Buka menu utama

Stasiun Brambanan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Brambanan (BBN) atau yang lebih dikenal sebagai Stasiun Prambanan (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦧꦿꦩ꧀ꦧꦤꦤ꧀ , Sêtasiyun Brambanan) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten. Stasiun yang terletak pada ketinggian +146 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta dan merupakan stasiun kereta api yang letaknya paling barat di Kabupaten Klaten. Jalan Stasiun menghubungkan stasiun ini dengan jalan raya Solo-Yogyakarta.

Stasiun Brambanan
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BBN.png
  • Singkatan: BBN
  • Nomor: 3103
Stasiun Brambanan 2016.jpg
Stasiun Brambanan, 2016
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKlaten
KecamatanPrambanan
DesaKebondalem Kidul
AlamatJalan Stasiun Prambanan
Kode pos57454
Sejarah
Nama lainStasiun Prambanan
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+146 m
Letak[2]km 151+072 lintas SemarangSoloYogyakarta
LayananPrambanan Ekspres (Prameks), KA Semen Tiga Roda, dan KA semen Arjawinangun
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
menuju Kutoarjo
Prameks
Kutoarjo–Solo Balapan, p.p.
(Brambanan stop)
menuju Yogyakarta
Prameks
Yogyakarta–Solo Balapan, p.p.
(Brambanan stop)
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya


Awalnya, stasiun ini kemungkinan memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus.[3] Sejak pengoperasian jalur ganda parsial Yogyakarta–Solo sebagai segmen Srowot–Ketandan per 2001 dan selesai sebagai segmen Brambanan–Delanggu pada tanggal 15 Desember 2003, jalur 2 stasiun ini dijadikan sebagai sepur lurus kedua arah Solo. Per 2005–2006 dan selesai sepenuhnya pada tahun 2007, jalur 1 stasiun ini sudah sepenuhnya menjadi sepur lurus arah Yogyakarta saja.[4][5] Jalur 4 dijadikan sebagai sepur simpan untuk parkir KA barang.

Bangunan lama stasiun ini, yang dahulunya mirip dengan Stasiun Srowot dan merupakan peninggalan DKA, telah roboh akibat gempa bumi Yogyakarta 2006.[6] Sebagai penggantinya, bangunan stasiun yang digunakan sekarang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Daerah stasiun ini dari dahulu bernama Prambanan. Namun, menurut data dari Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), nama stasiun ini ditulis sebagai Brambanan dan tidak mengalami perubahan hingga sekarang.[7] Stasiun ini letaknya berdekatan dengan Candi Prambanan.

Saat ini stasiun ini melayani bongkar muat semen dan sejak 20 Juni 2016 juga melayani penumpang KA Prameks.[8]

Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Maguwo, terdapat Stasiun Kalasan yang sudah tidak aktif sejak jalur ganda lintas Kutoarjo-Solo beroperasi.

Untuk mendukung operasional jalur ganda, sistem persinyalan mekanik di stasiun ini diganti dengan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri (Persero) yang sudah dipasang sejak tahun 2013 dan kemudian mulai dioperasikan pada tanggal 1 Oktober 2018.[9][10]

Daftar isi

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Prambanan Ekspres (Prameks), tujuan Yogyakarta-Kutoarjo dan tujuan Solo (komuter ekonomi, hanya jadwal perjalanan tertentu)

BarangSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Brambanan per 1 April 2017 (berdasarkan Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
252 Prambanan Ekspres (Prameks) Solo Balapan (SLO) Komuter Ekonomi 07.38 07.40
253 Yogyakarta Tugu (YK) 08.09 08.11
260 Solo Balapan (SLO) 12.55 12.57
259 Kutoarjo (KTA) 13.03 13.05

InsidenSunting

Pada tanggal 27 Mei 2006, terjadi gempa bumi yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Gempa tersebut juga meruntuhkan bangunan Stasiun Brambanan. Hanya lantai, kamar mandi, dan ruang sinyal saja yang tersisa.[6]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api 2004
  4. ^ "Uji Coba Rel Ganda Yogya-Solo Bikin Bikers Senewen". detiknews. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  5. ^ "Rel Ganda Yogyakarta-Solo Diresmikan". Tempo (dalam bahasa Inggris). 2003-12-15. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  6. ^ a b "Stasiun Prambanan Roboh, Rel Terangkat". Detikcom. 27 Mei 2006. Diakses tanggal 14 Agustus 2017. 
  7. ^ "Tabel jarak stasiun kereta api Indonesia 1950" (PDF). Studiegroep Zuid-West Pacific. Diakses tanggal 14 Agustus 2017. 
  8. ^ "Mulai 20 Juni KA Prameks Berhenti di Stasiun Brambanan". Tribun Jogja. 20 Juni 2016. Diakses tanggal 14 Agustus 2017. 
  9. ^ "Len Tandatangani Dua Kontrak dengan Nilai Total Rp 464 Milyar | PT Len Industri (Persero)" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-12. 
  10. ^ Mohamad, Ardyan (21 Juni 2013). "Kalahkan Siemens, BUMN Elektronik Raup Pendapatan Rp23 Triliun". Merdeka.com. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. Saat ini, masih ada pesanan proyek dari Kemenhub untuk menggarap persinyalan kereta di jalur Jogja-Solo, Duri-Tangerang, dan Parung-Maja. 
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
menuju Kutoarjo
Kutoarjo–Purwosari

Koordinat: 7°45′23.6″S 110°30′01.7″E / 7.756556°S 110.500472°E / -7.756556; 110.500472