Stasiun Kradenan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Kradenan (KNN) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Wates, Kradenan, Grobogan; pada ketinggian +53 meter; termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Dahulu dari stasiun ini terdapat percabangan jalur menuju Wirosari yang telah lama dinonaktifkan.

Stasiun Kradenan
Kereta Api Indonesia
BL06

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun KNN.png
Stasiun Kradenan 2020 2.jpg
Tampak depan bangunan baru Stasiun Kradenan, 2020
LokasiJalan Honggokusuman
Wates, Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah 58182
Indonesia
Ketinggian+53 m
OperatorKereta Api Indonesia
Daerah Operasi IV Semarang
Letak dari pangkal
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • KNN
  • 2707
[2]
KlasifikasiII[2]
Operasi layanan
Sancaka Utara, Ambarawa Ekspres, dan Blora Jaya
Stasiun sebelumnya Layanan aglomerasi Stasiun berikutnya
Jambon Blora Jaya
Semarang Poncol–Cepu, p.p.
Doplang
ke arah Cepu
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet 
Tipe persinyalan
Lokasi pada peta

Bangunan dan tata letakSunting

 
Peron dan kanopi Stasiun Kradenan, tampak kereta api Maharani yang berhenti di jalur 2, 2020

Stasiun Kradenan memiliki empat jalur kereta api, jalur 2 awalnya merupakan sepur lurus. Pada saat pembangunan jalur ganda lintas utara Jawa, dibuatlah bangunan baru stasiun yang terletak sekitar 100 meter di sebelah tenggara bangunan lama dan dilengkapi kanopi yang menaungi jalur 1 dan 2. Selain itu, dilakukan penggeseran dan pemanjangan emplasemen stasiun ke arah tenggara.

Setelah jalur ganda ruas JambonSulur dioperasikan pada Februari 2014,[3] jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Semarang, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Surabaya. Selain itu, dilakukan perubahan sistem persinyalan dari sistem mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik. Pengoperasian stasiun ini dipindahkan ke bangunan baru yang berukuran sedikit lebih besar dengan arsitektur serupa dengan Stasiun Patukan dan Jenar. Bangunan lama stasiun ini kini dialihfungsikan sebagai kantor resor jalan rel.

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Sulur, terdapat Halte Gabus yang kini sudah tidak aktif. Sementara ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Panunggalan, terdapat Halte Cerewek yang juga bernasib sama.[4]

Layanan kereta apiSunting

AntarkotaSunting

Jalur Nama kereta api Kelas Tujuan akhir Keterangan
Lintas tengah Jawa Sancaka Utara Eksekutif dan bisnis Surabaya Pasarturi Via Gundih

Dihentikan sementara

Yogyakarta
Lintas utara Jawa Ambarawa Ekspres Ekonomi premium Surabaya Pasarturi Jadwal siang
Semarang Poncol Jadwal pagi
Ekonomi Surabaya Pasarturi
Semarang Poncol Jadwal siang

LokalSunting

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
Blora Jaya Cepu Lokal komersial
Semarang Poncol

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ "Wamenhub Tekankan Keamanan Pengoperasian Rel Ganda Pantura". AntaraNews. 2014-03-12. Diakses tanggal 2020-06-15. 
  4. ^ Officieele Reisgids der Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera. Staatsspoor en Tramwegen Particuliere Spoor en Tramweg-Maatschappijen. 1931. hlm. 164–166. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Panunggalan
ke arah Gambringan
Gambringan–Surabaya Pasarturi Sulur
Kuwu
ke arah Wirosari
Percabangan menuju Kradenan
Lintas cabang SJS
Terminus

Koordinat: 7°09′00″S 111°08′42″E / 7.1500278°S 111.1449167°E / -7.1500278; 111.1449167