Stasiun Cirebon

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Cirebon (CN) (bahasa Cirebon: Sêtasiyun Cêrbon), juga dikenal sebagai Stasiun Kejaksan merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Kebonbaru, Kejaksan, Kota Cirebon pada ketinggian +4 m. Stasiun ini merupakan stasiun utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi III Cirebon.

Stasiun Cirebon

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun CN.png
Cirebon Kejaksan Station.jpg
Fasad perspektif Stasiun Cirebon Kejaksan
Nama lainStasiun Kejaksan
LokasiJalan Raya Siliwangi
Kebonbaru, Kejaksan, Cirebon, Jawa Barat 45124
Indonesia
Koordinat6°42′19″S 108°33′20″E / 6.705292°S 108.555563°E / -6.705292; 108.555563Koordinat: 6°42′19″S 108°33′20″E / 6.705292°S 108.555563°E / -6.705292; 108.555563
Ketinggian+4 m
OperatorDaerah Operasi III Cirebon
Letak dari pangkal
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama tinggi)
Jumlah jalur6 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Konstruksi
ArsitekPieter Adriaan Jacobus Moojen
Gaya arsitektur
Informasi lain
Kode stasiun
  • CN
  • 0930
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1912
Nama sebelumnyaStation Cheribon SS, Tjirebon
Layanan
Argo Bromo Anggrek, Argo Lawu (reguler & fakultatif), Argo Dwipangga (reguler & fakultatif), Argo Sindoro (reguler & fakultatif), Argo Muria (reguler & fakultatif), Argo Cheribon, Gajayana (reguler & tambahan), Brawijaya, Bima, Sembrani (reguler, fakultatif, & tambahan), Taksaka (reguler & tambahan), Purwojaya (reguler & fakultatif), Singasari, Jayabaya, Ranggajati, Harina, Gumarang, Fajar/Senja Utama Solo, Mataram, Gajahwong, Fajar/Senja Utama YK, Ciremai, Sawunggalih, Jayakarta, dan Tawang Jaya Premium
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalanElektrik tipe Siemens NX MIS801 (sejak 1986–1989)[3]
Pemesanan tiketSistem tiket daring; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Logo Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.png Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Kejaksaan Cirebon
KategoriBangunan
No. regnasRNCB.20100622.02.000798
Tahun
penetapan
2010
PemilikPemerintah, dikelola PT Kereta Api Indonesia
PengelolaPT Kereta Api Indonesia
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Stasiun Cirebon berlokasi di Indonesia
Stasiun Cirebon
Stasiun Cirebon
Lokasi di Indonesia

Saat ini, stasiun ini melayani pemberhentian kereta api kelas eksekutif, kelas bisnis, ekonomi komersial (KA Jayakarta), dan kelas campuran yang melewati Kota Cirebon. Untuk sebagian besar kereta api kelas ekonomi dan sebagian kecil kelas campuran (KA Bogowonto, KA Bangunkarta, dan KA Dharmawangsa), dilayani pemberhentiannya di Stasiun Cirebon Prujakan.

SejarahSunting

 
Fasad perspektif Stasiun Cirebon, tempoh doeloe.

Staatsspoorwegen mulai menanamkan pengaruhnya di Cirebon sejak akhir dekade 1900-an. Kali ini, jalur yang baru sampai di Cikampek diperpanjang lagi untuk menjaring penumpang kereta api di Cirebon. Pada tanggal 3 Juni 1912, jalur kereta api Cikampek menuju Cirebon selesai dibangun serta merupakan bagian dari pembangunan jalur kereta api menuju Purwokerto dan Kroya. Jalur yang ke Cirebon difungsikan untuk menghubungkan jalur SS dengan jalur Semarang–Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS). Pada tanggal 1 November 1914, kedua stasiun tersebut berhasil terhubung.[4][5]

Bangunan stasiun ini diarsiteki Pieter Adriaan Jacobus Moojen (1879–1955) dalam gaya arsitektur campuran art nouveau dengan art deco. Dua menaranya yang sekarang ada tulisan "Cirebon" dulu ada tulisan "kaartjes" (karcis) di sebelah kiri dan "bagage" (bagasi) di sebelah kanan. Pada tahun 1984, gedung stasiun ini dicat putih.[6]

Bangunan dan tata letakSunting

Stasiun Cirebon memiliki enam jalur kereta api ditambah satu jalur yang terhubung dengan depo lokomotif dan depo kereta yang terletak di sisi timur laut kompleks stasiun. Pada awalnya, jalur 2 merupakan sepur lurus arah CikampekJakarta maupun arah Tegal, sedangkan jalur 3 merupakan sepur lurus percabangan dari dan ke arah Prupuk-Kroya. Setelah jalur ganda menuju Stasiun Haurgeulis beroperasi pada 2003, jalur 3 juga dijadikan sebagai sepur lurus jalur ganda dari arah Cikampek–Jakarta.

