Buka menu utama

Stasiun Surabaya Pasarturi

stasiun kereta api di Indonesia
(Dialihkan dari Surabaya Pasar Turi)

Stasiun Surabaya Pasarturi (SBI) atau yang lebih populer dengan nama Stasiun Pasar Turi adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A di perbatasan antara Gundih, Bubutan, Surabaya dengan Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya. Stasiun yang terletak pada ketinggian +1 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya dan merupakan stasiun yang terletak pada ketinggian terendah di Daop VIII, serta merupakan stasiun terbesar kedua di Kota Surabaya.

Stasiun Surabaya Pasarturi
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SBI.png
  • Singkatan: SBI
  • Nomor: 4500
Stasiun Pasar Turi.jpg
Stasiun Surabaya Pasarturi, dilihat dari Pasar Grosir Surabaya
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KotaSurabaya
KecamatanBubutan
KelurahanGundih
AlamatJalan Semarang No. 1
Kode pos60172
Koordinat7°14′54″S 112°43′52″E / 7.248210°S 112.731015°E / -7.248210; 112.731015Koordinat: 7°14′54″S 112°43′52″E / 7.248210°S 112.731015°E / -7.248210; 112.731015
Sejarah
Dibuka1 April 1900
Nama sebelumnyaStasiun Soerabaja NIS
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Kelas stasiun[1]Besar tipe A
Ketinggian+1 m
Letak[2]
LayananArgo Bromo Anggrek, Sembrani (reguler dan tambahan), Harina, Gumarang, Jayabaya, Ambarawa Ekspres, Kertajaya (reguler dan tambahan), Maharani, Komuter Surabaya-Lamongan (SuLam), Ekonomi Lokal/KRD Bojonegoro, Parcel ONS, dan angkutan peti kemas
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Tersedia fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
menuju Lamongan
Komuter SuLam
Lamongan–Surabaya Pasarturi, p.p.
Terminus
menuju Bojonegoro
KRD Bojonegoro
Bojonegoro–Surabaya Pasarturi–Sidoarjo, p.p.
menuju Sidoarjo
Terminus KRD Bojonegoro
Surabaya Pasarturi–Sidoarjo, p.p.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur8:
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda dari arah Jakarta-Semarang
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda ke arah Semarang-Jakarta sekaligus sepur raya jalur tunggal dari dan ke arah Surabaya Gubeng atau Sidotopo maupun dari dan ke arah Kalimas
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang cukup tinggi, satu peron pulau yang cukup tinggi, dan dua peron pulau yang agak tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya, kecuali KA lokal dan komuter menggunakan tiket thermal.
Layanan pelanggan: Ya
Tempat ibadah: Ya


Stasiun ini merupakan tempat keberangkatan dan kedatangan utama kereta api di Kota Surabaya yang melewati jalur pantura Pulau Jawa (Lamongan-Bojonegoro-Cepu-Semarang-Cirebon-Jakarta), sedangkan keberangkatan dan kedatangan kereta api yang melalui jalur selatan maupun timur Kota Surabaya dilayani di Stasiun Surabaya Gubeng (semua kelas KA penumpang) dan Stasiun Surabaya Kota (khusus KA lokal dan komuter).

Di depan kompleks stasiun ini dipajang monumen lokomotif uap milik SJS/OJS, yaitu B1239.

Daftar isi

SejarahSunting

Berbeda dengan stasiun-stasiun lainnya di Surabaya yang dibangun oleh Staatsspoorwegen (SS) dan Oost-Java Stoomtram Maatschappij (OJSM), stasiun ini dibangun oleh perusahaan kereta api swasta pertama di Hindia Belanda, yaitu Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Setelah meraup keuntungan pada tahun 1890-an, maka NIS mengajukan konsesi pembangunan jalur baru. Pada tanggal 1 September 1897, perusahaan ini mendapat konsesi izin pembangunan jalur kereta api baru yang melayani rute Gundih–Gambringan–Bojonegoro–Surabaya.[3] Untuk menjaring penumpang dari Gresik, dibangunlah jalur cabang menuju Gresik. Selain itu, dibangun pula jalur kereta api yang dimulai dari Babat hingga Merakurak.[4]

Stasiun beserta jalur Lamongan–Surabaya ini mulai melayani kereta api sejak tanggal 1 April 1900. Enam bulan berikutnya (15 Oktober 1900), segmen Gundih–Kradenan sudah selesai dibangun dan pembangunannya diarahkan ke Bojonegoro. Jalur ini baru benar-benar selesai dibangun secara keseluruhan pada tanggal 1 Februari 1903.[5]

