Buka menu utama

Stasiun Jenar

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Jenar (JN) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦗꦼꦤꦂ, translit. Sêtasiyun Jenar) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Bragolan, Purwodadi, Purworejo. Meskipun bernama Jenar, stasiun ini bukan terletak di Desa Jenar Wetan walau nama Jenar telanjur melekat dan dipakai sebagai nama stasiun tersebut. Setelah tidak beroperasinya Stasiun Montelan yang terletak di antara stasiun ini dan Stasiun Kutoarjo, otomatis stasiun yang terletak pada ketinggian +18 meter ini menjadi stasiun kereta api aktif yang berlokasi paling barat di Daerah Operasi VI Yogyakarta. Stasiun ini hanya terletak 150 meter ke arah barat jalan raya Purworejo-Wates.

Stasiun Jenar
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun JN.png
  • Singkatan: JN
  • Nomor: 3003
Stasiun Jenar 2018.jpg
Stasiun Jenar
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPurworejo
KecamatanPurwodadi
DesaBragolan
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+18 m
Letak[2]km 492+443 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta
LayananBogowonto dan Prambanan Ekspres (Prameks)
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
Terminus
Prameks
Kutoarjo–Solo Balapan, p.p.
Prameks
Yogyakarta–Kutoarjo, p.p.
menuju Yogyakarta
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi, namun tidak ada peron di antara jalur 2 dan 3)
Tipe persinyalanElektrik tipe Westinghouse Rail Systems' Train Radio and Advanced Control (Westrace)[3]
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya


Awalnya, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 eksisting merupakan sepur lurus.[4] Sejak beroperasinya jalur ganda di segmen Kutoarjo–Yogyakarta pada tahun 2006-2007, tata letak stasiun ini mengalami perubahan total, dengan jalur 1 eksisting dijadikan jalur 2 sepur lurus arah Yogyakarta, dan jalur 2 eksisting menjadi jalur 3 sepur lurus arah Kutoarjo. Jalur 1 yang baru dan jalur 4 dijadikan sepur belok. Selain itu, stasiun ini kini menggunakan bangunan baru yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian; bangunan lama stasiun ini yang merupakan peninggalan DKA (atau Staatsspoorwegen?) terkena dampak pembangunan jalur 1 yang baru sehingga harus dirobohkan.[5][6]

Stasiun ini dikelilingi oleh hamparan sawah nan hijau memesona dipadu dengan jajaran pegunungan. Sekarang arsitektur dan tata letak stasiun ini diubah setelah jalur kereta api Kutoarjo-Purwosari digandakan. Kini arsitektur bangunan utama stasiun tersebut hampir sama dengan Stasiun Patukan. Stasiun ini menjadi andalan masyarakat Kecamatan Purwodadi dan sekitarnya yang berkeinginan naik kereta api.

Saat ini, Stasiun Jenar telah selesai menjalani serangkaian perombakan. Atap overkapping telah selesai dipasang di peron stasiun agar penumpang tidak kepanasan ataupun kehujanan saat menunggu kereta api. Pemasangan atap peron ini juga sudah dilakukan di Stasiun Wates.[7]

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Papasan dan persusulanSunting

KA Bogowonto tujuan Jakarta (KA 151) disusul luar biasa oleh KA Lodaya Tambahan tujuan Bandung (KA 7021) yang melintas langsung.

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Jenar per 26 Agustus 2019 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
152 Bogowonto Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 04.57 04.59
249 Prambanan Ekspres (Prameks) Kutoarjo (KTA) Komuter Ekonomi 05.24 05.26
252 Solo Balapan (SLO) 06.14 06.16
251 Kutoarjo (KTA) 07.16 07.18
256 Solo Balapan (SLO) 08.49 08.51
151 Bogowonto Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 09.55 09.57
259 Prambanan Ekspres (Prameks) Kutoarjo (KTA) Komuter Ekonomi 14.23 14.25
260 Solo Balapan (SLO) 16.04 16.06
265 Kutoarjo (KTA) 18.14 18.16
268 Solo Balapan (SLO) 19.04 19.06

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Susanti, D.M. (Januari 2008). Kajian atas Pengelolaan Pengetahuan dalam Pengoperasian Teknologi Persinyalan Kereta Api (Studi Kasus Daop 2 Bandung) (S2). Program Magister Studi Pembangunan, Sekolah Arsitektur, Pengembangan, dan Perencanaan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. 
  4. ^ Lampiran Surat Keputusan Direktur Jenderal Perkeretaapian No. SK.02/DJKA/K.2/01/06
  5. ^ "Jalur Rel Ganda Kutoarjo-Yogya-Solo Dioperasikan". Tempo. 2007-09-25. Diakses tanggal 2018-02-17. 
  6. ^ "Jalur Ganda Yogya-Kutoarjo Dapat Dioperasikan Saat Lebaran". detiknews. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  7. ^ "Stasiun Wates akan Dipasangi Over Capping". Radar Jogja (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-02-01. 

Pranala luarSunting