Stasiun Purwosari

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Purwosari (PWS) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦥꦸꦂꦮꦱꦫꦶ, translit. Sêtasiyun Purwasari) merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Purwosari, Laweyan, Surakarta. Stasiun yang terletak pada ketinggian +98 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta dan hanya melayani KA kelas ekonomi lintas selatan dan lokal/komuter.

Stasiun Purwosari

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun PWS.png
  • Singkatan: PWS
  • Nomor: 3120
Stasiun Purwosari 2020.jpg
Tampak depan Stasiun Purwosari, 2020
LokasiJalan Slamet Riyadi No. 502
Purwosari, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah
Indonesia
Koordinat7°33′42″S 110°47′47″E / 7.5617°S 110.7965°E / -7.5617; 110.7965Koordinat: 7°33′42″S 110°47′47″E / 7.5617°S 110.7965°E / -7.5617; 110.7965
Ketinggian+98 m
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Letak dari pangkal
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang agak tinggi dan tiga peron pulau yang cukup tinggi)
Jumlah jalur7 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Konstruksi
ParkirYa
Informasi lain
KlasifikasiBesar tipe C[2]
Sejarah
Dibuka27 Maret 1871
Dibangun kembali1907, 2010, 2017
Nama sebelumnyaStation/Halte Poerwosarie
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Klaten
ke arah Kutoarjo
Prameks
Kutoarjo–Solo Balapan, p.p.
Solo Balapan
Terminus
Klaten
ke arah Yogyakarta
Prameks
Yogyakarta–Solo Balapan, p.p.
Terminus Bathara Kresna
Purwosari–Wonogiri, p.p.
Solo Kota
ke arah Wonogiri
Klaten
Terminus
KA BIAS
Klaten–Solo Balapan–Bandara Adi Soemarmo, p.p.
Solo Balapan
Solo Balapan
Terminus
KA BIAS
Solo Balapan–Klaten, p.p.
Klaten
Terminus
Layanan
Singasari, Gaya Baru Malam Selatan, Logawa, Jaka Tingkir, Kahuripan, Pasundan, Sri Tanjung, Bengawan, Prambanan Ekspres (Prameks), Bathara Kresna, BIAS, Sepur Kluthuk Jaladara, dan Parcel ONS
Teknis
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Tersedia fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Lokasi pada peta
Stasiun Purwosari berlokasi di Indonesia
Stasiun Purwosari
Stasiun Purwosari
Lokasi di Indonesia

Stasiun ini merupakan stasiun percabangan jalur kereta api antara arah Surabaya dengan Wonogiri. Jalur yang menuju Surabaya termasuk jalur utama, sedangkan yang ke Wonogiri termasuk jalur lintas cabang. Sampai Stasiun Sangkrah, jalur sekunder tersebut termasuk unik karena menjadi salah satu jalur kereta api aktif di Indonesia yang berjejer/berdampingan dengan jalan raya, selain percabangan menuju Depot Pertamina Madiun. Dahulu sepanjang jalur Purwosari-Sangkrah terdapat delapan buah perhentian kecil, yakni Pesanggrahan, Ngadisuran, Bando, Ngapeman, Pasarpon, Cayudan, Kauman, dan Lojiwetan. Halte-halte tersebut sekarang sudah tidak ada lagi.

SejarahSunting

 
Bangunan utama Stasiun Purwosari semasa masih berupa stasiun pulau

Stasiun Purwosari merupakan stasiun kereta api tertua kedua di Kota Surakarta. Dalam peta jalur Samarang–Vorstenlanden terbitan 1869, koleksi Universiteit Leiden Belanda, stasiun ini sama sekali tidak disebutkan. Yang disebutkan dalam rencana pembangunan jalur kereta api oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) adalah Stasiun Solo (Stasiun Solo Balapan) dan Stasiun Solo-Rivier yang terletak di lembah Bengawan Solo.[3] Namun, pada peta yang dibuat tahun 1878, nama stasiun ini mulai disebut (tetapi dengan nama yang salah, yaitu Poerwodadie).[4] Diperkirakan penambahan stasiun ini dilakukan bersama dengan finishing jalur kereta api tersebut dan juga dibuka bersama dengan pembukaan resmi jalur segmen Ceper–Solo NIS pada tanggal 27 Maret 1871.[5][6]

