Kota Serang

Ibukota Provinsi Banten, Indonesia

Kota Serang (Aksara Sunda: ᮊᮧᮒ ᮞᮦᮛᮀ; Aksara Jawa:ꦏꦺꦴꦠꦱꦺꦫꦁ;Arab: كَوتَ سَيرَڠْ) merupakan Ibu Kota Provinsi Banten, Indonesia. Kota ini berada di bagian barat laut Provinsi Banten, serta dikelilingi oleh Kabupaten Serang di sebelah selatan, barat, dan timur, dan Laut Jawa di sebelah utara. Kota Serang dilintasi Jalan Tol Jakarta–Merak.

Kota Serang
Ibu kota provinsi Banten, Indonesia
Lambang resmi Kota Serang
Lambang
Motto: 
Kota Serang Madani
Locator Kota Serang.png
Kota Serang is located in Provinsi Banten
Kota Serang
Kota Serang
Kota Serang is located in Jawa
Kota Serang
Kota Serang
Kota Serang is located in Indonesia
Kota Serang
Kota Serang
Koordinat: 6°07′12″S 106°09′01″E / 6.12°S 106.1503°E / -6.12; 106.1503
Negara Indonesia
ProvinsiBanten
Tanggal peresmian2 November 2007; 13 tahun lalu (2007-11-02)
Dasar hukumUU No. 32/2007
Pemerintahan
 • Wali KotaH. Syafrudin S.Sos., M.Si.
 • Wakil Wali KotaSubadri Ushuludin
• Komandan Distrik MiliterKolonel Inf Suhardono
Luas
 • Total266,74 km2 (102,99 sq mi)
Populasi
 • Total699,102 (2.020) jiwa
Demografi
 • BahasaBahasa Banten, Jaseng, Indonesia
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon0254
Kode Kemendagri36.73 Edit the value on Wikidata
Kode SNISRG
Jumlah kecamatan6
Jumlah kelurahan67 kelurahan
DAURp. 923.769.007.000.-(2015)[1]
PelabuhanKarangantu
Fauna resmiItik Damiaking
Situs webhttp://www.serangkota.go.id/

Kota Serang adalah pusat budaya Banten penduduknya menuturkan Bahasa Banten dan Bahasa Jawa Banten. Suku Aslinya adalah Suku Banten. Di Kota ini terdapat sisa-sisa bangunan bersejarah masa kejayaan Kesultanan Banten.

SejarahSunting

Kota Serang merupakan daerah otonom hasil pemekaran dari Kabupaten Serang. Amanat pembentukan Kota Serang bermula sejak Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten, yang menetapkan Serang sebagai ibu kota bagi provinsi yang baru dibentuk itu.[2] Selanjutnya, kota ini resmi berdiri melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang di Provinsi Banten, yang disahkan pada tanggal 10 Agustus 2007.[3]

Menteri Dalam Negeri Mardiyanto melakukan pelantikan penjabat sementara wali kota Serang, Asmudji H.W., di Gedung Departemen Dalam Negeri Jakarta pada tanggal 2 November 2007.[4] Selanjutnya, pembentukan Struktur Organisasi Tata Kerja (STOK) Kota Serang terjadi melalui SK Mendagri Nomor 060/2840/SJ tertanggal 22 November 2007, yang meliputi pembentukan 19 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta para pejabatnya dari Eselon II hingga Eselon III.[5]

GeografiSunting

Kota Serang berada di tengah Kabupaten Serang dan berada di pesisir utara Pulau Jawa. Secara keseluruhan, Kota Serang hanya berbatasan langsung dengan Kabupaten Serang, kecuali sisi utaranya langsung menghadap ke Teluk Banten. Luas wilayah Kota Serang sendiri sebesar ±266,71 km².[6][7][8]

Batas WilayahSunting

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Teluk Banten
Timur Kecamatan Pontang, Kecamatan Ciruas, dan Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang
Selatan Kecamatan Cikeusal, Kecamatan Petir, dan Kecamatan Baros Kabupaten Serang
Barat Kota Cilegon, Kecamatan Waringin Kurung, dan Kecamatan Kramat Watu Kabupaten Serang

TopografiSunting

Secara topografi muka tanah, Kota Serang berada di hamparan dataran rendah yang ketinggiannya ≤50 meter dan jenis tanah yang mendominasi permukaan tanah di kota ini adalah jenis tanah asosiasi regosol kelabu, regosol kelabu coklat, litosol, dan latosol kemerah-merahan. Kota ini pun menjadi muara dari salah satu sungai utama di Provinsi Banten yakni Sungai Cibanten.[7]

IklimSunting

Kota Serang beriklim sama dengan kota-kota Indonesia pada umumnya yaitu iklim tropis. Berdasarkan klasifikasi iklim, kota ini sebagian besar beriklim hutan hujan tropis (Af) dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Curah hujan yang tinggi biasanya terjadi sejak bulan November hingga bulan April dengan bulan Januari sebagai bulan terbasah, sedangkan curah hujan yang rendah biasanya berlangsung sejak bulan Mei hingga bulan Oktober dengan bulan Agustus sebagai bulan terkering. Curah hujan tahunan di Kota Serang berkisar pada angka 1600–2100 milimeter per tahun dengan jumlah hari hujan berkisar antara 120–160 hari hujan per tahun. Suhu udara di Kota Serang per tahunnya berada pada angka 21°–33 °C. Tingkat kelembapan nisbi di kota ini adalah ±80% per tahun.[7][8]

