Buka menu utama

Warung Kopi - diskusi bahasa   kirim topik baru

Bagian ini digunakan untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bahasa Indonesia di Wikipedia berpedoman kepada ejaan yang disempurnakan. Lihat pula:

Ingat beri tanda tangan dan tanggal pada akhir pesan Anda dengan cara mengetikkan ~~~~. Harap menambahkan topik baru hanya di bagian bawah halaman ini.
Warung Kopi
Kebijakan
Usulan
Teknis
Bahasa
Berita
Lain-lain
Facebook
Semua
Kembali ke atas
Pengguna yang berulang tahun hari ini, Senin, 27 Mei 2019
Nuvola apps cookie.svg Selamat ulang tahun, Dhio270599!
Lihat pula tokoh yang berulang tahun hari ini
(Tambahkan tanggal lahir Anda, dan jangan lupa mengucapkan selamat {{ulang tahun}} kepada mereka)

Daftar isi


Wajanbolic e-goen = WokFi?Sunting

Mungkin pertanyaannya terbalik, tapi wajanbolic e-goen kalau diterjemahkan ke bahasa Inggris apakah sama dengan WokFi? Konsepnya sama sih, antena yang terbuat dari alat dapur, tapi kira-kira cocok tidak ya terjemahannya?

FMecha (bicara|kontribusi) 21 April 2019 12.43 (UTC)

Artikel yang sepertinya penuh neologisme. Apakah ada sumber penggunaan istilah Wajanbolic "e-goen" yang tepercaya? Lalu, apakah yang dimaksud RT/RW-Net? -- Adiputra बिचर -- 21 April 2019 13.44 (UTC)
(maaf telat respon) E-goen itu kayaknya username pengembangnya. Dulu di beberapa majalah komputer 2000-an pernah dengar istilah RT-RW Net sih. FMecha (bicara|kontribusi) 5 Mei 2019 13.44 (UTC)

Nama uskupSunting

Salam. Saya mau nanya soal nama uskup, karena kebanyakan nama uskup yang saya lihat di Website seperti di GigaCatholic dan Catholic-Hierarchy menggunakan nama dalam bahasa Inggrisnya. Apakah perlu kita menerjemahkannya nama tersebut juga dalam bahasa Indonesia? Contoh: Nama dari Uskup Agung Nagasaki dalam website di GigaCatholic adalah Mgr. Joseph Mitsuaki Takami. Apakah perlu kita terjemahkan namanya dalam bahasa Indonesia menjadi Mgr. Yosef Mitsuaki Takami? Sama seperti nama para Paus, dalam WPEN dan juga GigaCatholic tertulis Pope Francist dan dalam WBI tertera Paus Fransiskus. Apakah nama para uskup Katolik juga diperlakukan seperti demikian? Aviel Dase (Kirim Pesan) 23 April 2019 18.57 (WITA)