Nama stasiun Surabaya Pasarturi diberikan sejak Djawatan Kereta Api mulai mendata stasiun-stasiun di Indonesia pada tahun 1950-an. Stasiun ini dinamai "Pasar Turi" karena dahulu di sekitarnya terdapat sebuah pasar yang kebanyakan pedagangnya adalah pedagang bunga turi yang biasa dijadikan 'lalapan' sambel pecel.[a]

Sejak Juli 2014, sistem persinyalan mekanik di stasiun ini telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri. Mulai September 2014 stasiun ini merupakan stasiun ujung paling timur jalur rel ganda Jakarta-Surabaya via jalur utara.[6]

Bangunan dan tata letakSunting

Awalnya stasiun ini memiliki delapan jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus dari dan ke arah Jakarta-Semarang dan jalur 3 sebagai sepur raya dari dan ke arah Surabaya Gubeng/Sidotopo maupun Kalimas. Setelah pembangunan jalur ganda selesai, jalur 2 hanya dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah hulu (dari arah Jakarta-Semarang) saja dan jalur 3 juga dijadikan sebagai sepur lurus jalur ganda hanya untuk arah hilir (arah Semarang-Jakarta).

Ke arah timur stasiun ini terdapat pusat grosir yang menjual aneka ragam barang. Di bawah pusat grosir inilah, jalur kereta api muncul sebelum melintasi Jalan Dupak.[7] Setelah itu, jalur bercabang dua: ke kiri menuju Kalimas serta ke kanan menuju Sidotopo dan juga jalur shortcut menuju Surabaya Gubeng.

KeunikanSunting

Stasiun ini memiliki ciri khas berupa bel bersuara lagu instrumental Surabaya Oh Surabaya (dipopulerkan oleh grup musik rock Surabaya, Dara Puspita, karya Adjie Rachman) yang sering diputarkan setiap kali ada kedatangan KA penumpang.

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas eksekutifSunting

Kelas campuranSunting

Kelas ekonomi AC premiumSunting

Kertajaya, dari dan tujuan Jakarta

Kelas ekonomi AC plusSunting

Kelas ekonomi ACSunting

Maharani, dari dan tujuan Semarang

Lokal/komuter ekonomi ACSunting

BarangSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang di Stasiun Surabaya Pasarturi per 31 Mei 2019 (revisi Gapeka 2017).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
144/145 Jayabaya Malang Kotabaru (ML) (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 00.05 00.20
178 Kertajaya Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi AC Premium 01.40 -
78A Gumarang Eksekutif & Bisnis 03.04 -
281 Komuter Surabaya-Lamongan (SuLam) Lamongan (LMG) Komuter Ekonomi AC - 04.35
48 Sembrani Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif Satwa 05.43 -
211 Maharani Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC - 06.00
4 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif Argo & Luxury 06.30 -
282 Komuter Surabaya-Lamongan (SuLam) Komuter Ekonomi AC 07.18 -
441 Ekonomi Lokal/KRD Bojonegoro Sidoarjo (SDA) Lokal Ekonomi AC - 07.35
1 Argo Bromo Anggrek Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Luxury - 08.00
75/74 Harina Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 09.37 -
442/443 Ekonomi Lokal/KRD Bojonegoro Bojonegoro (BJ) Lokal Ekonomi AC 10.55 11.00
162A Ambarawa Ekspres Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi AC Plus 12.24 -
161A Semarang Poncol (SMC) - 13.10
146/143 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) (Eksekutif & )Ekonomi AC Plus 14.03 14.15
77A Gumarang Eksekutif & Bisnis - 15.30
444/445 Ekonomi Lokal/KRD Bojonegoro Sidoarjo (SDA) Lokal Ekonomi AC 16.15 16.20
212 Maharani Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi AC 16.27 -
73/76 Harina Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi AC Premium - 16.30
283 Komuter Surabaya-Lamongan (SuLam) Lamongan (LMG) Komuter Ekonomi AC - 16.40
47 Sembrani Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa - 17.50
2 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif Argo & Luxury 18.30 -
446 Ekonomi Lokal/KRD Bojonegoro Lokal Ekonomi AC 19.12 -
284 Komuter Surabaya-Lamongan (SuLam) Komuter Ekonomi AC 19.27 -
3 Argo Bromo Anggrek Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo & Luxury - 20.00
177 Kertajaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Premium - 21.00
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. PLB KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7010 Sembrani Tambahan Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif Satwa 03.14 -
7009*) Jakarta Gambir (GMR) - 09.00
7056 Surabaya Pasarturi (SBI) 10.53 -
7028 Kertajaya Tambahan Bisnis & Ekonomi AC 20.25 -
7055*) Sembrani Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa - 20.30
7027 Kertajaya Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Bisnis & Ekonomi AC - 23.35

Keterangan:

*) = Biasanya dijalankan secara bergantian. Jika PLB 7009 beroperasi, maka PLB 7055 tidak beroperasi. Demikian juga untuk sebaliknya.

