Kereta api Taksaka

Kereta api eksekutif di Indonesia

Kereta api Taksaka (bahasa Jawa: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦠꦏ꧀ꦱꦏ, translit. Sepur Taksaka) merupakan kereta api penumpang kelas eksekutif dan luxury yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada tanggal 19 September 1999 untuk melayani lintas Yogyakarta-Gambir dalam dua kali perjalanan sejauh 517 km yang ditempuh dalam waktu sekitar 7,5 jam. Nama 'Taksaka' merupakan nama dari seekor naga/ular naga dalam cerita Mahabharata.

Kereta api Taksaka
Papan Nama KA Taksaka Khas Daop 6.png
Taksaka Railways for Jakarta Kota Station.jpg
Kereta api Taksaka saat tiba di Stasiun Jakarta Kota dari Stasiun Gambir
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi19 September 1999
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang8.144 penumpang per hari (rata-rata)
Rute
Stasiun awalYogyakarta
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirGambir
Jarak tempuh517 km
Waktu tempuh reratasekitar 7 jam 32 menit hingga 7 jam 45 menit
Frekuensi perjalananDua kali dalam satu jadwal perjalanan pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan luxury (reguler)
Eksekutif (fakultatif)
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 18/26 tempat duduk disusun 1-1/1-2 (eksekutif luxury)
    kursi dapat diputar (buatan 2019) dan dapat direbahkan hingga 180°
Pengaturan tempat tidurAda
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainLampu baca, lampu mode malam, lubang audio jack 3.5 mm, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, CCTV, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal
  • 83-86 (reguler)
  • 95F-98F (fakultatif)
Peta rute
Solo Balapan–Yogyakarta–Jakarta Gambir
Untuk KA Argo Lawu, Argo Dwipangga, dan Taksaka,
baik perjalanan reguler maupun fakultatif/tambahan
Ke Surabaya
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jembatan Kali Opak
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Ke Purworejo
Kutoarjo
Kebumen
Gombong
Terowongan Ijo
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Ke Tegal
Ke Semarang
Cirebon
Ke Bandung
Jembatan Sungai Citarum
Bekasi KRL Icon Blue.svg  ARS 
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Pasar Senen
Ke Bogor dan Sukabumi
Ke Tanah Abang dan Merak
Jakarta Gambir Roundeltjk2.png
Ke Jakarta Kota
Keterangan:
  • Taksaka berterminus di Stasiun Yogyakarta
  • Taksaka juga berhenti di stasiun bertanda bolong
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kutoarjo,
    kecuali Argo Lawu Fakultatif dan Argo Dwipangga Fakultatif
  • Hanya Taksaka reguler jadwal pagi, tambahan jadwal pagi arah Jakarta,
    dan tambahan jadwal malam arah Yogyakarta yang berhenti di Kebumen
  • Hanya Taksaka tambahan jadwal pagi arah Yogyakarta
    yang berhenti di Gombong
  • Hanya Taksaka reguler arah Jakarta, tambahan jadwal malam arah Jakarta,
    dan tambahan jadwal pagi arah Yogyakarta yang berhenti di Kroya
  • Hanya Taksaka reguler jadwal malam arah Jakarta yang berhenti di Bekasi

RangkaianSunting

 
Salah satu kereta berbahan baja nirkarat yang saat ini berdinas untuk kereta api Taksaka

Pada awal peluncurannya, kereta api Taksaka menggunakan rangkaian eksekutif beragam, beberapa diantaranya adalah kereta dengan nomor seri "K1 0 66 xx", "K1 0 67 xx", dan sebagian menggunakan kereta eksekutif bekas Argo Lawu dengan nomor seri "K1 0 96 xx" karena Argo Lawu mendapatkan eksekutif dengan bogie K9 yang merupakan hibah dari kereta api Argo Muria.

Sejak kereta api Argo Dwipangga mendapatkan rangkaian eksekutif hasil perbaikan ulang dengan kaca "seperti pesawat" (nomor seri "K1 0 84 xx" dan "K1 0 86 xx"), maka rangkaian eksekutif dengan nomor "K1 0 98 xx" dihibahkan untuk keperluan dinas kereta api Taksaka.

Pada pertengahan tahun 2016, salah satu perjalanan kereta api Taksaka menggunakan rangkaian eksekutif bekas Argo Lawu dengan nomor seri "K1 0 08 xx" karena ia (bersama Argo Dwipangga) mendapatkan rangkaian eksekutif keluaran tahun 2016. Sementara, rangkaian kereta yang digunakan untuk perjalanan yang lain beragam.

Namun, sejak tahun 2018, baik untuk jadwal perjalanan pagi maupun malam hari, keduanya menggunakan rangkaian eksekutif buatan PT INKA keluaran tahun 2018 rangkaian kedua dan ketiga berbahan baja nirkarat dan mulai tanggal 26 Mei 2019, kereta api Taksaka menambahkan layanan kereta luxury.

