Buka menu utama

Kabupaten Labuhanbatu

kabupaten di provinsi Sumatera Utara, Indonesia

Kabupaten Labuhanbatu (Melayu Jawi: كابوڤاتين لابهان بتو) adalah salah satu kabupaten yang ada di provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Rantau Prapat. Kabupaten Labuhanbatu terkenal dengan hasil perkebunan kelapa sawit dan karet.Kabupaten Labuhanbatu mempunyai kedudukan yang cukup strategis, yaitu berada pada jalur lintas timur Sumatra dan berada pada persimpangan menuju Provinsi Sumatra Barat dan Riau, yang menghubungkan pusat-pusat perkembangan wilayah di Sumatra dan Jawa serta mempunyai akses yang memadai ke luar negeri karena berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Dua Kesultanan besar pernah berdiri di sini, yakni Kesultanan Bilah yang beribu kota di Negeri Lama dan Kesultanan Panai yang beribu kota di Labuhan Bilik.

Kabupaten Labuhanbatu
كابوڤاتين لابهان بتو
Lambang Kabupaten Labuhanbatu.png
Lambang Kabupaten Labuhanbatu
كابوڤاتين لابهان بتو


Moto: Ika Bina En Pabolo



Lokasi Sumatra Utara Kabupaten Labuhanbatu.svg
Peta lokasi Kabupaten Labuhanbatu
كابوڤاتين لابهان بتو di Sumatra Utara
Koordinat:
Provinsi Sumatra Utara
Hari jadi 17 Oktober 1945
Ibu kota Rantau Prapat
Pemerintahan
- Bupati H. Andi Suhaimi Dalimunthe
APBD
- DAU Rp. 520.457.519.000.-(2013)[1]
Luas 2.562,01 km2 [2][3]
Populasi
- Total 472.215 (2017)[4]
- Kepadatan 184,31 jiwa/km2
Demografi
- Agama Islam 77.84%
Kristen Protestan 14.32%
Katolik 6.72%
Buddha 0.72%
Hindu 0.34%
Konghucu 0.04%[5]
- Kode area telepon 0624
Pembagian administratif
- Kecamatan 9
- Kelurahan 23
- Desa 75
Simbol khas daerah
Situs web www.labuhanbatukab.go.id
Masjid Al Ikhlas terletak di dalam kompleks Asrama Haji Rantau Prapat Kabupaten Labuhan Batu

GeografiSunting

Pada mulanya luas kabupaten ini adalah 9.223,18 km² atau setara dengan 12,87% dari luas Wilayah Provinsi Sumatra Utara. Sebagai Kabupaten terluas kedua setelah Kabupaten Tapanuli Selatan, sedangkan jumlah penduduknya sebanyak 1.431.605 jiwa pada tahun 2007. Kabupaten Labuhanbatu terletak pada koordinat 10 260 – 20 110 Lintang Utara dan 910 010 – 950 530 Bujur timur. Dengan dibentuknya Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, maka luas kabupaten ini menjadi 2.562,01 km² dan penduduknya sebanyak 857.692 jiwa pada tahun 2008. Pada tahun 2003 Kabupaten ini menjadi salah satu daerah kabupaten/kota dengan ekonomi terbaik se-indonesia.Berdasarkan BPS Kabupaten Labuhanbatu tahun 2017, jumlah penduduk kabupaten ini berjumlah 472.215 jiwa.

Batas wilayahSunting

Utara Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Selat Malaka
Timur Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Rokan Hilir (Riau)
Selatan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Padang Lawas Utara
Barat Kabupaten Labuhanbatu Utara

PemerintahanSunting

Bupati LabuhanbatuSunting

Dewan PerwakilanSunting

KecamatanSunting

 
Pembagian Wilayah Kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu
 
Pangeran Panai di istananya pada masa Hindia Belanda

Pada mulanya jumlah kecamatan di kabupaten ini adalah 22 kecamatan. Dengan dibentuknya Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, maka jumlah kecamatan di kabupaten ini menjadi 9 kecamatan. Berikut nama-nama kecamatan tersebut:

Pemekaran 2008Sunting

Sejak 24 Juni 2008, jumlah kecamatan di kabupaten Labuhanbatu berkurang dengan adanya pemekaran dari kabupaten ini, yaitu melalui pembentukan Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Labuhanbatu UtaraSunting

Kecamatan yang menjadi wilayah Kabupaten Labuhanbatu SelatanSunting

PendidikanSunting

saat ini di kabupaten Labuhan batu memiliki setidaknya 239 Sekolah Dasar, 33 Sekolah Menengah Pertama dan 15 Sekolah Menengah Atas yang semuanya berstatus negeri menurut BPS kabupaten ini. serta 3 perguruan tinggi swasta:

  1. Universitas Islam Labuhanbatu (UNISLA)
  2. Universitas Al – Washliyah Labuhanbatu (UNIVA)
  3. Yayasan Universitas Labuhanbatu (ULB)

TransportasiSunting

LautSunting

PariwisataSunting

Obyek wisataSunting

ReferensiSunting

Pranala luarSunting