Buka menu utama

Artikel pilihan


Pasukan VOC menyerbu Kediri. Digambarkan dalam sebuah novel anak-anak Belanda tahun 1890.

Kampanye militer Kediri berlangsung dari bulan September hingga November 1678 semasa Pemberontakan Trunajaya. Pasukan Kesultanan Mataram yang dipimpin Amangkurat II dan Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) yang dipimpin oleh Anthonio Hurdt berpawai menuju pedalaman Jawa bagian timur melawan pasukan Trunajaya. Kampanye militer ini mencapai puncaknya dengan direbutnya ibu kota dan benteng Trunajaya di Kediri pada tanggal 25 November, diikuti dengan penjarahannya oleh pemenang Belanda dan Jawa. Trunajaya sendiri melarikan diri dari Kediri dan melanjutkan pemberontakannya sampai penangkapannya pada akhir tahun 1679. Selama perjalanan menuju Kediri, tentara Mataram-VOC dengan sengaja memecah pasukannya menjadi beberapa barisan, yang mengambil rute panjang yang berbeda-beda menuju Kediri. Strategi ini disarankan oleh Amangkurat agar pasukan ini bertemu dengan lebih banyak orang dan agar mereka yang masih bimbang berpihak kepada siapa jadi bergabung dengan Mataram dan VOC setelah melihat kekuatan pasukan ini. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Muhammad NatsirHipatiaDouglas MacArthur


Peristiwa terkini


Boris Johnson
Boris Johnson

Sedang berlangsung:
Kematian terkini: Li PengJosé Manuel Estepa LlaurensCésar PelliArswendo Atmowiloto


Hari ini dalam sejarah


24 Juli: Hari Perintis di Utah (1847)

Tanggal lain: 23 Juli 24 Juli 25 Juli

Hari ini tanggal 24 Juli 2019 (UTC) – Muat ulang

Tahukah Anda



Gambar pilihan


Sikerei adalah perempuan dukun pengobatan yang pandai menari di Kepulauan Mentawai.
Sikerei adalah perempuan dukun pengobatan yang pandai menari di Kepulauan Mentawai.
(ukuran asli 3,76 MB piksel, 3.000 × 3.752)

Oleh: Erisonjkambari
Lisensi: CC-BY 2.0


Baca dalam bahasa lain