Stasiun Butuh

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Butuh (BTH) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦧꦸꦠꦸꦃ, translit. Sêtasiyun Butuh) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Butuh, Butuh, Purworejo. Stasiun yang terletak pada ketinggian +10 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto dan merupakan stasiun kereta api yang letaknya paling barat di Kabupaten Purworejo. Stasiun ini berada di belakang Pasar Butuh dan hanya berjarak 50 meter dari Jalan Raya Prembun-Kutoarjo. Suasana stasiun ini cukup bersih dan asri. Terdapat area parkir luas dan nyaman untuk kendaraan roda dua dan empat.[5]

Stasiun Butuh
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BTH.png
  • Singkatan: BTH
  • Nomor: 2033
Stasiun Butuh 2019.jpg
Tampak depan Stasiun Butuh, 2019
AlamatButuh, Butuh, Purworejo
Jawa Tengah 54264
Ketinggian+10 m
Letakkm 473+460 lintas BogorBandung
BanjarKutoarjoYogyakarta[1]
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Konstruksi
Jumlah jalur4 (jalur 2 & 3: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang agak rendah dan satu peron pulau yang agak tinggi)
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[4]
Tipe persinyalan
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api
Catatan kaki: [5]
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Awalnya stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda resmi dioperasikan mulai dari stasiun ini hingga Stasiun Kutoarjo per 30 November 2019[6][7] dan kemudian hingga Stasiun Wonosari per 13 Desember 2019, terdapat masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok baru di sisi selatan stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Kroya saja, sedangkan jalur lurus baru tersebut menjadi jalur 3 sebagai sepur lurus hanya untuk arah Kutoarjo. Operasional stasiun ini dipindahkan ke bangunan stasiun baru yang dibangun tepat di samping bangunan lama stasiun; bangunan lamanya masih tetap dipertahankan. Selain itu, persinyalan elektrik lama produksi Westinghouse Rail Systems yang telah beroperasi sejak 1999 sudah digantikan dengan yang terbaru produksi PT Len Industri.

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

InsidenSunting

Pada tanggal 28 Maret 2004 pukul 19.06, kereta api Sawunggalih Utama anjlok di sebelah timur Stasiun Butuh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi imbasnya jalur Kroya-Kutoarjo lumpuh selama beberapa jam.[8]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  5. ^ a b Prasetya, S. (2014). "Butuh (BTH): Melayani Persilangan Tapi Sepi Penumpang". Majalah KA. 96: 10. 
  6. ^ "Akhir 2019, Jalur Kereta Api Nasional akan Bertambah 100 Km". Republika Online. 2019-11-26. Diakses tanggal 2019-11-30. 
  7. ^ "Terbitkan Gapeka 2019, Jumlah Perjalanan Kereta Api Bertambah". suara.com. 2019-11-26. Diakses tanggal 2019-11-30. 
  8. ^ Liputan6.com: KA Sawunggalih Anjlok, Jalur Selatan Terganggu
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Prembun
ke arah Kroya
Kroya–Kutoarjo–Purworejo Kutoarjo
ke arah Purworejo

Koordinat: 7°43′27″S 109°51′31″E / 7.7242812°S 109.8585445°E / -7.7242812; 109.8585445