Stasiun Manggarai

stasiun kereta api di Jakarta Selatan

Stasiun Manggarai (MRI) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan; pada ketinggian +13 meter; termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api terbesar di DKI Jakarta dengan luas 24.700 m².[4]

Stasiun Manggarai

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun MRI.png
  • Singkatan: MRI
  • Nomor: 0440
Stasiun Manggarai dengan Papan Nama Terbaru versi 2017.jpg
Tampak depan bangunan Stasiun Manggarai, 2019
LokasiJalan Manggarai Utara 1
Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12850
Indonesia
Koordinat6°12′36″S 106°50′58″E / 6.2098917°S 106.8493142°E / -6.2098917; 106.8493142Koordinat: 6°12′36″S 106°50′58″E / 6.2098917°S 106.8493142°E / -6.2098917; 106.8493142
Ketinggian+13 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkal
Jumlah peron5 (satu peron sisi dan dua peron pulau rendah yang bertangga di jalur 1, 2, dan 3 serta dua peron tinggi di antara jalur 3 dan 4 serta 5 dan 6)
Jumlah jalur9
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda arah Jakarta Kota dan dari arah Jatinegara
  • jalur 4: sepur lurus jalur ganda arah Jatinegara dan dari arah Jakarta Kota
  • jalur 5: sepur lurus arah Tanahabang dan arah Dipo KRL Bukit Duri
  • jalur 6: sepur lurus arah Bogor
Konstruksi
ArsitekIr. J. van Gendt
Informasi lain
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1 Mei 1918
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Tebet
ke arah Bogor
Yellow Line Sudirman
ke arah Jatinegara
Tebet
ke arah Depok
Yellow Line
Sudirman
ke arah Angke
Yellow Line Tebet
ke arah Nambo
Tebet
ke arah Bogor
Red Line Cikini
ke arah Jakarta Kota
Tebet
ke arah Depok
Red Line
Matraman
ke arah Bekasi
Blue Line
Matraman
ke arah Cikarang
Blue Line
Stasiun sebelumnya Railink Stasiun berikutnya
Terminus ARS Soekarno-Hatta
Sudirman Baru
Layanan penghubung
Stasiun sebelumnya Transjakarta Stasiun berikutnya
Matraman 2 Koridor 4
transfer at Manggarai
Pasar Rumput
ke arah Dukuh Atas 2
Layanan
KRL Commuter Line dan KRL Bandara Soekarno-Hatta
Teknis
Tipe persinyalanElektrik tipe Kyosan K5B[3]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan KAI Commuter dan aplikasi LinkAja. (Kereta Commuter Indonesia)
Sistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass, kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Railink. (Railink)
Logo Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.png Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Manggarai
KategoriBangunan
No. registrasi
nasional
RNCB.19990112.04.000470
Tahun penetapan1993 dan 1999
PemilikMilik negara cq Direktorat Jenderal Perkeretaapian
PengelolaPT Kereta Api Indonesia
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Stasiun Manggarai berlokasi di Indonesia
Stasiun Manggarai
Stasiun Manggarai
Lokasi di Indonesia

Stasiun ini hanya melayani KRL Commuter Line tujuan Bogor, Depok, Jatinegara, Jakarta Kota, Bekasi, dan Cikarang. Letak stasiun berada di persimpangan tujuh: ke Jatinegara, Jakarta Kota, Tanah Abang, Bogor, Dipo KRL Bukit Duri, Pengawas Urusan Kereta, serta Balai Yasa Manggarai.

Stasiun Manggarai memiliki sembilan jalur kereta api. Tujuh jalur digunakan untuk pemberhentian KRL Commuter Line, sedangkan tiga sisanya digunakan untuk langsiran menuju Pengawas Urusan Kereta, Dipo Bukit Duri, maupun ke Balai Yasa Manggarai. Jalur 1 dan 2 digunakan untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bekasi dan KA Commuter Loopline. Jalur 3 dan 4 digunakan sebagai sepur lurus untuk kereta api jarak jauh serta untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bekasi. Jalur 5-7 digunakan untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bogor dan KA Commuter Loopline. Jalur 8 dan 9 digunakan untuk pemberhentian KRL Bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini, stasiun tersebut sudah memiliki jalan bawah tanah, seperti di Stasiun Pasar Senen, supaya memudahkan untuk mencapai peron.[5] Saat ini, tidak ada kereta api jarak jauh berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persilangan atau persusulan antarkereta api.

SejarahSunting

 
Pembangunan Stasiun Manggarai sekitar tahun 1910-an.

