Kereta api Serayu

kereta api ekonomi di Indonesia

Kereta api Serayu merupakan layanan kereta api penumpang kelas ekonomi yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero), melayani lintas PurwokertoPasar Senen melalui KroyaKiaracondong dan sebaliknya. Kereta api merupakan satu-satunya layanan kereta api penumpang yang melayani lintas tersebut.

Kereta api Serayu
PapanKeretaApi 2020.svg
KA SERAYU
PURWOKERTO-KROYA-PASAR SENEN
Kereta api Serayu dengan Logo KAI Terbaru.jpg
Kereta api Serayu yang ditarik lokomotif CC 203 95 07 PWT melintas di petak CibitungTambun
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi V Purwokerto
Pendahulu
  • Patas Bandung–Jakarta (mulai 1950-an)
  • Patas Banjar-Manggarai (mulai sekitar 1978)
  • Cepat Sidareja (1980-an–1990-an)
Mulai beroperasi1990-an
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang129.000 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalPurwokerto
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh460 km
Waktu tempuh reratarata-rata 10 jam 40 menit
Frekuensi perjalananDua kali dalam satu perjalanan pulang pergi
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEkonomi
Pengaturan tempat duduk106 tempat duduk disusun 3-2 (kelas ekonomi)
kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanTidak
Fasilitas bagasiAda
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201/CC203/CC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional50 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal321-328
Peta rute
Pasar Senen–Purwokerto
Kiaracondong–Kutoarjo
Ke Jakarta Kota, Merak
Jakarta Pasar Senen Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk7.png
ke Jakarta Gambir
Jatinegara Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk4.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk7.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Bekasi Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png
Karawang (hanya KA 322/323 dan KA 328/325 Serayu)
Cikampek
ke Cirebon, Semarang, Surabaya
Purwakarta
Plered (hanya KA Serayu jadwal pagi dan KA 328/325 Serayu)
Jembatan Cisomang
Terowongan Sasaksaat
Jembatan Cikubang
ke Cianjur
Cimahi
Kiaracondong
Leles (hanya KA 326/327 dan KA 324/321 Serayu)
Jembatan Cimanuk
Cibatu (hanya KA Serayu jadwal pagi dan KA 326/327 Serayu)
ke Garut
Cipeundeuy
Tasikmalaya
Jembatan Cirahong
Ciamis
Banjar
Batas Provinsi Jawa BaratJawa Tengah
Sidareja
Gandrungmangun
ke Cilacap
Jembatan Kali Serayu
Maos
Purwokerto
Kroya (KA Serayu berbalik arah)
Sumpiuh
Terowongan Ijo
Gombong
Karanganyar
Kebumen
Kutoarjo
ke Yogyakarta

Keterangan:

  • KA Kutojaya Selatan tidak berhenti di Stasiun Ciamis
  • Hanya KA Serayu yang berhenti di stasiun bertanda lubang (kecuali stasiun perpindahan antarmoda)

Nama "Serayu" berasal dari nama salah satu sungai besar di Jawa Tengah, Kali Serayu.

SejarahSunting

Kereta api Patas dan Cepat (mulai 1950-an–1990-an)Sunting

Sejarah pengoperasian kereta api Serayu berawal dari peluncuran kereta api Patas Bandung–Jakarta pada tahun 1950-an. Berdasarkan jadwal perjalanan kereta api yang diterbitkan pada 1965, kereta api tersebut melayani sebanyak empat kali perjalanan pulang-pergi.[1]

Pada sekitar tahun 1978, PJKA menyusun ulang perjalanan kereta api, salah satunya dengan memperpanjang lintas pelayanan kereta api Patas hingga Banjar yang mengakibatkan terjadinya penyesuaian nama kereta api menjadi Patas Banjar–Manggarai.[2] Dengan membawa tujuh hingga delapan kereta kelas ekonomi dalam pengoperasiannya, kereta api tersebut memiliki tingkat okupansi yang cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peminat pada saat lebaran.

Pada tahun 1980-an, perjalanan kereta api Patas kemudian kembali dilakukan pemanjangan lintas pelayanan hingga Sidareja, sehingga terjadi perubahan nama menjadi Cepat Sidareja. Kereta api Patas Banjar–Manggarai dan Cepat Sidareja beroperasi secara bersamaan dengan menerapkan pola v-slag, beroperasi dengan rute Bandung–Jakarta–Sidareja–Jakarta–Bandung.[2]

Kereta api Serayu (1990-an–sekarang)Sunting

 
Kereta api Serayu saat melintas di Jembatan Cikubang, Bandung, Jawa Barat, sekitar 2011

Kereta api Cepat Sidareja kemudian dilakukan pemanjangan lintas pelayanan hingga Kroya, sehingga terjadi perubahan nama menjadi Serayu mulai 1990-an—nama "Serayu" muncul pada grafik perjalanan kereta api tahun 1993 oleh Perumka.[3] Walaupun diberi nama "Serayu", kereta api ini lebih dikenal sebagai Cipuja oleh masyarakat yang tinggal di Daerah Operasi II Bandung. Lintas pelayanan kereta api ini sempat diperpanjang hingga Purwokerto sebelum dikembalikan seperti semula. Jadwal kereta api Patas Jakarta–Bandung "menghilang" saat lintas pelayanan kereta api Cepat Sidareja diperpanjang hingga Kroya.[2]

Pada pertengahan 1990-an, Perumka meluncurkan kereta api Serayu yang dioperasikan pada malam hari—dikenal sebagai Citrajaya oleh masyarakat yang tinggal di Daerah Operasi II Bandung.

Untuk mengakomodasi penumpang dari Cilacap, Perumka sempat mengoperasikan kereta api pengumpan lintas Kroya/Maos–Cilacap sebelum layanan tersebut dihentikan mulai tahun 2000-an.

Lintas pelayanan kereta api Serayu diperpanjang hingga Purwokerto mulai 1 September 2013, tetapi dioperasikan sebagai kereta api pengumpan di lintas Kroya–Purwokerto.[4][5] Penggabungan layanan dilakukan pada awal 2014.[2]

Data teknisSunting

Lintas pelayanan PurwokertoPasar Senen pp. (melalui KroyaBandung)
Lokomotif CC201, CC203
Susunan rangkaian kereta 1 kereta bagasi (B) + 3 kereta kelas ekonomi (K3 PWT) + 1 kereta makan dan pembangkit (KMP3 PWT) + 4 kereta kelas ekonomi (K3 PWT) + 1 kereta bagasi (B)

Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu


InsidenSunting

Pada tanggal 2 Oktober 2020, KA 322 Serayu Pagi relasi Purwokerto – Kroya – Kiaracondong – Pasar Senen Anjlok di Ciamis. anjlokan terjadi di kilometer 285+01 petak antara Stasiun Manonjaya dan Stasiun Ciamis pada pukul 17:30 WIB. Anjlokan terjadi pada lokomotif kereta sehingga mengakibatkan kereta tidak dapat melanjutkan perjalanan. Kereta penolong dan crane Kirow dari Bandung diturunkan untuk mengevakuasi lokomotif yang anjlok. penumpang KA Serayu Pagi kemudian diantar menuju Stasiun Banjar menggunakan bus untuk melanjutkan perjalanan menggunakan KA pengganti. Akibat anjlokan ini, perjalanan KA 78 Turangga relasi Bandung – Surabaya Gubeng terpaksa dialihkan lewat Cirebon. Hingga berita ini diturunkan proses evakuasi masih berlangsung.

GaleriSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Indra Krishnamurti (2004). 1965 Timetable—Passenger Timetable. Diarsip dari jadwal perjalanan kereta api pada 1965
  2. ^ a b c d "Jalan Panjang Serayu". Roda Sayap. 2019-01-14. 
  3. ^ Jadwal Perjalanan Kereta Api: Dari Jakarta Kota, Pasar Senen, Tanjung Priuk, dan Tanah Abang. (1993). Perumka–Daop I Jakarta
  4. ^ "Rute KA Serayu Diperpanjang". Antara Jateng. 2013-08-31. 
  5. ^ "KAI Perpanjang Rute Perjalanan KA Serayu". Republika. 2013-08-30. 

Pranala luarSunting