Kereta api Mutiara Timur

kereta api eksekutif dan ekonomi premium di Indonesia

Kereta api Mutiara Timur adalah layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium (reguler) milik PT Kereta Api Indonesia yang menghubungkan Ketapang, Banyuwangi dengan Yogyakarta.

Kereta api Mutiara Timur
PapanKeretaApi 2020.svg
KA MUTIARA TIMUR
KETAPANG - YOGYAKARTA (PP)
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Mulai beroperasi1973
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalKetapang
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirYogyakarta
Jarak tempuh601 km
Waktu tempuh reratarata-rata 12 jam
Frekuensi perjalananSatu kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi premium
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2. Sebanyak 40 kursi ke arah depan dan 40 ke arah belakang (kelas ekonomi premium)
    kursi dapat direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 110 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal179-182 (reguler)
Peta rute
Lintas KA Cilacap-Ketapang
Untuk KA (Mulai 10 Februari 2021):
Cilacap
Ke Karangtalun
Ke Bandung
Jembatan Sungai Serayu
Maos
Ke Purwokerto
Kroya
Sumpiuh
Terowongan Ijo
Gombong
Kebumen
Kutowinangun
Kutoarjo
Jembatan mBeling
Yogyakarta
Lempuyangan
Jembatan Kali Opak
Klaten
Purwosari
Ke Wonogiri
Solo Balapan
Ke Semarang
Jembatan Bengawan Solo
Sragen
Walikukun
Ngawi
Magetan
Madiun
Caruban
Nganjuk
Kertosono
Jembatan Sungai Brantas
Ke Malang
Jombang
Mojokerto
Jembatan Sungai Brantas
Ke Sidoarjo
Surabaya Gubeng, Surabaya Kota ;Ke SBI
Wonokromo
Ke Yogyakarta
Waru
Sidoarjo
Ke Tarik, Kertosono
Jembatan Kali Porong
Bangil
Ke Malang
Pasuruan
Grati
Probolinggo
Leces
Ranuyoso
Klakah
Tanggul
Rambipuji
Jember
Kalisat
Ke Panarukan
Terowongan Garahan
Terowongan Mrawan
Kalibaru
Kalisetail
Temuguruh
Rogojampi
Banyuwangi Kota
Ketapang

Keterangan:

  • Wijayakusuma berterminus di Cilacap
  • Mutiara Timur dan Sritanjung berterminus di Yogyakarta dan Lempuyangan
  • Probowangi berterminus di Surabaya Gubeng
  • Sritanjung memutar di Surabaya Kota
  • Wijayakusuma juga berhenti di Kutowinangun dan bertanda bolong merah kecil
  • Hanya Probowangi yang berhenti di stasiun bertuliskan miring

Kereta api Mutiara Timur diluncurkan pada 1973 dan pertama kali berdinas menggunakan lokomotif CC201 08 sebagai lokomotif penarik.[1]

SejarahSunting

 
Kereta api Mutiara Timur saat melintas langsung Stasiun Mangli, 2011

Kereta api Mutiara Timur pertama kali beroperasi pada sekitar 1973 dengan layanan kelas ekonomi dan bisnis. Mulai 1996, kereta api ini sempat mengalami perubahan layanan kelas menjadi kelas bisnis dan eksekutif.[butuh rujukan]

Mulai 15 Desember 2018, kereta api ini beroperasi menggunakan rangkaian kereta baja nirkarat buatan PT INKA dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium.

Mulai 10 Februari 2021, rute perjalanan kereta api Mutiara Timur ( diperpanjang hingga Stasiun Yogyakarta.[2]

Data teknisSunting

Rute KetapangYogyakarta pp.
Susunan rangkaian kereta
Kereta nomor Kereta bagasi (B) 1 2 3 4 Kereta makan (M1) 1 2 3 4 Kereta pembangkit (P)
Keterangan Kereta penumpang kelas eksekutif (K1) Kereta penumpang kelas ekonomi premium (K3)
Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

TarifSunting

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp90.000,00–Rp400.000,00 untuk kelas eksekutif dan Rp50.000,00–Rp290.000,00 untuk kelas ekonomi premium bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas, ataupun hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional.

