Buka menu utama

Arkimandrit atau Mandrit AgungSunting

Saya mau tanya nih, kata Archimandrite cocoknya diterjemahkan jadi Arkimandrit atau Mandrit Agung ? Soalnya setau saya prefix Arch- itu biasanya diterjemahkan menjadi suffix -Agung, misalnya Archdiocese jadi Keuskupan Agung, Archbishop jadi Uskup Agung --Glorious Engine (bicara) 4 Januari 2019 02.46 (UTC)

@Glorious Engine: Pakai "arkimandrit", agar sesuai dengan istilah yang digunakan oleh Gereja Ortodoks Indonesia. Istilah Uskup Agung dan Keuskupan Agung mengacu pada istilah yang digunakan oleh Gereja Katolik di Indonesia.تابيق ~ Japra (obrol) 6 Januari 2019 17.43 (UTC)
[celetukan]: agak curiga kalau pranala di atas sebenarnya adalah penyalinan dari Wikipedia (Gereja Ortodoks Indonesia). Situsnya pun milik stti.ac.id (Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia), jadi mungkin bukan berasal dari Gereja Ortodoks sendiri. HaEr48 (bicara) 6 Januari 2019 19.25 (UTC)
Situs itu sendiri mengacu kepada Wikipedia  
Berarti, kurang bonafide. Ini ibaratnya orang yang saling tunjuk. -- Adiputra बिचर -- 7 Januari 2019 12.11 (UTC)
@Glorious Engine: Sorry, HaEr48 & Adiputra बिचर, soal pranala yang kurang bonafide. Sumber daring Gereja Ortodoks di Indonesia memang jarang. Saya asal comot pranala tanpa teliti lebih lanjut. Istilah Arkimandrit digunakan dalam Buku "Mari Mengenal Kekristenan Timur - Sejarah Gereja Orthodox, terbitan Satya Widya Graha tahun 2001." Buku karangan Episkop (uskup) Timothy Ware yang diterjemahkan oleh pemuka Gereja Ortodoks di Indonesia, Daniel Bambang PhD. Pernah dijual di Gramedia. Kalau tidak salah, istilah yang digunakan adalah "Arkimandrit", kalau bukan "Arkhimandrit". تابيق ~ Japra (obrol) 23 Januari 2019 07.02 (UTC)

NobelSunting

Halo. Mohon pendapat rekan-rekan untuk judul artikel terkait nobel, yakni:

Sebagai perbandingan, untuk daftar penerimanya sudah dalam format penamaan artikel yang sama.

Saya pribadi tidak memiliki kecenderungan apakah dengan format "Nobel X" ataupun "Penghargaan Nobel X", namun karena topik induk yang dibahas adalah sama, maka diperlukan konsistensi penamaan. Salam. Albertus Aditya (bicara) 14 Januari 2019 15.25 (UTC)

Seleukia=Suriah?Sunting

Saya mau tanya, apa dasar en:Roman–Seleucid War diterjemahkan menjadi Perang Romawi-Suriah dan bukannya Perang Romawi-Seleukia ? Syria Roman & Syro-Malabar Church saja pakai padanan kata Siria dan bukannya Suriah. Syrian language sendiri malah diterjemahkan jadi Suryani. Lha ini, Seleukia malah diterjemahkan langsung jadi Suriah. --Glorious Engine (bicara) 22 Januari 2019 13.23 (UTC)

@Glorious Engine: Mungkin penerjemahnya berasumsi bahwa karena perang ini juga disebut Perang Suriah dan berlangsung di wilayah Suriah kuno, maka dapat diterjemahkan menjadi perang Romawi-Suriah. Dari segi kebangsaan, tidak dapat dikatakan perang ini adalah perang antara bangsa Romawi dan bangsa Suriah, Karena kerajaan di Suriah yang diperangi bangsa Romawi adalah kerajaan Yunani-Helenistik, bekas wilayah kekuasaan Aleksander Agung di Asia. Menurut saya, Seleucid seharusnya diterjemahkan menjadi "wangsa Seleukos" alih-alih menjadi "Suriah", Seleucid Empire sebaiknya diterjemahkan menjadi "Kekaisaran Wangsa Seleukos" atau "Kerajaan Wangsa Seleukos" (Basileía tōn Seleukidōn) alih-alih menjadi "Kekaisaran Seleukia" (Seleukia adalah nama ibu kota pertamanya) sehingga judulnya lebih tepat diartikan menjadi "Perang Republik Romawi-Kekaisaran Wangsa Seleukos" atau "Perang Romawi-Wangsa Seleukos".تابيق ~ Japra (obrol) 25 Januari 2019 03.06 (UTC)
Itu diterjemahkan saat judulnya masih Roman-Syrian War. Saya lihat di Wikipedia lain, judulnya juga "Perang Romawi-Suriah" dengan bahasa masing-masing. Dalam bahasa Latin, bahkan judulnya Bellum Syriacum (Perang Suriah). Penerjemah artikel Perang Romawi-Suriah saat itu jelas berkiblat ke bahasa Inggris. Kalau kita turut memindahkannya, yah... kita memang sekadar ikut-ikutan. Wikipedia edisi lain belum tentu seperti kita. -- Adiputra बिचर -- 25 Januari 2019 08.01 (UTC)

