Kereta api Bogowonto

layanan kereta api ekonomi di Indonesia

Kereta api Bogowonto merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium stainless steel yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia untuk melayani rute lintas LempuyanganPasar Senen dan sebaliknya.

Kereta api Bogowonto
PapanKeretaApi 2020.svg
KA BOGOWONTO
Lempuyangan - Pasarsenen (PP)
Bogowonto Train in Bekasi Station.jpg
Kereta api Bogowonto sedang berhenti di Stasiun Bekasi
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Mulai beroperasi3 September 2010
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1000 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalLempuyangan
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh513 km
Waktu tempuh rerata9 jam 6 menit
Frekuensi perjalananSatu kali keberangkatan tiap hari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
Kelaseksekutif dan ekonomi premium
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    bisa direbahkan
  • 80 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi premium)
    kursi saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan dan bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan peredaran angin (tidak setiap kursi)
Fasilitas hiburanAda (Untuk kereta eksekutif)
Fasilitas bagasiAda (Bukan kereta bagasi)
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, palu pemecah kaca, rem darurat, pendingin udara
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional65.5 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal137C-138D
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Kutoarjo-Jakarta
Untuk Kereta api: Mulai 1 Oktober 2021
Ke Surabaya
Solo Balapan
Y AS JS  K2S   K4S   K6S   S1  Terminal Tirtonadi
Ke Wonogiri
Purwosari
BK  K2S 
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
 4B   10 
Yogyakarta
Y P YA  1A   1B   2A   3A   3B   8   10 
Jembatan Kali Progo
Wates
ke YIA Bandara Internasional Yogyakarta
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Kutoarjo
P  P1  Terminal Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
 K1BM   K3BM   B1  Terminal Pasar Pon
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek
Cikarang
Bekasi
C  TP1   TP2   TP3 
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara
Ke Gambir
Pasar Senen
Jakarta Kota
Keterangan:

1. Stasiun terminus kereta api Stasiun terminus kereta api

  • Solo Balapan: KA Fajar/Senja Utama Solo, KA Mataram
  • Purwosari: KA Bengawan, KA Jaka Tingkir dan KA Purwosari
  • Lempuyangan: Bogowonto, Gajahwong dan Progo
  • Yogyakarta: KA Fajar/Senja Utama Yogya
  • Kutoarjo: KA Sawunggalih dan KA Kutojaya Utara

2. Stasiun pemberhentian

  • Sebagian besar KA arah Jakarta berhenti di Bekasi, kecuali KA Fajar Utama Yogya dan Bogowonto
  • KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo berhenti di Cirebon, sedangkan lainnya berhenti di Cirebon Prujakan
  • Hanya KA Jaka Tingkir arah Lempuyangan saja yang berhenti di Cikampek
  • Hanya KA Bogowonto arah Lempuyangan, Gajahwong arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Haurgeulis
  • Hanya KA Bengawan arah Purwosari, Jaka Tingkir arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Jatibarang
  • Hanya KA Bengawan arah Jakarta, Bogowonto, dan Gajahwong yang berhenti di Ciledug
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya arah Jakarta dan Gajahwong arah Lempuyangan saja yang berhenti di Ketanggungan
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya, KA Jaka Tingkir, dan KA Gajahwong yang berhenti di Bumiayu
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kroya, kecuali KA Senja Utama Solo arah Solo, Jaka Tingkir arah Lempuyangan,
    Bengawan arah Purwosari, Progo arah Lempuyangan, dan Fajar Utama Yogya arah Jakarta
  • Hanya sebagian kecil KA arah Jakarta saja yang berhenti di Sumpiuh (KA Bengawan dan Mataram)
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Gombong, kecuali KA Senja Utama Yogya arah Yogyakarta,
    Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Fajar Utama Yogya, dan Mataram
  • Hanya KA Gajah Wong arah Jakarta dan Fajar Utama Yogya arah Yogyakarta saja yang berhenti di Karanganyar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kebumen, kecuali KA Senja Utama Solo arah Jakarta, Jaka Tingkir arah Jakarta,
    Progo arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya
  • Hanya KA Bogowonto saja yang berhenti di Jenar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Yogyakarta, kecuali KA Mataram arah Lempuyangan, Jaka Tingkir,
    Bengawan, dan Progo
  • Hanya KA Senja Utama Solo saja yang melintas langsung di Wates, Lempuyangan, dan Purwosari
  • Hanya KA Senja Utama Solo dan Bengawan yang berhenti di Klaten
  • Hanya KA Sawunggalih dan KA Bengawan yang berhenti di Cikarang

3. Keterangan

  • Nama kereta api dicoret menandakan berhenti operasi sementara waktu akibat pandemi COVID-19.

Perjalanan kereta api ini menuju Jakarta (Pasar Senen) dilakukan pada pagi hari, sedangkan perjalanan menuju Yogyakarta (Lempuyangan) dilakukan pada malam hari—berkebalikan dengan jadwal perjalanan yang ditawarkan oleh kereta api Gajahwong.

Asal-usul namaSunting

Nama Bogowonto diambil dari nama sungai yang mengalir melalui kecamatan di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dan bermuara di Samudra Hindia.

TarifSunting

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp135.000,00–Rp320.000,00 untuk kelas ekonomi plus dan Rp300.000,00–Rp400.000,00 untuk kelas eksekutif tergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam lintas berikut :

  • YogyakartaKutoarjo maupun sebaliknya: Rp 25.000,00 (ekonomi premium) dan Rp 45.000,00 (eksekutif)
  • YogyakartaPurwokerto maupun sebaliknya: Rp 65.000,00 (ekonomi premium) dan Rp 110.000,00 (eksekutif)
  • CirebonJakarta maupun sebaliknya: Rp 105.000,00 (ekonomi premium) dan Rp 165.000,00 (eksekutif)

Catatan:

SejarahSunting

 
Disaat Musim Arus Balik Lebaran 2022 Kereta api Bogowonto dijalankan dengan Kereta Ekonomi konfigurasi 3-2, sedang berhenti di Stasiun Bekasi, 7 Mei 2022

Kereta api Bogowonto beroperasi pertama kali di lintas KutoarjoPasar Senen pada 3 September 2010.[1] Kereta api ini merupakan kereta api dengan rangkaian kereta kelas ekonomi pertama yang dibuat di PT. INKA yang dilengkapi dengan pendingin udara.[1]

Setelah dilakukan penyederhanaan rangkaian kereta dan pengaturan waktu perjalanan, waktu keberangkatan kereta api Bogowonto diubah menjadi siang hari serta lintas pelayanannya diperpanjang hingga Stasiun Lempuyangan mulai 1 Maret 2012.[2]

RangkaianSunting

Awalnya, KA Bogowonto ini rangkaiannya idle milik KA Mutiara Timur yang tidak beroperasi setiap hari, dikarenakan rangkaian aslinya sedang konservasi sementara dan juga rangkaian milik KA Mutiara Timur yang Ekonomi Kemenhub aslinya milik KA Bogowonto dan Gajahwong yang telah dimutasi ke Depo KTG dari YK, dan juga rangkaian milik KA Mutiara Timur yang aslinya Stainless Steel sudah di mutasi ke beberapa Daop lainnya. KA Bogowonto ini kembaran dari KA Gajahwong, tetapi KA Gajahwong statusnya Fakultatif (beroperasi pada hari tertentu).


Pada awal Desember 2022, rangkaian milik Kereta Api Mutiara Timur akhirnya dipindahkan ke Dipo KTG untuk pengoperasian Kereta Api Blambangan Ekspress relasi Ketapang - Semarang Tawang. Pada liburan Natal dan Tahun baru 2023 KA Bogowonto menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi plus hasil modifikasi, kapasitas penumpang 80 Tempat duduk dengan konfigurasi 2-2 tanpa kereta difabel dan tanpa kereta kelas eksekutif, rangkaian ini juga sempat digunakan KA Bogowonto saat liburan Idul Fitri 2022 dengan kereta ekonomi AC Split, Kapasitas penumpang 106 Tempat duduk dengan konfigurasi 3-2.

Pengoperasian saat iniSunting

Pada akhir Januari 2023 atau setelah angkutan Nataru 2023 berakhir, rangkaian KA Bogowonto berganti lagi, tepatnya menggunakan rangkaian baja nirkarat (Stainless Steel) mutasi dari Depo Kereta Tanjungkarang (Depo TNK) bekas rangkaian dari Kereta Api Limex Sriwijaya (sekarang tidak beroperasi lagi).

Rangkaian Stainless Steel ini juga awalnya dipakai untuk rangkaian Kereta Api Tambahan YK-GMR dan Kereta Api Lodaya Tambahan. Namun karena masa angkutan Nataru 2023 telah berakhir, rangkaian ini "menganggur" di Depo YK sebelum akhirnya dipakai untuk pengoperasian Kereta Api Bogowonto saat ini, dan Rangkaian aslinya Kereta ekonomi modifikasi milik Kereta Api Bogowonto sedang dipinjam oleh Kereta api Menoreh.

InsidenSunting

Pada 4 Mei 2014, kereta api Bogowonto tujuan Stasiun Lempuyangan beserta kereta pembangkitnya ("P 0 08 01") yang ditarik dengan lokomotif CC206 13 69 YK terguling setelah menabrak truk kontainer di Cirebon, Jawa Barat. Tidak ada korban jiwa, namun masinis dan beberapa penumpang terluka. Kejadian ini menyebabkan jadwal kereta terhambat serta evakuasi berjalan sulit karena beban CC 206 yang berat.[3]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Republika OL: Kereta Api Ramah Lingkungan Diresmikan, berita Senin, 13/9/2010
  2. ^ Suara Merdeka OL: KA Bogowonto Dioperasikan Siang Hari Diarsipkan 2014-03-30 di Wayback Machine., berita tgl 20/02/2012
  3. ^ Majalah KA Edisi Juni 2014: Lagi-lagi CC206 Jungkel

Pranala luarSunting