Stasiun Kroya

Stasiun Kereta Api di Kabupaten Cilacap

Stasiun Kroya (KYA) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Pucung Kidul, Kroya, Cilacap. Stasiun yang terletak pada ketinggian +11 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto dan merupakan stasiun yang lokasinya paling timur di Kabupaten Cilacap.

Stasiun Kroya
Kereta Api Indonesia

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun KYA.png
Stasiun Kroya 2020.jpg
Tampak depan Stasiun Kroya, 2020
LokasiJalan Stasiun Kroya
Pucung Kidul, Kroya, Cilacap, Jawa Tengah 53282
Indonesia
Ketinggian+11 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi V Purwokerto
Letak dari pangkal
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang rendah dan tiga peron pulau yang tinggi )
Jumlah jalur9
  • jalur 2: sepur lurus dari dan ke arah Bandung maupun Cilacap
  • jalur 4: sepur lurus dari arah Purwokerto-Cirebon
  • jalur 5: sepur lurus ke arah Purwokerto-Cirebon
Informasi lain
Kode stasiun
  • KYA
  • 2018
[2]
KlasifikasiBesar tipe B[2]
Sejarah
Dibuka20 Juli 1887
Nama sebelumnyaStation Kroja
Layanan
Hampir semua perjalanan kereta api penumpang tujuan Jakarta, Bandung, Cilacap, dan Purwokerto, maupun sebaliknya berhenti di stasiun ini, kecuali KA Argo Lawu dan KA Argo Dwipangga perjalanan reguler.
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalan
Pemesanan tiketSistem tiket daring, melayani pemesanan langsung di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Lokasi pada peta
Stasiun Kroya is located in Kabupaten Cilacap
Stasiun Kroya
Stasiun Kroya
Lokasi di Kabupaten Cilacap
Stasiun Kroya is located in Jawa Tengah
Stasiun Kroya
Stasiun Kroya
Stasiun Kroya (Jawa Tengah)

Stasiun yang terletak di jalur kereta api lintas selatan Pulau Jawa ini menjadi pertemuan antara jalur kereta api dari arah Bandung-Tasikmalaya dengan jalur kereta api dari arah Cirebon-Purwokerto. Hal ini menjadikan stasiun ini merupakan stasiun yang memiliki tingkat lalu lintas KA terpadat di Daop V sekaligus teramai di Kabupaten Cilacap, dan untuk mengakomodasinya, emplasemen stasiun ini dibuat sepanjang sekitar 900 m.

Saat ini lintas jalur pada stasiun ini menuju ke arah Cirebon dan Kutoarjo sudah berupa jalur ganda. Dengan adanya jalur ganda tersebut, rute Jakarta-Kroya via Purwokerto-Cirebon maupun sebaliknya sudah dapat ditempuh selama 5,5–6 jam saja. Secara bertahap jalur ganda tersebut akan disambungkan hingga ke Surabaya via Kertosono-Mojokerto.

Sebagai stasiun besar, hampir semua perjalanan kereta api penumpang tujuan Jakarta, Bandung, dan Cilacap maupun sebaliknya berhenti di stasiun ini. Kereta api yang melintas langsung (tidak berhenti) di stasiun ini adalah KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga dan kereta api angkutan barang.

SejarahSunting

 
Kereta api Eendaagsche Express jurusan Batavia-Soerabaja tiba di Stasiun Kroya pada tanggal 1 November 1929.

Stasiun Kroya diperkirakan telah ada sejak pembangunan jalur kereta api Cilacap–Kroya–Kutoarjo–Yogyakarta pada tanggal 20 Juli 1887. Pembangunan ini juga meliputi jalur cabang menuju Kota Purworejo yang dibuka pada tanggal yang sama.[5]

Pada tanggal 1 Juli 1916, jalur kereta api Prupuk–Kroya dibangun untuk menjaring penumpang dari wilayah Kota Cirebon.[5]

Sejak diresmikannya kereta api Eendaagsche Expres (ekspres satu hari) oleh Staatsspoorwegen (SS) pada tanggal 1 November 1929, stasiun ini digunakan sebagai tempat penggabungan rangkaian Eendaagsche Expres yang melayani rute Batavia-Soerabaja pp dengan pengumpannya (KA feeder) yang datang dari Bandung.[6]

Awalnya stasiun ini hanya terdiri atas sebuah bangunan utama dan peron yang memiliki kanopi yang hampir mirip dengan Stasiun Manggarai (lihat gambar). Dengan meningkatnya volume angkutan penumpang di stasiun ini, bangunan stasiun ini kemudian diperbesar hingga akhirnya diganti dengan atap overcapping yang memayungi jalur 1–3 pada dekade tahun 1990-an. Kanopi lama yang mirip dengan Stasiun Manggarai ini sempat muncul dalam film Kereta Api Terakhir.

Bangunan dan tata letakSunting

 
Emplasemen Stasiun Kroya dengan overcapping baru, 2020

Stasiun Kroya memiliki sembilan jalur kereta api. Awalnya jalur 2 merupakan sepur lurus arah Bandung atau Cilacap maupun arah Kutoarjo; jalur 3 merupakan sepur lurus dari dan ke arah Purwokerto; jalur 1, 4, dan 5 digunakan sebagai jalur untuk persilangan dan persusulan kereta api; jalur 6 dan 7 sebagai jalur untuk parkir KA barang dan KA ketel; serta jalur 8 dan 9 sebagai jalur penghubung ke Depo Lokomotif, bengkel KA, dan UPT Depo Mekanik. Setelah jalur ganda dioperasikan pada segmen lintas stasiun ini hingga Stasiun Purwokerto per 5 Maret 2019[7][8] dan kemudian petak stasiun ini hingga Stasiun Kemranjen per 31 Juli 2019,[9] jalur 2 kini hanya dijadikan sebagai sepur lurus jalur tunggal dari dan ke arah Bandung maupun Cilacap saja, jalur 4 dijadikan sebagai sepur lurus jalur ganda arah Kutoarjo, jalur 5 dijadikan sebagai sepur lurus jalur ganda arah Purwokerto, serta jalur 1, 3, dan 6 digunakan sebagai jalur untuk persilangan dan persusulan kereta api.

Terdapat depo lokomotif di sebelah utara kompleks stasiun. Selain melayani perawatan lokomotif yang singgah, depo ini dahulu sempat digunakan untuk menyimpan lokomotif dan rangkaian KA Serayu. Namun, sejak perjalanan KA Serayu diperpanjang hingga Stasiun Purwokerto, otomatis rangkaian kereta tersebut dipindah alokasinya ke Depo Kereta Purwokerto.

Terdapat pula bengkel kereta api yang terletak di sebelah barat kompleks stasiun dan merupakan bengkel kereta api terbesar di Daop V. Fungsinya mirip dengan balai yasa, yakni sebagai tempat perbaikan kereta api. Selain sebagai tempat perbaikan, bengkel ini dijadikan sebagai "kandang" untuk sarana kereta penolong milik Daop V.

Setelah jalur ganda pada kedua segmen tersebut dioperasikan, wujud Stasiun Kroya kini sudah terlihat berbeda dibanding sebelumnya. Atap overcapping yang memayungi jalur 1–3 stasiun ini telah diganti dengan yang baru dan berukuran lebih besar; menaungi jalur 1–6. Peron stasiun juga telah diperpanjang dan ditinggikan sehingga dapat memuat rangkaian kereta api yang panjang dan semakin memudahkan penumpang naik dan turun di peron stasiun.[10] Sistem persinyalan elektrik lama khas dari Daop V produksi Westinghouse Rail Systems yang telah dipasang sejak 1999 sudah digantikan dengan yang terbaru produksi PT Len Industri.[11] Kini bekas overcapping tersebut telah digunakan kembali di Stasiun Sumpiuh.

