Kota Depok

kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia
(Dialihkan dari Depok)

Koordinat: 6°22′21″S 106°49′39″E / 6.37250°S 106.82750°E / -6.37250; 106.82750

Kota Depok adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak tepat di selatan Jakarta, yakni antara Jakarta dan Bogor. Dahulu Depok adalah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bogor, yang kemudian mendapat status kota pada tanggal 27 April 1999.

Kota Depok
Jawa 1rightarrow blue.svg Jawa Barat
Lambang resmi Kota Depok
Lambang
Julukan: 
Kota Petir
Motto: 
Paricara Dharma
Map of West Java highlighting Depok City.svg
Kota Depok berlokasi di Indonesia
Kota Depok
Kota Depok
Koordinat: 6°23′24″S 106°49′48″E / 6.39000°S 106.83000°E / -6.39000; 106.83000
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
Tanggal peresmian27 April 1999; 21 tahun lalu (1999-04-27)
Dasar hukumUndang-Undang No.15 tahun 1999[1]
Pemerintahan
 • Wali KotaDedi Supandi (Plt.)
 • Sekretaris DaerahHardiono
Luas
 • Total200,29 km2 (7,733 sq mi)
Peringkat luas wilayah22
Populasi
 (2020[2])
 • Total2.457.745 jiwa
 • Peringkat13
Demografi
 • Suku bangsaJawa, Sunda, Betawi, Batak, Madura, Tionghoa dan lainnya
 • AgamaIslam 92,99%
Kristen 6,44%
- Protestan 4,87%
- Katolik 1,57%
Buddha 0,28%
Hindu 0,17%
Konghucu 0,06%
Kepercayaan 0,06%
 • BahasaIndonesia, Jawa, Betawi, Sunda
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode area021
- Kecamatan Beji
- Kecamatan Cilodong
- Kecamatan Cimanggis
- Kecamatan Cinere
- Kecamatan Cipayung
- Kecamatan Limo
- Kecamatan Pancoran Mas
- Kecamatan Sukmajaya
- Kecamatan Tapos
0251
- Kecamatan Bojongsari
- Kecamatan Sawangan
Plat kendaraanB
Kode Kemendagri32.76 Edit the value on Wikidata
Kode SNIDPK
Jumlah kecamatan11
Jumlah kelurahan63
DAURp. 774.683.814.000.-(2013)[3]
Situs webwww.depok.go.id

EtimologiSunting

Nama Depok adalah nama asli, bukan singkatan. Disebut asli karena pemberian nama Depok muncul dari orang pribumi. Kata Depok bukan berasal dari bahasa asing, tetapi lebih mungkin berasal dari bahasa Sunda atau Jawa. Dalam bahasa Sunda Depok berarti duduk.[4]

Batas WilayahSunting

Utara Jakarta Selatan dan Jakarta Timur
Timur Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi
Selatan Kabupaten Bogor dan Kota Bogor
Barat Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang Selatan

SejarahSunting

Kecamatan DepokSunting

Berawal pada akhir abad ke-17, seorang saudagar Belanda bernama Cornelis Chastelein membeli tanah di Depok seluas 12,44 km². Dengan harga Rp. 2,4 juta dan status tanah itu adalah tanah partikelir atau terlepas dari kekuasaan Hindia Belanda.

  • Kecamatan Depok, terdiri dari 11 desa yaitu Desa Depok, Desa Depok Jaya, Desa Pancoran Mas, Desa Mampang, Desa Rangkapan Jaya, Desa Rangkapan Jaya Baru, Desa Beji, Desa Kemiri Muka, Desa Pondok Cina, Desa Tanah Baru, Desa Kukusan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 1981 Kecamatan Depok dimekarkan, tujuannya untuk meningkatkan status kecamatan menjadi kota administratif.[5] Hasil pemekaran tersebut antara lain:

  1. Kecamatan Beji, terdiri dari 5 desa, yaitu: Desa Beji, Desa Kemiri Muka, Desa Pondok Cina, Desa Tanah Baru, Desa Kukusan.
  2. Kecamatan Pancoran Mas, terdiri dari 6 desa, yaitu Desa Pancoran Mas, Desa Depok, Desa Depok Jaya, Desa Mampang, Desa Rangkapan Jaya, Desa Rangkapan Jaya Baru.

