Stasiun Gambringan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Gambringan (GBN) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦒꦩ꧀ꦧꦿꦶꦔꦤ꧀, translit. Sêtasiyun Gambringan) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Tambirejo, Toroh, Grobogan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +40 meter ini berada di Daerah Operasi IV Semarang. Stasiun ini merupakan pertemuan jalur kereta api dari arah Solo Balapan, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasarturi. Letak stasiun ini hanya berjarak 1,7 km di sebelah timur Stasiun Ngrombo.

Stasiun Gambringan
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun GBN.png
  • Singkatan: GBN
  • Nomor: 2623
Stasiun Gambringan 2019.jpg
Stasiun Gambringan, 2019
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenGrobogan
KecamatanToroh
DesaTambirejo
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Kelas stasiunIII/kecil[1]
Ketinggian+40 m
Letak[2]
LayananSancaka Utara dan persusulan antarkereta api.
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur6
  • jalur 2; sepur lurus dari dan ke arah Solo
  • jalur 4: sepur lurus arah Surabaya
  • jalur 5: sepur lurus arah Semarang-Jakarta
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang rendah dan tiga peron pulau yang agak tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02

Awalnya Stasiun Gambringan menggunakan sistem persinyalan mekanik dengan sedikit modifikasi berupa perangkat sinyal muka yang berjenis elektrik dan memiliki enam jalur kereta api dengan jalur 4 sebagai sepur lurus arah Semarang-Jakarta dan Surabaya serta jalur 3 sebagai sepur lurus dari dan ke arah Solo. Sejak jalur ganda beroperasi, jalur 4 hanya difungsikan sebagai sepur lurus arah Surabaya saja, sedangkan jalur 5 yang juga dijadikan sebagai sepur lurus hanya digunakan untuk arah Semarang-Jakarta; jalur 3 dijadikan sebagai jalur buntu, sedangkan sepur lurus dari dan ke arah Solo dialihkan ke jalur 2. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti menggunakan sistem persinyalan elektrik.

Sebelum beroperasinya KA Sancaka Utara, jalur cabang ke arah Gundih–Solo sempat jarang sekali dilalui kereta api semenjak tidak beroperasinya KA angkutan ketel/BBM ke Stasiun Cepu dan berstatus sebagai "jalur darurat" yang hanya digunakan apabila segmen Gundih–Brumbung atau Gambringan–Brumbung mengalami gangguan.[3][4]

Layanan kereta apiSunting

Sancaka Utara, tujuan Solo bersambung Kutoarjo dan tujuan Surabaya (eksekutif-bisnis)

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Gambringan per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
165/168/169 Sancaka Utara Solo Balapan (SLO) bersambung Kutoarjo (KTA) Eksekutif & Bisnis 10.38 10.43
170/167/166 Surabaya Pasarturi (SBI) 20.52 21.00

InsidenSunting

Pada tanggal 26 Desember 2007 siang, banjir merendam Stasiun Gambringan sehingga 3 rangkaian kereta api terpaksa tertunda perjalanannya dan dialihkan ke jalur selatan.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Pertamina Kurangi Pengiriman, PT Kereta Nelangsa". Tempo. 2010-02-02. Diakses tanggal 2018-07-18. 
  4. ^ Mediatama, Grahanusa (2010-07-11). "PTKA Tetap Negosiasi Pengiriman BBM Via Kereta Api Ketel". kontan.co.id. Diakses tanggal 2018-07-18. 
  5. ^ "Solo Banjir, 3 KA Eksekutif Telat Datang 5-7 Jam". detiknews. Diakses tanggal 2018-02-26. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
Terminus Gambringan–Surabaya Pasarturi
menuju Gundih
Segitiga Brumbung–Gundih–Gambringan
Gundih–Gambringan
menuju Brumbung
Segitiga Brumbung–Gundih–Gambringan
Brumbung–Gambringan

Koordinat: 7°08′38″S 110°54′54″E / 7.14394°S 110.9151042°E / -7.14394; 110.9151042