Stasiun Tarik

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Tarik (TRK) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Tarik, Tarik, Sidoarjo. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya dan merupakan stasiun yang lokasinya paling barat di Kabupaten Sidoarjo. Stasiun ini cukup ramai karena terletak di dekat pusat Kecamatan Tarik, tepatnya di sebelah timur jalan raya Balongbendo-Tarik.

Stasiun Tarik

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun TRK.png
  • Singkatan: TRK
  • Nomor: 4602
Stasiun Tarik 2020 2.jpg
Tampak depan Stasiun Tarik, 2020
LokasiTarik, Tarik, Sidoarjo, Jawa Timur
Indonesia
Ketinggian+16 m
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Letak dari pangkalkm 47+657 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan (baik via Sidoarjo-Tulangan maupun via Sepanjang-Krian)[1]
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang cukup tinggi, satu peron pulau yang cukup tinggi, dan satu peron pulau yang tinggi)
Jumlah jalur5:
  • jalur 2: sepur lurus arah Surabaya dan Mojokerto
  • jalur 4: sepur lurus dari dan ke arah Sidoarjo
Informasi lain
KlasifikasiII[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Krian Dhoho
Surabaya Kota–Kertosono–Blitar, p.p.
Mojokerto
ke arah Blitar
Kedinding Ekonomi Lokal
Surabaya Kota–Kertosono, p.p.
Mojokerto
ke arah Kertosono
Tulangan
ke arah Sidoarjo
Jenggala
Sidoarjo–Mojokerto, p.p.
Mojokerto
Terminus
Krian Jenggala
Surabaya Kota–Mojokerto, p.p.
Layanan
Dhoho, Ekonomi Lokal Kertosono, dan Jenggala
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalan
Lokasi pada peta
Stasiun Tarik berlokasi di Indonesia
Stasiun Tarik
Stasiun Tarik
Lokasi di Indonesia

Stasiun ini memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus arah Surabaya maupun Mojokerto dan jalur 4 merupakan sepur lurus percabangan arah Sidoarjo via Tulangan. Jalur cabang tersebut sempat dinonaktifkan sejak tahun 1972, namun mulai tahun 2014 diaktifkan kembali sebagai bagian dari relokasi rel ke arah barat akibat dari banjir lumpur panas Sidoarjo. Bersamaan dengan diaktifkannya jalur cabang tersebut, sistem persinyalan elektrik yang lama (tipe Ansaldo) di stasiun ini sudah digantikan dengan yang terbaru produksi PT Len Industri.

Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Mojokerto, terdapat bekas Halte Damarsi yang sudah tidak aktif karena okupansi yang minim.

Layanan kereta apiSunting

Penumpang lokal/komuter ekonomiSunting

Persilangan dan persusulanSunting

Jadwal kereta apiSunting

 
Peron Stasiun Tarik, 2020

Berikut ini adalah jadwal kereta api yang berhenti dan melayani penumpang di Stasiun Tarik per 10 Februari 2021 (sesuai Gapeka 2021).

Kereta api lokal
No. KA Tiba Berangkat No. KA Tiba Berangkat
Kereta api Dhoho
Tujuan Kertosono-Blitar Tujuan Surabaya
359/352 05.59 06.10 351/360 08.30 08.36
361/354 10.30 10.32 353/362 14.19 14.21
363/356 13.04 13.06 355/364 17.16 17.22
365/358 19.20 19.22 357/366 20.40 20.42
Kereta api Ekonomi Lokal Kertosono
Tujuan Kertosono Tujuan Surabaya
401 21.56 21.58 402 05.54 06.13
Kereta api Jenggala
No. KA Tiba Berangkat No. KA Tiba Berangkat
Tujuan Mojokerto Tujuan Surabaya via Krian
623 08.34 08.38 626 12.11 12.13
Tujuan Mojokerto Tujuan Sidoarjo via Tulangan
625 10.47 10.54 624 09.21 09.28

InsidenSunting

Pada dini hari tanggal 24 April 2004, dua kereta api pengangkut BBM bersinggungan di tikungan yang berjarak 300 meter sebelah barat Stasiun Tarik sehingga mengakibatkan beberapa gerbong terbakar. Akibat kecelakaan itu, sedikitnya delapan gerbong KA pengangkut BBM jenis premium itu keluar dari rel sejauh 3 hingga 5 meter.[4]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ PT Kereta Api Indonesia (Persero) (21 Januari 2020). "Selayang Pandang Daerah Operasi 8 Surabaya" (PDF). e-PPID PT. Kereta Api Indonesia. Diakses tanggal 5 Oktober 2020. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ "Kereta Api Pengangkut BBM Bertabrakan di Sidoarjo". Liputan6.com. 24 April 2004. Diakses tanggal 31 Januari 2018. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Damarsi
ke arah Kertosono
Kertosono–Wonokromo Kedinding
ke arah Wonokromo
Terminus Tarik–Sidoarjo Prambon
ke arah Sidoarjo

Koordinat: 7°27′34″S 112°31′08″E / 7.4593263°S 112.5188076°E / -7.4593263; 112.5188076