Buka menu utama

Stasiun Manggarai

stasiun kereta api di Jakarta Selatan

Stasiun Manggarai (MRI) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +13 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan merupakan stasiun kereta api terbesar di DKI Jakarta.

Stasiun Manggarai
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun MRI.png
  • Singkatan: MRI
  • Nomor: 0440
Stasiun Manggarai dengan Papan Nama Terbaru versi 2017.jpg
Stasiun Manggarai dengan Papan Nama Terbaru versi 2017
Lokasi
ProvinsiDKI Jakarta
KotaJakarta Selatan
KecamatanTebet
KelurahanManggarai
AlamatJalan Manggarai Utara 1
Kode pos12850
Koordinat6°12′36″S 106°50′58″E / 6.2098917°S 106.8493142°E / -6.2098917; 106.8493142Koordinat: 6°12′36″S 106°50′58″E / 6.2098917°S 106.8493142°E / -6.2098917; 106.8493142
Sejarah
Dibuka1 Mei 1918
Informasi lain
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Kelas stasiun[1]Besar tipe A
Ketinggian+13 m
Letak[2]
  • km 9+890 lintas JakartaManggaraiBogor
  • km 6+026 lintas TanahabangManggarai
  • km 0+010 lintas ManggaraiJatinegara
  • km 0+000 lintas Manggarai–Dipo KRL Bukit Duri
LayananKRL Commuter Line dan KRL Bandara Soekarno-Hatta
Pemesanan tiketHanya melayani kartu single trip/multi trip Commuter Line, kartu Railink, kartu debit/kredit, dan uang elektronik.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Bogor
Bogor–Jatinegara
menuju Jatinegara
menuju Depok
Depok–Jatinegara
menuju Angke
Angke–Nambo
menuju Nambo
menuju Bogor
Bogor–Jakarta Kota
menuju Depok
Depok–Jakarta Kota
menuju Bekasi
Bekasi–Jakarta Kota
Lewat Manggarai
menuju Cikarang
Cikarang–Jakarta Kota
Manggarai
  Layanan penghubung  
Stasiun sebelumnya   Transjakarta   Stasiun berikutnya
Koridor 4
Bersambung di: Manggarai
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur9
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda arah Jakarta Kota dan dari arah Jatinegara
  • jalur 4: sepur lurus jalur ganda arah Jatinegara dan dari arah Jakarta Kota
  • jalur 5: sepur lurus arah Tanahabang dan arah Dipo KRL Bukit Duri
  • jalur 6: sepur lurus arah Bogor
Jumlah peron5 (satu peron sisi dan dua peron pulau rendah yang bertangga di jalur 1, 2, dan 3 serta dua peron tinggi di antara jalur 3 dan 4 serta 5 dan 6)
Gaya arsitekturNieuw Indische Bouwstijl
ArsitekIr. J. van Gendt
Tipe persinyalanElektrik tipe Kyosan K5B[3]
Lokasi pada peta
Manggarai berlokasi di Jakarta
Manggarai
Manggarai
Manggarai (Jakarta)
Manggarai berlokasi di Jawa
Manggarai
Manggarai
Manggarai (Jawa)

Stasiun ini hanya melayani KRL Commuter Line tujuan Bogor, Depok, Jatinegara, Jakarta Kota, dan Bekasi. Letak stasiun berada di persimpangan tujuh: ke Jatinegara, Jakarta Kota, Tanah Abang, Bogor, Dipo KRL Bukit Duri, Pengawas Urusan Kereta, serta Balai Yasa Manggarai.

Stasiun Manggarai memiliki sembilan jalur kereta api. Tujuh jalur digunakan untuk pemberhentian KRL Commuter Line, sedangkan tiga sisanya digunakan untuk langsiran menuju Pengawas Urusan Kereta, Dipo Bukit Duri, maupun ke Balai Yasa Manggarai. Jalur 1 dan 2 digunakan untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bekasi dan KA Commuter Loopline. Jalur 3 dan 4 digunakan sebagai sepur lurus untuk kereta api jarak jauh serta untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bekasi. Jalur 5-7 digunakan untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bogor dan KA Commuter Loopline. Jalur 8 dan 9 digunakan untuk pemberhentian KRL Bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini stasiun tersebut sudah memiliki underpass seperti di Stasiun Pasar Senen supaya memudahkan untuk mencapai peron dan tak ketinggalan kereta api.[4] Saat ini tidak ada kereta api jarak jauh berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persilangan atau persusulan antarkereta api.

SejarahSunting

 
Pembangunan Stasiun Manggarai sekitar tahun 1910-an.

Wilayah Manggarai sendiri sudah dikenal sejak abad ke-17. Dahulu merupakan tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai, Flores, kemudian berkembang menjadi Gementee Meester Cornelis. Meskipun jalur Batavia-Buitenzorg dibangun oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1873, di daerah ini baru dibangun stasiun Manggarai pada tahun 1914 dan selesai 1 Mei 1918.[5]

Sejak dibangun, tidak ada perubahan yang berarti pada bangunan stasiun ini. Pada saat diresmikan, bangunan ini sebenarnya belum selesai secara keseluruhan. Atap besi tidak dapat didatangkan karena meletusnya Perang Dunia I. Sejak 1913, Staatsspoor en Tramwegen (SS, dulu Staatsspoorwegen) menguasai seluruh jalur KA di Batavia dan Meester Cornelis. SS kemudian menata ulang jalur KA di kedua kotapraja tersebut, antara lain membongkar stasiun Bukitduri (dipo KRL saat ini) eks-NIS dan membangun stasiun baru di Manggarai. Pembangunan dipimpin oleh arsitek Belanda bernama Ir. J. van Gendt. Ia juga mengarsiteki sekolah pendidikan perkeretaapian dan rumah-rumah dinas pegawai di sekitar kompleks stasiun.[5]

Stasiun ini menjadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia yakni pada tanggal 3 Januari 1946, kereta luar biasa (KLB) mengangkut rombongan Presiden Soekarno ke Kota Yogyakarta. Di sini, berbagai persiapan sangat rahasia dilakukan. Deretan gerbong barang ditaruh pada jalur 1. Sekitar pukul tujuh malam, KLB melintas sangat perlahan dari arah Pegangsaan melalui jalur 4.[5]

RencanaSunting

Pada tanggal 12 Agustus 2016, PT KAI Commuter Jabodetabek menggandeng komunitas pecinta KRL Commuter Line menyelenggarakan diskusi mengenai rencana pengembangan Stasiun Manggarai. Untuk menjawab keluhan antrean penumpang KCI yang terus meningkat setiap tahunnya, penyelesaian jalur dwiganda (double-double track/DDT) Cikarang-Manggarai dikebut. Selain itu, stasiun ini akan segera dibuat bertingkat sehingga kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line memiliki jalurnya sendiri-sendiri. Diharapkan stasiun ini akan menjadi stasiun pusat bagi KRL Commuter Line dan juga terminus untuk KRL Bandara Soekarno-Hatta.[6]

Terkait dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Perkeretaapian mulai merenovasi stasiun ini pada tahun 2017 dengan menambahkan bangunan baru dengan arsitektur modern minimalis futuristik menjadi sebanyak tiga lantai. Perinciannya, lantai 1 stasiun merupakan emplasemen KRL Commuter Line dan KRL bandara, lantai 2 merupakan tempat penyediaan fasilitas penumpang dan kios (area komersial), dan lantai 3 digunakan untuk pemberhentian KRL Commuter Line dan juga kereta api non-KRL.[7][8] Bangunan lama stasiun ini yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen akan tetap dipertahankan karena berstatus sebagai cagar budaya. Dengan selesainya proyek Stasiun Manggarai sebagai "stasiun sentral" ini nantinya, direncanakan semua kereta penumpang jarak jauh dan menengah yang terminusnya di Stasiun Gambir akan dipindahkan ke Stasiun Manggarai.[9][10]

Untuk mengakomodasi pelayanan KRL Bandara Railink, rute perjalanannya yang semula hanya melayani Sudirman Baru/BNI City–Bandara Soekarno-Hatta pp diperpanjang menjadi Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta pp, setelah sebelumnya sempat diperpanjang menjadi Bekasi–Bandara Soekarno-Hatta pp selama beberapa bulan. Dengan selesainya bangunan KA Bandara, Stasiun Manggarai sudah resmi melayani penumpang KRL Bandara tersebut sejak 5 Oktober 2019.[11]

Bangunan dan tata letakSunting

 
Pintu Masuk Stasiun Manggarai, 2019

Stasiun Manggarai juga berfungsi sebagai dipo penyimpanan kereta-kereta besar. Banyak kereta kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi diparkir di stasiun ini yang selanjutnya akan menuju ke Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.

Bersebelahan dengan dipo dan Stasiun Manggarai ini terdapat Balai Yasa Manggarai, yang merupakan bengkel untuk melakukan perawatan rutin dan mereparasi kereta-kereta penumpang. Kemudian, tidak jauh di selatan stasiun ini terletak dipo KRL Bukit Duri, tempat penyimpanan dan perawatan harian aneka kereta rel listrik. Awalnya dipo ini juga menyimpan lokomotif diesel, namun semuanya dipindahkan ke dipo di Jatinegara dan Tanah Abang.

Sejak pengoperasian Commuter Line stasiun ini menjadi semakin padat, jumlah penumpang naik dan turun yang banyak membuat perusahaan restoran dan pertokoan waralaba internasional membuka cabang di sini.