Antarmoda pendukung[8]Sunting

Stasiun kereta api di Kota Surabaya
 
Pelabuhan Tanjung Perak
   
   
Depo Pertamina Bandaran
Kalimas/
   
Depo Jln. Jakarta/Jln. Teluk Kumai
         
 
 
Benteng
   
     
     
 
 
Stasiun Sidotopo
       
Depot lok. SDT
       
   
 
 
 
 
     
         
Surabaya Kota/Semut
Jembatan KA Kali Mas
             
viaduk dekat SB & shortcut SGU-SBI
Surabaya Ps. Turi
       
Tugu Pahlawan
Tandes
     
Kandangan
     
Benowo
     
ke Semarang
       
Jln. Prof. Dr. Mustopo
 
Surabaya Gubeng
 
Viaduk Kertajaya
 
Ngagel
 
Kali Jagir Wonokromo
 
Wonokromo
Solo/Yogyakarta
melalui Krian
           
Sepanjang
 
Margorejo
 
Jemursari
 
Kertomenanggal
 
Jalan Tol Juanda
 
Batas wilayah Kota Surabaya
 
Waru
 
Sawotratap
 
Jalan akses Bandara Juanda
 
ke Bangil/Malang/Banyuwangi
Jenis angkutan umum Trayek (lyn) Tujuan
Bus kota F Purabaya–Jembatan Merah Plaza, p.p.
P3 Sidoarjo–Dupak–Rajawali–Jembatan Merah Plaza, p.p.
P5 Purabaya–Jembatan Merah Plaza, p.p. (lewat jalan tol)
Bemo C Sedayu–Demak–Karang Menjangan, p.p. (lewat Blauran)
D RSI–Joyoboyo–Kupang–Pasar Turi–Sidorame, p.p.
WK Tambak Oso Wilangun (depan SPBU)–Petojo (Karang Menjangan)–Keputih, p.p. (turun di Dupak)
Q Jembatan Merah Plaza/Kalimas Barat–Pasar Turi–Kupang–Bratang, p.p. (turun di Pasar Turi)
RT Rungkut–Bratan–Pangkalan Pasar Turi, p.p.
BJ Benowo–Pasar Turi–Jembatan Merah Plaza/Kalimas Barat, p.p. (turun di Pasar Turi)
Suroboyo Bus - Purabaya–Rajawali (turun di Pasar Turi)[9]

GaleriSunting

Catatan kakiSunting

  1. ^ Pasar Turi adalah nama pasar ini.

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Handinoto. (1996). Perkembangan kota dan arsitektur kolonial Belanda di Surabaya, 1870-1940 (edisi ke-Ed. 1., cet. 1). Yogyakarta: Diterbitkan atas kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Kristen PETRA Surabaya dan Penerbit ANDI Yogyakarta. ISBN 9795333739. OCLC 38898570. 
  4. ^ Paulus, Jozlas dkk. (1921). Encyclopaedie van Nederlandsch-Indië. M. Nijhoff. 
  5. ^ Archiv Für Eisenbahnwesen. 58. 1935. 
  6. ^ "PT LEN Industri Segera Rampungkan Pemasangan SIL – Info Kereta Api". kereta-api.info. Diakses tanggal 2018-06-26. 
  7. ^ "Bangunan Terlalu Dekat dengan Rel". Jawa Pos. 4 Oktober 2015. 
  8. ^ "Transportasi". www.surabaya.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-26. 
  9. ^ JawaPos.com. "Ini Rute dan Jam Operasional Suroboyo Bus" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-26. 

Pranala luarSunting

Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
menuju Gambringan
Gambringan–Surabaya PasarturiTerminus
Terminus Lintas Surabaya
Shortcut SBI-SGU
lewat viaduk Surabaya Kota
Terminus
Lintas Surabaya
Surabaya Pasarturi–Mesigit–Kalimas
menuju Kalimas