Stasiun Mesigit

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Mesigit (MST) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Jepara, Bubutan, Surabaya; termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya pada ketinggian +4 meter. Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus.

Stasiun Mesigit

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun MST.png
Stasiun Mesigit 2020.jpg
Tampak luar Stasiun Mesigit, 2020
LokasiJepara, Bubutan, Surabaya, Jawa Timur 60171
Indonesia
Ketinggian+4 m
OperatorKereta Api Indonesia
Daerah Operasi VIII Surabaya
Letak dari pangkal
Jumlah jalur2 (jalur 1: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • MST
  • 4502
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka?
Nama sebelumnyaHalte Missigit
Operasi layanan
Hanya sebagai pemantau lalu lintas kereta api[3]
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis
Lokasi pada peta
Emplasemen di timur Stasiun Mesigit, 2020. Stasiun ini memiliki jalur percabangan: ke kiri menuju Sidotopo dan Surabaya Gubeng, sedangkan ke kanan menuju Surabaya Pasarturi

Stasiun ini merupakan stasiun percabangan jalur kereta api dari Stasiun Sidotopo lewat jalur layang Surabaya Kota dan Stasiun Surabaya Pasarturi menuju Stasiun Kalimas.[3] Oleh karena itu, stasiun ini hanya difungsikan sebagai stasiun pantau, sedangkan pengontrolan wesel di segitiga Mesigit dipindahkan di Stasiun Surabaya Pasarturi mulai tahun 2014 sejak pengoperasian jalur ganda lintas utara dan pengoperasian kereta api Jayabaya.

Petak jalan antara Stasiun Kalimas dan pos sinyal Segitiga Mesigit merupakan jalur yang diimpit permukiman penduduk, dan kereta api tidak dapat berjalan lebih dari 20 km/jam. PT KAI sempat merencanakan penggusuran di sepanjang petak tersebut pada 2012, tetapi dibatalkan karena banyaknya penolakan dari warga setempat.[4][5]

Stasiun ini merupakan bagian dari Segitiga Surabaya Pasarturi yang digunakan untuk memutar lokomotif, hanya digunakan jika turntable sub dipo lokomotif Surabaya Pasarturi rusak.

Hal unik dari stasiun ini adalah, sinyal masuk Stasiun Mesigit pihak Pasarturi memakai tipe elektrik bukan mekanik.

InsidenSunting

Pada tanggal 3 Oktober 2015 sebuah gerbong kontainer anjlok di petak Mesigit–Surabaya Pasarturi, 1 orang tewas tertimpa reruntuhan bangunan akibat anjloknya gerbong kontainer. dan membuat perjalanan kontainer dari dan ke Kalimas tersendat.[6][7]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ a b Times, I. D. N.; Alif, Tarida. "Mesigit, Stasiun Mini Berusia Seabad Lebih di Pinggiran Surabaya". IDN Times. Diakses tanggal 2020-02-02. 
  4. ^ "Begini Padatnya Pemukiman Tempat Kereta Anjlok di Surabaya". nusantara.medcom.id. Diakses tanggal 2020-02-19. 
  5. ^ "PT KAI tertibkan bangunan liar pinggir rel di Surabaya". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-19. 
  6. ^ "Kereta Barang Anjlok di Surabaya, 1 Orang Tewas Tertimpa". m.liputan6.com. Diakses tanggal 2021-11-12. 
  7. ^ "Lebih Dari 14 Jam Kereta Barang Anjlok Dapat Dievakuasi". news.detik.com. Diakses tanggal 2021-11-23. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kalimas
Terminus
Lintas Surabaya
Kalimas–Benteng
Sidotopo
Lewat Segitiga Mesigit dan viaduk
ke arah Benteng
Lintas Surabaya
Kalimas–Surabaya Pasarturi
Surabaya Pasarturi
Terminus

Koordinat: 7°14′28″S 112°43′37″E / 7.241180°S 112.726835°E / -7.241180; 112.726835