Data iklim Serang, Banten, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.6
(87.1)
30.6
(87.1)
31.4
(88.5)
32.0
(89.6)
32.2
(90)
32.0
(89.6)
31.8
(89.2)
32.0
(89.6)
32.6
(90.7)
32.8
(91)
32.1
(89.8)
31.1
(88)
31.77
(89.18)
Rata-rata harian °C (°F) 26.4
(79.5)
26.3
(79.3)
26.6
(79.9)
26.9
(80.4)
27
(81)
26.6
(79.9)
26.3
(79.3)
26.3
(79.3)
26.7
(80.1)
27.1
(80.8)
26.9
(80.4)
26.5
(79.7)
26.63
(79.97)
Rata-rata terendah °C (°F) 23.4
(74.1)
23.4
(74.1)
23.4
(74.1)
23.5
(74.3)
23.3
(73.9)
22.8
(73)
22.1
(71.8)
22.3
(72.1)
22.3
(72.1)
22.9
(73.2)
23.3
(73.9)
23.4
(74.1)
23.01
(73.39)
Presipitasi mm (inci) 301.7
(11.878)
269.3
(10.602)
168.4
(6.63)
144.1
(5.673)
112.5
(4.429)
73.1
(2.878)
56.9
(2.24)
52.5
(2.067)
67.6
(2.661)
97.4
(3.835)
141.8
(5.583)
170.7
(6.72)
1.656
(65,196)
Rata-rata hari hujan 21 18 16 14 10 7 6 5 6 9 14 17 143
% kelembapan 84 84 83 82 81 80 79 78 77 78 80 82 80.7
Rata-rata sinar matahari bulanan 146 154 209 232 245 254 273 294 260 242 218 181 2.708
Sumber #1: BMKG[9] & Climate-Data.org[10]
Sumber #2: Weatherbase[11]

PemerintahanSunting

Daftar Wali KotaSunting

No. Foto Wali Kota Mulai Mejabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Wali Kota
Asmudji HW
(Penjabat Sementara)
2007 5 Desember 2008
1 M. Bunyamin 5 Desember 2008 1 Maret 2011 1

(2008)

[12] Tubagus Haerul Jaman
2   Tubagus Haerul Jaman 25 Maret 2011 5 Desember 2013 Lowong
5 Desember 2013 5 Desember 2018 2

(2013)

Sulhi Choir
3   Syafrudin Syafe'i 5 Desember 2018 Petahana 3
(2018)
Subadri Ushuludin

Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Serang dalam dua periode terakhir.[13][14]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 4 3
  Gerindra 5   7
  PDI Perjuangan 6 4
  Golkar 7   7
  NasDem 4   6
  Berkarya (baru) 1
  PKS 3   5
Berkas:PPP logo 2021.png PPP 3   3
  PAN 3   4
  Hanura 3 1
  Demokrat 5 4
  PBB 1 0
  PKPI 1 0
Jumlah Anggota 45   45
Jumlah Partai 12 11

KecamatanSunting

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 66 kelurahan dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 diperkirakan sebesar 630.320 jiwa dan luas wilayah 266,71 km² dengan kepadatan 2.363 jiwa/km².[15][16]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Serang, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
36.73.05 Cipocok Jaya 8
36.73.04 Curug 10
36.73.02 Kasemen 10
36.73.01 Serang 12
36.73.06 Taktakan 13
36.73.03 Walantaka 14
TOTAL 67


Lambang DaerahSunting

Lambang Kota Serang berbentuk persegi enam heksagonal dengan gambar utama gerbang Kaibon dan satu bintang. Sedangkan pada pitanya tertulis motto atau semboyan ‘Kota Serang Madani’. secara filosofis Madani merupakan bentuk kemandirian suatu daerah. Madani memberikan arti luas untuk pengayoman masyarakat, civil society yang mengedepankan musyawarah untuk mufakat, serta berbudaya.

Media MassaSunting

RadioSunting

  • 88,2 FM Hot Radio
  • 89,8 Serang Radio
  • 91,4 Mega Swara FM
  • 94,1 Pink Radio
  • 94,9 RRI Banten Pro 1
  • 96,5 Ramaloka FM
  • 98,1 Harmoni FM
  • 101,6 RRI Banten Pro 2
  • 102,2 Prambors FM
  • 103,2 X Channel
  • 104 Polaris FM
  • 104,8 PBS FM
  • 107,7 Radio Komunitas Jaseng FM

TVSunting

Transportasi UmumSunting

Ruas Jalan TolSunting

KesehatanSunting

Rumah SakitSunting

  • RSUD Kota Serang
  • RSUD Banten
  • RSUD Dr. Drajat Prawiranegara
  • RS Achmad Wardi
  • RS Benggala
  • RS Budi Asih
  • RS Fatimah
  • RS Ibunda Serang
  • RS Kencana Serang
  • RS Sari Asih Serang
  • RSIA Puri Garcia

PariwisataSunting

Tempat wisataSunting

Beberapa tempat wisata di kota Serang di antaranya adalah:

KulinerSunting

Beberapa kuliner khas kota Serang di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Rabeg, adalah sejenis semur dengan daging kambing dan bumbu yang agak pedas. Beberapa rabeg juga memakai jeroan kambing. Makanan ini merupakan salah satu makanan kesukaan bangsawan dari Kesultanan Banten. Saat Ramadhan, rabeg biasa dimakan dengan ketan bintul. Tempat makan yang menjual hidangan ini biasanya terdapat di sekitar Magersari, Pasar Lama, Sempu, dan Cipare.
  • Sate bandeng, merupakan oleh-oleh yang paling populer dari Kota Serang. Sate bandeng dibuat dari ikan bandeng yang dihaluskan dan dicampur dengan rempah-rempah sertasantan kental yang membuat rasanya asin-manis-gurih, lalu dibakar. Sate bandeng cocok dimakan dengan nasi hangat dan sambal. Makanan khas Serang ini banyak dijajakan di dekat Gerbang Tol Serang Timur. Sate ini juga bisa ditemukan di sekitar jalan Serang-Pandeglang.
  • Pecak Bandeng
  • Nasi sumsum, adalah nasi bakar dengan sumsum dan bumbu dari daun salam, sereh, cabe, dan bawang. Sumsum yang dipakai biasanya sumsum kerbau, karena lebih mudah ditemui di Serang dan lebih tahan leleh dibanding sumsum sapi. Nasi sumsum dimakan dengan sambal kacang, kadang ditambah otak-otak ikan. Tempat-tempat yang menjual ada di seberang Polres Serang, Pasar Lama, alun-alun, dan perempatan Pisang Mas.
  • Sambel burog, adalah semacam sayur dengan bahan utama kulit melinjo atau kulit tangkil yang berwarna merah. Kulit tangkildiiris tipis-tipis, dimasak dengan santan, asam jawa (kadang-kadang belimbing wuluh), cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan daun salam. Penampilannya mirip sambal dengan irisan cabai kasar. Makanan ini mempunyai rasa pedas-asam, cocok dimakan dengan ketupat dan kuah opor.
  • Angeun lada, adalah sayur rebung berkuah. Aromanya mirip dengan bau walang sangit.
  • Sate bebek
  • Ayam bakar bekakak, adalah ayam bakar dengan cita rasa pedas-asam, tidak seperti ayam bakar kebanyakan yang berbumbu manis kecap. Hidangan ini biasanya tersedia di rumah makan.
  • Godog uyah asem dan empal daging. Makanan semacam gulai yang berisi daging sapi, babat atau usus, dan memiliki kuah dengan rasa asam-asin-pedas. Biasanya makanan ini dijadikan lauk untuk nasi uduk serta dihidangkan dengan emping. Makanan ini dapat ditemui di sepanjang jalan sekitar Magersari atau kaki-kaki lima di Pasar Lama.

Tokoh, Figur Publik, AtletSunting

Kota kembarSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-14. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ Apsari, Wenti (2018-10-04). "18 Tahun Hari Jadi Provinsi Banten". MONITOR. Diakses tanggal 2019-09-13. 
  3. ^ "UU No. 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang Di Provinsi Banten [JDIH BPK RI]". peraturan.bpk.go.id. Diakses tanggal 2019-09-13. 
  4. ^ "Kota Serang, Wilayah Termuda di Propinsi Banten (I) | HOKI | Harian Online KabarIndonesia". www.kabarindonesia.com. Diakses tanggal 2019-09-13. 
  5. ^ Serang, TIM IT Diskominfo Kota. "Halaman - Sejarah Kota Serang". Website Resmi Pemerintah Kota Serang (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2019-09-13. 
  6. ^ "Kota Serang". 
  7. ^ a b c "Gambaran Umum Kota Serang" (PDF). 
  8. ^ a b "Profil Serang" (PDF). 
  9. ^ "Rata Unsur Cuaca Stasiun Meteorologi Serang Periode Tahun 1981-2010". Stasiun Klimatologi Pondok Betung – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Diakses tanggal 21 April 2021. 
  10. ^ "Serang, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 11 Agustus 2020. 
  11. ^ "SERANG, INDONESIA". Weatherbase. Diakses tanggal 11 Agustus 2020. 
  12. ^ Wadrianto, Glori K. (1 Maret 2011). "Wali Kota Serang Meninggal di Surabaya". Kompas.com. Diakses tanggal 10 Desember 2017. 
  13. ^ Perolehan Kursi DPRD Kota Serang 2014-2019
  14. ^ Perolehan Kursi DPRD Kota Serang 2019-2024.Detikcom
  15. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  16. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Pranala luarSunting