Kalau begitu mending dipindahkan jadi "Perang Suriah" saja.  Mimihitam  25 Januari 2019 11.35 (UTC)

Lebih baik begitu, pakai judul "Perang Suriah" daripada "Perang Romawi-Suriah".تابيق ~ Japra (obrol) 25 Januari 2019 13.57 (UTC)

@Japra Jayapati sudah aku pindahkan.  Mimihitam  30 Januari 2019 19.43 (UTC)

KategoriSunting

Saya minta solusi:

  • Bagaimana WBI membedakan kategori en:Category:Indonesian historians (kewarganegaraan) dengan en:Category:Historians of Indonesia (topik) ? Apakah "Category:Indonesian historians" diterjemahkan jadi "Kategori:Sejarawan asal Indonesia" atau "Category:Historians of Indonesia" diterjemahkan jadi "Kategori:Sejarawan bertopik Indonesia" atau bagaimana ?
  • Bagaimana WBI menyikapi kategori negara yang memiliki keuskupan dari kelompok gereja yang berbeda ? Untuk kebanyakan negara (termasuk Indonesia), keuskupan mungkin hanya meliputi keuskupan dari Katolik, tapi bagaimana dengan negara-negara yang saya pertanyakan seperti en:Category:Dioceses in the United States ? Apakah nanti untuk "Category:Dioceses in..." cukup diisi untuk subkategori trus untuk artikel-artikel keuskupan harus dicantumkan pada subkategori tersebut, misal "Kategori:Keuskupan Katolik Roma di...", "Kategori:Keuskupan Ortodoks Timur di..." atau tetap keuskupan Katolik dipertahankan di kategori "Kategori:Keuskupan di..." mengingat kebanyakan keuskupan adalah Katolik (meskipun jadi terkesan (maaf) bias kelompok gereja tertentu) ? Trus juga bagaimana dengan kasus keuskupan yang mencantumkan Category:Former Catholic dioceses in Sweden sekaligus Category:Church of Norway dioceses ? Perlu diketahui bahwa beberapa keuskupan yang ada dalam kategori "Category:Former Catholic dioceses in Sweden" masih eksis tapi berganti kelompok gereja saja, bukan benar-benar keuskupan tersebut menjadi "bekas keuskupan" (dihapuskan) betulan. Apakah mungkin perlu diganti jadi "Kategori:Bekas keuskupan Katolik di Swedia" atau tetap dipertahankan jadi "Kategori:Bekas keuskupan di Swedia" (tanpa kata Katolik) mengingat, seperti yang saya katakan sebelumnya, kebanyakan keuskupan adalah Katolik ?

--Glorious Engine (bicara) 25 Januari 2019 03.58 (UTC)

@Glorious Engine: Menurut saya, en:Category:Indonesian historians sebaiknya jadi Sejarawan Indonesia, dan en:Category:Historians of Indonesia Sejarawan asing pengkaji sejarah Indonesia". Di Indonesia, hanya Gereja Katolik dan denominasi Lutheran yang sudah berbentuk Keuskupan. Gereja-gereja lain yang juga mengamalkan tatanan organisasi "keuskupan" masih belum berbentuk keuskupan (Anglikan masih bagian dari Keuskupan Singapura, dan Ortodoks Timur kalau tidak salah masih bagian dari keuskupan-keuskupan di luar negeri). Sebaiknya nama keuskupan tententu di WBI mulai ditambahkan nama gereja yang bersangkutan. تابيق ~ Japra (obrol) 25 Januari 2019 04.25 (UTC)