Buka menu utama

Stasiun Cirebon Prujakan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Cirebon Prujakan (CNP)—dalam bahasa Cirebon disebut sebagai Cirebon (Cérbon) Parujakan—adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C di Kota Cirebon, tepatnya terletak di Pekalangan, Pekalipan, Cirebon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon dan merupakan stasiun pemberhentian kereta api ekonomi dengan tujuan Jakarta dan kota-kota di bagian tengah-timur Pulau Jawa. Untuk kereta api kelas eksekutif, bisnis, sebagian ekonomi komersial (KA Jayakarta Premium dan KA Tawang Jaya Premium reguler), maupun campurannya, pemberhentiannya dilayani di Stasiun Cirebon.

Stasiun Cirebon Prujakan
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun CNP.png
  • Singkatan: CNP
  • Nomor: 0940
Cirebon Prujakan station 100810-5994 cn.JPG
Stasiun Cirebon Prujakan saat direnovasi.
Lokasi
ProvinsiJawa Barat
KotaCirebon
KecamatanPekalipan
KelurahanPekalangan
AlamatJalan Nyimas Gandasari No. 1
Kode pos45118
Koordinat6°43′10″S 108°33′32″E / 6.719330°S 108.558773°E / -6.719330; 108.558773Koordinat: 6°43′10″S 108°33′32″E / 6.719330°S 108.558773°E / -6.719330; 108.558773
Sejarah
Dibuka1 Mei 1897
Nama sebelumnyaStasiun Cheribon SCS, Tjirebon Proedjakan
Nama lainStasiun Prujakan, Parujakan
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi III Cirebon
Kelas stasiun[1]Besar tipe C
Ketinggian+4 m
Letak[2]km 222+367 lintas Semarang PoncolTegalCirebon
LayananArgo Cheribon (hanya jadwal paling malam arah Tegal), Bogowonto, Gajah Wong, Mataram, Gaya Baru Malam Selatan, Brantas (reguler & tambahan), Sawunggalih Tambahan, Purwosari Tambahan, Jaka Tingkir, Majapahit, Jayabaya, Menoreh, Matarmaja (reguler & tambahan), Kertajaya (reguler & tambahan), Bengawan, Progo, Kutojaya Utara (reguler & tambahan), Tawang Jaya (reguler, tambahan, & tambahan premium), Tegal Ekspres, Parcel ONS, dan angkutan Semen Holcim
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur9
  • jalur 2 dan 7: sepur lurus arah Cirebon–Jakarta
  • jalur 3: sepur lurus arah Semarang–Surabaya
  • jalur 8: sepur lurus arah Prupuk–Kroya
Jumlah peron5 (satu peron sisi dan empat peron pulau yang sama-sama tinggi), namun tidak ada peron pulau di antara jalur 2 dan 3, 4–5–6, serta 7 dan 8)
Tipe persinyalanElektrik tipe VPI GRS[3]
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Fasilitas difabel: Ya Toilet: Ya
Area komersial: Ya Boarding pass: Ya
Layanan pelanggan: Ya Galeri ATM: Ya
Tempat ibadah: Ya


Lokasi pada peta
Cirebon Prujakan berlokasi di Provinsi Jawa Barat
Cirebon Prujakan
Cirebon Prujakan
Cirebon Prujakan (Provinsi Jawa Barat)

SejarahSunting

Dalam verslag yang dibuat oleh SCS, stasiun ini diresmikan bersamaan dengan jalur kereta api Sindanglaut–Cirebon, yakni pada tanggal 1 Mei 1897 atas prakarsa perusahaan kereta api swasta yang bernama Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) sebagai stasiun kereta api barang.[4] Pembangunan stasiun ini bertujuan untuk memudahkan dan mempercepat arus komoditas pertanian dan barang-barang impor. Arus barang dari stasiun ini selanjutnya bermuara di Pelabuhan Cirebon karena stasiun ini dahulu merupakan stasiun percabangan menuju pelabuhan tersebut. Namun, generasi yang lahir pada dekade 1980-an tidak lagi menyaksikan rel kereta ke arah Pelabuhan Cirebon yang membentang di tengah kampung padat penduduk, meski sisa-sisanya masih bisa sedikit ditemui.[5]