Menimbang penerjemahan nama baptis yang ada di Ucanews dan Hidup Katolik, kayaknya memang nama baptis uskup perlu diterjemahkan (Joseph jadi Yosef). Cuma yang membuat saya agak mengganjal ya penamaan buat "Jean-Baptiste (Juan-Batista, John the Baptist) Brondel", mungkin cocoknya dipertahankan saja soalnya agak aneh kalo nanti diterjemahkan jadi "Yohanes Pembaptis Brondel" --Glorious Engine (bicara) 23 April 2019 23.58 (UTC)
@Glorious Engine: Alangkah baiknya untuk nama baptis uskup diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, terkhusus untuk nama "Jean-Baptistte" dan "Juan-Batista" lebih baik dipertahankan dalam bahasanya masing-masing (Prancis dan Spanyol) karena saya sendiri masih perlu mencari nama yang sepadan dengan itu. Bagaimana pendapatnya bung? Aviel Dase (Kirim Pesan) 24 April 2019 15.22 (WITA)
@Glorious Engine: Setelah saya pikir, alangkah baiknya nama "Jean-Baptistte" dan "Juan-Batista" dipertahankan sebagaimana mestinya, karena ada beberapa nama Santo dan Santa Katolik pun namanya tetap dipertahankan sesuai bahasanya dan ada juga nama Santo dan Santa yang diterjemahkan ke Indonesia. Aviel Dase (Kirim Pesan) 24 April 2019 15.26 (WITA)
Ya silahkan saja. Lagipula juga masak uskup Jepang di tempat asalnya pake nama baptis Inggris kan enggak. Oh ya, pertimbangkan juga masalah tradisinya, saya pernah menerjemahkan Kirill dari Moskwa jadi "Kirilos dari Moskwa" cuma biar dipadankan dengan Paus Kirilos dari Gereja Koptik, padahal sebutan dari tradisinya (Rusia) adalah "Kirill". Kalo di Gereja Barat pake padanan "Sirilus". Kalo masalah nama Santo/Santa sebaiknya cari padanan yang telah digunakan oleh situs-situs Katolik. Contohnya Katakombe atau Hidup Katolik. --Glorious Engine (bicara) 24 April 2019 07.31 (UTC)
@Glorious Engine: Untuk saat ini, saya fokus ke Keuskupan di Gereja Barat dulu mas   (Gereja Katolik Ritus Latin, Gereja Lutheran, Gereja Anglikan, dan Gereja Episkopalian). Untuk Gereja Timur (Gereja Katolik Ritus Timur dan Gereja Ortodoks), sudah ada beberapa yang saya kembangkan tapi belum semuanya. Terima kasih juga sudah diingatkan untuk penyebutan nama sesuai tradisi gereja  . Aviel Dase (Kirim Pesan) 24 April 2019 15.40 (WITA)
Halo. Sepertinya cukup mengganjal jika misal Justin Welby menjadi "Yustinus Welby" atau misal Timothy M. Dolan menjadi "Timotius M. Dolan". Saya rasa perlu ada kriteria lain yang lebih cocok. Salam. Albertus Aditya (bicara) 24 April 2019 11.19 (UTC)

Pemakaian istilah "Timotius Dolan" juga dipake kok dalam sumber-sumber Indonesia:

--Glorious Engine (bicara) 24 April 2019 12.11 (UTC)

@Albertus Aditya: Nama uskup yang diterjemahkan maksud saya itu nama uskup Gereja Katolik, sedangkan Justin Welby adalah seorang uskup agung dari Gereja Anglikan yang dimana untuk Gereja Anglikan, Gereja Episkopalian, dan Gereja Lutheran namanya tidak diterjemahkan karena berbeda dengan uskup-uskup dari Gereja Katolik. Sekian. Aviel Dase (Kirim Pesan) 24 April 2019 21.17 (WITA)
Halo. Saya rasa referensi yang digunakan tidak untuk referensi penggunaan judul artikel (nama tokoh), walaupun tetap dapat dipakai sebagai referensi dalam kaitan dengan hal yang dikerjakan oleh tokoh ybs. Terkait juga dengan Uskup Anglikan, saya rasa apapun hasilnya dapat digunakan pula untuk Uskup dalam denominasi lain. Kita juga punya Wikipedia:Pedoman penamaan/Tokoh, yang berlaku (pula) untuk orang lain yang menggunakan nama baptis. Mungkin perlu sedikit penyegaran bahwa nama baptis berbeda dengan nama regnal yang (justru mungkin) memerlukan diskusi lebih lanjut. Salam. Albertus Aditya (bicara) 25 April 2019 01.16 (UTC)
@Albertus Aditya: Lalu bagaimana dengan nama dari Uskup Agung Nagasaki dalam website di GigaCatholic adalah Mgr. Joseph Mitsuaki Takami? Disitu memakai nama "Joseph" yang dimana itu dari bahasa Inggris. Sangat aneh untuk nama uskup yang bukan dari negara English Speaker menggunakan nama dalam bahasa Inggris. Satu-satunya cara adalah menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia atau menggunakan bahasa asal uskup tersebut atau menggunakan nama dalam bahasa di mana uskup tersebut bertahta. Saya rasa untuk nama uskup dari Gereja Anglikan, Gereja Lutheran, dan Gereja Episkopal tidak perlu diubah karena menggunakan nama bahasa asal uskup tersebut. Seperti nama uskup Anglikan yang pasti memiliki nama bahasa Inggris pastinya namanya tetap dalam bahasa Inggris. Sedangkan untuk uskup Lutheran seperti uskup dari Gereja Denmark itu namanya tidak perlu diterjemahkan, tapi dibiarkan dalam nama bahasa setempatnya (bahasa Denmark). Saya rasa untuk uskup dari Gereja Katolik perlu diterjemahkan karena nama yang tertera adalah nama bahasa Inggris sedangkan uskup tersebut bukan dari negara English Speaker. Sekian. Aviel Dase (Kirim Pesan) 25 April 2019 09.34 (WITA)
Halo. Bisa dilihat di wikidata:Q1707648, bahwa beberapa entri pada Wikipedia bahasa lainnya menggunakan "Joseph" juga dalam spesifik kasus ini. Jikapun saya boleh memilih, saya lebih memilih "Jozefu Takami Mitsuaki" (lihat de.wp) dengan dasar nama lahirnya, walau (mungkin) ini juga tidak terlalu sesuai pedoman. Namun jika melihat ke pedoman, untuk tokoh Jepang "digunakan alih aksara Hepburn untuk alih aksara bahasa Jepang ke huruf Latin". Jika dibandingkan dengan nama Paus Fransiskus atau pendahulunya, kembali lagi bahwa nama tersebut adalah nama regnal. Misal untuk Paus Fransiskus, bagaimana menerjemahkan "Jorge Mario Bergoglio"? Saya coba colek juga Mimihitam (bicara    dan Bennylin (bicara  jika mungkin dapat memberi pendapat juga. Salam. Albertus Aditya (bicara) 25 April 2019 04.18 (UTC)
Yang saya maksud bukan seperti itu mas. Mas sepertinya tidak paham dengan apa yang saya maksudkan. Aviel Dase (Kirim Pesan) 26 April 2019 09.43 (WITA)
Jika demikian, bisa dijelaskan maksudnya seperti apa? Albertus Aditya (bicara) 26 April 2019 09.11 (UTC)
Saya mengundang Aviel Dase untuk menjelaskan pada poin mana dari pernyataan saya yang mengesankan bahwa saya tidak paham yang didiskusikan. Jika yang dimaksud adalah pendapat yang berbeda (dari yang Anda jelaskan sebelumnya), saya memang mungkin memiliki pandangan yang berbeda. Saya merasa bahwa saya cukup paham apa yang Anda pikirkan dan ingin disampaikan, namun demikian saya tidak sependapat dalam kasus, secara spesifik, uskup Jepang tersebut sebagaimana dituliskan pada awal diskusi. Salam. Albertus Aditya (bicara) 27 April 2019 14.11 (UTC)

@Albertus Aditya: Oke akan saya jelaskan:

  • Nama uskup yang saya maksudkan adalah nama uskup Gereja Katolik, nama uskup dari gereja lain seperti Gereja Anglikan, Gereja Lutheran, dan Gereja Episkopalian menyesuaikan bahasa setempat.
  • Yang diterjemahkan adalah nama yang mengandung unsur bahasa Inggris dari nama uskup yang berasal dari negara bukan English Speaker, nama yang saya maksud itu seperti Andrew, Joseph, Anthony, Paul, dan sebagainya. Karena sangat tidak mungkin seorang uskup memiliki nama berbahasa Inggris yang bukan dari negara English Speaker.
  • Untuk nama yang bukan berbahasa Inggris, seperti Jean, Juan, dan sebagainya itu menyesuaikan.
  • Nama uskup dari Gereja Katolik Timur itu menyesuaikan sesuai atau berdasarkan tradisi dari masing-masing Gereja sui iuris.

Saya rasa ini sudah cukup jelas, dan ini merupakan pengulangan penjelasan yang sudah saya jabarkan di atas. Sekian. Aviel Dase (Kirim Pesan) 28 April 2019 10.29 (WITA)

Ngomong-ngomong kalo boleh tau, Paus memakai sebutan nama uskup dari bahasa apa pada surat (misalnya) penunjukkan uskup baru ? Latin ? Italia ? Inggris ? Bahasa regional dari uskup tersebut ? Kalo gitu jadinya berarti Wiki Inggris itu juga menyadur nama uskup tersebut donk. --Glorious Engine (bicara) 28 April 2019 06.02 (UTC)

