Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo

kereta api eksekutif dan ekonomi premium di Indonesia

Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo merupakan dua layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia, melayani lintas Solo BalapanPasar Senen. Layanan kereta api dengan waktu keberangkatan dari Jakarta pada pagi hari disebut Fajar Utama Solo, sedangkan layanan kereta api dengan waktu keberangkatan dari Solo Balapan pada malam hari disebut Senja Utama Solo.

Kereta api Fajar dan Senja Utama Solo
PapanKeretaApi 2020.svg
KA FAJAR UTAMA SOLO
PASAR SENEN - SOLOBALAPAN PP
PapanKeretaApi 2020.svg
KA SENJA UTAMA SOLO
SOLOBALAPAN - PASAR SENEN PP
KA 138 Fajar Utama Solo.jpg
Kereta api Fajar Utama Solo melintas di petak KarawangCikampek
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Mulai beroperasi14 Oktober 1978
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalSolo Balapan
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh570 km
Waktu tempuh reratarata-rata 8 jam
Frekuensi perjalananSekali perjalanan pulang pergi
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi premium
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2. Sebanyak 40 kursi ke arah depan dan 40 ke arah belakang (kelas ekonomi premium)
    kursi dapat direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional65 s.d. 105 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal137-138
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Kutoarjo-Jakarta
Untuk Kereta api: Mulai 1 Desember 2019
Ke Surabaya
Solo Balapan
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Jenar
Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek
Bekasi Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk5.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Jakarta Kota
Keterangan:

1. Stasiun terminus kereta api Stasiun terminus kereta api

  • Solo Balapan: KA Fajar/Senja Utama Solo, dan KA Mataram
  • Purwosari: KA Bengawan, KA Jaka Tingkir dan KA Purwosari
  • Lempuyangan: Bogowonto, Gajahwong dan Progo
  • Yogyakarta: KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Prameks
  • Kutoarjo: KA Sawunggalih dan KA Kutojaya Utara

2. Stasiun pemberhentian

  • Sebagian besar KA arah Jakarta berhenti di Bekasi, kecuali KA Fajar Utama Yogya dan Bogowonto
  • KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo berhenti di Cirebon, sedangkan lainnya berhenti di Cirebon Prujakan
  • Hanya KA Jaka Tingkir arah Lempuyangan saja yang berhenti di Cikampek
  • Hanya KA Bogowonto arah Lempuyangan, Gajahwong arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Haurgeulis
  • Hanya KA Bengawan arah Purwosari, Jaka Tingkir arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Jatibarang
  • Hanya KA Bengawan arah Jakarta, Bogowonto, dan Gajahwong yang berhenti di Ciledug
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya arah Jakarta dan Gajahwong arah Lempuyangan saja yang berhenti di Ketanggungan
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya, KA Jaka Tingkir, dan KA Gajahwong yang berhenti di Bumiayu
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kroya, kecuali KA Senja Utama Solo arah Solo, Jaka Tingkir arah Lempuyangan,
    Bengawan arah Purwosari, Progo arah Lempuyangan, dan Fajar Utama Yogya arah Jakarta
  • Hanya sebagian kecil KA arah Jakarta saja yang berhenti di Sumpiuh (KA Bengawan dan Mataram)
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Gombong, kecuali KA Senja Utama Yogya arah Yogyakarta,
    Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Fajar Utama Yogya, dan Mataram
  • Hanya KA Gajah Wong arah Jakarta dan Fajar Utama Yogya arah Yogyakarta saja yang berhenti di Karanganyar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kebumen, kecuali KA Senja Utama Solo arah Jakarta, Jaka Tingkir arah Jakarta,
    Progo arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya
  • Hanya KA Bogowonto saja yang berhenti di Jenar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Yogyakarta, kecuali KA Mataram arah Lempuyangan, Jaka Tingkir,
    Bengawan, dan Progo
  • Hanya KA Senja Utama Solo saja yang melintas langsung di Wates, Lempuyangan, dan Purwosari
  • Hanya KA Senja Utama Solo dan Bengawan yang berhenti di Klaten

SejarahSunting

Berkas:Senjautamasolojadul.jpg
Kereta api Senja Utama Solo pada zaman Perumka.

