Buka menu utama

Stasiun Prabumulih (PBM) adalah stasiun kereta api kelas besar yang terletak di Kota Prabumulih, Sumatra Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +43 m (sebelumnya +36 m) ini termasuk dalam Divisi Regional III Palembang.

Stasiun Prabumulih
  • Singkatan: PBM
  • Nomor: 6307
The Station of Prabumulih.jpg
Stasiun Prabumulih
Lokasi
ProvinsiSumatra Selatan
KotaPrabumulih
KecamatanPrabumulih Barat
KelurahanWonosari
AlamatJalan Veteran 1
Kode pos31171
Sejarah
Dibuka1915
Informasi lain
OperatorDivisi Regional III Palembang
Kelas stasiun[1]Besar
Ketinggian+43 m
Letak[2]km 322+295 lintas PanjangTanjungkarang
Prabumulih
LayananSriwijaya, Sindang Marga, Prabu Jaya, Serelo, dan Rajabasa
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung, pembatalan, dan pengubahan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.

Stasiun ini terletak pada jalur pertemuan kereta dari arah Tanjungkarang, Lampung, dan Lubuklinggau dengan Kertapati di Palembang. Sebelum tahun 1985, terdapat sembilan jalur rel yang dioperasikan di kereta ini, namun pada tahun 2010 hanya tinggal tiga rel. Pada tahun 2010, stasiun ini hanya dilalui oleh empat kereta penumpang, yaitu KA Limex Sriwijaya, KA Ekspres Rajabasa (Kertapati-Tanjungkarang), serta KA Sindang Marga dan KA Serelo (Kertapati-Lubuklinggau).[3]

Daftar isi

SejarahSunting

Sejarah stasiun ini tertulis pada buku De Stoomtractie Op Java en Sumatra karangan J.J.G. Oegema.[4] Berdasarkan buku tersebut, stasiun ini mulai dikenal pada tahun 1915 ketika Hindia Belanda membangun jalur kereta Kertapati-Prabumulih sepanjang 78 km dan jalur Prabumulih-Muara Enim sejauh 73 km pada tahun 1917.

Pada tahun 1927, jalur Prabumulih-Tanjungkarang sepanjang 311 km juga dibangun. Pada masa itu, usaha kereta di Sumatra Selatan dikelola oleh perusahaan Zuid Sumatra Staatsspoorwegen, divisi dari Staatsspoorwegen (SS). Dulunya terdapat enam jenis lokomotif uap di lintasan Stasiun Prabumulih, yaitu model B51, C11, C30, C50, D50, dan D52. Untuk pengisian bahan bakar berupa air bagi kereta tersebut, digunakan cerek dan tangki pengisian air. Sekitar tahun 1982, dilakukan perombakan bangunan pada stasiun ini.[3]

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas campuran eksekutif-bisnisSunting

Kelas ekonomi ACSunting

BarangSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api yang berhenti di Stasiun Prabumulih per 17 September 2018 (revisi Gapeka 2017).

No. KANama KATujuanKelasTibaBerangkat
S4Sindang MargaKertapati Palembang (KPT)Eksekutif & Bisnis00.56 01.11
S2SriwijayaEksekutif, Bisnis(, & Ekonomi AC Premium)04.36 04.51
11607Prabu JayaPrabumulih (PBM)Eksekutif & Bisnis07.45 -
11574Kertapati Palembang (KPT) -09.00
S7RajabasaLampung Tanjungkarang (TNK)Ekonomi AC 10.0510.15
S5SereloLubuklinggau (LLG) 10.5711.10
S6Kertapati Palembang (KPT)14.25 14.41
S8Rajabasa16.06 16.21
S3Sindang MargaLubuklinggau (LLG)Eksekutif & Bisnis AC 21.2721.40
S1SriwijayaLampung Tanjungkarang (TNK)Eksekutif, Bisnis(, & Ekonomi AC Premium) 22.2522.35

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ a b Harry Susilo, Didit Putra, Erlangga Raharjo (14 September 2010). "Senja Kala Stasiun Prabumulih". Kompas. hlm. 2. 
  4. ^ Oegema, J.J.G. de Stoomtractie op Java en Sumatra. Kloewer Technische Boeken B.V. 
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
Terminus Prabumulih–Kertapati
menuju Kertapati
Lubuklinggau–PrabumulihTerminus
Terminus Prabumulih–Panjang
menuju Panjang

Koordinat: 3°25′59″S 104°14′27″E / 3.433000°S 104.240860°E / -3.433000; 104.240860