Stasiun Tanjungkarang

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Tanjungkarang (TNK) merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Kota Bandar Lampung, tepatnya di Gunung Sari, Enggal, Bandar Lampung. Stasiun ini merupakan salah satu stasiun dalam jalur kereta api yang menghubungkan Bandar Lampung dengan Kota Palembang, Sumatra Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +96 m ini merupakan stasiun kereta api terbesar yang berada dalam pengelolaan PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional IV Tanjungkarang.

Stasiun Tanjungkarang
Logo PT Kereta Api Indonesia (Persero) 2020.svg
PapanNamaStasiun TNK.png
  • Singkatan: TNK
  • Nomor: 6910
Stasiun Tanjung Karang September 2015.JPG
Stasiun Tanjungkarang sesudah direnovasi pada tahun 2015.
LokasiJalan Kotaraja No. 1
Gunung Sari, Enggal, Bandar Lampung, Lampung 35111
Indonesia
Koordinat5°24′32″S 105°15′36″E / 5.4088642°S 105.2599558°E / -5.4088642; 105.2599558Koordinat: 5°24′32″S 105°15′36″E / 5.4088642°S 105.2599558°E / -5.4088642; 105.2599558
Ketinggian+96 m
OperatorDivisi Regional IV Tanjungkarang
Letak dari pangkalkm 12+230 lintas Panjang-Tanjungkarang-Prabumulih[1]
Jumlah peronSatu peron sisi dan tiga peron pulau yang tinggi
Jumlah jalur5 (jalur 2: sepur lurus)
Konstruksi
ParkirYa
Fasilitas sepedaTidak
Akses difabelSebagian
Informasi lain
KlasifikasiBesar tipe B[2]
Sejarah
Dibuka3 Agustus 1914[3]
Perusahaan awalZuid-Sumatra Staatsspoorwegen
Layanan
Sriwijaya, Rajabasa, Kuala Stabas, angkutan batu bara rangkaian panjang, dan persusulan antarkereta api.
Teknis
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung serta pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus KA jarak jauh/menengah.
Lokasi pada peta
Stasiun Tanjungkarang berlokasi di Indonesia
Stasiun Tanjungkarang
Stasiun Tanjungkarang
Lokasi di Indonesia

Stasiun ini difungsikan untuk pemberangkatan kereta api jarak jauh yang melayani perjalanan hingga Stasiun Kertapati. Mulanya stasiun ini dikelola oleh Eksploitasi Sumatra Selatan yang kemudian berubah menjadi Divisi Regional III Sumatra Selatan dan Lampung. Sejak 1 Mei 2016, stasiun yang sebelumnya termasuk dalam Subdivre III.2, akhirnya termasuk dalam Divisi Regional IV Tanjungkarang.[4]

SejarahSunting

Jalur kereta api pertama yang dibangun di Lampung dimulai dari Stasiun Panjang, menuju Stasiun Tanjungkarang sejauh 12 km. Jalur ini diresmikan pada tanggal 3 Agustus 1914 oleh Staatsspoorwegen op Zuid-Sumatra (ZSS), divisi dari Staatsspoorwegen (SS). Selanjutnya pembangunan diarahkan ke Kota Palembang.[3]

Dengan menggunakan lebar sepur 1.067 mm, ZSS berhasil membangun jalur kereta api di rute Palembang–Bandar Lampung sejauh 529 kilometer. Kesuksesan yang diraih SS menginspirasi perusahaan ini pernah menyusun masterplan agar seluruh wilayah Sumatra terhubung dengan rel kereta api, namun Depresi Besar (zaman malaise) yang terjadi di akhir dekade 1920-an menyebabkan rencana ini gagal.[5]

Bangunan dan tata letakSunting

Stasiun ini memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus ditambah satu jalur menuju dipo serta dua sepur simpan untuk menyimpan cadangan rangkaian kereta api. Jalur 2 merupakan jalur untuk KA yang berjalan langsung serta Babaranjang isian yang berhenti normal di stasiun ini. Jalur 3 dan 4 digunakan untuk pemberangkatan dan kedatangan KA penumpang dan peronnya sudah peron tinggi untuk mempermudah penumpang naik ke dalam KA. Jalur 1 merupakan sepur belok panjang untuk bersilangnya KA barang baik isian maupun kosongan, dan umumnya kini jalur 1 digunakan untuk bersilangnya KA barang isi jika ada KA barang kosong yang melintas langsung di stasiun ini, serta jika akan ada kedatangan atau keberangkatan kereta api penumpang. Awalnya jalur 1 memiliki panjang jalur yang hampir sama dengan jalur 4, tetapi diperpanjang hingga ke rumah sinyal km 14 (pos C).[6]

Bentuk dasar bangunan stasiun ini masih mengusung aliran Modern dan Art Deco yang sudah diterapkan sejak periode akhir kolonialisme Hindia Belanda. Walaupun demikian, stasiun ini juga memadu gaya arsitektur ini dengan arsitektur yang bertemakan kebudayaan Lampung. Hal ini dibuktikan dari atap bangunan utama stasiun yang menggunakan ornamen siger. Selain itu, pada dinding stasiun, terdapat panel dengan ornamen kain tapis. Siger dan kain tapis adalah adalah bagian yang tak terpisahkan dari pakaian adat wanita Lampung serta merupakan simbol kemuliaan seorang wanita. Oleh karena itulah, ornamen siger banyak dimanfaatkan dalam tata kota di Lampung.[7]

Stasiun ini telah direnovasi pada tahun 2014, antara lain perluasan ruang tunggu serta penambahan toilet dan musala baru.[8]

Ciri khasSunting

Stasiun ini memiliki ciri khas berupa lagu daerah Cangget Agung yang sering diputarkan setiap kali ada kedatangan dan keberangkatan KA penumpang.

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

BarangSunting

Babaranjang, tujuan Tarahan dan tujuan Tanjung Enim

Persilangan dan persusulanSunting

Seluruh kereta api barang bersilang atau disusul di stasiun ini pada jalur 1 dan jalur 2.

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Tanjungkarang per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
S1 Sriwijaya Lampung Tanjungkarang (TNK) Eksekutif & Ekonomi Premium 05.55 -
S8 Kuala Stabas Baturaja (BTA) Ekonomi Premium - 06.30
S14 Rajabasa Palembang Kertapati (KPT) Ekonomi - 08.30
S7 Kuala Stabas Lampung Tanjungkarang (TNK) Ekonomi Premium 12.10 -
S10 Baturaja (BTA) - 13.30
S13 Rajabasa Lampung Tanjungkarang (TNK) Ekonomi 18.10 -
S9 Kuala Stabas Ekonomi Premium 19.20 -
S2 Sriwijaya Palembang Kertapati (KPT) Eksekutif & Ekonomi Premium - 21.00

Antarmoda pendukungSunting

Jenis angkutan umum Warna/trayek Tujuan
Angkot Bandar Lampung[9] Biru langit Tanjungkarang–Rajabasa
Krem Tanjungkarang–Way Halim
Merah hati Tanjungkarang–Kemiling
Merah dan biru Tanjungkarang–Sam Ratulangi
Abu-abu Tanjungkarang–Sukarame
Abu-abu dan biru Tanjungkarang–Permata Biru
Putih dan hijau Tanjungkarang–Ir. Sutami
Hijau Tanjungkarang–Garuntang
Ungu Tanjungkarang–Teluk Betung
Trans Bandar Lampung[10]
Rajabasa-Panjang
DAMRI[11][12] Tanjungkarang–Jakarta (St. Gambir)
Tanjungkarang–Jakarta (Kemayoran)
Tanjungkarang–Bandung
Tanjungkarang–Bogor
Tanjungkarang–Bekasi

InsidenSunting

Pada tanggal 19 Januari 2018, Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu di Stasiun Tanjungkarang. Sabu seberat 517 gram itu akhirnya diamankan saat menjalani pemeriksaan/check in di stasiun tersebut.[13]

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ "[KA-116/2016] Sosialisasi Struktur Organisasi Divre III KPT + Divre IV TNK". kalogpalembang.blogspot.co.id. Diakses tanggal 2018-02-26. 
  5. ^ Media, Kompas Cyber. "Sejarah Jalur KA Lampung-Palembang - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-02-26. 
  6. ^ Stasiun Besar Tanjung Karang
  7. ^ Pandensolang, Y.C. (6 Agustus 2015). Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan Pengembangan Stasiun Kereta Api Tanjung Karang di Lampung (S1 thesis). Universitas Atma Jaya Yogyakarta. 
  8. ^ Saibumi.com. "Renovasi Ruang Tunggu Stasiun KA Tanjungkarang Divre III.2 Sudah 50 persen". www.saibumi.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-02-26. 
  9. ^ "Inilah Daftar Angkot di Bandar Lampung sesuai dengan Jurusan". Info Bandar Lampung (dalam bahasa Inggris). 2017-05-14. Diakses tanggal 2018-07-01. 
  10. ^ "Mau Naik Bus Trans Bandar Lampung, Ini Dia Rute Jalur Terbarunya". lampost.co. Diakses tanggal 2020-03-15. 
  11. ^ "Harga Tiket dan Rute Damri Lampung - Info Bandar Lampung". www.infobdl.net. Diakses tanggal 2018-07-01. 
  12. ^ https://damri.co.id/bandara/area?kd=area021
  13. ^ winando, yoga (2018-01-19). "BNNP Lampung Gagalkan Upaya Penyelundupan 517 Gram Sabu di Stasiun..." Kupastuntas.co. Diakses tanggal 2018-02-26. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs web resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Labuanratu
ke arah Prabumulih
Prabumulih–Panjang Garuntang
Pos blok
ke arah Panjang