Buka menu utama

Kereta api Progo

kereta api ekonomi AC komersial di Indonesia

Kereta api Progo (Hanacaraka:ꦱꦼꦥꦸꦂꦥꦿꦒ, Sepur Praga) adalah kereta api yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia untuk melayani relasi perjalanan Lempuyangan - Pasar Senen yang berjalan pada sore dan malam hari.

Kereta api Progo
Progo.png
CC 201 83 07 KA Progo.jpg
Kereta api Progo ditarik CC 201 83 07 "Si Badder" berjalan di kawasan Banyuraden, Gamping, Sleman
Informasi umum
Jenis layananKereta api komersial jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta
PendahuluSenja Ekonomi
Empu Jaya
Mulai beroperasi2002
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.692 penumpang per hari
Rute
Stasiun awalLempuyangan
Jumlah pemberhentian6-10
Stasiun akhirPasar Senen
Waktu tempuh rerata8-9 jam (rata-rata)
Frekuensi perjalananSekali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEkonomi AC Non-PSO
Layanan disabilitasTidak
Pengaturan tempat duduk106 tempat duduk per kereta disusun 3-2
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan yang tersedia
Fasilitas observasiKaca dupleks bertirai
Fasilitas bagasiAda
Fasilitas lainToilet, tabung pemadam, AC
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201, CC203, CC204, CC206
Lebar sepur1.067 mm
Elektrifikasi-
Kecepatan operasional50 s.d. 90 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal185-186
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Jakarta
Untuk Kereta api:
Ke Surabaya
Solo Balapan
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Jenar
Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek
Bekasi KRL Icon Blue.svg  ARS 
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Jakarta Kota
Keterangan:

1. Stasiun terminus kereta api

  • Solo Balapan: KA Senja Utama Solo
  • Purwosari: KA Bengawan dan KA Purwosari
  • Lempuyangan: KA Bogowonto, KA Gajahwong, KA Jaka Tingkir, KA Progo, dan KA Mataram
  • Yogyakarta: KA Fajar/Senja Utama Yogya

2. Stasiun pemberhentian

  • Sebagian besar KA arah Jakarta berhenti di Bekasi, kecuali KA Fajar Utama Yogya dan Bogowonto
  • KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo berhenti di Cirebon, sedangkan lainnya berhenti di Cirebon Prujakan
  • Hanya KA Jaka Tingkir arah Lempuyangan saja yang berhenti di Cikampek
  • Hanya KA Bogowonto arah Lempuyangan, Gajahwong arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Haurgeulis
  • Hanya KA Bengawan arah Purwosari, Jaka Tingkir arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Jatibarang
  • Hanya KA Bengawan arah Jakarta, Bogowonto, dan Gajahwong yang berhenti di Ciledug
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya arah Jakarta dan Gajahwong arah Lempuyangan saja yang berhenti di Ketanggungan
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya, KA Jaka Tingkir, dan KA Gajahwong yang berhenti di Bumiayu
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kroya, kecuali KA Senja Utama Solo arah Solo, Jaka Tingkir arah Lempuyangan,
    Bengawan arah Purwosari, Progo arah Lempuyangan, dan Fajar Utama Yogya arah Jakarta
  • Hanya sebagian kecil KA arah Jakarta saja yang berhenti di Sumpiuh (KA Bengawan dan Mataram)
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Gombong, kecuali KA Senja Utama Yogya arah Yogyakarta,
    Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Fajar Utama Yogya, dan Mataram
  • Hanya KA Gajah Wong arah Jakarta dan Fajar Utama Yogya arah Yogyakarta saja yang berhenti di Karanganyar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kebumen, kecuali KA Senja Utama Solo arah Jakarta, Jaka Tingkir arah Jakarta,
    Progo arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya
  • Hanya KA Bogowonto saja yang berhenti di Jenar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Yogyakarta, kecuali KA Mataram arah Lempuyangan, Jaka Tingkir,
    Bengawan, dan Progo
  • Hanya KA Senja Utama Solo saja yang melintas langsung di Wates, Lempuyangan, dan Purwosari
  • Hanya KA Senja Utama Solo dan Bengawan yang berhenti di Klaten

Cikal-bakal KA Progo adalah seri kereta api Senja di dasa warsa 1970-an. Pada awal 1980-an dilakukan penataan ulang, dalam seri ini, salah satunya diwujudkan sebagai Senja Ekonomi Yogya, dengan relasi Stasiun Gambir - Yogyakarta. Pada perjalanan waktu, relasi diubah menjadi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Lempuyangan.

Selanjutnya, KA ini diganti namanya menjadi Empu Jaya (singkatan dari "Lempuyangan-Jakarta Raya"), seiring dengan penggantian keseluruhan rangkaian kereta. Dalam pengoperasiannya, KA Empu Jaya sering mengalami kecelakaan, sehingga pada tahun 2001 diputuskan mengganti nama menjadi KA Progo pada tahun 2002.[1]

Sepanjang perjalanan, kereta ini berhenti di Stasiun Jatinegara, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Gombong, Stasiun Karanganyar, Stasiun Kebumen, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Wates.

Rangkaian kereta api Progo terdiri atas sebuah lokomotif, delapan kereta ekonomi atau kereta ekonomi penumpang plus pembangkit (K3/KP3) dan satu kereta makan dan pembangkit (KMP3).

Pada pagi hari di Jakarta, rangkaian kereta ini akan digunakan sebagai KA Tegal Ekspres relasi Pasar Senen-Tegal PP.

Asal usul namaSunting

Nama Progo berasal dari nama sungai di Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni Kali Progo yang memisahkan Kabupaten Kulonprogo dengan Kabupaten Bantul Dan Sleman.

TarifSunting

Tarif kereta api ini bersifat fluktuatif, yakni berkisar antara Rp 115.000,00 - Rp 160.000,00 bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam rute berikut.

Jadwal perjalananSunting

Jadwal perjalanan KA Progo mulai 1 April 2017.[2]

(KA 185 Progo Lempuyangan - Pasar Senen)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Lempuyangan - 14.45
Wates 15.17 15.20
Kutoarjo 15.52 15.59
Gombong 16.50 16.52
Kroya 17.28 17.32
Purwokerto 18.15 18.29
Cirebon Prujakan 20.26 20.37
Bekasi 23.12 23.14
Jatinegara 23.30 23.32
Pasar Senen 23.42 -

(KA 186 Progo Pasar Senen - Lempuyangan)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Pasar Senen - 22.20
Cirebon Prujakan 01.19 01.33
Purwokerto 03.26 03.42
Gombong 04.34 04.36
Kebumen 04.54 04.56
Kutoarjo 05.29 05.33
Wates 06.03 06.05
Lempuyangan 06.38 -

InsidenSunting

  • Pada tanggal 3 Juli 2009, kereta api Progo menabrak Honda Genio nopol B 2024 IW di perlintasan tanpa palang di Desa Gambarsari, Kebasen, Banyumas, pukul 05.15 WIB. Naas, ketika mobil mogok, kereta api Progo lewat dan menyeruduk mobil tersebut hingga terseret. Ketiga orang berhasil menyelamatkan diri.[3]
  • Pada tanggal 9 April 2015, di km 302+01, terjadi pembakaran jalan rel oleh dua orang pelajar. Dua remaja tersebut langsung ditangkap petugas PT KAI di sekitar Stasiun Linggapura. Kedua remaja yang bernama Ahmad Ega bin Rosidin serta Suseno bin Sutaryono yang mengaku siswa MTs Nurul Ulum ini diserahkan ke Polsek Tonjong. Corporate communication Daop 5, Surono, menyatakan bahwa kejadian tersebut dilaporkan oleh Masinis Widyatmoko dan Asisten Mujayin yang berdinas KA Progo dengan 10 gerbong ekonomi. Keduanya dijerat pasal 38 Undang-Undang No. 23 Tahun 2007.[4]

GaleriSunting

ReferensiSunting

Pranala luarSunting