang berada 13/31 berukuran 2750 oleh 45 meter (9022 ft × 148 ft). Bandara ini adalah bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandar Udara Atung bungsu, Bandar Udara Silampari dan Bandar Udara Gatot Subroto dijadikan pasar Gatot Subroto.

ReferensiSunting

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ "Sejarah Kota Prabumulih". Pemerintah Kota Prabumulih. Pemerintah Kota Prabumulih. Diakses tanggal 3 Januari 2018. 
  3. ^ "Peraturan Daerah Kota Pramubulih No. 10 Tahun 2003 tentang Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum" (PDF). DPRD Kota Pamubulih. DPRD Kota Pamubulih. 10 September 2003. Diakses tanggal 3 Januari 2018. 
  4. ^ "Data Pemeluk Agama Sumatera Selatan 2016". www.sumsel.kemenag.go.id. Diakses tanggal 2 Agustus 2019. 

Pranala luarSunting