Stasiun Maos

stasiun kereta api di Kabupaten Cilacap, Indonesia

Stasiun Maos (MA) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Karangreja, Maos, Cilacap. Stasiun yang terletak pada ketinggian +8 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini berjarak sekitar 100 m dari jembatan panjang yang melintasi Sungai Serayu. Stasiun ini memiliki tujuh jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus serta jalur 6 dan 7 untuk bongkar muat angkutan BBM.

Stasiun Maos
Kereta Api Indonesia

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun MA.png
Stasiun Maos.jpg
Stasiun Maos, 2019
LokasiJalan Stasiun Maos
Karangreja, Maos, Cilacap, Jawa Tengah 53272
Indonesia
Koordinat7°37′09″S 109°08′22″E / 7.6190643°S 109.139396°E / -7.6190643; 109.139396Koordinat: 7°37′09″S 109°08′22″E / 7.6190643°S 109.139396°E / -7.6190643; 109.139396
Ketinggian+8 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi V Purwokerto
Letak dari pangkal
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak rendah)
Jumlah jalur7 (jalur 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • MA
  • 2016
[2]
KlasifikasiBesar tipe C[2]
Operasi layanan
Purwojaya, Wijayakusuma, Malabar, Mutiara Selatan, Lodaya, Kahuripan, Pasundan (reguler & tambahan), Kutojaya Selatan, Serayu, dan KA ketel/angkutan BBM
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Musala Toilet 
Diagram lintasan stasiun
ke Kasugihan
ke Lebeng
eks rumah sinyal barat
depo Gerbong
ke depot Pertamina
eks rumah sinyal timur
ke Sikampuh
Lokasi pada peta

Di sebelah barat stasiun ini terdapat percabangan yang menuju Stasiun Cilacap. Uniknya, hanya beberapa ratus meter dari percabangan ke arah Cilacap ini sudah ada stasiun berikutnya, yaitu Stasiun Kasugihan, yang dapat terlihat dari dalam KA yang melintas di percabangan yang menuju Banjar.

Stasiun ini merupakan stasiun terminus perjalanan kereta api ketel/angkutan BBM rute Maos-Kroya-Larangan (Tegal) pp. Berangkat dari Depot Pertamina yang terletak di sisi timur laut stasiun, kemudian melaju ke arah timur hingga Kroya, terakhir menuju Larangan via Purwokerto-Slawi semenjak Depo BBM Pertamina di Slerok, Tegal ditutup dan dipindahkan ke Larangan.[3]

SejarahSunting

 
Stasiun Maos, 1910-an

Stasiun ini diperkirakan telah ada sejak pembangunan jalur kereta api Cilacap–Kroya–Kutoarjo–Yogyakarta pada tanggal 20 Juli 1887. Pembangunan ini termasuk membuat jalur cabang menuju Kota Purworejo yang dibuka pada tanggal yang sama.[4]

Stasiun yang semula memiliki gaya arsitektur Indische Empire SS ini pernah diguncang gempa dahsyat pada tanggal 15 Mei 1923.[5] Bangunan stasiun asli telah runtuh dan harus dibangun kembali. Walaupun bangunan asli stasiun ini dirobohkan karena dianggap membahayakan pengguna jasa SS pada masa itu, sampai saat ini masih ada bagian yang asli, seperti pada atap overcapping stasiun yang berbentuk melengkung.

 
Bangunan Stasiun Maos yang runtuh akibat gempa 15 Mei 1923.

Dahulu terdapat percabangan jalur dari stasiun ini menuju Purwokerto dan Wonosobo yang dibangun oleh Serajoedal Stoomtram Maatschappij.[6] Dahulu jalur tersebut digunakan untuk mengangkut tebu, namun sekarang sudah tidak ada lagi. Jalurnya dinonaktifkan karena dibongkar oleh pekerja romusha Jepang pada tahun 1943.

 
Stasiun Maos, SDS titik 0 KM

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Jalur lintas selatan JawaSunting

Kelas eksekutifSunting
Kelas campuranSunting
Kelas ekonomiSunting

Jalur lintas timur JawaSunting

Kelas campuranSunting

BarangSunting

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Majalah KA Edisi September 2014
  4. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Stehn, C.E. (1923). "De aardbeving van Maos op 15 Mei 1923". de Mijningenieur. 4. 
  6. ^ Zuhdi, Susanto (2002). Cilacap (1830-1942): bangkit dan runtuhnya suatu pelabuhan di Jawa. Jakarta: Gramedia. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kasugihan Cilacap–Kroya–Kutoarjo–Purworejo Sikampuh
ke arah Purworejo
Terminus Maos–Purwokerto Timur
eks-Serajoedal Stoomtram Maatschappij
Nonaktif karena dibongkar pada masa pendudukan Jepang
Pasar Maos