Sejak tahun 1907, stasiun ini menggunakan arsitektur yang mirip dengan Stasiun Kedungjati dan Willem I Ambarawa. Stasiun yang semula berperon sisi kemudian menjadi stasiun pulau. Ukuran bangunan stasiun ini lebih kecil daripada Kedungjati maupun Purwosari karena bentang atapnya hanya 13 meter, sementara Kedungjati 14,65 meter dan Ambarawa 21,75 meter. Bangunan ini terdiri atas kanopi yang memayungi bangunan utama serta jalur yang mengapitnya.[7]

Bangunan dan tata letakSunting

 
Lentera semboyan wesel mekanik di dalam emplasemen Stasiun Purwosari yang menjadi simbol dari semboyan 11A dan 11B, sebelum dibongkar.

Awalnya Stasiun Purwosari memiliki delapan jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda lintas SoloYogyakarta dioperasikan pada tahun 2007, jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus arah Solo Balapan dan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus arah Yogyakarta. Jalur 1-5 sering digunakan untuk keberangkatan-kedatangan sekaligus untuk melintas langsung KA, jalur 6-8 untuk parkir gerbong barang, dan dua jalur tambahan menuju ke dipo lokomotif dan gudang semen. Walaupun stasiun ini telah mengalami renovasi berupa penambahan atap overcapping sejak musim mudik lebaran pada bulan Oktober 2010[8], bangunan stasiun yang asli tetap dipertahankan dan dijadikan cagar budaya.

Stasiun ini dulu termasuk unik karena di tengah emplasemen yang telah diberi overcapping terdapat wesel dan jalur simpang yang menghubungkan jalur 3 dengan jalur 4. Jalur simpang tersebut membelah peron yang terdapat pada kedua jalur tersebut. Namun, sejak sistem persinyalan stasiun ini diganti dengan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri Indonesia (Persero)[9] pada bulan Desember 2015, jalur 4, wesel, dan juga jalur simpang tersebut dibongkar untuk pelebaran peron sehingga stasiun ini tinggal memiliki tujuh jalur.

Ke arah timur dari jalur 1 terdapat percabangan jalur menuju Wonogiri. Dari stasiun ini juga dahulu terdapat jalur percabangan yang menuju Boyolali melalui Kartasura yang kini sudah dinonaktifkan. Jalur ini juga mempunyai cabang di Tegalsari menuju Colomadu. Sampai sekarang beberapa bagian dari sisa-sisa jalur tersebut masih dapat disaksikan.

Dahulu Stasiun Purwosari memiliki dipo lokomotif; jejak peninggalan sebagai dipo lokomotif masih terdapat menara air di sisi utara stasiun. Saat ini dipo itu masih beroperasi, tetapi bukan dipo lokomotif, melainkan dipo alat mekanik. Bongkar muat semen juga dilakukan di stasiun ini.

Stasiun ini terakhir direnovasi pada tahun 2017, dengan mengganti lantai stasiun yang semula tegel tahu peninggalan NIS dengan lantai marmer.[10] Tegel ini diproduksi oleh Alfred Regout & Co., Maastricht, Belanda, memiliki ukuran 20 × 20 cm dengan tekstur yang tidak rata agar memperlancar aliran air. Tegel ini kuat, kukuh, dan tahan lama mengingat fungsi awal stasiun ini sebagai stasiun barang.

KontroversiSunting

Sejak November–Desember 2019, stasiun ini sudah memasang papan penunjuk arah untuk menuju ruang/nomor jalur/fasilitas tertentu, penunjuk arah jalur disertai jarak tempuhnya, serta layar monitor informasi keberangkatan maupun kedatangan kereta api secara realtime yang wujudnya terlihat seperti di bandara. Papan ini kemudian menjadi viral di situs jejaring sosial Facebook karena adanya kesalahan penulisan dalam bahasa Inggris departure di bawah kata "Kedatangan", yang akhirnya sudah dikoreksi pada tanggal 3 Januari 2020.[11][12]

Layanan kereta apiSunting

Stasiun ini sekarang menjadi pemberhentian kereta api kelas ekonomi yang melewati jalur selatan setelah Stasiun Solo Jebres dijadikan cagar budaya oleh Pemerintah Surakarta dan hanya melayani kereta api dari arah timur yang menuju jalur utara (Semarang) maupun sebaliknya.

PenumpangSunting

Kelas campuranSunting

Kelas ekonomi plusSunting

Jaka Tingkir, dari dan tujuan Jakarta via Yogyakarta-Purwokerto-Cirebon

Kelas ekonomiSunting

Komuter ekonomiSunting

Kereta bandaraSunting

KA BIAS, tujuan Klaten dan tujuan Solo-Bandara Adisoemarmo (eksekutif bandara)

Kereta wisataSunting

Sepur kluthuk Jaladara, dari dan tujuan Solo Kota

BarangSunting

Parcel ONS (over-night service), tujuan:

Papasan dan persusulanSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Purwosari per 24 Agustus 2020 (revisi Gapeka 2019).

  • KA reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
258 Jaka Tingkir Solo Purwosari (PWS) Ekonomi Plus 01.35 -
110B Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi Plus 02.36 02.41
357 Prambanan Ekspres (Prameks) Kutoarjo (KTA) Komuter Ekonomi 05.10 05.12
416 Bathara Kresna Wonogiri (WNG) - 06.00
356 Prambanan Ekspres (Prameks) Solo Balapan (SLO) 06.18 06.20
359 Yogyakarta Tugu (YK) 06.40 06.42
257 Jaka Tingkir Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi Plus - 07.00
358 Prambanan Ekspres (Prameks) Solo Balapan (SLO) Komuter Ekonomi 07.44 07.46
302/303 Sri Tanjung Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi 08.10 08.14
294 Kahuripan Blitar (BL) 08.43 08.50
361 Prambanan Ekspres (Prameks) Yogyakarta Tugu (YK) Komuter Ekonomi 09.06 09.08
360 Solo Balapan (SLO) 09.25 09.27
295 Pasundan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi 09.30 09.35
415 Bathara Kresna Solo Purwosari (PWS) Komuter Ekonomi 09.45 -
298/299 Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Bisnis & Ekonomi 09.49 09.56
363 Prambanan Ekspres (Prameks) Yogyakarta Tugu (YK) Komuter Ekonomi 09.55 09.57
418 Bathara Kresna Wonogiri (WNG) - 10.00
362 Prambanan Ekspres (Prameks) Solo Balapan (SLO) 10.13 10.15
367 Yogyakarta Tugu (YK) 11.15 11.17
364 Solo Balapan (SLO) 11.50 11.52
365 Kutoarjo (KTA) 12.26 12.29
366 Solo Balapan (SLO) 13.12 13.15
417 Bathara Kresna Solo Purwosari (PWS) 13.45 -
369 Prambanan Ekspres (Prameks) Yogyakarta Tugu (YK) 14.25 14.27
368 Solo Balapan (SLO) 15.09 15.13
300/297 Logawa Purwokerto (PWT) Bisnis & Ekonomi 15.19 15.24
306 Bengawan Solo Purwosari (PWS) Ekonomi 15.52 -
111 Gaya Baru Malam Selatan Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 15.53 15.58
371 Prambanan Ekspres (Prameks) Kutoarjo (KTA) Komuter Ekonomi 16.20 16.22
370 Solo Balapan (SLO) 17.00 17.02
373 Yogyakarta Tugu (YK) 18.17 18.19
304/301 Sri Tanjung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Ekonomi 18.27 18.35
372 Prambanan Ekspres (Prameks) Solo Balapan (SLO) Komuter Ekonomi 18.34 18.37
375 Yogyakarta Tugu (YK) 19.12 19.14
296 Pasundan Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi 20.05 20.14
305 Bengawan Jakarta Pasar Senen (PSE) - 20.30
112 Gaya Baru Malam Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi Plus 20.49 20.57
374 Prambanan Ekspres (Prameks) Solo Balapan (SLO) Komuter Ekonomi 21.13 21.15
109B Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 21.16 21.20
293 Kahuripan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi 21.50 21.54
No. KA Tiba Berangkat No. KA Tiba Berangkat
Klaten-Solo Balapan-Bandara Adisumarmo pp
7102/7107 05.32 05.34 7104/7105 06.02 06.04
7106/7111 07.32 07.34 7108/7109 06.42 06.44
7110/7115 08.18 08.20 7112/7113 08.54 08.56
7114/7119 10.04 10.06 7116/7117 10.01 10.03
7118/7123 11.25 11.27 7120/7121 11.17 11.19
7122/7127 12.35 12.38 7124/7125 12.52 12.55
7126/7131 14.02 14.04 7128/7129 13.57 13.59
7130/7135 15.07 15.09 7132/7133 15.20 15.22
7134/7139 16.42 16.44 7136/7137 16.17 16.19
7138/7143 17.40 17.42 7140/7141 18.06 18.08
7142/7145 21.37 21.39 7150/7153 19.03 19.05
Solo Balapan-Klaten pp
7101 04.40 04.42 7154 22.51 22.53