Pada 2011, stasiun ini dan Stasiun Cirebon Prujakan direnovasi dengan meninggikan peron stasiun serta merombak tata letak jalur dan fasilitas yang ada. Selain itu, tempat percabangan jalur menuju Purwokerto–Kroya dipindah ke Stasiun Cirebon Prujakan—percabangan tetap dikendalikan di Stasiun Cirebon.[7] Jalur 2 sepenuhnya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Cikampek–Jakarta, sedangkan jalur 3 sepenuhnya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Tegal ataupun Prupuk-Kroya. Selain itu, lintasan jalur rel di antara kedua stasiun ini dijadikan sebagai jalur tunggal ganda atau sepur kembar. Sistem persinyalan elektrik yang lama telah diganti dengan persinyalan baru produksi GRS.

Untuk menghubungkan jalur-jalur yang ada di stasiun ini, saat ini tersedia terowongan bawah tanah sehingga penumpang tidak harus langsung menyeberang rel kereta api untuk mencapai jalur yang dituju.

Ciri khasSunting

Stasiun ini—bersama dengan stasiun-stasiun lain yang melayani penumpang di Daerah Operasi III—memiliki ciri khas, yaitu adanya pemutaran lagu instrumental berjudul "Kota Cirebon" setiap kedatangan dan keberangkatan kereta api penumpang—dipopulerkan oleh Diana Sastra, salah satu tokoh tarling cirebonan.[8]

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas eksekutifSunting

Kelas campuranSunting

Kelas ekonomi premiumSunting

Jayakarta, tujuan Jakarta dan tujuan Surabaya

Papasan dan persusulanSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Cirebon per 4 April 2021 (revisi Gapeka 2021).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
136 Mataram Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi Premium 00.04 00.15
161F Tawang Jaya Premium Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus/Premium 00.05 00.10
253 Jayakarta Ekonomi Premium 00.13 00.19
125/124 Harina Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Ekonomi Premium 00.29 00.37
71 Gajayana Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 00.34 00.39
123/126 Harina Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 00.56 01.04
9 Argo Dwipangga Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 00.59
86/87 Purwojaya Kroya (KYA) bersambung Cilacap (CP) Eksekutif 01.08
30F Argo Cheribon Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Ekonomi Plus 01.24 -
83 Taksaka Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 01.26 01.31
77 Sembrani 01.32 01.37
75 Bima Eksekutif 01.52 01.57
73 Brawijaya 02.09 02.14
3 Argo Bromo Anggrek Eksekutif & Luxury 02.39 02.44
101 Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 02.54 03.01
32F Argo Cheribon Cirebon Kejaksan (CN) 03.45 -
17F Jakarta Gambir (GMR) - 05.00
15 06.00
112/113 Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Eksekutif & Bisnis 06.15
19F Argo Cheribon Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Plus 07.25
21F 08.10 08.20
11 Argo Sindoro Eksekutif 08.47 08.52
134 Fajar Utama Solo Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi Premium 08.54 09.00
144F Fajar Utama YK Yogyakarta Tugu (YK) 09.46 10.03
14 Argo Muria Semarang Tawang (SMT) Eksekutif 09.54 09.59
145F/148F Ciremai Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 09.56 10.04
154 Sawunggalih Kutoarjo (KTA) Eksekutif & Ekonomi Premium 10.16 10.21
162F Tawang Jaya Premium Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi Plus/Premium 10.25 10.46
2 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Luxury 10.33 10.38
140 Gajah Wong Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Ekonomi Plus 10.56 11.01
18F Argo Cheribon Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Luxury 11.10 -
153 Sawunggalih Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Premium 11.14 11.22
10 Argo Dwipangga Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Luxury 11.18 11.23
143F Fajar Utama YK Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Premium 11.48 11.58
82 Taksaka Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Luxury 11.57 12.07
147F/146F Ciremai Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis 12.16 12.26
20F Argo Cheribon Tegal (TG) Eksekutif & Ekonomi Plus 12.45 12.55
81 Taksaka Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 13.05 13.10
7 Argo Lawu 13.33 13.38
23F Argo Cheribon - 13.45
22F Tegal (TG) Eksekutif & Ekonomi Plus 14.23 14.41
135 Mataram Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Premium 14.49 14.54
1 Argo Bromo Anggrek Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 15.04 15.09
24F Argo Cheribon Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Ekonomi Plus 15.24 -
25 Jakarta Gambir (GMR) 15.54 16.05
27F - 16.55
88/85 Purwojaya Eksekutif 17.57 18.02
29F Argo Cheribon Eksekutif & Ekonomi Plus 18.20 18.30
74 Brawijaya Malang Kotabaru (ML) Eksekutif 18.28 18.33
128 Gumarang Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 18.45 18.52
13 Argo Muria Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 18.47 18.52
12 Argo Sindoro Semarang Tawang (SMT) 19.10 19.15
114/111 Ranggajati Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis 19.33 -
106/107 Jayabaya Surabaya Pasarturi (SBI) bersambung Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi Plus 19.43 19.49
76 Bima Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif 19.51 19.56
254 Jayakarta Ekonomi Premium 20.09 20.16
16 Argo Cheribon Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Ekonomi Plus 20.18 -
102 Singasari Blitar (BL) 20.49 21.12
72 Gajayana Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Luxury 20.57 21.02
31F Argo Cheribon Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Plus - 21.00
151/150 Ciremai Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Bisnis 21.29 21.37
156 Sawunggalih Kutoarjo (KTA) Eksekutif & Ekonomi Premium 21.36 21.46
78 Sembrani Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Luxury 21.47 21.52
142 Senja Utama YK Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi Premium 22.05 22.14
108/105 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 22.06 22.12
139 Gajahwong 22.35 22.51
26 Argo Cheribon Tegal (TG) 22.40 22.47
8 Argo Lawu Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Luxury 22.48 22.53
149/152 Ciremai Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis 22.55 23.02
4 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Luxury 23.03 23.08
155 Sawunggalih Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Premium 23.07 23.17
127 Gumarang Eksekutif & Bisnis 23.29 23.39
28F Argo Cheribon Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Ekonomi Plus 23.39 -
141 Senja Utama YK Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Premium 23.41 23.48
84 Taksaka Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Luxury 23.47 23.52
133 Senja Utama Solo Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Premium 23.54 23.59
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
58F Argo Lawu Fakultatif Solo Balapan (SLO) Eksekutif 01.46 01.50
7006A Gajayana Tambahan Malang Kotabaru (ML) 02.23 02.32
59F Argo Dwipangga Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) 03.24 03.30
7005B Gajayana Tambahan 04.46 04.51
60F Argo Dwipangga Fakultatif Solo Balapan (SLO) 12.54 13.02
7012A Taksaka Tambahan Yogyakarta Tugu (YK) 13.26 13.32
57F Argo Lawu Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) 15.24 15.31
7025A Taksaka Tambahan 16.25 16.30

