Buka menu utama

Jalur kereta api Kroya–Kutoarjo

Jalur kereta api Kroya–Kutoarjo adalah segmen jalur rel di Pulau Jawa sepanjang 76 kilometer. Jalur kereta api ini seluruhnya berada di Daerah Operasi V Purwokerto. Letaknya berada di jalur selatan, membentang dari barat ke timur, sejajar dengan pantai selatan di Jawa Tengah dan sepenuhnya berada di dataran rendah.

Jalur kereta api Kroya–Kutoarjo
Gombong. Sinds enkele maanden worden bij Kali-Kemit, in de omgeving van Gombong , Bestanddeelnr 14139.jpg
Foto bersama tentara Belanda dan petugas kesehatan dari Palang Merah menunggu evakuasi tentara Republik. Sekitar Gombong, 8 Agustus 1948.
Ikhtisar
JenisJalur kereta api rel berat
StatusBeroperasi
LokasiJawa Tengah
TerminusKroya
Kutoarjo
Stasiun15
Operasi
Dibuka20 Juli 1887
PemilikDitjen KA, Kemenhub RI
OperatorPT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V Purwokerto
Karakteristik lintasRel lintas datar dengan latar belakang pegunungan
DepotKutoarjo (KTA)
Data teknis
Panjang lintas76 km
Jenis relR54, R42
Lebar sepur1.067 mm
Elektrifikasi-
Kecepatan operasi40 s.d. 90 km/jam
Titik tertinggi+25 m (Ijo)
Peta rute

KH-KYA
PPK-KYA
0 km
KYA
Kroya
Cilacap
Banyumas
KJ
Kemranjen
12 km
SPH
Sumpiuh
TBK
Tambak
Banyumas
Kebumen
IJ
Ijo
BH-1649
Terowongan Ijo
28,5 km
GB
Gombong
36,2 km
KA
Karanganyar
SRW
Sruweng
SOA
Soka
48 km
KM
Kebumen
WNS
Wonosari
KWN
Kutowinangun
PRB
Prembun
Kebumen
Purworejo
BTH
Butuh
76,1 km
KTA
Kutoarjo
KTA-PWS
87,8 km
PWR
Purworejo

Di bagian tengah terdapat Terowongan Ijo, salah satu terowongan KA yang cukup panjang di Jawa Tengah, menembus pegunungan karst Gombong Selatan, di petak ini stasiun terbesarnya adalah Stasiun Kutoarjo yang paling tinggi okupansi penumpangnya daripada stasiun lainnya di petak ini.[1] Di sisi timur jalur ini (antara Prembun dan Kutoarjo) adalah jalur rawan banjir karena posisi geografis nya yang rendah dan melintasi daerah berawa.

Untuk saat ini, jalur ini sedang dibangun ganda mengingat tingginya frekuensi lalu lintas kereta api di jalur ini. Pembangunan jalur ini tentu saja mengorbankan sejumlah stasiun dan Terowongan Ijo yang berada tepat di tengah-tengah lintas. Rencananya di jalur ini akan dibangun terowongan Ijo baru di sisi utara terowongan lama, sementara terowongan yang lama ditutup dan dijadikan cagar budaya.[2]