Antarmoda pendukungSunting

Jenis angkutan umum Koridor/trayek Tujuan
Batik Solo Trans[13] 1 Bandara Adisumarmo–Palur
2 Kartasura–Palur
3 Kartasura–Palur via Pasar Klewer

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ PT Kereta Api Indonesia (Persero) (2018). Selayang Pandang Daop 6 Yogyakarta (PDF). e-PPID PT Kereta Api Indonesia. 
  3. ^ "Dutch Colonial maps - Leiden University Libraries". maps.library.leiden.edu. Diakses tanggal 2019-01-29. 
  4. ^ "Dutch Colonial maps - Leiden University Libraries". maps.library.leiden.edu. Diakses tanggal 2019-01-29. 
  5. ^ BOW (1898). Statistiek van het vervoer op de spoorwegen en tramwegen met machinale beweegkracht in Nederlandsch-Indië. Batavia: Landsdrukkerij. 
  6. ^ de Vereniging voor de Statistiek in Nederland (1872). Staatkundig en staathuishoudkundig jaarboekje voor 1872. Amsterdam: E.S. Witkamp. 
  7. ^ Dananjaya, Putu (20 Juni 2016). "Stasiun Ambarawa, Stasiun Militer Belanda". BPCB Jawa Tengah. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud RI. Diakses tanggal 4 Agustus 2018. 
  8. ^ "Renovasi Stasiun Purwosari Rampung Sebelum Lebaran". Suara Merdeka. 29 Juni 2010. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. 
  9. ^ Mohamad, Ardyan (21 Juni 2013). "Kalahkan Siemens, BUMN Elektronik Raup Pendapatan Rp23 Triliun". Merdeka.com. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. Saat ini, masih ada pesanan proyek dari Kemenhub untuk menggarap persinyalan kereta di jalur Jogja-Solo, Duri-Tangerang, dan Parung-Maja. 
  10. ^ "Terkait Renovasi Stasiun Purwosari Solo, PT KAI Diminta Gandeng BPCB". Tribun Solo. 2017-11-16. Diakses tanggal 2019-01-29. 
  11. ^ Isnanto, Bayu Ardi. "Petunjuk Salah 'Kedatangan, Departure' di Stasiun Solo Terpasang 1,5 Bulan". detiknews (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-04. 
  12. ^ Media, Ginanjar Saputra-Solopos Digital. "Papan Petunjuk Stasiun Purwosari Solo Bikin Bingung, Departure Kok Kedatangan?". SOLOPOS.com. Diakses tanggal 2020-01-04. 
  13. ^ "Liburan di Solo Naik Bus Batik Solo Trans (BST) Saja. Ini Rute Lengkapnya". Tribun Jateng. 2017-06-28. Diakses tanggal 2019-01-29. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Gawok
ke arah Kutoarjo
Kutoarjo–Purwosari–Solo Balapan
dengan kelanjutan menuju Solo Balapan
Solo Balapan
Terminus
Terminus Purwosari–Wonogiri–Baturetno Solo Kota
ke arah Baturetno
Purwosari–Boyolali Gembongan