@Glorious Engine: Paus menggunakan Bahasa Latin Gerejawi karena itu bahasa umum dalam Gereja Katolik. Nama uskup yang ditunjuk itu diubah menjadi nama versi latinnya, contohnya adalah ketika Uskup Agung Manila, Luis Antonio G. Tagle, ditunjuk menjadi Uskup Agung Manila dalam Surat Apostolik, di dalam surat tersebut namanya tidak ditulis Luis Antonio G. Tagle tapi diubah dalam bahasa Latin menjadi Aloisio Antonio G. Tagle. Bisa diperhatikan bahwa namanya Luis diubah menjadi bahasa Latin menjadi Aloisio, sedangkan nama lainnya tetap dipertahankan. Aviel Dase (Kirim Pesan) 28 April 2019 16.10 (WITA)

Halo. Setelah berpikir-pikir ulang, saya rasa dapat saja diterjemahkan demikian. Sebagai catatan, sebagai hasil diskusi ini, semua orang yang memiliki nama baptis (terlepas apapun profesinya) dan bukan dari negara English speaker berarti diterjemahkan ya. Tetapi, ini harus sangat hati-hati juga, misal seseorang tokoh yang lahir sebagai campuran orang negara berbahasa Inggris dengan negara yang tidak berbahasa Inggris (misal Amerika-Jepang) lalu memberi nama dengan kata-kata berbahasa Inggris, maka seharusnya tetap dipertahankan. Kepada Glorious Engine saya harap artikel Timotius Michael Dolan dikembalikan ke Timothy Michael Dolan, karena beliau berasal dari Amerika Serikat yang notabene negara berbahasa Inggris. Salam. Albertus Aditya (bicara) 28 April 2019 09.24 (UTC)

MutasarrifateSunting

Saya mau minta saran untuk penerjemahan yang bagus buat Mutasarrifate Yerusalem --Glorious Engine (bicara) 11 Mei 2019 03.40 (UTC)

VoyeuristicSunting

Halo, mau tanya apa kata Vouyeuristic sebaiknya ditulis Vouyeristik, Voyeristik, atau malah tidak perlu diubah? Saya baru tahu kata ini jadi tidak ngerti padanan yang pas dalam bahasa Indonesia. Soalnya pas saya cari di KBBI V ternyata tidak ada. Mungkin ada saran. --NawanPangestu95 (bicara) 12 Mei 2019 06.17 (UTC)

Untuk artikel sejenis sudah ada voyeurisme. Salam. Albertus Aditya (bicara) 14 Mei 2019 22.10 (UTC)

The MurraySunting

Saya minta saran buat Keuskupan The Murray (Anglican Diocese of The Murray) dan Templat:Deakon Agung The Murray (Template:Archdeacons of The Murray) apakah cocoknya pakai "The" atau tidak ? Pasalnya kata "The"-nya hanya ada pada keuskupan tersebut dan memakai huruf besar, berbeda misal kalo the Philippines yang memakai "the" huruf kecil --Glorious Engine (bicara) 13 Mei 2019 07.11 (UTC)

Saya berpendapat bahwa hal ini tidak bisa digeneralisasi jadi memang kasus per kasus ataupun setidaknya topik per topik. Dalam hal ini kata The Murray memang nama yang dibawa saat pembentukan (berdasarkan penjelasannya, saya kutip berikut: "the name of the Diocese, The Murray, with a capital “T” came to be used and has remained so since then."). Namun demikian --koreksi bila salah-- partikel "the" 'tidak dikenal' dalam bahasa Indonesia. Jadi saya berpendapat bahwa nama yang tepat untuk artikel itu adalah Keuskupan Murray. Sebagai tambahan, di en:Category:Anglican dioceses in Australia tetap dikategorikan pada entri M, bukan T. Salam. Albertus Aditya (bicara) 14 Mei 2019 21.59 (UTC)

Eparki Agung atau MetropolisSunting

Saya mau tanya, padanan untuk keuskupan agung dari Gereja Timur cocoknya Eparki Agung atau Metropolis ya. Untuk artikel Metropolis Accra saya pake padanan Metropolis karena versi ru.wiki memakai padanan Аккрская митрополия. Kalo keuskupan agung jelas nggak mungkin karena sebutan tersebut khusus buat Gereja Barat. Tapi saya lirik di OrthodoxWiki kok mereka malah pake padanan Archdiocese ya --Glorious Engine (bicara) 14 Mei 2019 05.10 (UTC)

Saya tidak berani melakukan generalisasi untuk semua agama dengan ritus timur, namun di Gereja Katolik (Barat), Keuskupan Agung tidak selalu identik dengan Metropolit (istilah GE 'metropolis',). Sebagai perbandingan, Keuskupan Agung Jakarta merupakan keuskupan agung dan metropolit (dari Provinsi Gerejawi Jakarta, termasuk di dalamnya Keuskupan Bandung dan Keuskupan Bogor). Hal ini berbeda dengan Keuskupan Agung Strasbourg yang merupakan "keuskupan agung" (terlihat dari namanya), tetapi bukan metropolit, demikian pula dengan Keuskupan Agung Cambrai yang juga bukan metropolit.
Terkait dengan nama Eparki Agung atau Metropolit, saya lebih condong ke Eparki Agung. Namun saya tidak menutup sama sekali penggunaan Metropolis pada beberapa topik tertentu yang mungkin memang tidak mengenal istilah "eparki agung" (archeparchy), karena saya berpendapat bahwa ini memang penggunaan yang khas menurut hierarki dalam Gereja tersebut. Salam. Albertus Aditya (bicara) 14 Mei 2019 22.07 (UTC)

Indra vs InderaSunting

Menurut KBBI V (entri), ejaan yang baku adalah indra, bukan indera. Bagaimana kalau halaman Penginderaan jauh dipindah ke Pengindraan jauh? Muhammad Rifqi Priyo Susanto (bicara) 19 Mei 2019 16.00 (UTC)

Sudah saya pindahkan dan sunting ejaannya. Creutzen (bicara) 26 Mei 2019 12.10 (UTC)

PrincelingsSunting

Minta saran buat penerjemahan judul en:Princelings --Glorious Engine (bicara) 23 Mei 2019 00.01 (UTC)

@Glorious Engine: Halo, kalau saran saya ada dua, berdasarkan gramatikal dan historisnya. Kalau gramatikal, ini hasil analisa saya:
  • Bahasa Inggris: Partai Pangeran Mahkota atau Partai Putra Mahkota dari penerjemahan Party's Crown Princes. Untuk arti dari Princelings bisa berarti Serikat Putra Mahkota
  • Bahasa dari Asia Timur: Kalau dari bahasa Tionghoa dan bahasa Jepang, mereka memiliki arti yang hampir sama, yaitu Partai Para Pangeran atau Partai Putra Mahkota dari penerjemahan 太子党 (baik dari bahasa Tionghoa dan bahasa Jepang).
  • Bahasa dari rumpun romance: Kalau dari bahasa Spanyol dan bahasa Prancis, mereka juga memiliki arti yang sama, yaitu Partai Putra Merah atau Partai Pangeran Merah dari Príncipe rojo dan Prince rouge.
Dari segi bahasa atau gramatikal, bisa saya tarik kesimpulan bahwa artinya bisa memiliki dua arti, yang semua penerjemahan tersebut saya dapatkan dari artikel yang sama di wikipedia bahasa lain. Penerjemahan itu saya dapatkan dari judul artikel yang mereka gunakan. Jadi, saran saya dari segi gramatikal ada dua, yaitu Partai Putra Mahkota atau Partai Putra Merah.
Sedangkan dari segi historis, berdasarkan analisa saya, lebih baik menggunakan Putra Merah atau Pangeran Merah, tapi saya lebih prefer ke Putra Merah. Yaitu mereka para turunan pejabat atau politikus besar dari Partai Komunis Tiongkok yang memiliki ciri khas berwarna merah pada warna partainya.
Jadi secara keseluruhan:
  • Segi gramatikal (bahasa): Partai Pangeran Mahkota atau Partai Putra Mahkota
  • Segi historis (sejarah): Putra Merah
Saya kembalikan ke bung Glorious Engine untuk memilih yang mana. Salam. Aviel Dase (Kirim Pesan) 27 Mei 2019 02.41 (WITA)

Saya kayaknya lebih prefer pake pinyin Taizidang aja lah buat judulnya, alih-alih pake neologisme. Kayak anime gitu, kalo belum ada terjemahan judul versi Indo-nya, maka yang dipake adalah romajinya. Terima kasih buat sarannya --Glorious Engine (bicara) 26 Mei 2019 23.01 (UTC)