Kereta api Sri Tanjung

layanan kereta api ekonomi di Indonesia

Kereta api Sri Tanjung (atau disebut juga Sritanjung) merupakan layanan kereta api penumpang kelas ekonomi milik PT Kereta Api Indonesia untuk melayani lintas LempuyanganKetapang dan sebaliknya.

Kereta api Sri Tanjung
PapanKeretaApi 2020.svg
KA SRI TANJUNG
Ketapang - Lempuyangan (PP)
SriTanjungbyRstazz.jpg
Kereta api Sritanjung saat melintas di petak Gawok - Purwosari 2020
Informasi umum
Jenis layananKereta Api Antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi IX Jember
PendahuluKA Argopuro (Banyuwangi - Lempuyangan Yogyakarta pp)
Mulai beroperasi1986
Operator saat iniKereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalKetapang
Stasiun akhirLempuyangan
Jarak tempuh613 km
Waktu tempuh rerata13 jam 2 menit
Frekuensi perjalananSatu kali keberangkatan tiap hari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEkonomi
Pengaturan tempat duduk106 tempat duduk disusun 3-2
kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Pengaturan tempat tidurTidak ada
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks, lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanTidak ada
Fasilitas lainToilet, pemadam api, penyejuk udara, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201, CC203, CC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional70-90 km/jam
Pemilik jalurDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Nomor pada jadwal287–290

Asal-usul penamaanSunting

Nama kereta api ini diambil dari Sri Tanjung, istri dari Raden Sidopekso yang menjadi bagian dari cerita rakyat tentang Kabupaten Banyuwangi.

PengoperasianSunting

Pada awal pengoperasiannya hingga pertengahan dekade 1990-an, kereta api ini diberi nama kereta api Argopuro. Nama tersebut kemudian diganti menjadi kereta api Sri Tanjung agar tidak rancu dengan lahirnya kereta api layanan terbaru dengan waktu tempuh yang lebih cepat pada saat itu, yaitu Argo Bromo dan Argo Gede[butuh rujukan?].

Rangkaian kereta api Sri Tanjung terdiri dari tujuh kereta penumpang kelas ekonomi, satu kereta makan pembangkit kelas ekonomi, dan satu kereta bagasi.

InsidenSunting

Pada tanggal 26 Oktober 2012, KA Sri Tanjung menabrak mobil Suzuki Carry yang menyeberangi perlintasan sebidang 200 meter di sebelah timur Stasiun Mangli hingga terseret sampai ke stasiun. Akibatnya, bodi mobil remuk dan sopirnya terluka parah serta menderita patah tulang rusuk.[1][2]

Pada 24 Juni 2013 pukul 07.00, kereta api Sri Tanjung bertabrakan dengan truk yang mengakibatkan kereta api tersebut anjlok dan truk mengalami kerusakan parah.[3]

Pada 17 Agustus 2020 sekitar pukul 13.05 kereta api Sri Tanjung menabrak mobil Kijang LGX bernopol L 1197 KA di perlintasan Gilang, Taman, Sidoarjo. Mobil tersebut terseret sejauh 27 meter. Kejadian ini mengakibatkan 3 orang tewas dan dua orang luka-luka.[4]

Stasiun pemberhentianSunting

Kereta api Sri Tanjung melayani pemberhentian penumpang di 30 stasiun berikut.

Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun Keterangan
Jawa Timur Kabupaten Banyuwangi Ketapang Stasiun terminus.
Banyuwangi Kota -
Rogojampi
Temuguruh
Kalisetail Kereta api lokal: Pandanwangi
Kalibaru
Kabupaten Jember Kalisat
Jember
Rambipuji -
Tanggul
Kota Probolinggo Probolinggo
Kota Pasuruan Pasuruan Kereta api lokal: Lokal Pasuruan
Kabupaten Pasuruan Bangil Kereta api lokal: Lokal Pasuruan, Penataran, Tumapel, Komuter Surabaya
Kabupaten Sidoarjo Sidoarjo Kereta api lokal: Lokal Pasuruan, Lokal Bojonegoro, Penataran, Tumapel, Jenggala, Komuter Surabaya

Trans Jatim: Koridor 1

Kota Surabaya Wonokromo Kereta api lokal: Lokal Pasuruan, Lokal Bojonegoro, Dhoho, Penataran, Tumapel, Jenggala, Komuter Surabaya

Trans Semanggi Suroboyo:  

Surabaya Gubeng Kereta api lokal: Lokal Pasuruan, Lokal Bojonegoro, Dhoho, Penataran, Tumapel, Jenggala, Komuter Surabaya

Trans Semanggi Suroboyo:  

Surabaya Kota Kereta api lokal: Lokal Pasuruan, Dhoho, Penataran, Tumapel, Jenggala, Komuter Surabaya

Trans Semanggi Suroboyo:  

Kota Mojokerto Mojokerto Kereta api lokal: Dhoho, Jenggala
Kabupaten Jombang Jombang Kereta api lokal: Dhoho
Kabupaten Nganjuk Kertosono
Nganjuk -
Kabupaten Madiun Caruban
Kota Madiun Madiun
Kabupaten Magetan Magetan
Kabupaten Ngawi Ngawi
Walikukun
Jawa Tengah Kabupaten Sragen Sragen
Kota Surakarta/Solo Purwosari Kereta bandara: KA BIAS (Bandara Internasional Adisoemarmo)

KRL CommuterLine: Solo–Yogyakarta

Kabupaten Klaten Klaten Kereta api aglomerasi: Joglosemarkerto (rute melingkar Jawa Tengah saja)

Kereta bandara: KA BIAS (Bandara Internasional Adisoemarmo)

KRL CommuterLine: Solo–Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta Kota Yogyakarta Lempuyangan Stasiun terminus. Terintegrasi dengan:

Kereta api aglomerasi: Joglosemarkerto (rute melingkar Jawa Tengah saja)

KRL CommuterLine: Solo–Yogyakarta

GaleriSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Redaksi, Tim (2012-10-27). "Mobil Terseret KA, Sopir Selamat". JPNN.com. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  2. ^ Iskandar, Yoni. "KA Sritanjung Tabrak Mobil di Jember". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  3. ^ "SindoNews: Tabrak Truk, KA Sritanjung anjlok". Sindonews.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2014-05-14. Diakses tanggal 2014-05-14. 
  4. ^ Suparno. "Sebuah Mobil Tertabrak Kereta Api di Sidoarjo, Ayah Ibu Anak Tewas". detikcom. Diakses tanggal 2021-02-08. 

Pranala luarSunting