Stasiun Tulungagung

Stasiun Kereta Api di Kabupaten Tulungagung

Stasiun Tulungagung (TA) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Kampungdalem, Tulungagung, Tulungagung; pada ketinggian +85 meter, termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun. Letak stasiun ini tidak jauh dari Alun-Alun Tulungagung dan kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Stasiun Tulungagung

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun TA.png
Stasiun Tulungagung 2020.jpg
Tampak depan Stasiun Tulungagung, 2020
LokasiJalan Pangeran Antasari No. 7
Kampungdalem, Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur
Indonesia
Ketinggian+85 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi VII Madiun
Letak dari pangkal
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Jumlah jalur3 (jalur 1: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • TA
  • 5014
[3]
KlasifikasiI[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Kras Dhoho
Surabaya Kota–Kertosono–Blitar, p.p.
Sumbergempol
ke arah Blitar
Layanan
Gajayana (reguler & tambahan), Brawijaya, Singasari, Brantas, Malabar, Kertanegara, Malioboro Ekspres, Majapahit, Matarmaja, Kahuripan, Dhoho, dan Parcel ONS Tengah
Fasilitas dan teknis
Pemesanan tiketSistem tiket daring, melayani pemesanan langsung dan pengubahan jadwal keberangkatan di loket. Tersedia fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Lokasi pada peta
Stasiun Tulungagung is located in Kabupaten Tulungagung
Stasiun Tulungagung
Stasiun Tulungagung
Lokasi di Kabupaten Tulungagung
Stasiun Tulungagung is located in Provinsi Jawa Timur
Stasiun Tulungagung
Stasiun Tulungagung
Stasiun Tulungagung (Provinsi Jawa Timur)

Bangunan dan tata letakSunting

 
Tampak depan Stasiun Tulungagung, sekitar 2005–2017

Stasiun Tulungagung memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus. Dahulu, stasiun ini memiliki lima jalur aktif dengan jalur 4 dan 5 yang digunakan untuk bongkar muat barang pada 1995, tetapi kedua jalur tersebut kini sudah dibongkar. Sebuah literatur menyebutkan bahwa stasiun ini pernah memiliki lebih dari lima jalur. Pada 1970-an, stasiun ini merupakan stasiun kelas besar yang memiliki fasilitas prasarana pendukung kereta api berupa jembatan timbang, menara air (masih ada hingga saat ini), pemutar rel, dan depo lokomotif. Pada masa Hindia-Belanda, stasiun ini merupakan stasiun percabangan yang menghubungkan kota Tulungagung ke arah selatan hingga Popoh dan barat hingga Kabupaten Trenggalek (lintas Tulungagung-Tugu)—jalur cabang tersebut kini telah dinonaktifkan pada 1930-an, tetapi peninggalannya masih dapat ditemukan walaupun hanya sedikit.

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

AntarkotaSunting

Kelas eksekutifSunting
Kelas campuranSunting
Kelas ekonomi plusSunting

Majapahit, tujuan Jakarta via Madiun-Solo-Semarang-Cirebon dan tujuan Malang via Blitar

Kelas ekonomiSunting

LokalSunting

Dhoho, tujuan Kertosono bersambung Surabaya via Kediri dan tujuan Blitar

BarangSunting

Parcel ONS Tengah, tujuan Jakarta via Madiun-Yogyakarta-Purwokerto dan tujuan Malang via Blitar

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ PT Kereta Api Indonesia (Persero) (2019). Selayang Pandang PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Tahun 2019 (PDF). e-PPID PT Kereta Api Indonesia. 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Ngujang
ke arah Kertosono
Kertosono–Bangil Sumbergempol
ke arah Bangil
Terminus Tulungagung–Tugu
Jalur menuju Trenggalek
Nonaktif karena Depresi Besar
Jepun

Koordinat: 8°03′46″S 111°54′16″E / 8.062896°S 111.904488°E / -8.062896; 111.904488