Kereta api Gumarang

kereta api eksekutif dan bisnis AC di Indonesia

Kereta api Gumarang merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan bisnis yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melayani lintas Surabaya PasarturiPasar Senen dan sebaliknya.

Kereta api Gumarang
PapanKeretaApi 2020.svg
KA GUMARANG
Surabaya Pasarturi - Pasar Senen (PP)
Gumarang TB.jpg
Kereta api Gumarang saat melintas di Mekarsari, Tambun, Bekasi, Jawa Barat
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
PendahuluJayabaya Utara
Mulai beroperasi20 Mei 2001
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang3.325 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalSurabaya Pasarturi
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh718 km
Waktu tempuh reratarata-rata 11 jam
Frekuensi perjalananSatu kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan bisnis
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 64 tempat duduk disusun 2-2 (kelas bisnis)
    arah kursi dapat diatur
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Hanya tersedia pada layanan kelas eksekutif
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelanting
  • Lokomotif CC206
  • Lima kereta penumpang kelas eksekutif (K1)
  • Sembilan kereta penumpang kelas bisnis (K2)
  • Satu kereta makan (M1)
  • Satu kereta pembangkit (P)
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal127-128

Kereta api ini yang membawa lima kereta eksekutif dan sembilan kereta bisnis dalam satu rangkaian berhenti di Stasiun Bekasi (hanya KA 127, arah Jakarta), Jatibarang, Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Babat, Lamongan, dan Surabaya Pasarturi.

SejarahSunting

Kereta api Gumarang mulai beroperasi pada 20 Mei 2001 melayani Jakarta Kota–Surabaya Pasar Turi melewati Stasiun Gambir. Sejak awal pengoperasiannya, kereta api ini melayani kelas eksekutif dan bisnis dengan jam keberangkatan pada sore hari.[1]

Seiring dengan perkembangan waktu, titik keberangkatan kereta api Gumarang dialihkan ke Stasiun Pasar Senen hingga saat ini. Karena Depo Kereta Jakarta Kota (JAKK) menerima tambahan rangkaian kereta dari depo kereta lain, maka kereta api ini beroperasi dengan rangkaian panjang—bersama kereta api Kertajaya dan kereta api Tawang Jaya—mulai tahun 2018.

Nama 'Gumarang' berasal dari cerita rakyat Sri, itu adalah sebutan untuk banteng (atau sapi hutan) dalam mitologi Jawa yang digambarkan sebagai satwa yang gagah berani. [2]

Data teknisSunting

Nomor urut Lokomotif CC206 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Kereta makan (M1) 1 2 3 4 5 Kereta pembangkit (P)
Keterangan Kereta penumpang kelas bisnis (K2) Kereta penumpang kelas eksekutif (K1)
Depo Kereta Surabaya Pasarturi (SBI)
Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

TarifSunting

Kereta api ini bertarif antara Rp300.000,00 - Rp600.000,00 (bisnis) dan Rp375.000-Rp700.000,00 (eksekutif) bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun dan aplikasi KAI Access mulai dari dua jam sebelum keberangkatan pada rute sebagai berikut:

  • Surabaya - Cepu maupun sebaliknya Rp110.000,00 (eksekutif) dan Rp85.000,00 (bisnis)
  • Surabaya - Semarang maupun sebaliknya Rp210.000,00 (eksekutif) dan Rp165.000,00 (bisnis)
  • Cirebon - Jakarta maupun sebaliknya Rp165.000,00 (eksekutif) dan Rp135.000,00 (bisnis)
  • Bekasi - Jakarta : Rp30.000,00 (eksekutif) dan Rp25.000,00 (bisnis)

Jadwal perjalananSunting

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Gumarang per 10 Februari 2021 (sesuai Gapeka 2021).

KA 133 Gumarang
(Surabaya Pasarturi – Pasar Senen)
KA 134 Gumarang
(Pasar Senen – Surabaya Pasarturi)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Surabaya Pasarturi - 15.55 Pasar Senen - 15.50
Lamongan 16.29 16.32 Jatibarang 18.12 18.15
Babat 16.55 16.58 Cirebon 18.45 18.52
Bojonegoro 17.28 17.31 Tegal 19.48 19.53
Cepu 18.01 18.07 Pemalang 20.17 20.40
Ngrombo 19.12 19.14 Pekalongan 21.07 21.10
Semarang Tawang 20.02 20.12 Semarang Tawang 22.21 22.31
Pekalongan 21.27 21.31 Ngrombo 23.20 23.23
Pemalang 21.58 22.01 Cepu 00.31 00.38
Tegal 22.26 22.33 Bojonegoro 01.07 01.10
Cirebon 23.29 23.39 Babat 01.40 01.43
Jatibarang 00.09 00.11 Lamongan 02.06 02.09
Bekasi 02.08 02.10 Surabaya Pasarturi 02.45 -
Pasar Senen 02.38 -

GaleriSunting

InsidenSunting

  • Pada 12 Agustus 2007, kereta api Gumarang anjlok di petak Stasiun Gubug dan Stasiun Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah yang disebabkan adanya sabotase rel yang dipotong oleh pencuri. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi dua kereta dalam satu rangkaian terguling dan tiga orang mengalami luka-luka.[3]
  • Pada 16 Juni 2013, kereta api Gumarang anjlok di Stasiun Batang yang mengakibatkan semua kereta api lintas Pantura mengalami keterlambatan.[4]

ReferensiSunting

  1. ^ Majalah KA Edisi April 2009
  2. ^ Asal Usul Nama Gumarang
  3. ^ Liputan6.com (2007-08-13). "KA Gumarang Anjlok". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-06-22. 
  4. ^ "KA Gumarang Anjlok dan Terseret 50 Meter di Batang". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-06-22. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia