Stasiun Wates

stasiun kereta api di Indonesiaa

Stasiun Wates (WT) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Wates, Wates, Kulon Progo, termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta pada ketinggian +18 meter. Stasiun ini merupakan stasiun utama di Kabupaten Kulon Progo dan melayani operasional kereta api penumpang, baik jarak jauh maupun lokal/komuter. Stasiun ini berlokasi di selatan Alun-alun Wates dan juga kompleks gedung pemerintahan Kabupaten Kulon Progo.

Stasiun Wates
Kereta Api Indonesia Kereta Api Indonesia#Kereta api bandara
P05YA02JS06

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun WT.png
Stasiun Wates 2021.jpg
Tampak depan Stasiun Wates, 2021
LokasiJalan Stasiun Wates
Wates, Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55651
Indonesia
Ketinggian+18 m
OperatorKereta Api Indonesia
Daerah Operasi VI Yogyakarta
KAI Commuter
KAI Bandara
Letak dari pangkalkm 514+488 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama cukup tinggi, namun tidak ada peron di antara jalur 1 dengan jalur 2)
Jumlah jalur5 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • WT
  • 3008
[2]
KlasifikasiI[2]
Operasi layanan
Taksaka Tambahan (7012C arah Yogyakarta), Singasari, Gaya Baru Malam Selatan, Bogowonto, Gajahwong, Fajar dan Senja Utama Yogya, Progo, Bengawan, Lodaya, Pasundan (reguler & tambahan), Kahuripan, Logawa, Jaka Tingkir, Joglosemarkerto, ARS Yogyakarta International, dan Prambanan Ekspres (Prameks)
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Wojo
ke arah Kutoarjo
Prambanan Ekspres Yogyakarta
Terminus
Stasiun sebelumnya Railink Stasiun berikutnya
Yogyakarta International Airport
Terminus
Lin Yogyakarta International Airport Yogyakarta
Terminus
Stasiun sebelumnya Layanan aglomerasi Stasiun berikutnya
Yogyakarta
Berlawanan jarum jam
Joglosemarkerto
Lingkar Jawa Tengah
Wojo
Searah jarum jam
Yogyakarta
Terminus
Joglosemarkerto
Yogyakarta-Cilacap, p.p.
Kutoarjo
ke arah Cilacap
Wojo
WJ stop
ke arah Cilacap
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet Jalur difabel Tempat naik/turun Ruang menyusui Isi baterai Area merokok 
Tipe persinyalanElektrik tipe Westinghouse Rail Systems' Train Radio and Advanced Control (Westrace)[3]
Lokasi pada peta

Sebagai stasiun integrasi moda, stasiun ini menjadi salah satu penunjang pembangunan berorientasi transit di wilayah aglomerasi DIY. Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Sentolo, terdapat Stasiun Kalimenur yang sudah dinonaktifkan pada tahun 1975 akibat tingkat okupansi penumpang yang rendah.

Bangunan dan tata letakSunting

 
Emplasemen stasiun yang sudah dipasangi kanopi

Pada awalnya, Stasiun Wates memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus.[4] Sejak jalur ganda lintas Kutoarjo–Yogyakarta dioperasikan pada tahun 2006–2007, jalur 1 dijadikan sebagai sepur lurus arah Yogyakarta, jalur 2 dijadikan sepur lurus arah Kutoarjo, jalur 3 dan 4 untuk pemberhentian kereta api. serta jalur 5 sebagai jalur belok yang baru sering digunakan hanya untuk parkir ataupun bongkar muat angkutan batu balast/kricak.[5][6] Tata letak stasiun ini diubah sehingga jumlah jalur bertambah menjadi lima.

Stasiun ini kini telah dipasangi kanopi di area peron supaya melindungi penumpang dari sengatan panas matahari dan tempias air hujan. Pemasangan kanopi juga dilakukan di Stasiun Jenar.[7][8]

 

P

Lantai peron

Area bongkar muat kricak
Jalur 4 Tempat pemberhentian KA
Peron pulau
Jalur 3 (Wojo)      Prambanan Ekspres tujuan Kutoarjo

(YIA)      Lin Yogyakarta International Airport tujuan YIA

Pemberhentian kereta api jarak jauh arah Kutoarjo
Peron pulau
Jalur 2 Sepur lurus untuk KA berjalan langsung arah Kutoarjo
Jalur 1 Sepur lurus untuk KA berjalan langsung arah Yogyakarta
Pemberhentian kereta api jarak jauh arah Yogyakarta
     Prambanan Ekspres tujuan Yogyakarta (Yogyakarta)

     Lin Yogyakarta International Airport tujuan Yogyakarta (Yogyakarta)

Peron sisi
G Bangunan utama stasiun

Ciri khasSunting

 
Tulisan "Wates" dalam aksara Jawa yang digayakan dalam bentuk lambang Praja Cihna khas Yogyakarta

Ciri khas dari Stasiun Wates yaitu terdapat tulisan "Wates" dalam aksara Jawa (bahasa Jawa: ꦮꦠꦼꦱ꧀, translit. Watês) yang dipasang pada ornamen kaca patri di gunungan atap depan stasiun.

Stasiun ini juga memiliki ciri khas, yaitu adanya pemutaran lagu instrumental berjudul "Sepasang Mata Bola" karya Ismail Marzuki sebagai melodi penyambutan dan keberangkatan kereta api yang mengisahkan perjuangan di atas kereta api dari Jakarta menuju Yogyakarta. Lagu tersebut diaransemen oleh YouTuber Keroncong Purwaka Music.

Layanan kereta apiSunting

AntarkotaSunting

Jalur Nama kereta api Kelas Tujuan akhir Keterangan
Lintas selatan Jawa Singasari Eksekutif dan ekonomi Jakarta Pasar Senen
Blitar
Gaya Baru Malam Selatan Jakarta Pasar Senen
Surabaya Gubeng
Bogowonto Jakarta Pasar Senen Dijalankan pada hari tertentu
Lempuyangan
Gajahwong Jakarta Pasar Senen Dijalankan pada hari tertentu
Lempuyangan
Senja Utama Yogya Eksekutif dan ekonomi premium Jakarta Pasar Senen
Yogyakarta Dijalankan pada hari tertentu
Fajar Utama Yogya Jakarta Pasar Senen
Yogyakarta
Lodaya Solo Balapan
Bandung
Logawa Bisnis dan ekonomi Purwokerto
Jember
Jaka Tingkir Ekonomi premium Jakarta Pasar Senen Dijalankan pada hari tertentu
Purwosari
Progo Ekonomi Jakarta Pasar Senen Terkadang ditambahkan kelas eksekutif
Lempuyangan
Kahuripan Kiaracondong -
Blitar
Pasundan (reguler & tambahan) Kiaracondong
Surabaya Gubeng
Bengawan Jakarta Pasar Senen
Purwosari

AglomerasiSunting

Nama kereta api Kelas Tujuan akhir Keterangan
Joglosemarkerto (Yogyakarta–Cilacap pp) Eksekutif dan ekonomi premium Yogyakarta
Cilacap
Eksekutif dan ekonomi Yogyakarta Dijalankan pada hari tertentu
Cilacap
Joglosemarkerto (Solo Balapan–Yogyakarta–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan) Solo Balapan Perjalanan pagi-sore searah jarum jam
Joglosemarkerto (Solo Balapan–Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto–Yogyakarta–Solo Balapan–Semarang Tawang) Semarang Tawang Perjalanan pagi-malam berlawanan arah jarum jam

Kereta BandaraSunting

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
YA Bandara YIA Yogyakarta
Yogyakarta International Airport

KomuterSunting

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
P Prambanan Ekspres (Prameks) Kutoarjo
Yogyakarta

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (Tesis S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  4. ^ Lampiran SK Direktur Jenderal Perkeretaapian No. SK/02/DJKA/K.2/01/06
  5. ^ "Jalur Rel Ganda Kutoarjo-Yogya-Solo Dioperasikan". Tempo.co. 2007-09-25. Diakses tanggal 2018-02-17. 
  6. ^ "Jalur Ganda Yogya-Kutoarjo Dapat Dioperasikan Saat Lebaran". detikcom. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  7. ^ "Stasiun Wates akan Dipasangi Over Capping". Radar Jogja (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-02-01. Diakses tanggal 2018-02-01. 
  8. ^ "Stasiun Wates Butuhkan Atap Peron". krjogja.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-01-15. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kedundang
ke arah Kutoarjo
Kutoarjo–Purwosari–Solo Balapan Kalimenur
ke arah Solo Balapan