Jalur terhubungSunting

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas eksekutifSunting

Kelas campuranSunting

Kelas bisnisSunting

Kelas ekonomi AC premiumSunting

Kelas ekonomi AC plusSunting

Kelas ekonomi ACSunting

BarangSunting

Daftar stasiunSunting

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas 8 KroyaKutoarjoYogyakarta dengan percabangan dari Kutoarjo menuju Purworejo
Segmen Kroya–Kutoarjo
Diresmikan pada tanggal 20 Juli 1887 oleh Staatsspoorwegen Westerlijnen
Termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto
2018 Kroya KYA Jalan Stasiun Kroya, Bajing, Kroya, Cilacap km 377+122 lintas Jakarta-Kroya
km 402+776 lintas Bogor-Yogyakarta
+11 m Beroperasi  
2019 Kemranjen KJ Sibalung, Kemranjen, Banyumas km 409+602 +7 m Beroperasi  
2021 Sumpiuh SPH Jalan Stasiun Sumpiuh, Sumpiuh, Sumpiuh, Banyumas km 414+794 +17 m Beroperasi  
2022 Tambak TBK   Jalan Raya Tambak, Karangpucung, Tambak, Banyumas km 420+102 +19 m Beroperasi  
2023 Ijo IJ Jalan Jatijajar, Bumiagung, Rowokele, Kebumen km 424+484 +25 m Beroperasi  
BH 1649
Terowongan Ijo
panjang: 580 m
letak: km 425+125
Dibangun pada tahun 1885–1886
2024 Gombong GB Jalan Stasiun Gombong, Wonokriyo, Gombong, Kebumen km 431+265 +18 m Beroperasi  
2025 Karanganyar KA Jalan Stasiun Karanganyar, Karanganyar, Karanganyar, Kebumen km 438+954 +14 m Beroperasi  
2026 Sruweng SRW Jalan Sruweng-Donosari, Sruweng, Sruweng, Kebumen km 443+032 +13 m Beroperasi  
2027 Soka SOA Jalan Stasiun Soka, Kedawung, Pejagoan, Kebumen km 447+916 +22 m Beroperasi  
2028 Kebumen KM Jalan Stasiun Kebumen, Panjer, Kebumen, Kebumen km 450+732 +21 m Beroperasi  
2029 Wonosari WNS   Jalan Raya Wonosari, Wonosari, Kebumen, Kebumen km 455+020 +15 m Beroperasi  
2031 Kutowinangun KWN Jalan Stasiun Kutowinangun, Kuwarisan, Kutowinangun, Kebumen km 459+725 +13 m Beroperasi  
2032 Prembun PRB Jalan Stasiun Prembun, Prembun, Prembun, Kebumen km 466+815 +9 m Beroperasi  
2033 Butuh BTH Jalan Raya Prembun-Kutoarjo, Butuh, Butuh, Purworejo km 473+460 +10 m Beroperasi  
2040 Kutoarjo KTA Jalan Stasiun Kutoarjo, Semawung Daleman, Kutoarjo, Purworejo km 478+845
km 0+000 (lintas cabang ke Purworejo)
+16 m Beroperasi  

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.

Referensi: [3][4][5]


Percabangan ke PurworejoSunting

Segmen Kutoarjo–Purworejo menghubungkan dua kota berdekatan, Kutoarjo dan pusat pemerintahan kabupaten, Purworejo. Jalur ini pendek, kurang dari 10 km, dan dibuat pada awal abad ke-20. Alasan jalur ini dibuat untuk mendukung logistik kemiliteran karena kota Purworejo adalah kota yang relatif baru, didirikan oleh pemerintah penjajah Hindia Belanda sebagai tangsi militer.

Pada tahun 1980-an jalur ini sempat dinonaktifkan namun desakan dari warga Purworejo dan sekitarnya (termasuk Magelang) membuat jalur ini kembali diaktifkan terbatas pada tahun 1990-an untuk mendukung operasi kereta api penumpang di jalur utama lintas selatan. Pada bulan November 2010, jalur kereta api ini sepenuhnya dinonaktifkan.[6]

Daftar stasiunSunting

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Kutoarjo–Purworejo
Diresmikan pada tanggal 20 Juli 1887 oleh Staatsspoorwegen
Ditutup pada November 2010
2053 Batoh BOH Tidak beroperasi
2052 Grantung GRA Tidak beroperasi
2051 Kenteng KTG Tidak beroperasi
2050 Purworejo PWR Jalan Mayjend Sutoyo, Kota Purworejo km 11+668 +63 m Tidak beroperasi  

ReferensiSunting

  1. ^ Majalah KA Edisi Juli 2014
  2. ^ Sumarwoto (11 Juli 2017). "Jalur Ganda Kroya-Kutoarjo Diharapkan Segera Dibangun". AntaraNews.com. Diakses tanggal 2 Februari 2018. 
  3. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  4. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  6. ^ Majalah KA Edisi Juli 2014