Kota Administratif DepokSunting

Pada tahun 1982, Pemerintah Pusat membentuk Kota Administratif Depok dengan mengajak Kecamatan Sukmajaya yang dulunya bekas wilayah Kabupaten Bogor. Lalu pada awal tahun 1999, Kota Administratif Depok dimekarkan dan semua desa berganti nama menjadi kelurahan.

  1. Kecamatan Beji terdiri dari 6 kelurahan, yaitu: Kelurahan Beji, Kelurahan Beji Timur, Kelurahan Pondok Cina, Kelurahan Kemiri Muka, Kelurahan Kukusan, Kelurahan Tanah Baru.
  2. Kecamatan Pancoran Mas, terdiri dari 6 kelurahan, yaitu: Kelurahan Pancoran Mas, Kelurahan Depok, Kelurahan Depok Jaya, Kelurahan Mampang, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru.
  3. Kecamatan Sukmajaya, terdiri dari 11 kelurahan, yaitu: Kelurahan Sukmajaya, Kelurahan Tirtajaya, Kelurahan Mekarjaya, Kelurahan Abadijaya, Kelurahan Baktijaya, Kelurahan Cisalak, Kelurahan Cilodong, Kelurahan Sukamaju, Kelurahan Kalibaru, Kelurahan Kalimulya, Kelurahan Jatimulya.

Kota DepokSunting

Dengan semakin pesatnya perkembangan dan tuntutan aspirasi masyarakat, maka pada tanggal 27 April 1999 terbentuklah Kota Depok yang terdiri dari 3 kecamatan dan ditambah dengan sebagian wilayah Kabupaten Bogor, yaitu:

  1. Kecamatan Cimanggis
  2. Kecamatan Limo
  3. Kecamatan Sawangan
  4. Dan ditambah 5 desa dari Kecamatan Bojong Gede.

Setelah beberapa wilayah di Kabupaten Bogor itu memilih gabung ke Kota Depok sesuai Undang-Undang Nomor 15 tahun 1999, wilayah Kota Depok terdiri dari 6 kecamatan diantaranya:

  1. Kecamatan Beji terdiri dari 6 kelurahan, yaitu: Kelurahan Beji, Kelurahan Beji Timur, Kelurahan Pondok Cina, Kelurahan Kemiri Muka, Kelurahan Kukusan, Kelurahan Tanah Baru.
  2. Kecamatan Cimanggis, yang terdiri dari 13 kelurahan, yaitu: Kelurahan Cisalak Pasar, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kelurahan Tugu, Kelurahan Mekarsari, Kelurahan Curug, Kelurahan Harjamukti, Kelurahan Tapos, Kelurahan Cilangkap, Kelurahan Sukatani, Kelurahan Sukamaju Baru, Kelurahan Jatijajar, Kelurahan Cimpaeun, Kelurahan Leuwinanggung.
  3. Kecamatan Limo yang terdiri dari 8 kelurahan, yaitu: Kelurahan Limo, Kelurahan Meruyung, Kelurahan Krukut, Kelurahan Grogol, Kelurahan Cinere, Kelurahan Gandul, Kelurahan Pangkalan Jati, Kelurahan Pangkalan Jati Baru.
  4. Kecamatan Pancoran Mas, terdiri dari 11 kelurahan, yaitu: Kelurahan Pancoran Mas, Kelurahan Depok, Kelurahan Depok Jaya, Kelurahan Mampang, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kelurahan Cipayung, Kelurahan Cipayung Jaya, Kelurahan Ratu Jaya, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kelurahan Pondok Jaya.
  5. Kecamatan Sawangan, yang terdiri dari 14 kelurahan, yaitu: Kelurahan Sawangan Lama, Kelurahan Sawangan Baru, Kelurahan Cinangka, Kelurahan Kedaung, Kelurahan Pengasinan, Kelurahan Bedahan, Kelurahan Pasir Putih, Kelurahan Bojongsari Lama, Kelurahan Bojongsari Baru, Kelurahan Serua, Kelurahan Pondok Petir, Kelurahan Curug, Kelurahan Duren Seribu, Kelurahan Duren Mekar.
  6. Kecamatan Sukmajaya, terdiri dari 11 kelurahan, yaitu: Kelurahan Sukmajaya, Kelurahan Tirtajaya, Kelurahan Mekarjaya, Kelurahan Abadijaya, Kelurahan Baktijaya, Kelurahan Cisalak, Kelurahan Cilodong, Kelurahan Sukamaju, Kelurahan Kalibaru, Kelurahan Kalimulya, Kelurahan Jatimulya.