Pada tanggal 3 Juni 1912, jalur kereta api Cikampek menuju Cirebon selesai dibangun oleh Staatsspoorwegen serta merupakan bagian dari pembangunan jalur kereta api menuju Purwokerto dan Kroya. Untuk menghubungkan jalur SS dengan jalur SCS, pada tanggal 1 November 1914, kedua stasiun tersebut berhasil terhubung.[6][7]

Bangunan dan tata letakSunting

Pada awalnya, stasiun ini hanya terdiri atas bangunan dengan kanopi pada emperan peron jalur 1 (seperti layaknya stasiun barang), sementara emplasemennya merupakan emplasemen terbuka tanpa adanya atap overkapping.

Dahulu sebelum proyek jalur ganda dikerjakan, jalur KA dari Stasiun Cirebon menuju Prupuk terletak di luar emplasemen Stasiun Prujakan, sehingga KA dari Cirebon tujuan Kroya tidak berhenti di Stasiun Prujakan. Hal inilah yang menyebabkan dahulu semua KA ekonomi tujuan jalur selatan berhenti di Stasiun Cirebon, bukan Prujakan. Namun setelah proyek tersebut selesai digarap bersamaan dengan renovasi yang dilakukan di kedua stasiun ini, jalur KA ini digeser masuk Stasiun Prujakan sehingga KA kelas ekonomi tujuan Cirebon-Kroya dapat berhenti di stasiun ini.

Pada bulan Juli 2011 stasiun ini direnovasi,[8] ditinggikan peronnya, ditambahkan kanopi, serta ditambah jalurnya dari yang semula lima jalur menjadi sembilan jalur kereta api: empat jalur menuju Tegal-Pekalongan-Semarang-Surabaya (jalur 1-4) dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus, empat jalur lagi menuju Purwokerto-Kroya-Yogyakarta-Solo (jalur 6-9) dengan jalur 7 dan 8 sebagai sepur lurus, dan satu jalur khusus untuk kereta api barang (jalur 5).

Stasiun ini adalah salah satu stasiun kereta api di Indonesia yang menyediakan fasilitas pemesanan tiket sistem kendara lewat/lantatur (drive-thru), selain Stasiun Gambir.[9][10][11]

KeunikanSunting

Keunikan yang dimiliki oleh stasiun ini adalah diputarkannya lagu instrumental berjudul Kota Cirebon setiap kali ada kereta api yang datang dan berangkat.

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas campuranSunting

Kelas bisnisSunting

Sawunggalih Tambahan, tujuan Jakarta dan tujuan Kutoarjo (terkadang ditambahkan kelas eksekutif)

Kelas ekonomi AC premiumSunting

Kelas ekonomi AC plusSunting

Kelas ekonomi ACSunting

BarangSunting

Papasan dan persusulanSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Cirebon Prujakan per 20 September 2019 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
147B Jaka Tingkir Jakarta Pasar Senen (PSE) (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 00.14 00.26
152 Bogowonto Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 00.37 00.44
175 Brantas Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC 00.39 00.50
186 Progo Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Ekonomi AC 01.19 01.33
202 Tawang Jaya Semarang Poncol (SMC) 02.17 02.27
177 Kertajaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Premium 05.20 05.30
171 Matarmaja Ekonomi AC 06.02 06.10
141 Majapahit (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 07.03 07.12
192B Kutojaya Utara Kutoarjo (KTA) Ekonomi AC Premium 08.38 08.45
154 Gajah Wong Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 09.32 09.40
148C Jaka Tingkir (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 10.09 10.18
210 Tegal Ekspres Tegal (TG) Ekonomi AC 11.23 11.30
149A Menoreh Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi AC Plus 11.25 11.33
174 Gaya Baru Malam Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi AC 13.31 13.40
151 Bogowonto Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 14.22 14.32
184 Bengawan Solo Purwosari (PWS) Ekonomi AC 14.24 14.35
209 Tegal Ekspres Jakarta Pasar Senen (PSE) 15.07 15.15
144/145 Jayabaya Malang Kotabaru (ML) (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 16.04 16.13
201 Tawang Jaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC 16.53 17.00
178 Kertajaya Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi AC Premium 17.10 17.20
172 Matarmaja Malang Kotabaru (ML) Ekonomi AC 18.23 18.30
176 Brantas Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi AC 20.10 20.21
185 Progo Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC 20.26 20.37
142 Majapahit Malang Kotabaru (ML) (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 21.08 21.22
183 Bengawan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC 21.13 21.20
191B Kutojaya Utara Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi AC Premium 21.31 21.42
146/143 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 22.09 22.24
150B Menoreh Semarang Tawang (SMT) Ekonomi AC Plus 22.18 22.32
173 Gaya Baru Malam Selatan Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC 22.30 22.36
153 Gajah Wong Eksekutif & Ekonomi AC Plus 23.28 23.44
72F-A Argo Cheribon Tegal (TG) Eksekutif Argo & Ekonomi AC Plus 23.49 23.53
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7039A Sawunggalih Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) (Eksekutif & )Bisnis 00.56 01.03
7031A Brantas Tambahan Bisnis/Ekonomi AC 01.40 02.00
7038B Kutojaya Utara Tambahan Kutoarjo (KTA) Ekonomi AC Plus 02.54 03.03
7043 Tawang Jaya Premium Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Premium 03.00 03.14
13216 Purwosari Tambahan Solo Purwosari (PWS) Eksekutif & Bisnis 03.21 03.28
7027 Kertajaya Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Bisnis & Ekonomi AC 07.37 07.44
7033A Matarmaja Tambahan Ekonomi AC 07.53 08.00
7040A Sawunggalih Tambahan Kutoarjo (KTA) (Eksekutif & )Bisnis 11.40 11.53
7028 Kertajaya Tambahan Surabaya Pasarturi (SBI) Bisnis & Ekonomi AC 11.51 11.58
7041 Tawang Jaya Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus 12.52 12.59
13153 Purwosari Tambahan Eksekutif & Bisnis 13.08 13.19
7029B Mataram 13.55 14.03
7044 Tawang Jaya Premium Tambahan Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Premium 13.59 14.06
7037A Kutojaya Utara Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus 15.21 15.38
7032A Brantas Tambahan Blitar (BL) Bisnis/Ekonomi AC 20.58 21.05
7034A Matarmaja Tambahan Malang Kotabaru (ML) Ekonomi AC 21.40 21.47
7042 Tawang Jaya Tambahan Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Plus 22.46 22.53
7030A Mataram Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Bisnis 23.59 00.07

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia". Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (1917). Verslag - SCS - 1916. Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij. 
  5. ^ (Indonesia) Profil stasiun Cirebon pada Indonesian Heritage Railway
  6. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997-). Sejarah perkeretaapian Indonesia (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980. 
  7. ^ Staatsspoorwegen (1920–1931). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1920-1931. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  8. ^ (Indonesia) Dua stasiun utama cirebon dimodifikasi, "Kompas". Diakses tanggal 2011-08-05. 
  9. ^ (Indonesia) PT KAI Daop 3 Cirebon, Luncurkan Drive Thru dan Mobile Ticketing Online "www.kereta-api.co.id". Diakses tanggal 12-4-9. 
  10. ^ (Indonesia) PT. KAI Daop 3 Cirebon, Luncurkan Drive Thru & Mobile Ticketing Online
  11. ^ (Indonesia) PT KAI Daop 3 Cirebon, Luncurkan Drive Thru dan Mobile Ticketing Online "www.kereta-api.co.id". Diakses tanggal 12-4-9. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2017-2019

Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
Terminus
Segitiga Cirebon–Prupuk–Tegal
segmen Cirebon–Tegal
menuju Tegal
Segitiga Cirebon–Prupuk–Tegal
segmen Cirebon–Prupuk
menuju Prupuk