Buka menu utama

Stasiun Wonosari

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Wonosari (WNS) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Wonosari, Kebumen, Kebumen. Stasiun yang terletak pada ketinggian +15 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini berada tak jauh dari Jalan Raya Kebumen-Purworejo, hanya berjarak 40 meter ke arah timur laut.

Stasiun Wonosari
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun WNS.png
  • Singkatan: WNS
  • Nomor: 2029
Stasiun-wonosari-ism-photowork.jpg
Stasiun Wonosari diambil dari arah barat. Terdapat Kereta Api Logawa yang berjalan langsung
Kredit: Indradjid Safri Mahendra, 2015
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKebumen
KecamatanKebumen
DesaWonosari
AlamatNasional 3 Jalan Raya Wonosari
Kode pos54317
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+15 m
Letak[2]km 455+420 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta
LayananHanya untuk persilangan dan persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur2 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang agak rendah dan satu peron pulau yang cukup tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Westinghouse Rail Systems' Train Radio and Advanced Control (Westrace)[3]

Ciri khas bangunan stasiun ini sangatlah unik, salah satunya ialah pintu masuk ruang tunggu yang menyerupai pintu masuk masjid atau arsitektur Islam lainnya di depan dan belakang stasiun. Desain pintu tersebut adalah satu-satunya yang ada di Daop V. Ventilasinya pun berbentuk lingkaran yang dipasangi terali besi sehingga menambah artistik bangunan. Selain itu, adanya taman mempercantik stasiun. Tidak ada aktivitas penumpang di sini, namun suasananya cukup nyaman karena dikelilingi oleh hamparan sawah nan hijau.[4]

Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus ditambah satu jalur badug jarak pendek yang berfungsi untuk bongkar muat kereta pengangkut kendaraan bermotor roda empat.[4]

Saat ini stasiun ini hanya melayani persilangan dan persusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang. Persilangan dan persusulan yang dilayani secara resmi berdasarkan Gapeka 2017 revisi 1 Juni 2019 adalah:

Daftar isi

InsidenSunting

GaleriSunting

PanoramaSunting

 
Panorama Stasiun Wonosari. Dari kiri ke kanan: 1. jalur menuju Stasiun Kutowinangun; 2. toilet; 3. ruang PPKA; 4. ruang posko keamanan; 5. pintu keluar (pintu dengan desain segitiga kubah masjid); dan 6. jalur menuju Stasiun Kebumen.

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  4. ^ a b Majalah KA Edisi Juli 2014
  5. ^ Suara Merdeka Cetak: KA Bima Anjlok, Jalur Selatan Macet 4 Jam
  6. ^ Tribun Jateng: Inilah Kronologi Tabrakan KA Bogowonto vs Alat Pemadat Aspal
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
menuju Kroya
Kroya–Kutoarjo
menuju Purworejo

Koordinat: 7°41′51″S 109°42′05″E / 7.6973814°S 109.701308°E / -7.6973814; 109.701308