Ciri khasSunting

Berbeda dengan stasiun lainnya di Daop V, Stasiun Kroya memperdengarkan lagu "Di Tepinya Sungai Serayu" dalam format lagu instrumental dan/atau keroncong setiap kali terjadi kedatangan kereta api yang singgah melayani penumpang maupun persilangan dan persusulan antarkereta api.[12]

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas eksekutifSunting

Kelas campuranSunting

Kelas ekonomi premiumSunting

Kelas ekonomi plusSunting

Jaka Tingkir, tujuan Jakarta dan tujuan Solo

Kelas ekonomiSunting

BarangSunting

Parcel ONS (over-night service), tujuan:

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Kroya per 6 Mei 2021 (revisi Gapeka 2021).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
258 Jaka Tingkir Solo Purwosari (PWS) Ekonomi Plus 00.04 00.07
158 Lodaya Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi Premium 00.09 00.16
101 Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi Plus 00.13 00.17
291 Bengawan Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Ekonomi 00.32 00.35
156 Sawunggalih Kutoarjo (KTA) Eksekutif & Ekonomi Premium 00.39 00.41
79 Turangga Bandung Hall (BD) Eksekutif 00.45 00.50
142 Senja Utama YK Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi Premium 01.03 01.05
118/115 Wijayakusuma Cilacap (CP) 01.21 01.24
119 Malabar Bandung Hall (BD) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi 01.36 01.44
132 Mutiara Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi Premium 01.42 01.50
84 Taksaka Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Luxury 02.26 02.28
131 Mutiara Selatan Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 02.35
136 Mataram Solo Balapan (SLO) 03.05 03.09
312 Kutojaya Selatan Kutoarjo (KTA) Ekonomi 03.42 03.56
86/87 Purwojaya Cilacap (CP) Eksekutif 03.58 04.20
138F Bogowonto Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Ekonomi Plus 03.59 04.01
294 Progo Ekonomi 04.44 04.46
284 Kahuripan Blitar (BL) 04.57 05.00
248/249 Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Bisnis & Ekonomi 05.56 05.59
306/307 Serayu Purwokerto (PWT) Ekonomi 06.10 06.30
304/301 Jakarta Pasar Senen (PSE) via Bandung Kiaracondong (KAC) 07.13 07.31
153 Sawunggalih Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Premium 08.25 08.28
112/113 Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Eksekutif & Bisnis 09.02 09.04
143F Fajar Utama YK Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Premium 09.09 09.12
195/196/197F Joglosemarkerto* Tegal (TG) bersambung Solo Balapan (SLO)-Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi Plus 09.34 09.37
257 Jaka Tingkir Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Ekonomi Plus 10.04 10.07
159F Lodaya Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 10.28 10.36
81 Taksaka Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 10.42 10.45
260F Kutojaya Utara Kutoarjo (KTA) Ekonomi Premium 11.04 11.06
311 Kutojaya Selatan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi 11.34 11.37
134 Fajar Utama Solo Solo Balapan (SLO) Eksekutif & Ekonomi Premium 11.36 11.39
121 Bangunkarta Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 11.45 11.48
135 Mataram Eksekutif & Ekonomi Premium 11.59 12.05
160F Lodaya Solo Balapan (SLO) 12.04 12.07
137F Bogowonto Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Plus 12.15 12.20
292 Bengawan Solo Purwosari (PWS) Ekonomi 12.33 12.35
6 Argo Wilis Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif 12.46 12.51
5 Bandung Hall (BD) 12.54 12.59
144F Fajar Utama YK Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi Premium 12.57 13.01
154 Sawunggalih Kutoarjo (KTA) 13.11 13.13
140 Gajahwong Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Ekonomi Plus 13.40 13.42
285 Pasundan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi 13.51 13.54
189/190/191 Joglosemarkerto* Solo Balapan (SLO) bersambung Semarang Tawang (SMT) Eksekutif & Ekonomi Plus 14.22 14.24
82 Taksaka Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Luxury 14.47 14.49
88/85 Purwojaya Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 15.12 15.30
286 Pasundan Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi 15.42 15.45
116/117 Wijayakusuma Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi Premium 15.52 15.57
114/111 Ranggajati Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis 16.32 16.38
169 Kertanegara Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Plus/Premium 16.49 16.52
308/305 Serayu Jakarta Pasar Senen (PSE) via Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi 16.56 17.17
104 Gaya Baru Malam Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi Plus 17.14 17.16
122 Bangunkarta Jombang (JG) 17.34 17.37
293 Progo Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Ekonomi 17.36 17.39
259F Kutojaya Utara Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi Premium 18.37 18.40
170 Kertanegara Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi Plus/Premium 18.45 18.48
250/247 Logawa Purwokerto (PWT) Bisnis & Ekonomi 19.02 19.05
103 Gaya Baru Malam Selatan Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Plus 19.22 19.25
302/303 Serayu Purwokerto (PWT) Ekonomi 19.24 19.45
139 Gajahwong Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Plus 19.55 20.00
155 Sawunggalih Eksekutif & Ekonomi Premium 20.26 20.29
141 Senja Utama YK 20.56 21.03
133 Senja Utama Solo 21.15 21.18
253 Jayakarta Ekonomi Premium 21.26 21.31
157 Lodaya Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 21.58 22.01
71 Gajayana Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 22.09 22.12
120 Malabar Malang Kotabaru (ML) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi 22.26 22.29
76 Bima Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif 22.30 22.32
80 Turangga 22.55 23.00
83 Taksaka Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 22.58 23.02
254 Jayakarta Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi Premium 23.10 23.13
75 Bima Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 23.19 23.23
72 Gajayana Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Luxury 23.37 23.39
102 Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) via Purwokerto (PWT) Eksekutif & Ekonomi Plus 23.57 23.59
283 Kahuripan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi 23.59 00.11

