Kereta api Bangunkarta

kereta api eksekutif di Indonesia

Kereta api Bangunkarta merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melayani lintas Surabaya GubengGambir melalui MadiunSoloSemarang dan sebaliknya. Kereta api ini merupakan layanan kereta api eksekutif pertama yang beroperasi melalui jalur BrumbungGundihSolo Jebres.

Kereta api Bangunkarta
Papan Nama KA Bangunkarta Khas Daop 8.jpg
Kereta api Bangunkarta.jpg
Kereta api Bangunkarta saat melintas di Cipinang.
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VIII Surabaya
PendahuluTebuireng
Mulai beroperasi1 Juli 2001
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.600 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalSurabaya Gubeng
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirGambir
Jarak tempuh738 km
Waktu tempuh reratasekitar 12 jam 30 menit
Frekuensi perjalananSekali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif
Pengaturan tempat duduk50 tempat duduk disusun 2-2
kursi dapat direbahkan dan diputar
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainAC, tabung pemadam, toilet
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional90 s.d. 105 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal79-80
Peta rute
Kereta api Bangunkarta
Ke Surabaya Kota
Ke SBI
Surabaya Gubeng
Ke Malang
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Jembatan Kali Brantas
Ke Malang
Kertosono
Nganjuk
Caruban
Madiun
Paron
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jembatan Bengawan Solo
Solo Jebres
Ke Yogyakarta
ke BIAS
Ke Gambringan
Ke Surabaya
Semarang Tawang
Pekalongan
Pemalang
Tegal
Ke Prupuk
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ke Prupuk
Cirebon
Ke Bandung
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Ke Pasar Senen
Ke Bogor dan Sukabumi
Manggarai KRL Icon Red.svg KRL Icon Yellow.svg KRL Icon Blue.svg Roundeltjk4.png
Ke Tanah Abang dan Merak
Jakarta Gambir Roundeltjk2.png
Ke Jakarta Kota

Penamaan

Dahulu sebelum berganti nama menjadi "Bangunkarta", nama "Tebuireng"—sebagaimana yang disandang kereta ini saat peluncurannya pada 1985—diambil karena kebanyakan penumpang kereta api tersebut adalah para santri dari Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang hendak melakukan perjalanan menuju Jakarta maupun tujuan lain.

Sedangkan nama "Bangunkarta" berasal dari singkatan nama daerah asal dan daerah yang dilalui kereta api ini, "Jombang, Madiun, dan Jakarta"—kereta api saat itu hanya melayani lintas Jombang–Jakarta pada awal pengoperasiannya sebelum lintasannya diperpanjang hingga Surabaya Gubeng.

Sejarah

Kereta api Tebuireng

Kereta api Tebuireng pertama kali beroperasi pada Januari 1985 melayani lintas JombangJakarta dengan layanan kelas ekonomi. Pada 24 Desember 1994, layanan kereta api tersebut ditingkatkan dengan menambah layanan kelas bisnis, kemudian ia hanya melayani kelas tersebut mulai 1 Agustus 1996.

Peningkatan layanan kelas kembali dilakukan dengan menambah layanan kelas eksekutif pada perjalanan tertentu mulai 1 Februari 1999.

Kereta api Bangunkarta

 
Kereta api Bangunkarta saat meninggalkan Stasiun Jombang, 2011

Kereta api Bangunkarta merupakan hasil perubahan nama layanan kereta api Tebuireng pada 1 Juli 2001 dengan layanan kelas eksekutif dan bisnis.

Pada 5 Desember 2009, layanan kereta api Bangunkarta melayani kelas eksekutif sepenuhnya—beroperasi menggunakan bekas rangkaian kereta api Gajayana.

Mulai 19 Desember 2013, lintas pelayanan kereta api Bangunkarta diperpanjang hingga Stasiun Surabaya Gubeng untuk memenuhi/menampung masyarakat Surabaya dan sekitarnya yang ingin bepergian ke Jakarta.

Mulai tahun 2016, kereta api Bangunkarta beroperasi menggunakan beberapa bekas rangkaian kereta api Bima (bekas rangkaian kereta api Argo Bromo "JS-950"), Argo Sindoro, dan Argo Muria.

Data teknis

Lintas pelayanan Surabaya GubengGambir pp.
Lokomotif CC206
Susunan rangkaian kereta 1 kereta bagasi (B) + 4 kereta kelas eksekutif (K1 SDT) + 1 kereta makan (M1 SDT) + 4 kereta kelas eksekutif (K1 SDT) + 1 kereta pembangkit (P SDT)

Catatan :

  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu
  • Pada hari-hari tertentu ditambahkan kereta priority

Tarif

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp285.000,00–Rp535.000,00, tergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam lintas berikut.

Jadwal perjalanan

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Bangunkarta per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

KA 79 Bangunkarta
(Surabaya Gubeng–Gambir)
KA 80 Bangunkarta
(Gambir–Surabaya Gubeng)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Surabaya Gubeng - 16.00 Gambir - 15.20
Mojokerto 16.36 16.39 Cirebon 18.11 18.18
Jombang 17.01 17.04 Tegal 19.14 19.19
Kertosono 17.20 17.23 Pemalang 19.41 19.43
Nganjuk 17.42 17.44 Pekalongan 20.08 20.12
Caruban 18.10 18.12 Semarang Tawang 21.26 21.43
Madiun 18.26 18.33 Solo Jebres 23.57 00.03
Ngawi 18.56 18.58 Ngawi 00.55 00.57
Solo Jebres 19.50 19.54 Madiun 01.19 01.26
Semarang Tawang 22.09 22.24 Caruban 01.41 01.43
Pekalongan 23.41 23.46 Nganjuk 02.11 02.13
Pemalang 00.12 00.16 Kertosono 02.33 02.36
Tegal 00.40 00.47 Jombang 02.52 02.55
Cirebon 01.46 01.55 Mojokerto 03.17 03.21
Jatinegara 04.35 04.37 Surabaya Gubeng 03.57 -
Gambir 04.53 -

Insiden

  •  
    Suasana kecelakaan kereta api Bangunkarta di Stasiun Waruduwur, Astanajapura, Cirebon pada 2015
    Pada 2 Mei 2010, kereta api Bangunkarta menabrak bus Langsung Jaya yang diduga disebabkan karena kelalaian penjaga perlintasan. Kejadian ini menyebabkan lima pegawai PT KAI diperiksa oleh polisi atas kasus tersebut.[1]
  • Pada 17 Juli 2013 pukul 04.04, kereta api Bangunkarta menabak truk bermuatan kertas gulung di km 234+540 petak MasaranSragen mengakibatkan truk terseret kurang lebih 100 meter dan muatan tercecer di depan lokomotif sehingga masinis beserta asistennya mengalami luka. Kejadian ini mengakibatkan tiga kereta api terlambat dan kabin lokomotif CC203 95 12 mengalami rusak berat sehingga harus diperbaiki di Balai Yasa Yogyakarta.[2]
  • Pada 23 Mei 2015 pukul 18.50, kereta api Bangunkarta bersinggungan dengan KA 2502 pengangkut pipa besar di Stasiun Waruduwur. Pada saat yang sama, kereta api semen sedang singgah di jalur 1. Kejadian ini mengakibatkan seorang pengawal kereta api KA 2502 mengalami luka parah pada kakinya.[3]
  • Pada 20 Agustus 2018 pukul 15.30, kereta api Bangunkarta menabrak mobil saat melintas di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat yang mengakibatkan mobil mengalami kerusakan parah sehingga pengemudi mobil tewas dilokasi kejadian. Menurut saksi mata, kecelakaan ini disebabkan karena mesin mobil mati mendadak di perlintasan[4]

Galeri

Lihat pula

Referensi

Pranala luar