Siemens

perusahaan industri global

Siemens AG (pengucapan bahasa Jerman: [ˈziːməns][3][4][5] atau [-mɛns][5]) adalah sebuah konglomerat multinasional yang berkantor pusat di Munich, Jerman, dan merupakan perusahaan manufaktur industri terbesar di Eropa,[6] dengan kantor cabangnya tersebar di seluruh dunia.

Siemens AG
Publik
Simbol sahamFWB: SIE
Komponen DAX
IndustriKonglomerat
PendahuluA. Reyrolle & Company
Siemens-Schuckert
Siemens-Reiniger-Werke
Didirikan1 Oktober 1847; 174 tahun lalu (1847-10-01)
Berlin, Kerajaan Prusia
PendiriWerner von Siemens
Kantor
pusat
Munich, Jerman[1]
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh
kunci
Jim Hagemann Snabe
(Chairman)
Roland Busch
(CEO)
ProdukTeknologi pembangkitan listrik, otomasi industri dan bangunan, teknologi medis, kendaraan rel, sistem pengolahan air, alarm kebakaran, perangkat lunak PLM
JasaLayanan bisnis, pembiayaan, serta konstruksi dan rekayasa proyek
PendapatanPenurunan €57,139 milyar (2020)[2]
Penurunan €5,672 milyar (2020)[2]
Penurunan €4,2 milyar (2020)[2]
Total asetPenurunan €123,897 milyar (2020)[2]
Total ekuitasPenurunan €39,823 milyar (2020)[2]
Karyawan
293.000(2020)[2]
Divisi
Situs webwww.siemens.com

Divisi utama dari perusahaan ini adalah Industri, Energi, Perawatan Kesehatan (Siemens Healthineers), dan Infrastruktur & Kota.[7][8][9] Perusahaan ini merupakan produsen peralatan diagnostik medis terkemuka, dan divisi perawatan kesehatannya, yang menyumbang sekitar 12% dari total penjualannya, merupakan unit bisnis dengan laba terbesar kedua, setelah divisi otomasi industri. Perusahaan ini merupakan salah satu komponen dari indeks pasar saham Euro Stoxx 50.[10] Siemens dan anak usahanya mempekerjakan sekitar 385.000 orang di seluruh dunia dan mencatatkan pendapatan sekitar €87 milyar pada tahun 2019.[11]

SejarahSunting

1847 - 1901Sunting

Siemens & Halske didirikan oleh Werner von Siemens dan Johann Georg Halske pada tanggal 1 Oktober 1847. Didasarkan pada telegraf, ciptaan mereka menggunakan jarum untuk menunjuk urutan huruf, bukan mengunakan kode Morse. Perusahaan yang kemudian diberi nama Telegraphen-Bauanstalt von Siemens & Halske tersebut lalu membuka workshop pertamanya pada tanggal 12 Oktober 1847.[12]

Pada tahun 1848, Siemens & Halske membangun jalur telegraf jarak jauh pertama di Eropa, yakni sepanjang 500 km dari Berlin ke Frankfurt am Main. Pada tahun 1850, adik Werner von Siemens, Carl Wilhelm Siemens, kemudian Sir William Siemens, mulai mewakili Siemens & Halske di London. Agen di London kemudian menjadi kantor cabang pada tahun 1858. Pada dekade 1850-an, Siemens & Halske terlibat dalam pembangunan jaringan telegraf jarak jauh di Rusia. Pada tahun 1855, Siemens & Halske membuka kantor cabang di St Petersburg, Rusia, dengan dipimpin oleh adik Werner von Siemens yang lain, yakni Carl Heinrich von Siemens. Pada tahun 1867, Siemens menyelesaikan pembangunan jalur telegraf Indo-Eropa sepanjang lebih dari 11.000 km dari London ke Calcutta.[13]

 
Lokomotif listrik pertama, dibuat pada tahun 1879 oleh Werner von Siemens.

Pada tahun 1867, Werner von Siemens menciptakan sebuah dinamo tanpa magnet permanen.[14] Sistem serupa juga diciptakan oleh Ányos Jedlik dan Charles Wheatstone, namun Siemens menjadi perusahaan pertama yang memproduksi peralatan seperti itu. Pada tahun 1881, sebuah alternator AC buatan Siemens yang ditenagai oleh sebuah kincir air, digunakan untuk menyalakan lampu listrik jalanan pertama di dunia, di Godalming, Britania Raya. Perusahaan ini pun terus tumbuh dan berekspansi ke kereta rel listrik dan lampu. Pada tahun 1887, perusahaan ini membuka kantor pertamanya di Jepang.[15] Pada tahun 1890, Werner von Siemens pensiun dan operasional perusahaan inipun diserahkan ke saudaranya, Carl serta anaknya, Arnold dan Wilhelm.

1901 - 1933Sunting

 
Perusahaan ini juga membuat pesawat terbang selama Perang Dunia I, salah satunya pesawat terbang ini pada tahun 1926.

Siemens & Halske (S & H) didirikan pada tahun 1897, dan kemudian menggabungkan sejumlah bisnisnya dengan Schuckert & Co., Nuremberg pada tahun 1903 untuk membentuk Siemens-Schuckert. Pada tahun 1907, Siemens (Siemens & Halske dan Siemens-Schuckert) mempekerjakan 34.324 orang, sehingga menjadi perusahaan dengan jumlah pekerja terbanyak ketujuh di Kekaisaran Jerman.[16] (lihat Daftar perusahaan di Jerman berdasarkan pekerja pada tahun 1907)

Pada tahun 1919, S & H bersama dua perusahaan lain membentuk sebuah produsen lampu bernama Osram.[17]

 
Iklan Siemens pada dekade 1920-an.

Selama dekade 1920-an dan 1930-an, S & H mulai memproduksi radio, perangkat televisi, dan mikroskop elektron.[18]

Pada tahun 1932, Reiniger, Gebbert & Schall (Erlangen), Phönix AG (Rudolstadt), dan Siemens-Reiniger-Veifa mbH (Berlin) bergabung untuk membentuk Siemens-Reiniger-Werke AG (SRW). Pada tahun 1966, Siemens-Reiniger-Werke, Siemens & Halske, dan Siemens-Schuckert resmi bergabung untuk membentuk Siemens AG.[19]

Pada dekade 1920-an, Siemens membangun pembangkit listrik tenaga air Ardnacrusha di Sungai Shannon, di wilayah yang kemudian menjadi Negara Bebas Irlandia, dan merupakan yang pertama di dunia dengan desain tersebut. Perusahaan ini pernah ingin menaikkan upah pekerjanya yang masih rendah, namun ditolak oleh pemerintahan Cumann na nGaedheal.[20]

1933 - 1945Sunting

 
Para tahanan bekerja di pabrik Siemens di KZ Bobrek, sebuah subkamp dari kamp konsentrasi Auschwitz.[21]
 
Sebuah truk milik Siemens digunakan sebagai kendaraan alamat publik oleh Nazi pada tahun 1932

Siemens (saat itu bernama Siemens-Schuckert) mempekerjakan secara paksa orang-orang yang dideportasi di kamp pemusnahan. Perusahaan ini juga memiliki sebuah pabrik di kamp konsentrasi Auschwitz.[21][22]

 
Pabrik Siemens dan kamp konsentrasi Ravensbrück.

ReferensiSunting

  1. ^ "Corporate Information", Siemens Aktiengesellschaft.
  2. ^ a b c d e f "Earnings Release FY20". Siemens. Diakses tanggal 7 March 2021. 
  3. ^ Dudenredaktion; Kleiner, Stefan; Knöbl, Ralf (2015) [First published 1962]. Das Aussprachewörterbuch [The Pronunciation Dictionary] (dalam bahasa Jerman) (edisi ke-7th). Berlin: Dudenverlag. ISBN 978-3-411-04067-4. 
  4. ^ Krech, Eva-Maria; Stock, Eberhard; Hirschfeld, Ursula; Anders, Lutz Christian (2009). Deutsches Aussprachewörterbuch [German Pronunciation Dictionary] (dalam bahasa Jerman). Berlin: Walter de Gruyter. ISBN 978-3-11-018202-6. 
  5. ^ a b Wells, John C. (2008). Longman Pronunciation Dictionary (edisi ke-3rd). Longman. ISBN 9781405881180. 
  6. ^ Sachgau, Oliver. "Siemens Quarterly Profit Surge Comes With Cautious Outlook". Bloomberg. Diakses tanggal 7 November 2019. 
  7. ^ AuntMinnie.com. "Siemens Healthcare now known as Siemens Healthineers" Diarsipkan 4 June 2016 di Wayback Machine., AuntMinnie.com, 4 May 2016. Retrieved on 12 May 2016.
  8. ^ Reuters. "Siemens healthcare rebrands as 'Healthineers'" Diarsipkan 7 May 2016 di Wayback Machine., Reuters, 4 May 2016. Retrieved on 12 May 2016.
  9. ^ Siemens Corporate Website. "Siemens Healthcare Becomes Siemens Healthineers" Diarsipkan 8 May 2016 di Wayback Machine., Siemens, 4 May 2016. Retrieved on 12 May 2016.
  10. ^ Frankfurt Stock Exchange Diarsipkan 19 November 2015 di Wayback Machine.
  11. ^ "Siemens AG - revenue through 2019". Statista (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-28. 
  12. ^ "The year is 1847 – How it all began", Siemens Historical Institute". Siemens AG. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-12-11. Diakses tanggal 27 October 2019. 
  13. ^ "Halfway around the world in 28 minutes – Indo-European Telegraph Line". Siemens Historical Institute. Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 January 2008. Diakses tanggal 12 January 2008. 
  14. ^ "Electrification of the world – Werner von Siemens and the dynamoelectric principle". Siemens Historical Institute (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 5 June 2019. 
  15. ^ Siemens website 1 August 2012 – 125 Years Siemens in Japan (1887–2012) Diarsipkan 5 March 2016 di Wayback Machine. Retrieved on 12 August 2013
  16. ^ Fiedler, Martin (1999). "Die 100 größten Unternehmen in Deutschland – nach der Zahl ihrer Beschäftigten – 1907, 1938, 1973 und 1995". Zeitschrift für Unternehmensgeschichte (dalam bahasa Jerman). Munich: Verlag C.H. Beck. 1: 32–66. doi:10.1515/zug-1999-0104. 
  17. ^ "Shining bright – The interlinked history of Siemens and OSRAM". Siemens Historical Institute (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 September 2020. Diakses tanggal 5 June 2019. 
  18. ^ Rudenberg, H Gunther; Rudenberg, Paul G (2010). "Chapter 6 – Origin and Background of the Invention of the Electron Microscope: Commentary and Expanded Notes on Memoir of Reinhold Rüdenberg". Advances in Imaging and Electron Physics. 160. Elsevier. doi:10.1016/S1076-5670(10)60006-7. ISBN 978-0-12-381017-5. 
  19. ^ "Setting the Course for the Future – The Founding of Siemens AG". 
  20. ^ Bushe, Andrew (4 August 2002). "Ardnacrusha – Dam hard job". Sunday Mirror. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 February 2008. Diakses tanggal 18 September 2010. 
  21. ^ a b Arendt, Hannah (1964). Eichmann in Jerusalem. Ein Bericht von der Banalität des Bösen. München. hlm. 163. ISBN 978-3-492-24822-8. 
  22. ^ Guilpin, Anaïs. "Le travail forcé dans les camps". L'Histoire par l'image (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 24 January 2015. 

Bacaan lebih lanjutSunting

* Shaping the Future. The Siemens Entrepreneurs 1847–2018. Ed. Siemens Historical Institute, Hamburg 2018, ISBN 9-783867-746243.
  • Weiher, Siegfried von /Herbert Goetzeler (1984). The Siemens Company, Its Historical Role in the Progress of Electrical Engineering 1847–1980, 2nd ed. Berlin and Munich.
  • Feldenkirchen, Wilfried (2000). Siemens, From Workshop to Global Player, Munich.
  • Feldenkirchen, Wilfried / Eberhard Posner (2005): The Siemens Entrepreneurs, Continuity and Change, 1847–2005, Ten Portraits, Munich.
  • Greider, William (1997). One World, Ready or Not. Penguin Press. ISBN 0-7139-9211-5.
  • Margarete Buber: 303f As prisoners of Stalin and Hitler, Frankf / Main, Berlin 1993
  • See Carola Sachse: Jewish forced labor and non-Jewish women and men at Siemens from 1940 to 1945, in: International Scientific Correspondence, No. 1/1991, pp. 12–24; Karl-Heinz Roth: forced labor in the Siemens Group (1938 -1945). Facts, controversies, problems, in: Hermann Kaienburg (ed.): concentration camps and the German Economy 1939–1945 (Social studies, H. 34), Opladen 1996, pp. 149–168; Wilfried Feldenkirchen: 1918–1945 Siemens, Munich 1995, Ulrike fire, Claus Füllberg-Stolberg, Sylvia Kempe: work at Ravensbrück concentration camp, in: Women in concentration camps. Bergen-Belsen. Ravensbrück, Bremen, 1994, pp. 55–69; Ursula Krause-Schmitt: The path to the Siemens stock led past the crematorium, in: Information. German Resistance Study Group, Frankfurt / Main, 18 Jg, No. 37/38, Nov. 1993, pp. 38–46; Sigrid Jacobeit: working at Siemens in Ravensbrück, in: Dietrich Eichholz (eds) War and economy. Studies on German economic history 1939–1945, Berlin 1999.
  • Bundesarchiv Berlin, NS 19, No. 968, Communication on the creation of the barracks for the Siemens & Halske, the planned production and the planned expansion for 2,500 prisoners "after direct discussions with this company": Economic and Administrative Main Office of the SS ( WVHA), Oswald Pohl, secretly, to Reichsführer SS (RFSS), Heinrich Himmler, dated 20 October 1942.
  • Karl-Heinz Roth: forced labor in the Siemens Group, with a summary table, page 157 See also Ursula Krause-Schmitt: "The road to Siemens stock led to the crematorium past over," pp. 36f, where, according to the catalogs of the International Tracing Service Arolsen and Martin Weinmann (eds.).. The Nazi camp system, Frankfurt / Main 1990 and Feldkirchen: Siemens 1918–1945, pp. 198–214, and in particular the associated annotations 91–187.
  • MSS in the estate include Wanda Kiedrzy'nska, in: National Library of Poland, Warsaw, Manuscript Division, Sygn. akc 12013/1 and archive the memorial I/6-7-139 RA: see also: Woman Ravensbruck concentration camp. An overall presentation, State Justice Administration in Ludwigsburg, IV ART 409-Z 39/59, April 1972, pp. 129ff.

Pranala luarSunting