Selain itu, berlaku pula tarif khusus untuk lintas JemberKetapang dan ProbolinggoSurabaya maupun sebaliknya yang dapat dipesan tiketnya mulai dua jam sebelum keberangkatan dengan besaran tarif Rp35.000,00 untuk kelas ekonomi premium dan Rp65.000,00 untuk kelas eksekutif.

Jadwal perjalananSunting

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Mutiara Timur per 10 Februari 2021 (Gapeka 2021).

Kereta api Mutiara Timur
KA 180/181
(Yogyakarta – Ketapang)
KA 182/179
(Ketapang – Yogyakarta)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Yogyakarta - 20.05 Ketapang - 17.30
Klaten 20.30 20.32 Banyuwangi Kota 17.43 17.45
Solo Balapan 20.57 21.06 Rogojampi 17.58 18.00
Sragen 21.30 21.32 Temuguruh 18.12 18.14
Ngawi 22.03 22.05 Kalisetail 18.24 18.26
Madiun 22.26 22.34 Kalibaru 18.45 18.49
Nganjuk 23.12 23.14 Kalisat 19.34 19.36
Kertosono 23.33 23.36 Jember 19.57 20.10
Jombang 23.51 23.54 Rambipuji 20.22 20.24
Mojokerto 00.14 00.17 Tanggul 20.45 20.47
Surabaya Gubeng 00.53 01.20 Probolinggo 21.51 21.56
Sidoarjo 01.43 01.46 Pasuruan 22.31 22.33
Bangil 02.08 02.12 Bangil 22.51 22.55
Pasuruan 02.30 02.32 Sidoarjo 23.17 23.21
Probolinggo 03.07 03.12 Surabaya Gubeng 23.43 00.10
Tanggul 04.16 04.18 Boharan 00.29 00.37
Rambipuji 04.38 04.40 Mojokerto 00.56 00.59
Jember 04.52 05.00 Jombang 01.19 01.22
Kalisat 05.20 05.22 Kertosono 01.36 02.04
Kalibaru 06.07 06.09 Nganjuk 02.24 02.26
Kalisetail 06.28 06.30 Madiun 03.03 03.11
Temuguruh 06.40 06.42 Ngawi 03.34 03.36
Rogojampi 06.54 06.56 Sragen 04.19 04.12
Banyuwangi Kota 07.09 07.16 Solo Balapan 04.36 04.41
Ketapang 07.30 - Klaten 05.06 05.09
Yogyakarta 05.35 -


InsidenSunting

Pada tanggal 11 Juni 2014, kereta api Mutiara Timur bertabrakan dengan truk di perlintasan Jalan Jemursari, Surabaya yang mengakibatkan lokomotif dan kereta bagasi anjlok. Perjalanan menuju Banyuwangi terpaksa dialihkan melalui jalur lain.[3]

Pada tanggal 23 April 2017 pukul 05.00, kereta api Mutiara Timur menabrak mobil di Perlintasan Margorejo yang mengakibatkan tiga orang tewas.

Pada tanggal 31 Agustus 2018, pukul 14.41, kereta api Mutiara Timur menabrak truk elpiji di perlintasan liar antara Stasiun Temuguruh dan Stasiun Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi yang mengakibatkan bodi lokomotif sisi kiri mengalami kerusakan. Sopir dan kernet mengalami luka-luka sehingga dibawa ke puskesmas Singojuruh. Kejadian ini juga menyebabkan kereta api Mutiara Timur mengalami keterlambatan selama 160 menit.[4].

GaleriSunting

ReferensiSunting

Pranala luarSunting