Kereta api Senja Utama Solo diluncurkan pada 14 Oktober 1978 dengan layanan kelas bisnis menggunakan rangkaian kereta buatan suatu pabrik di Gosa, Yugoslavia.[1] Rangkaian kereta tersebut memiliki ciri khas, yaitu jumlah jendela sebanyak delapan buah pada satu sisi—jumlah jendelanya kemudian disesuaikan seperti kereta bisnis lain.

Pada 2016, kereta api Senja Utama Solo mulai melayani kelas eksekutif.[butuh rujukan]

Mulai 21 Mei 2018, kereta api ini beroperasi menggunakan rangkaian kereta baja nirkarat buatan PT INKA dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium.

Dengan berlakunya grafik perjalanan kereta api per 1 Desember 2019, kereta api ini mengalami perubahan jadwal perjalanan—waktu keberangkatan dari Jakarta pada pagi hari sedangkan waktu keberangkatan dari Solo Balapan pada malam hari—sehingga nama kereta api mengalami penyesuaian.[2]

Data teknisSunting

Relasi Solo BalapanPasar Senen pp.
Susunan rangkaian kereta
Kereta nomor Kereta bagasi (B) 1 2 3 4 Kereta makan (M1) 1 2 3 4 Kereta pembangkit (P)
Keterangan Kereta penumpang kelas ekonomi premium (K3) Kereta penumpang kelas eksekutif (K1)
Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

TarifSunting

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp215.000,00–Rp350.000,00 untuk kelas ekonomi premium dan Rp300.000,00–Rp500.000,00 untuk kelas eksekutif tergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam rute berikut.

  • YogyakartaPurwokerto maupun sebaliknya Rp110.000,00 (eksekutif) dan Rp65.000,00 (ekonomi premium)
  • KutoarjoYogyakarta maupun sebaliknya Rp45.000,00 (eksekutif) dan Rp25.000,00 (ekonomi premium)
  • KutoarjoSolo maupun sebaliknya Rp75.000,00 (eksekutif) dan Rp45.000,00 (ekonomi premium)
  • YogyakartaSolo maupun sebaliknya Rp55.000,00 (eksekutif) dan Rp40.000,00 (ekonomi premium)
  • CirebonJakarta maupun sebaliknya Rp165.000,00 (eksekutif) dan Rp105.000,00 (ekonomi premium)
  • BekasiJakarta : Rp30.000,00 (eksekutif) dan Rp20.000,00 (ekonomi premium)

Jadwal perjalananSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api Fajar dan Senja Utama Solo per 24 Agustus 2020 (revisi Gapeka 2019).

KA 137 Senja Utama Solo
(Solo Balapan–Pasar Senen)
KA 138 Fajar Utama Solo
(Pasar Senen–Solo Balapan)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Solo Balapan - 17.50 Pasar Senen - 05.50
Klaten 18.17 18.20 Haurgeulis 07.43 07.46
Yogyakarta 18.47 18.53 Jatibarang 08.16 08.18
Kutoarjo 19.47 19.55 Cirebon 08.49 08.56
Purwokerto 21.26 21.35 Purwokerto 10.51 11.02
Cirebon 23.50 23.59 Kutowinangun 12.21 12.28
Bekasi 02.15 02.17 Kutoarjo 12.46 12.49
Jatinegara 02.37 02.39 Yogyakarta 13.42 13.49
Pasar Senen 02.49 - Klaten 14.14 14.16
Solo Balapan 14.49 -

InsidenSunting

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Senja Utama". Suara Merdeka. Selasa, 17 Oktober 1978. 
  2. ^ Kereta Senja Utama Solo Resmi Ganti Nama Jadi Fajar Utama Solo. TEMPO, 1 Desember 2019
  3. ^ "Palang Misterius Menjemput Maut". Kedaulatan Rakyat. 28 Januari 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 Februari 2014. 

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting