Kabupaten Lima Puluh Kota

kabupaten di Sumatra Barat, Indonesia

Kabupaten Lima Puluh Kota (bahasa Minangkabau: Limo Puluah Koto; Jawi, ليمو ڤولوه كوتو) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sarilamak. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 3.354,30 km2 dan berpenduduk sebanyak 348.555 jiwa (Sensus Penduduk 2010).[2] Kabupaten ini terletak di bagian timur wilayah provinsi Sumatra Barat atau 124 km dari Kota Padang, ibu kota provinsi.

Kabupaten Lima Puluh Kota
Daerah tingkat II di Sumatra Barat, Indonesia
Lembah Harau
Lambang Kabupaten Lima Puluh Kota
Lambang
Motto: 
-
Lokasi Sumatera Barat Kabupaten Lima Puluh Kota.svg
Kabupaten Lima Puluh Kota is located in Sumatra
Kabupaten Lima Puluh Kota
Kabupaten Lima Puluh Kota
Kabupaten Lima Puluh Kota is located in Indonesia
Kabupaten Lima Puluh Kota
Kabupaten Lima Puluh Kota
Koordinat: 0°01′00″S 100°35′14″E / 0.0168°S 100.5872°E / -0.0168; 100.5872
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Barat
Tanggal peresmian-
Dasar hukum-
Ibu kotaSarilamak
Pemerintahan
 • BupatiSafaruddin Datuak Bandaro Rajo
Luas
 • Total3.354,30 km2 (129,510 sq mi)
Populasi
 ((2010))
 • Total348.555 jiwa
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon0752
Kode Kemendagri13.07 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan13
Jumlah kelurahan180
DAURp. 632.930.786.000.-(2013)[1]
Situs webLima Puluh Kota

SejarahSunting

Menurut tukang kaba, dalam salah satu tambo- cerita historis tetang asal-usul dan silsilah nenek moyang orang Minangkabau di Sumatra Barat terdapat sebuah kerajaan Pariangan yang dipimpin oleh Datuak Badaryo Kayo. Ia memiliki saudara seayah bernama Datuak Ketumanggugan dan Datuak Perpatih Nan Sabatang. Suatu hari kedua saudara ini bertemu Datuak Bandaryo Kayo guna membicarakan masalah kepadatan penduduk di kerajaan tersebut. Dalam pertemuan itu disepakati untuk memindahkan sebagian peduduk kerajaan ke daerah pemukiman baru. Setelah mengetahui daerah-daerah yang akan dijadikan permukiman baru, mulailah pemindahan sebagai penduduk ke tiga arah yakni Utara, Barat dan Timur. Daerah permukiman baru di sebelah Barat kemudian diberi nama Luhak (daerah) Agam. Daerah sebelah Timur dinamakan Luhak Tanah Datar. Semetara itu, Datuak Sri Maharajo Nan Banego memimpin 50 orang menuju ke arah Utara, daerah Payakumbuh. Tempat ini kemudian dikenal dengan nama Luhak Lima Puluah yang dalam perkembanganya menjadi Kabupaten 50 Kota. Untuk mengenang searah asal-usul nama kabupaten ini, pada lambang daerahnya kemudian dicatumkan angka 50.[3]

Peninggalan sejarahSunting

Di pelosok desa Mahat, kecamatan Bukit Barisan, banyak ditemukan peninggalan kebudayaan megalitikum. Di desa ini dapat disaksikan pemandangan kumpulan batu-batu menhir dengan latar belakang perkebunan tanaman gambir yang menyerupai panorama perkebunan teh di daerah Puncak, Jawa Barat. Karena pemandangan inilah, pada tahun 1981 desa Mahat dimasukkan dalam salah satu objek wisata dari 73 objek wisata di kabupaten ini.

Menurut sebagian sejarawan, Minanga Tamwan berada di hulu sungai Kampar, di sebelah timur kabupaten Lima Puluh Kota. Daerah ini tercantum dalam Prasasti Kedukan Bukit sebagai daerah asal Dapunta Hyang Sri Jayanasa, pendiri Kerajaan Sriwijaya. Dalam prasasti tersebut Dapunta Hyang membawa 20.000 tentara dengan perbekalan sebanyak dua ratus peti berjalan dengan perahu, dan yang berjalan kaki sebanyak seribu tiga ratus dua belas orang. Tambo Minangkabau mencatat bahwa Dapunta Hyang turun dari Gunung Marapi ke Minanga Tamwan dan keturunannya meluaskan rantau ke selatan Sumatra.[4] Minanga Tamwan atau Minanga Kabwa diperkirakan merupakan asal usul nama Minangkabau.

GeografisSunting

Batas WilayahSunting

Utara Kampar, Riau
Timur Kampar, Riau
Selatan Tanah Datar dan Sijunjung
Barat Agam dan Pasaman

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No Bupati[5] Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
1
  Syahfiri Sutan Pangeran (Kepala Luhak)
8 Oktober 1945
23 Januari 1946
1
[Ket. 1]
2
  Bagindo Moerad (Wali Luhak)
23 Januari 1946
1947
2
3
  Alifuddin
1947
1948
3
4
  Arisun St. Alamsyah
1948
15 Januari 1949
4
[Ket. 2]
5
  Saalah Sutan Mangkuto
18 Februari 1949
1949
5
6
  Sultani Sutan Malako
1950
1950
6
7
  H.
Darwis Dt. Tumangguang
1950
1956
7
8
  Syahboedin Latif Dt. Si Bungsu
1956
1957
8
9
  Akhmad Khatib
1957
1957
9
10
  Anwar Dt. Majo Basa Nan Kuniang
1957
1958
10
11
  Zainal Abidin St. Sarinado
1958
1959
11
12
  Inspektur Pol.
S.M. Djoko
1960
1961
12
13
  Letkol. Inf.
Slamet Suhindrio
1961
1967
13
14
  Kol. Inf.
A. Syahdin Dt. Bandaro
1967
1973
14
-
  Drs.
Saruji Ismail
1973
1974
-
[Ket. 3]
15
  Kol. Inf. H.
Burhanuddin Putih
1975
1980
15
1980
1985
16
16
  Kol. CZI
Djofri
1985
1990
17
17
  Drs. H.
Aziz Haily
M.A.
1990
1995
18
1995
2000
19
18
  dr.
Alis Marajo Dt. Sori Marajo
Juni 2000
Juni 2005
20
Amri Darwis
-
  Drs. H.
Basril Thaher
Juni 2005
Agustus 2005
-
[Ket. 4]
19
  Drs. H.
Amri Darwis
S.A.
Agustus 2005
Agustus 2010
21
Irfendi Arbi
-
  Drs.
Syafrial
Agustus 2010
November 2010
-
[Ket. 5]
20
  dr.
Alis Marajo Dt. Sori Marajo
11 November 2010
11 November 2015
22
Asyirwan Yunus
-
  H.
Yendri Tomas
S.E., M.M.
11 November 2015
26 Januari 2016
-
[Ket. 6][6]
26 Januari 2016
17 Februari 2016
-
[Ket. 7][7]
21
  Ir.
Irfendi Arbi
M.P.
17 Februari 2016
17 Februari 2021
23
Ferizal Ridwan
-
  Widya Putra
S.Sos., M.Si.
17 Februari 2021
26 Februari 2021
-
[Ket. 8][8]
22
  Safaruddin Datuak Bandaro Rajo
S.H.
26 Februari 2021
Petahana
24
[9]
Rizki Kurniawan Nakasri
Catatan
  1. ^ Pelaksanaan harian dijabat sementara oleh Dr. Adnan W.D.
  2. ^ Meninggal dunia saat menjabat
  3. ^ Pejabat Sementara Bupati Lima Puluh Kota
  4. ^ Pelaksana Harian Bupati Lima Puluh Kota
  5. ^ Penjabat Bupati Lima Puluh Kota
  6. ^ Pelaksana Harian Bupati Lima Puluh Kota
  7. ^ Penjabat Bupati Lima Puluh Kota
  8. ^ Pelaksana Harian Bupati Lima Puluh Kota


Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota dalam dua periode terakhir.[10][11]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 2   2
  Gerindra 5   6
  PDI-P 2   2
  Golkar 6   5
  NasDem 0   1
  PKS 2   4
  PPP 4   3
  PAN 3   3
  Hanura 4   4
  Demokrat 5   5
  PBB 2   0
Jumlah Anggota 35   35
Jumlah Partai 10   10


KecamatanSunting

Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki 13 kecamatan dan 79 nagari. Luas wilayahnya mencapai 3.571,14 km² dan penduduk 374.067 jiwa (2017) dengan sebaran 105 jiwa/km².[12][13]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Lima Puluh Kota, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah Desa Status Daftar Desa
13.07.13 Akabiluru 7 Nagari
13.07.12 Bukik Barisan 5 Nagari
13.07.02 Guguak 5 Nagari
13.07.08 Gunuang Omeh 3 Nagari
13.07.05 Harau 11 Nagari
13.07.07 Kapur IX 7 Nagari
13.07.09 Lareh Sago Halaban 8 Nagari
13.07.04 Luak 4 Nagari
13.07.11 Mungka 5 Nagari
13.07.06 Pangkalan Koto Baru 6 Nagari
13.07.03 Payakumbuh 7 Nagari
13.07.10 Situjuah Limo Nagari 5 Nagari
13.07.01 Suliki 6 Nagari
TOTAL 79

DemografiSunting

Penduduk Kabupaten Lima Puluh Kota berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, berjumlah 348.555 jiwa yang terdiri atas 172.571 Laki-Laki dan 175.984 Perempuan. Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki kepadatan penduduk 98 jiwa per km², dan pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun sekitar 1,11 persen per tahun.

PariwisataSunting

Objek Cagar BudayaSunting

  1. Kawasan megalit Belubus
  2. Kawasan Megalit maek
  3. Situs Cagar Budaya PDRI Kototinggi

Objek Wisata AlamSunting

  1. Lembah Harau
  2. Kolam Ranang/ Pemandian Batang Tabik
  3. Panorama Selat Malaka
  4. Danau Buatan Koto Panjang
  5. Kapalo Banda

ReferensiSunting

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-02-14. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ Hasil Sensus Penduduk Sumatra Barat Tahun 2010
  3. ^ Profil Daerah Kabupaten dan Kota Jilid 1. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. 2001. hlm. 45–46. ISBN 979-709-009-4. 
  4. ^ Jamal. Manyigi Tambo Minangkabau. 
  5. ^ https://limapuluhkotakab.go.id/lpk-profil-daerah/sejarah
  6. ^ https://limapuluhkotakab.go.id/lpk-detail-berita/RUdZL2Jid0E2VTB0ZDV3MU1ZSVM1QT09
  7. ^ Yendri Tomas Resmi Jadi Pj Bupati Limapuluh Kota, diakses 27 Desember 2020.
  8. ^ https://kominfo.limapuluhkotakab.go.id/Welcome/lihatBerita/2634
  9. ^ https://padangkita.com/profil-safaruddin-datuak-bandaro-rajo-rizki-kurniawan-nakasri-bupati-dan-wakil-bupati-limapuluh-kota/
  10. ^ Perolehan Kursi DPRD Lima Puluh Kota 2014-2019
  11. ^ Perolehan Kursi DPRD Lima Puluh Kota 2019-2024
  12. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  13. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Pranala luarSunting