Stasiun Cangkring

stasiun kereta api di Kabupaten Cirebon, Indonesia

Stasiun Cangkring (CNK) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di desa Cangkring, Plered, Cirebon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +7 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi III Cirebon dan terletak di sebelah barat stasiun Cirebon.

Stasiun Cangkring

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun CNK.png
Arya.st.cangkring.2019.jpg
Tampak depan Stasiun Cangkring, 2019
LokasiJalan Stasiun Cangkring
Cangkring, Plered, Cirebon, Jawa Barat 45154
Indonesia
Ketinggian+7 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi III Cirebon
Letak dari pangkalkm 212+349 lintas JakartaJatinegaraCikampekCirebon PrujakanPrupukPurwokertoKroya[1]
Jumlah peronSatu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama agak tinggi
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • CNK
  • 0925
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Nama sebelumnyaHalte Tjangkring
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api.
Lokasi pada peta
Stasiun Cangkring is located in Indonesia
Stasiun Cangkring
Stasiun Cangkring
Lokasi di Indonesia

Awalnya, stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus, ditambah satu sepur badug yang menyambung dengan jalur 1.[3] Sejak dibangunnya jalur ganda ruas Telagasari–Cirebon pada tahun 2007[4], stasiun ini memiliki empat jalur dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus. Bangunan stasiun yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen dipertahankan.

Tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

InsidenSunting

Pada tanggal 16 Januari 2011, seorang remaja bernama Sani bin Rebat (16) asal Blok Jembatan RT 07, RW 04, Bakung Kidul, Jamblang, Cirebon tewas seketika, setelah tertabrak kereta api (KA) barang di stasiun kereta api Cangkring, Kec. Plered sekitar pukul 7.00 WIB.[5]

Pada tanggal 20 Februari 2012, ada seorang pria yang ditemukan tergeletak di Stasiun Cangkring. Kapolsek Plered mengatakan, pria yang ditemukan tergeletak sekitar pukul 10.00 ini diduga korban perampokan.[6][7][8]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Ikhtisar Lintas dan Emplasemen. Bandung: Perumka. 1992. hlm. 06–057. 
  4. ^ Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2010). Rencana Strategis Kementerian Perhubungan 2010-2014 Bidang Perkeretaapian (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2021-01-24. Diakses tanggal 2021-03-26. 
  5. ^ (Indonesia) Seorang Remaja Tewas Tertabrak Kereta Api di Stasiun Cangkring Minggu, 16/01/2011 - 15:04 "www.pikiran-rakyat.com". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-01-01. Diakses tanggal 21 Januari 2011. 
  6. ^ (Indonesia) Pria Terluka di Stasiun Diduga Korban Perampokan "jabar.tribunnews.com". Diakses tanggal 9 April 2012. 
  7. ^ (Indonesia) Penumpang KA Dibacok "radarcirebon.com". Diakses tanggal 9 April 2012. 
  8. ^ (Indonesia) Pria Tergolek Penuh Luka Ditemukan di Stasiun "jabar.tribunnews.com". Diakses tanggal 9 April 2012. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Bangoduwa
ke arah Cikampek
Cikampek–Cirebon Prujakan Cirebon

Koordinat: 6°40′46″S 108°30′03″E / 6.6795742°S 108.5007191°E / -6.6795742; 108.5007191