Wilayah Manggarai sudah dikenal sejak abad ke-17, merupakan tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai, Flores yang kemudian berkembang menjadi Gementee Meester Cornelis. Meskipun jalur BataviaBuitenzorg dibangun oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1873, Stasiun Manggarai dibangun pada tahun 1914 dan selesai pada 1 Mei 1918.[6]

Sejak dibangun, tidak ada perubahan yang mencolok pada bangunan stasiun ini. Pada saat diresmikan, bangunan ini sebenarnya belum selesai secara keseluruhan—atap besi tidak dapat didatangkan karena terjadi Perang Dunia I. Sejak 1913, Staatsspoor en Tramwegen (SS) menguasai seluruh jalur KA di Batavia dan Meester Cornelis, kemudian menata ulang jalur KA di kedua kotapraja tersebut, antara lain membongkar Stasiun Bukitduri eks-NIS (dipo KRL saat ini) dan membangun stasiun baru di Manggarai. Pembangunan dipimpin oleh arsitek Belanda, Ir. J. van Gendt, yang juga merancang bangunan sekolah pendidikan perkeretaapian dan rumah-rumah dinas pegawai di sekitar kawasan stasiun.[6]

Stasiun ini menjadi saksi perjuangan bangsa Indonesia, yakni pada 3 Januari 1946, ketika kereta luar biasa (KLB) mengangkut rombongan Presiden Soekarno ke Kota Yogyakarta. Berbagai persiapan yang bersifat rahasia dilakukan. Deretan gerbong barang diletakkan di jalur 1. Sekitar pukul tujuh malam, KLB melintas sangat perlahan dari arah Pegangsaan melalui jalur 4.[6]

RencanaSunting

Pada 12 Agustus 2016, PT KAI Commuter Jabodetabek bersama komunitas pecinta KRL Commuter Line menyelenggarakan diskusi mengenai rencana pengembangan Stasiun Manggarai. Untuk menjawab keluhan antrean penumpang KCI yang terus meningkat setiap tahunnya, penyelesaian jalur dwiganda Cikarang–Manggarai dikebut. Selain itu, stasiun ini akan dibuat bertingkat yang dapat mengakomodasi kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line dengan jalur masing-masing. Stasiun ini diharapkan akan menjadi stasiun pusat bagi KRL Commuter Line dan juga terminus untuk KRL Bandara Soekarno-Hatta.[7]

Terkait dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Perkeretaapian mulai melakukan renovasi stasiun ini pada tahun 2017 dengan menambahkan bangunan baru dengan arsitektur modern minimalis futuristik menjadi sebanyak tiga lantai—lantai 1 stasiun merupakan emplasemen KRL Commuter Line dan KRL bandara, lantai 2 merupakan tempat penyediaan fasilitas penumpang dan kios (area komersial), dan lantai 3 digunakan untuk pemberhentian KRL Commuter Line dan juga kereta api non-KRL.[8][9] Bangunan lama stasiun ini, peninggalan Staatsspoorwegen, akan tetap dipertahankan karena berstatus sebagai cagar budaya. Dengan selesainya proyek Stasiun Manggarai sebagai stasiun pusat ini, direncanakan semua kereta penumpang jarak jauh dan menengah dengan terminus di Stasiun Gambir akan dipindahkan ke Stasiun Manggarai.[10][11]

Untuk mengakomodasi pelayanan KRL Bandara Railink, perjalanan yang semula hanya melayani rute Sudirman Baru/BNI City–Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang menjadi Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta—sebelumnya sempat diperpanjang menjadi Bekasi–Bandara Soekarno-Hatta selama beberapa bulan. Dengan selesainya bangunan KA Bandara, Stasiun Manggarai sudah resmi melayani penumpang KRL Bandara tersebut sejak 5 Oktober 2019.[12]

Bangunan dan tata letakSunting

 
Pintu masuk Stasiun Manggarai, 2019

Stasiun Manggarai juga berfungsi sebagai penyimpanan kereta-kereta besar dengan adanya depot kereta—banyak kereta kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi disimpan di depot yang selanjutnya dikirim ke Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir untuk melayani penumpang.

Bersebelahan dengan depot dan bangunan stasiun terdapat Balai Yasa Manggarai, yang merupakan bengkel untuk melakukan perawatan rutin dan reparasi kereta penumpang. Tidak jauh di selatan stasiun ini terletak dipo KRL Bukit Duri, tempat penyimpanan dan perawatan harian aneka kereta rel listrik. Pada awalnya, depot ini juga menyimpan lokomotif diesel, tetapi semuanya dipindahkan ke dipo di Jatinegara dan Tanah Abang.

Sejak pengoperasian KRL Commuter Line, stasiun ini menjadi semakin padat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah penumpang naik-turun, serta banyak perusahaan restoran dan pertokoan waralaba internasional yang membuka cabang di sini.

Layanan kereta apiSunting

KRL Commuter LineSunting

KRL bandaraSunting

ARS Bandara Soekarno-Hatta, tujuan Bandara Soekarno-Hatta dan tujuan Sudirman Baru

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Manggarai per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019). Harap diingat, jadwal kereta api ini hanya membahas perjalanan KRL non-KCI.

ARS Bandara Soekarno-Hatta (tersedia setiap 30 menit sekali)

  • tujuan Bandara Soekarno-Hatta (BST), keberangkatan awal jam 04.40 (KA 601/602) hingga terakhir jam 21.40 (KA 731/732)
  • dari Bandara Soekarno-Hatta (BST), kedatangan awal jam 06.47 (KA 609/610) hingga terakhir jam 23.47 (KA 739/740)

Antarmoda pendukung[14]Sunting

Stasiun kereta api di DKI Jakarta
   
Tanjung Priuk        
       
Ancol
Jakarta Gudang
           
                Jakarta Kota
           
Kampung Bandan        
         
Jayakarta
     
Rajawali
Mangga Besar
     
Sawah Besar
     
Kemayoran
                Juanda
     
  Angke
     
    Duri
     
Gambir          
Gondangdia
       
  Tanah Abang
       
Cikini
Karet
         
Pasar Senen            
                Sudirman
         
Gang Sentiong
Mampang
         
Kramat
        Manggarai
       
Pondok Jati  
    Grogol
       
 
 
 
Matraman
        Pesing
       
Palmerah
        Taman Kota
       
Kebayoran      
Bojong Indah
       
ke Serpong/Rangkasbitung/Merak
Rawa Buaya
     
Jatinegara                    
Kalideres
     
Cipinang
ke Tangerang
     
Klender
Dipo Bukit Duri
     
Buaran    
Tebet
   
Klender Baru
            Cawang
   
Cakung
Duren Kalibata
   
ke Bekasi/Cikarang/Cikampek
 
Pasar Minggu Baru
 
Pasar Minggu      
 
Tanjung Barat
 
Lenteng Agung
 
Univ. Pancasila
 
ke Depok/Bogor/Nambo
Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Transjakarta   Pulo Gadung 2–Tosari (di halte Manggarai)
  Pulo Gadung 2-Patra Kuningan (di halte Manggarai)
  (Koridor 4H) Pulo Gadung 2–Ragunan (di halte Manggarai)
4B (MiniTrans) Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia
6F Terminal Manggarai–Ragunan
6M (MiniTrans) Terminal Manggarai–Blok M
RoyalTrans Terminal Manggarai–Terminal Bekasi (via Bekasi Timur)
Kopaja 66 Terminal Manggarai–Terminal Blok M
MetroMini 17 Terminal Senen–Terminal Manggarai
49 Terminal Pulo Gadung–Terminal Manggarai
61 Terminal Kampung Melayu–Terminal Manggarai
62 Terminal Pasar Minggu–Terminal Manggarai

GaleriSunting

ReferensiSunting

KutipanSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ antaranews.com. "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". Antara News. Diakses tanggal 2019-02-27. 
  4. ^ Adhiprasasta & Noerwasito 2018, hlm. G14.
  5. ^ Mustaqim, Akhmad (20 Maret 2017). "Melihat Underpass Stasiun Manggarai yang Ramai Jadi Perbincangan". Detikcom. Diakses tanggal 3 Agustus 2017. 
  6. ^ a b c Pratiwi, R.; Soviana, N.; Sudarsih, A. (2014). "Manggarai: Stasiun Simpang Tujuh Dilengkapi Bancik Terpanjang". Majalah KA. 97: 19-21. 
  7. ^ Pratama, TB Gemilang (2016-08-13). "PTKCJ Adakan Focus Group Discussion Bersama Pengguna KRL". Railway Enthusiast Digest. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  8. ^ Pablo, Samuel. "Pengumuman! Stasiun Manggarai Bakal Disulap Seperti Ini". news. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  9. ^ "Stasiun Manggarai Bakal Jadi Tiga Lantai". Warta Kota. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  10. ^ Anwar, Muhammad Choirul. "Meraba Masa Depan Stasiun Gambir & Manggarai, Sekeren Apa Ya?". news. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  11. ^ Hamdani, Trio. "Mengintip Suasana Stasiun Manggarai yang Bakal Gantikan Gambir". detikfinance. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  12. ^ Mulai 5 Oktober, Stasiun Manggarai Layani KA Bandara Soekarno-Hatta
  13. ^ "Perjalanan KRL Lintas Bekasi Ditambah Mulai Hari Ini". Republika Online. 2019-12-07. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  14. ^ "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 

Daftar pustakaSunting

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KCI dan jadwal KRL tahun 2018

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Lintas Jakarta
Manggarai–Jatinegara
Matraman
ke arah Jatinegara
Mampang
ke arah Tanahabang
Lintas Jakarta
Tanahabang–Manggarai
Terminus
Cikini
ke arah Jakarta Kota
Lintas Jakarta
Jakarta Kota–Manggarai
Terminus Manggarai–Padalarang Tebet
ke arah Padalarang