Pemekaran KecamatanSunting

Pada tahun 2007, kecamatan yang ada di Depok dimekarkan. Adapun selengkapnya nama kecamatan dan kelurahan hasil pemekaran yang disahkan oleh DPRD Kota Depok, sebagai berikut:

  1. Kecamatan Beji meliputi wilayah kerja: Kelurahan Beji, Kelurahan Beji Timur, Kelurahan Kemiri Muka, Kelurahan Pondok Cina, Kelurahan Kukusan, dan Kelurahan Tanah Baru.
  2. Kecamatan Bojongsari meliputi wilayah kerja: Kelurahan Bojongsari Lama, Kelurahan Bojongsari Baru, Kelurahan Serua, Kelurahan Pondok Petir, Kelurahan Curug, Kelurahan Duren Mekar, dan Kelurahan Duren Seribu.
  3. Kecamatan Cilodong meliputi wilayah kerja: Kelurahan Cilodong, Kelurahan Sukamaju, Kelurahan Kalibaru, Kelurahan Kalimulya, dan Kelurahan Jatimulya.
  4. Kecamatan Cimanggis meliputi wilayah kerja: Kelurahan Cisalak Pasar, Kelurahan Mekarsari, Kelurahan Tugu, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kelurahan Harjamukti, dan Kelurahan Curug.
  5. Kecamatan Cinere meliputi wilayah kerja: Kelurahan Cinere, Kelurahan Gandul, Kelurahan Pangkalan Jati, dan Kelurahan Pangkalan Jati Baru.
  6. Kecamatan Cipayung meliputi wilayah kerja: Kelurahan Cipayung, Kelurahan Cipayung Jaya, Kelurahan Ratu Jaya, Kelurahan Bojong Pondok Terong, dan Kelurahan Pondok Jaya.
  7. Kecamatan Limo meliputi wilayah kerja: Kelurahan Limo, Kelurahan Meruyung, Kelurahan Grogol, dan Kelurahan Krukut.
  8. Kecamatan Pancoran Mas meliputi wilayah kerja: Kelurahan Pancoran Mas, Kelurahan Depok, Kelurahan Depok Jaya, Kelurahan Mampang, Kelurahan Rangkapan Jaya, dan Kelurahan Rangkapan Jaya Baru.
  9. Kecamatan Sawangan meliputi wilayah kerja: Kelurahan Sawangan Lama, Kelurahan Sawangan Baru, Kelurahan Kedaung, Kelurahan Cinangka, Kelurahan Bedahan, Kelurahan Pengasinan, dan Kelurahan Pasir Putih.
  10. Kecamatan Sukmajaya meliputi wilayah kerja: Kelurahan Sukmajaya, Kelurahan Mekarjaya, Kelurahan Baktijaya, Kelurahan Abadijaya, Kelurahan Tirtajaya, dan Kelurahan Cisalak.
  11. Kecamatan Tapos meliputi wilayah kerja: Kelurahan Tapos, Kelurahan Leuwinanggung, Kelurahan Sukatani, Kelurahan Sukamaju Baru, Kelurahan Jatijajar, Kelurahan Cilangkap, dan Kelurahan Cimpaeun.

PemerintahanSunting

Daftar WalikotaSunting

Berikut merupakan daftar Wali Kota Depok.[6]

Wali Kota Masa Jabatan Partai politik Wakil Wali Kota Periode Referensi
No Potret Nama Mulai menjabat Akhir menjabat
  Wali Kota Administratif Depok  
1 Mochammad Rukasah Suradimadja 18 Maret 1982 18 Maret 1984 Non Partisan N/A 01 [note 1]
2 M. I. Tamdjid 20 Maret 1984 20 Maret 1988 02
3   Abdul Wachyan 22 Maret 1988 22 Maret 1991 03
4 Mohammad Masduki 24 Maret 1991 24 Maret 1992 04
5 Sofyan Safari Hamim 25 Maret 1992 25 Maret 1996 05
6 Badrul Kamal 27 Maret 1997 27 April 1999 06
  Wali Kota Depok  
1 Badrul Kamal 27 April 1999 15 Maret 2005 Golongan Karya Yus Ruswandi 07 [note 2]
2   Nur Mahmudi Ismail 26 Januari 2006 26 Januari 2011 Partai Keadilan Sejahtera Yuyun Wirasaputra 08
(2005)
[7]
26 Januari 2011 26 Januari 2016 Mohammad Idris 09
(2010)
[note 3][9]
3   Mohammad Idris 17 Februari 2016 Petahana
(2021)
Non Partisan Pradi Supriatna 10
(2015)
[10]

Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Depok berdasarkan asal partai politik dalam lima periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi pada Periode
1999–2004 2004–2009 2009–2014 2014–2019 2019–2024
  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 12 5 4 11 10
  Partai Persatuan Pembangunan 7 4 0   4 2
  Partai Amanat Nasional 7 5 8 6 4
  Partai Golongan Karya 6 8 7 5   5
  Partai Keadilan Sejahtera 3 12 11 6 12
  Partai Kebangkitan Bangsa 2   2 0 1 3
  Partai Demokrat (baru) 8 16 5 3
  Partai Gerakan Indonesia Raya (baru) 4 9 10
  Partai Hati Nurani Rakyat (baru) 2 0
  Partai NasDem (baru) 1 0
  Partai Solidaritas Indonesia (baru) 1
  Partai Bulan Bintang 1 0   0   0   0
  Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 1 0   0   0   0
  Partai Damai Sejahtera (baru) 1   1
  Partai Persatuan 1
Fraksi TNI/Polri 5
Jumlah Anggota 45   45 50   50   50
Jumlah Partai 10 8 10   10   10


Daftar KecamatanSunting

Kota Depok terdiri dari 11 kecamatan dan 63 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.809.120 jiwa dengan luas wilayah 200,29 km² dan sebaran penduduk 9.032 jiwa/km².[11][12]

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Kota Depok, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
32.76.06 Beji 6
32.76.11 Bojongsari 7
32.76.08 Cilodong 5
32.76.02 Cimanggis 6
32.76.09 Cinere 4
32.76.07 Cipayung 5
32.76.04 Limo 4
32.76.01 Pancoran Mas 6
32.76.03 Sawangan 7
32.76.05 Sukmajaya 6
32.76.10 Tapos 7
TOTAL 63

JulukanSunting

  • Kota Belimbing

Belimbing yang terkenal dari Kota Depok adalah belimbing dewa. Belimbing sangat prospektif dikembangkan di Kota Depok dan kini telah menjadi buah unggulan serta ikon Kota Depok.[13]

  • Kota Petir

Kota Depok dijuluki kota petir, dikarenakan Kota Depok adalah satu-satunya kota di dunia yang terdapat petir paling berbahaya di dunia dan paling sering terjadi.[14]

PendidikanSunting

Kota Depok memiliki sekitar 1.793 sekolah, 362.366 siswa dan 41.577 guru.