Rangkaian kereta Taksaka lama saat ini merupakan rangkaian cadangan, terkadang dapat juga digunakan untuk perjalanan kereta api Malioboro Ekspres maupun Taksaka Fakultatif. Beberapa di antaranya sudah berstatus konservasi hingga afkir.

Dengan berlakunya grafik perjalanan kereta api (gapeka) mulai tanggal 1 Desember 2019, terjadi perubahan pola operasi kereta api Taksaka sehingga rangkaian kereta Taksaka sering bertukar dengan rangkaian kereta api Argo Bromo Anggrek.

Data teknis dan fasilitasSunting

Lintasan perjalanan Yogyakarta - Gambir pp.
Lokomotif CC206
Rangkaian Rangkaian milik Dipo Kereta Yogyakarta (YK)

1 kereta bagasi (B YK/JAKG) + 1 kereta luxury (K1 2019 YK) + 4 kereta eksekutif (K1 2018 YK) + 1 kereta makan (M1 2018 YK) + 4 kereta eksekutif (K1 2018 YK) + 1 kereta pembangkit (P 2018 YK)


Rangkaian milik Dipo Kereta Surabaya Pasarturi (SBI) - milik kereta api Argo Bromo Anggrek

1 kereta bagasi (B SBI) + 1 kereta luxury (K1 2018 SBI) + 4 kereta kelas eksekutif (K1 2018/2019 SBI) + 1 kereta makan (M1 2019 SBI) + 4 kereta kelas eksekutif (K1 2018/2019 SBI) + 1 kereta pembangkit (P 2018/2019 SBI)

Jumlah tempat duduk 418/426 tempat duduk

FasilitasSunting

Item Keterangan
Bagian dalam Desain disesuaikan dengan aspek estetika, keselamatan, dan kenyamanan, dilengkapi peredam suara dan isolasi panas tidak mudah terbakar. --
Tempat duduk
  • Sebanyak 50 tempat duduk per kereta yang dapat diputar dan direbahkan
  • Dilengkapi sandaran kaki
Leluasa dan nyaman
Pintu ruangan Sistem geser --
Jendela Kaca tetap dupleks, lapisan laminasi isolator panas dilengkapi dengan tirai Ukuran & desain disesuaikan dengan aspek keselamatan dan keamanan
Pendingin udara Dua set pendingin udara ruangan (AC) tiap kereta Suhu 16 – 24 °C
Jenis bogie TB1014 (K10) Memperhalus guncangan
Fasilitas keselamatan Tabung pemadam kebakaran, rem darurat --
Fasilitas lainnya Audio/video dan toilet --

TarifSunting

Tarif kereta api ini adalah antara Rp 195.000,00 - Rp1.150.000 bergantung pada layanan kelas, jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam rute berikut.

Jadwal perjalananSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api Taksaka per 1 Desember 2019 (Berdasarkan Gapeka 2019).

Stasiun KA 83 Taksaka Pagi KA 85 Taksaka Malam KA 95F Taksaka Fakultatif Stasiun KA 84 Taksaka Pagi KA 86 Taksaka Malam KA 96F Taksaka Fakultatif
Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat
Yogyakarta - 09.00 - 21.00 - 19.35 Gambir - 09.30 - 21.30 - 08.35
Kutoarjo 09.52 09.55 21.52 21.55 20.27 20.30 Cirebon 12.24 12.32 00.26 00.33 11.28 11.35
Kebumen 10.21 10.23 22.20 22.23 langsung Purwokerto 14.28 14.35 02.28 02.38 13.36 13.51
Kroya 11.07 11.10 23.07 23.10 21.25 21.38 Kroya 15.44 15.47 langsung. 14.18 14.21
Purwokerto 11.37 11.45 23.36 23.43 22.06 22.17 Sruweng langsung langsung 14.57 15.12
Cirebon 13.37 13.44 01.37 01.44 00.16 00.25 Kebumen 15.44 15.47 langsung langsung
Bekasi langsung. 04.08 04.10 langsung Kutoarjo 16.14 16.17 04.08 04.11 langsung
Jatinegara 16.24 16.27 04.27 04.29 03.06 03.08 Yogyakarta 17.10 - 05.02 - 16.34 -
Gambir 16.42 - 04.45 - 03.23 -

Menuju ke Surabaya dan MalangSunting

Kereta api Taksaka bisa digunakan sebagai moda transportasi penghubung dari Jakarta ke objek wisata di Jawa Timur dan sebaliknya. Untuk meneruskan perjalanan ke Surabaya Gubeng, calon penumpang dapat menaiki kereta api Sancaka jadwal pagi (KA 180) dengan pemberangkatan pukul 06.30 atau dapat menaiki kereta api Sancaka jadwal sore (KA 182) dengan pemberangkatan pukul 17.05.

Sedangkan jika calon penumpang akan meneruskan perjalanan ke Malang dapat menakini kereta api Malioboro Ekspres jadwal pagi (KA 172) pemberangkatan pukul 07.40 atau dengan kereta api Malioboro Ekspres jadwal malam dengan pemberangkatan pukul 20.35.

GaleriSunting

Pranala luarSunting