Layanan kereta apiSunting

KRL Commuter LineSunting

KRL bandaraSunting

ARS Bandara Soekarno-Hatta, tujuan Bandara Soekarno-Hatta dan tujuan Sudirman Baru

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Manggarai per 5 Oktober 2019 (revisi Gapeka 2017).

ARS Bandara Soekarno-Hatta (tersedia setiap 30 menit sekali)

  • tujuan Bandara Soekarno-Hatta (BST), keberangkatan awal jam 05.10 hingga terakhir jam 21.40
  • dari Bandara Soekarno-Hatta (BST), kedatangan awal jam 07.17 hingga terakhir jam 00.17

Antarmoda pendukung[12]Sunting

Stasiun kereta api di DKI Jakarta
   
Tanjung Priuk        
       
Ancol
Jakarta Gudang
           
              Jakarta Kota
           
Kampung Bandan        
         
Jayakarta
     
Rajawali          
Mangga Besar
     
Sawah Besar
     
Kemayoran
                Juanda
     
  Angke
     
   ARS  Duri
     
Gambir          
Gondangdia
       
  Tanah Abang
       
Cikini
Karet
         
Pasar Senen                
             M1   ARS  Sudirman
         
Gang Sentiong
Mampang
         
Kramat
      Manggarai
       
Pondok Jati      
    Grogol
           
        Pesing
       
Palmerah
      Taman Kota
       
Kebayoran    
Bojong Indah
       
ke Serpong/Rangkasbitung/Merak
Rawa Buaya
     
Jatinegara                    
Kalideres
     
Cipinang
ke Tangerang
     
Klender  
Dipo Bukit Duri
     
Buaran  
Tebet
   
Klender Baru    
            Cawang
   
Cakung
Duren Kalibata
   
ke Bekasi/Cikarang/Cikampek
 
Pasar Minggu Baru
 
Pasar Minggu      
 
Tanjung Barat
 
Lenteng Agung
 
Univ. Pancasila
 
ke Depok/Bogor/Nambo
Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Transjakarta   Pulo Gadung 2–Dukuh Atas 2 (di halte Manggarai)
  Pulo Gadung 2-Kuningan Timur (di halte Manggarai)
  (Koridor 4H) Pulo Gadung 2–Ragunan (di halte Manggarai)
4B (MiniTrans) Stasiun ManggaraiUniversitas Indonesia
6F Terminal Manggarai–Ragunan
6M (MiniTrans) Terminal Manggarai–Blok M
RoyalTrans Terminal Manggarai–Terminal Bekasi (via Bekasi Timur)
Kopaja 66 Terminal Manggarai–Terminal Blok M
MetroMini 17 Terminal Senen–Terminal Manggarai
49 Terminal Pulo Gadung–Terminal Manggarai
61 Terminal Kampung Melayu–Terminal Manggarai
62 Terminal Pasar Minggu–Terminal Manggarai

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ antaranews.com. "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". Antara News. Diakses tanggal 2019-02-27. 
  4. ^ Mustaqim, Akhmad (20 Maret 2017). "Melihat Underpass Stasiun Manggarai yang Ramai Jadi Perbincangan". Detikcom. Diakses tanggal 3 Agustus 2017. 
  5. ^ a b c Pratiwi, R.; Soviana, N.; Sudarsih, A. (2014). "Manggarai: Stasiun Simpang Tujuh Dilengkapi Bancik Terpanjang". Majalah KA. 97: 19-21. 
  6. ^ Pratama, TB Gemilang (2016-08-13). "PT.KCJ Adakan Focus Group Discussion Bersama Pengguna KRL". Railway Enthusiast Digest. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  7. ^ Pablo, Samuel. "Pengumuman! Stasiun Manggarai Bakal Disulap Seperti Ini". news. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  8. ^ "Stasiun Manggarai Bakal Jadi Tiga Lantai". Warta Kota. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  9. ^ Anwar, Muhammad Choirul. "Meraba Masa Depan Stasiun Gambir & Manggarai, Sekeren Apa Ya?". news. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  10. ^ Hamdani, Trio. "Mengintip Suasana Stasiun Manggarai yang Bakal Gantikan Gambir". detikfinance. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  11. ^ Mulai 5 Oktober, Stasiun Manggarai Layani KA Bandara Soekarno-Hatta
  12. ^ "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KCI dan jadwal KRL tahun 2018

Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
Terminus Lintas Jakarta
Manggarai–Jatinegara
Terminus
menuju Tanahabang
Lintas Jakarta
Tanahabang–Manggarai
Lintas Jakarta
Jakarta Kota–Manggarai
Terminus Manggarai–Padalarang
menuju Padalarang