Perguruan TinggiSunting

TransportasiSunting

Angkutan KotaSunting

  • D01: Terminal Depok-Depok I PP
  • D02: Terminal Depok-Depok II PP
  • D03: Terminal Depok-Sawangan-Parung PP
  • D04: Terminal Depok-Kukusan-Srengseng Sawah PP
  • D05: Terminal Depok-Citayam-Stasiun Bojong Gede PP
  • D06: Terminal Depok-Simpang Depok-Terminal Jatijajar PP
  • D07: Terminal Depok-Pitara-Stasiun Citayam PP
  • D07-A: Terminal Depok-Jembatan Serong-Rawa Denok PP
  • D08: Terminal Depok-Cilodong-Kampung Sawah PP
  • D09: Terminal Depok-Raden Saleh-Kampung Sawah PP
  • D10: Terminal Depok-Parung Serab-Kampung Sawah PP
  • D10-A: Terminal Depok-Grand Depok City-Terminal Jatijajar PP
  • D11: Terminal Depok-Akses UI-Menpor Palsigunung PP
  • D15: Terminal Depok-Rawa Jati-Simpang Limo PP
  • D17: Terminal Jatijajar-Banjaran Pucung-Cibubur PP
  • D26: Terminal Sawangan-Rawa Denok-Stasiun Citayam PP
  • D29: Parung-Cinangka-Ciputat PP
  • D37: Terminal Kampung Rambutan-Cisalak-Simpang Depok PP
  • D41: Gandaria-Cisalak-Pasar Cibinong PP
  • D61: Desa Limo-Pondok Labu-Pasar Minggu PP
  • D66: Gunung Putri-Cimpaeun-Pasar Cibinong PP
  • D68: Leuwinanggung-Cimpaeun-Pasar Cibinong PP
  • D69: Cisalak-Pekapuran-Leuwinanggung PP
  • D71: Kampung Bulak-Cikaret-Terminal Cibinong PP
  • D72: Kampung Sawah-Cikaret-Terminal Cibinong PP
  • D79: Cisalak-Radar Auri-Leuwinanggung PP
  • D83: Tanah Baru-Desa Putra-Pasar Lenteng Agung PP
  • D97: Simpang Cisalak-Putri Tunggal-Cibubur PP
  • D102: Parung Bingung-Meruyung-Pondok Labu PP
  • D105: Terminal Depok-Tanah Baru-Pondok Labu PP
  • D106: Parung-Cinangka-Lebak Bulus PP
  • D107: Cisalak-Gas Alam-Leuwinanggung PP
  • D110: Terminal Depok-Gandul-Cinere PP
  • D111: Stasiun Citayam-Tugu Macan-Sasak Panjang PP
  • D112: Terminal Depok-Ciracas-Terminal Kampung Rambutan PP
  • D114: Grogol-Pondok Labu-Ciputat PP
  • D117: Terminal Bojong Gede-Kalisuren-Parung PP
  • D128: Terminal Depok-Desa Putra-Warung Sila PP
  • D129: Mekarsari-Tanjung Barat-Pasar Minggu PP
  • M03: Terminal Depok-Tanjung Barat-Pasar Minggu PP
  • M04: Depok Timur-Tanjung Barat-Pasar Minggu PP
  • P01: Cisalak-Cibubur-Terminal Cileungsi PP
  • S16: Terminal Depok-Gandul-Pasar Pondok Labu PP
  • T11: Mekarsari-Ciracas-Terminal Cililitan PP
  • T13: Taman Bunga-Bulak Sereh-Terminal Cililitan PP
  • T16: Jambore-Ciracas-Pasar Rebo PP
  • T19: Terminal Depok-Tanjung Barat-Terminal Pinang Ranti PP

Armada BusSunting

  • Hiba Utama: Terminal Depok-Bandara Internasional Soekarno-Hatta PP
  • Hiba Utama: Terminal Jatijajar-Bandara Internasional Soekarno-Hatta PP
  • Maya Gapura Intan (MGI): Terminal Depok-Bandung PP
  • Metromini: Depok Timur-Terminal Baranangsiang PP
  • Transjakarta D11: Terminal Depok-Badan Kepegawaian Negara PP
  • Transjakarta D21: Universitas Indonesia-Lebak Bulus PP

KRL Commuter LineSunting

Rute KRL yang melewati Kota Depok:

LRT JabodebekSunting

Rute LRT yang melewati Kota Depok:

Pahlawan DepokSunting

Arif Rahman Hakim adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia yang meninggal karena ditembak sewaktu berlangsungnya demonstrasi mahasiswa yang menuntut tritura atas pemerintahan orde lama dibawah Presiden Soekarno pada tanggal 24 Februari 1966.

Lahir di Bogor, Jawa Barat, meninggal dalam pertempuran ketika pasukannya menyerang tentara Inggris di Kali Bata, Depok pada tanggal 16 November 1945.

  • Muchtar

Nama Muchtar menurut cerita adalah nama seorang pejuang Depok. Namanya muncul bersamaan dengan Margonda dan Tole Iskandar ketika terjadi peristiwa perlawanan para pejuang kemerdekaan yang mempertahankan Depok dari tentara NICA Belanda yang menguasai Depok.

Lahir di Baubau, Sulawesi Tenggara. Ia dikenal sebagai Bapak Brimob karena pengabdiannya kepada Kepolisian Republik Indonesia sebagai pelopor terbentuknya Korps Brigade Mobil yang dulu disebut dengan nama Polisi Istimewa.

  • Pamoras

Lahir di Mandailing Natal, Sumatra Barat. Ia dikenal karena kegigihannya melawan tentara VOC sewaktu berada di kawasan Desa Cisalak Baru atau sekarang menjadi Kelurahan Cisalak Pasar.

Lahir di Depok, Jawa Barat, meninggal dalam pertempuran dengan sekutu di Perkebunan Cikasintu, Kabupaten Sukabumi pada tahun 1947.

FasilitasSunting

PerumahanSunting

Menurut data Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok tahun 2020, jumlah perumahan di Depok hingga kini ada sekitar 520 perumahan.[15]

Tempat IbadahSunting

Depok memiliki 387 Masjid dan 83 Musholla, 33 Gereja Kristen, 5 Gereja Katolik, 2 Pura, 1 Vihara dan 1 Klenteng yang tersebar di 11 kecamatan.[16]

TamanSunting

Walikota Depok Mohammad Idris menyebutkan ada hampir 100 taman di Kota Depok atau lebih tepatnya sekitar 63 taman. Angka ini lebih banyak apabila dibandingkan dengan Kota Bandung yang terkenal memiliki berbagai macam taman dengan beragam konsep yang kreatif.[17]

Jalan TolSunting

TerminalSunting

Kota Depok memiliki 3 terminal, yang diantaranya ada 1 terminal utama, 1 terminal bus dan 1 terminal cadangan:

Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

Jl. Raya Bogor No.12, Jatijajar, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

Jl. Sawangan Permai No.36, Sawangan Baru, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16511.

StasiunSunting

Kota Depok memiliki 5 stasiun KRL dan 1 stasiun LRT yang masih beroperasi, diantaranya:

Selain itu, Kota Depok juga memiliki 1 stasiun yang sudah berhenti beroperasi dikarenakan Tragedi Ratu Jaya, yaitu:

Menurut mitos yang beredar, stasiun ini terkenal dengan keangkerannya. Oleh karena itu, perjalanan dari Stasiun Depok ke Stasiun Citayam terasa jauh.[18]

EkonomiSunting

Perkembangan Kota Depok dari aspek geografis, demografis maupun sumber pendapatan begitu pesat, terutama di bidang administrator pembangunan. Ada beberapa indikator yang dapat dipergunakan sebagai acuan tentang pertumbuhan ekonomi di Kota Depok, diantaranya:

  1. Indeks daya beli masyarakat Depok semakin meningkat dari tahun ke tahun dan mengalami peningkatan dari 576,76 pada tahun 2006 menjadi 923,49 pada tahun 2020.
  2. Capaian Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Depok pada tahun 2020 adalah 8,12%. Kontribusi paling dominan terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dan LPE yaitu dari subsektor perdagangan dan jasa.
  3. Terjadi peningkatan dari tahun ke tahun pada peranan sektor tersier, yaitu dari 50,42% pada tahun 2006 menjadi 58,76% pada tahun 2020. Indikasi tersebut menandakan bahwa masyarakat Depok sudah dapat memenuhi kebutuhan sektor primer maupun sektor sekunder.

Laju ekonomi yang meningkat tersebut, telah menjadikan Depok sebagai kota jasa dan perdagangan. Hal itu terlihat secara nyata dengan semakin banyaknya layanan sektor jasa dan perdagangan yang bermunculan di Kota Depok.

Pusat PerbelanjaanSunting

Mall

Pasar

  • Pasar Agung
  • Pasar Anyelir
  • Pasar Cisalak
  • Pasar Citayam
  • Pasar Depok Jaya
  • Pasar Depok Lama
  • Pasar Kemiri Muka
  • Pasar Muamalah
  • Pasar Musi
  • Pasar Musi Baru
  • Pasar Pucung
  • Pasar Reni Jaya
  • Pasar Sawangan
  • Pasar Segar Cinere
  • Pasar Sukatani
  • Pasar Tugu

KesehatanSunting

Rumah SakitSunting

  • RSUD Depok
  • RSUD Depok Timur
  • RS Hermina Depok
  • RS Bhayangkara Brimob
  • RS Permata Depok
  • RS Tugu Ibu
  • RS Sentra Medika
  • RS Puri Cinere
  • RS Simpangan Depok
  • RS Citra Medika Depok
  • RS Mitra Keluarga
  • RS Harapan Depok
  • RS Meilia
  • RS Universitas Indonesia
  • RS Jantung Diagram Cinere
  • RSIA Hasanah Graha Afiah
  • RSIA Tumbuh Kembang
  • RSIA Graha Permata Ibu
  • RSIA Citra Arafiq
  • RSIA Bunda Aliyah Depok
  • RSIA Setya Bhakti
  • RSIA Asyifa
  • RSIA Brawijaya Sawangan
  • RSU Bunda Margonda
  • RSU Bhakti Yudha

Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat)Sunting

  • Puskesmas Pancoran Mas
  • Puskesmas Mampang
  • Puskesmas Rangkapan Jaya Baru
  • Puskesmas Depok Jaya
  • Puskesmas Beji
  • Puskesmas Kemiri Muka
  • Puskesmas Tanah Baru
  • Puskesmas Cipayung
  • Puskesmas Ratu Jaya
  • Puskesmas Bojong Pondok Terong
  • Puskesmas Sukmajaya
  • Puskesmas Abadijaya
  • Puskesmas Baktijaya
  • Puskesmas Pondok Sukmajaya Permai
  • Puskesmas Cilodong
  • Puskesmas Villa Pertiwi
  • Puskesmas Limo
  • Puskesmas Meruyung
  • Puskesmas Cinere
  • Puskesmas Gandul
  • Puskesmas Cimanggis
  • Puskesmas Cisalak Pasar
  • Puskesmas Pasir Gunung Selatan
  • Puskesmas Mekarsari
  • Puskesmas Harjamukti
  • Puskesmas Tugu
  • Puskesmas Tapos
  • Puskesmas Cilangkap
  • Puskesmas Cimpaeun
  • Puskesmas Jatijajar
  • Puskesmas Sukatani
  • Puskesmas Sukamaju Baru
  • Puskesmas Sawangan
  • Puskesmas Kedaung
  • Puskesmas Pasir Putih
  • Puskesmas Pengasinan
  • Puskesmas Cinangka
  • Puskesmas Bojongsari
  • Puskesmas Duren Seribu

Plat KendaraanSunting

B **** E**
B **** Z**

Lihat PulaSunting

KeteranganSunting

  1. ^ Pembentukan Kota Administratif Depok di Kabupaten Bogor.
  2. ^ Pembentukan Kota Depok setelah berpisah dari Kabupaten Bogor.
  3. ^ Mahkamah Agung telah membatalkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Depok tertanggal 24 Agustus 2010 tentang Penetapan Pasangan Calon dan Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.[8]

Catatan KakiSunting

  1. ^ "Undang-Undang Nomor 15 tahun 1999 > Download File". peraturan.bpk.go.id. 
  2. ^ "Kota Depok Dalam Angka 2020 > Download File". www.depokkota.bps.go.id. Diakses tanggal 9 Juni 2020. 
  3. ^ "Peraturan Presiden Nomor 10 tahun 2013 > Download File". peraturan.bpk.go.id. 
  4. ^ "Arti Kata Depok". www.mohammadidris.id. Diakses tanggal 2020-09-16. 
  5. ^ "Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 1981 > Download File". peraturan.go.id. Diakses tanggal 2020-10-12. 
  6. ^ "Sejarah Kota Depok". Portal Resmi Pemerintah Kota Depok. Dinas Kominfo Kota Depok. Diakses tanggal 26 November 2017. 
  7. ^ IAN (26 Januari 2006). "Nurmahmudi Resmi Dilantik". Liputan6. Diakses tanggal 26 November 2017. 
  8. ^ Harya Virdhani, Marieska (16 Juli 2012). "DPRD Desak KPU Depok Gelar Pemilukada Ulang". Okezone. Diakses tanggal 19 November 2020. 
  9. ^ Soebijoto, Hertanto, ed. (26 Januari 2011). "Siang Ini Nur Mahmudi Dilantik". Kompas. Diakses tanggal 22 Desember 2019. 
  10. ^ Sam Law Malau, Budi (17 Februari 2016). Moenanto, Gede, ed. "Aher Lantik Idris dan Pradi Pimpin Kota Depok". Warta Kota. Diakses tanggal 22 Desember 2019. 
  11. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  12. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  13. ^ "Budidaya Belimbing Dewa, Ikon Khas Kota Depok". kompasiana.com. 
  14. ^ "Petir Terganas di Dunia Berada di Kota Depok". www.grid.id. Diakses tanggal 2019-12-25. 
  15. ^ "Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok > Tahun 2020". sirumkim.inweb.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-02. 
  16. ^ "Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat". jabar.kemenag.go.id. Diakses tanggal 2020-10-02. 
  17. ^ "Taman di Depok Lebih Banyak dari Bandung". Republika Online. 2017-04-20. Diakses tanggal 2020-10-02. 
  18. ^ "Tragedi KA Ratu Jaya 1993". depoktren.com. 

Pranala luarSunting