Buka menu utama

Artikel pilihan


Halaman 8 dan 9 pada kodeks Dresden

Kodeks Dresden merupakan salah satu dari hanya empat manuskrip peninggalan kuno Bangsa Maya yang masih tersisa di dunia. Kodeks ini berisi berbagai perhitungan dan prediksi astronomis yang hingga kini sering dibahas oleh para ahli arkeoastronomi. Dari ratusan kodeks hieroglif yang ada pada saat pendudukan Spanyol di daerah Mesoamerika pada abad ke-16, hanya tiga yang diyakini berasal langsung dari semenanjung Yukatan dan tersedia saat ini—ketiga kodeks tersebut di antaranya kodeks Dresden, Madrid, dan Paris. Manuskrip ini diyakini dilukis oleh orang-orang yang telah mengalami pelatihan khusus di "sekolah-sekolah" ataupun "bengkel seni" dari kebudayaan Maya yang memang dididik untuk kepentingan ini. Kodeks ini tersusun dari simbol-simbol yang membentuk berbagai "tabel" dan berisi catatan astronomi serta catatan meteorologi. Intrepertasi kebudayaan Maya pada masa lampau terhadap isi dari tabel-tabel ini hingga kini masih menjadi bahan kajian dan perdebatan. Namun, tabel-tabel ini menunjukkan bagaimana pentingnya benda-benda langit serta pergerakannya dalam kehidupan masyarakat Maya pada masa lampau, sekaligus menunjukkan bahwa pada masa itu peradaban Bangsa Maya memiliki pengetahuan yang luas dan mendetail mengenai pergerakan berbagai objek di langit. (Selengkapnya...)


Peristiwa terkini


Anjloknya kereta api Yilan 2018
Anjloknya kereta api Yilan 2018


Kematian terkini: Titi QadarsihRobert FaurissonWim Kok


Hari ini dalam sejarah


23 Oktober: Hari Mol

Tanggal lain: 22 Oktober 23 Oktober 24 Oktober

Hari ini tanggal 23 Oktober 2018 (UTC) – Muat ulang

Tahukah Anda



Gambar pilihan


Jembatan di atas Sungai Gandaki, dengan latar berupa Pegunungan Nilgiri, di Nepal.
Jembatan di atas Sungai Gandaki, dengan latar berupa Pegunungan Nilgiri, di Nepal.
(ukuran asli 4.608 × 3.456 piksel, 6,68 MB)

Oleh: Faj2323
Lisensi: CC-BY 2.0


Baca dalam bahasa lain