Keterangan: nama kereta api yang bertanda bintang (*) termasuk kereta api aglomerasi.

  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
59F Argo Dwipangga Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 00.58 01.01
7005B Gajayana Tambahan 02.08 02.10
58F Argo Lawu Fakultatif Solo Balapan (SLO) 04.28 04.30
7006A Gajayana Tambahan Malang Kotabaru (ML) 05.19 05.24
7026B Taksaka Tambahan Yogyakarta Tugu (YK) 05.42 05.45
57F Argo Lawu Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) 12.43 12.49
7025A Taksaka Tambahan 13.59 14.02
7038A Pasundan Tambahan Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi 14.56 14.59
7037A Bandung Kiaracondong (KAC) 15.01 15.16
60F Argo Dwipangga Fakultatif Solo Balapan (SLO) Eksekutif 15.46 15.48
7012A Taksaka Tambahan Yogyakarta Tugu (YK) 16.19 16.23

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  4. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  5. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  6. ^ "Eendaagsche Expres". Nederlandsch-Indië, oud & nieuw. 18. 1933. 
  7. ^ Heksantoro, Rinto. "Uji Coba Jalur Ganda, Perjalanan KA Jalur Selatan Terganggu". detiknews. Diakses tanggal 2019-01-31. 
  8. ^ Media, Kompas Cyber. "Jalur Ganda Kroya-Kebasen Diuji, 10 Kereta Ini Alami Keterlambatan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-01-31. 
  9. ^ djka.dephub.go.id. "PENGOPERASIAN JALUR GANDA KERETA API KROYA – KEMRANJEN". djka.dephub.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-30. 
  10. ^ Okezone. "Jalur Rel Ganda Jateng Selatan Selesai 2019 : Okezone Economy". okezone.com. Diakses tanggal 2019-01-19. 
  11. ^ Okezone. "PT Len Industri Raup Pendapatan Rp3,43 Triliun pada Kuartal III 2018 : Okezone Economy". Okezone.com. Diakses tanggal 2019-01-19. 
  12. ^ Majalah KA Edisi Juli 2014

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Kroya–Kutoarjo–Purworejo Kemranjen
ke arah Purworejo
Randegan
ke arah Prupuk
Prupuk–Kroya Terminus
Sikampuh Kroya–Cilacap

Koordinat: 7°37′48″S 109°15′13″E / 7.630113°S 109.2535883°E / -7.630113; 109.2535883