GaleriSunting

InsidenSunting

  • Pada tanggal 2 September 2001 pukul 03.45, KA Empu Jaya menabrak lokomotif KA Cirebon Ekspres yang sedang langsir[9][10]. Akibat peristiwa ini, puluhan penumpang tewas dan luka-luka, serta jalur kereta api lintas utara terganggu dan jalur kereta api terpaksa dialihkan ke lintas selatan[11][12][13].
  • Pada tanggal 18 April 2009 pukul 20.45, sebagian ruang tunggu VIP di Stasiun Cirebon terbakar[14]. Diduga kebakaran berasal dari pendingin udara yang berada di ruang itu. Sebelum api menjalar lebih jauh, petugas stasiun dan pemadam kebakaran memadamkannya.

Referensi dan catatan kakiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980. 
  5. ^ Staatsspoorwegen (1920–1931). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1920-1931. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  6. ^ (Indonesia) Profil stasiun Cirebon pada Indonesian Heritage Railway
  7. ^ (Indonesia) Renovasi stasiun Cirebon pada Media Indonesia
  8. ^ "Kota Cirebon – Diana Sastra" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-21. 
  9. ^ (Indonesia)Revised _Laporan Kecelakaan KA146_16 jan 03.do
  10. ^ (Indonesia) "Menhub Nyatakan Tabrakan KA di Cirebon Sebagai Tragedi Nasional". Diakses tanggal 9 April 2012. 
  11. ^ (Indonesia) Kereta Tragis Itu Kini Bernama Progo. "Tengakarta". Diakses tanggal 9 April 2012. 
  12. ^ (Indonesia) Kereta Empu Jaya Bertabrakan di Cirebon "Liputan6.com". Diakses tanggal 9 April 2012. 
  13. ^ (Indonesia) Korban KA terus bergelimpangan. "Poskota.co.id". Diakses tanggal 9 April 2012. 
  14. ^ (Indonesia) "Sebagian Ruang Tunggu VIP Stasiun Cirebon Terbakar". Diakses tanggal 9 April 2012. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cangkring
ke arah Cikampek
Cikampek–Cirebon Prujakan Cirebon Prujakan
Terminus
Terminus Cirebon–Kadipaten Kedawung
ke arah Kadipaten
Percabangan menuju Pelabuhan Cirebon Pelabuhan Cirebon
Terminus