Kereta api Brawijaya

kereta api eksekutif di Indonesia

Kereta api Brawijaya merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia untuk menghubungkan Stasiun Gambir di Jakarta dan Stasiun Malang di Jawa Timur melalui Semarang dan Madiun dan sebaliknya.[1]

Kereta api Brawijaya
PapanKeretaApi Brawijaya.png
Brawijaya Train passing of Tambun.jpg
Kereta api Brawijaya melintasi di Tambun, Bekasi
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Mulai beroperasi10 Maret 2021
Operator saat iniKereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalGambir
Stasiun akhirMalang
Jarak tempuh890 km
Waktu tempuh rerata13 jam 6 menit (Malang-Jakarta Gambir)
13 jam 20 menit (Jakarta Gambir-Malang)
Frekuensi perjalananSatu kali dalam perjalanan pulang pergi
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif
Pengaturan tempat duduk50 tempat duduk disusun 2–2
kursi dapat direbahkan dan diputar
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan blinds, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional81.5-120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal73–74

PenamaanSunting

Nama Brawijaya diambil dari nama raja yang memerintah Jawa Timur pada tahun 1474-1498 pada masa Kerajaan Majapahit ialah Raja Brawijaya/Brawijaya V.

Pengoperasian KASunting

Kereta api Brawijaya diluncurkan pada 10 Maret 2021 di Stasiun Gambir untuk membantu tugas Kereta api Gajayana, Kereta api Jayabaya, Kereta api Matarmaja dan Kereta api Majapahit disegmen lintas Jakarta-Malang baik di Stasiun Gambir maupun Stasiun Pasarsenen.

Perjalanan kereta api ini menempuh jarak 890 km dalam waktu sekitar 13 jam. Dalam perjalanannya Kereta api ini akan berhenti di Stasiun Jatinegara (arah Jakarta), Stasiun Cirebon, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Solo Jebres, Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono, Stasiun Kediri, Stasiun Tulungagung, Stasiun Blitar, Stasiun Wlingi, Stasiun Kepanjen, dan Stasiun Malang Kota Lama.

Data teknisSunting

Kereta api Brawijaya menggunakan sarana kereta eksekutif sebanyak 8 kereta dan menampung 400 penumpang.[2]

Nomor urut Lokomotif CC206 1 2 3 4 5 Kereta makan (M1) 6 7 8 Kereta pembangkit (P)
Keterangan Kereta penumpang kelas eksekutif (K1) Kereta penumpang kelas eksekutif (K1)
Depo Kereta Jakarta Kota (JAKK)
Catatan :
  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu
  • Pada hari-hari tertentu ditambahkan kereta priority

ReferensiSunting

  1. ^ Achmad, Nirmala Maulana (2021-03-10). "KA Brawijaya Rute Stasiun Gambir-Malang Resmi Beroperasi Hari Ini". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-03-11. 
  2. ^ Yanwardhana, Emir. "KA Brawijaya Gambir-Malang Resmi Beroperasi, Catat Jadwalnya!". news. Diakses tanggal 2021-03-11. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia