Stasiun Magetan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Magetan (MAG) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Karangsono, Barat, Magetan; termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun pada ketinggian +70 m. Stasiun ini adalah satu-satunya stasiun kereta api yang terletak di Kabupaten Magetan, berjarak sekitar 20 km ke arah timur laut dari pusat pemerintahan Kabupaten Magetan.

Stasiun Magetan

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun MAG.png
Stasiun Magetan 2019.jpg
Bangunan baru Stasiun Magetan, 2019
Nama lainStasiun Barat
LokasiJalan Stasiun Barat
Karangsono, Barat, Magetan, Jawa Timur 63395
Indonesia
Ketinggian+70 m
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Letak dari pangkalkm 176+260 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan[1]
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang cukup tinggi, dua peron pulau yang cukup tinggi, dan satu peron pulau yang rendah)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • MAG
  • 4013
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Nama sebelumnyaStasiun Barat
Halte Poerwodadi[3]
Layanan
Singasari, Brantas, Jayakarta, Matarmaja, Kahuripan, dan Sri Tanjung
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalan
Pemesanan tiketSistem tiket daring, melayani pemesanan langsung di loket.
Lokasi pada peta
Stasiun Magetan berlokasi di Indonesia
Stasiun Magetan
Stasiun Magetan
Lokasi di Indonesia

Sebelum 1 Desember 2019, stasiun ini bernama Stasiun Barat (BAT), sesuai dengan nama kecamatan tempat stasiun ini berada. Bupati Magetan, Suprawoto, sempat mengusulkan pergantian nama stasiun sejak Februari 2019. Selain itu, Bupati Magetan juga meminta PT KAI supaya kereta api kelas eksekutif dan bisnis berhenti di stasiun ini.[4][5][6]

Dahulu ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Madiun, terdapat Perhentian Semawur yang telah dinonaktifkan.[7] Tidak diketahui kapan perhentian tersebut ditutup.

Bangunan dan tata letakSunting

 
Bangunan lama Stasiun Barat beserta gudang telah dirobohkan, 2015

Stasiun Magetan memiliki empat jalur kereta api, awalnya hanya jalur 2 lama yang dijadikan sepur lurus ditambah sepur badug di sisi tenggara bangunan lama dan jalur 4 lama jarang digunakan. Setelah jalur ganda ruas BabadanGeneng dioperasikan sejak 16 Oktober 2019,[8] tata letak jalur di stasiun ini mengalami perubahan: jalur 1 yang lama diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus arah Madiun, jalur 2 yang lama diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus arah Solo, jalur 3 yang lama diubah menjadi jalur 4 yang baru, dan jalur 4 yang lama dibongkar.

Bangunan lama stasiun beserta gudang peninggalan Staatsspoorwegen telah dirobohkan karena terkena dampak pembangunan jalur 1 yang baru di bekas sepur badug lama dan digantikan dengan bangunan baru berukuran lebih besar yang dibangun di bekas lahan gudang.[9] Selain itu, sistem persinyalan diubah dari sistem mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik.

Dahulu, terdapat percabangan jalur rel menuju Pangkalan Udara Iswahyudi untuk melayani angkutan bahan bakar pesawat. Selain itu, stasiun ini dihubungkan dengan Pabrik Gula Purwodadi melalui jalur lori untuk melayani angkutan tebu dan gula.

Layanan kereta apiSunting

Kelas campuranSunting

Kelas ekonomi premiumSunting

Jayakarta, tujuan Jakarta via Solo-Yogyakarta-Purwokerto-Cirebon dan Surabaya via Madiun

Kelas ekonomiSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Magetan per 10 Februari 2021 (sesuai Gapeka 2021).

  • Kereta api reguler antarkota
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
254 Jayakarta Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi Premium 03.56 03.58
102 Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi Plus 04.28 04.30
288/289 Sri Tanjung Surabaya Kota (SB) bersambung Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi 09.23 09.25
284 Kahuripan Blitar (BL) 09.51 09.53
281 Matarmaja Jakarta Pasar Senen (PSE) via Semarang Tawang (SMT) 14.28 14.30
109 Brantas Eksekutif & Ekonomi 15.25 15.28
253 Jayakarta Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi Premium 17.04 17.06
290/287 Sri Tanjung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Ekonomi 17.23 17.25
283 Kahuripan Bandung Kiaracondong (KAC) 19.04 19.06
101 Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 19.17 19.19
282 Matarmaja Malang Kotabaru (ML) Ekonomi 21.28 21.30
110 Brantas Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi 23.55 23.57

InsidenSunting

Pada 5 November 2019 pukul 21.52, kereta api Wijayakusuma tujuan Cilacap mengalami anjlok saat hendak masuk Stasiun Barat.[10] Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, tetapi sebanyak 13 kereta api berbagai tujuan mengalami keterlambatan di berbagai stasiun akibat proses evakuasi.[11]

Pada 19 Januari 2020 pukul 18.47, seorang kakek pengendara sepeda motor tertabrak kereta api luar biasa (KLB) dengan nomor KA 10148 jurusan Madiun pada perlintasan sebidang di sebelah barat Stasiun Magetan; disebabkan oleh pengendara yang menerobos pintu perlintasan setelah kereta api Gajayana melintas. Kejadian ini mengakibatkan pengendara tersebut tewas.[12]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Data Stasiun Kereta Api (2017), Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
  3. ^ Spoor en Tramweg Gids Met Een Spoorwegkaart van Java en De plattegronden van Batavia, Semarang en Soerabaja. Batavia: Snelpers-Drukkerij Albrecht & Rusche. 1891. hlm. 39. 
  4. ^ "Usul Nama Stasiun Barat Diubah Jadi Stasiun Magetan | Radar Madiun". Diakses tanggal 2019-07-29. 
  5. ^ "Bupati Magetan Minta KA Eksekutif dan Bisnis Singgah di Stasiun Barat". Madiunpos.com. Diakses tanggal 2019-07-29. 
  6. ^ "Rencana Per 1 Desember 2019 Nama Stasiun Barat diganti Menjadi Stasiun Magetan". Suara Kumandang. 2019-07-18. Diakses tanggal 2019-11-02. 
  7. ^ Officieele Reisgids der Spoor en Tramwegen en Aansluitende Automobieldiensten op Java en Madoera. Staatsspoor en Tramwegen Particuliere Spoor en Tramweg-Maatschappijen. 1935. hlm. 204. 
  8. ^ "Ditjen Perkeretaapian operasikan jalur ganda Babadan-Geneng Madiun". ANTARA. 2019-10-16. Diakses tanggal 2020-05-14. 
  9. ^ "Stasiun Barat Dibongkar, Pedagang Tergusur". Radar Madiun. Diakses tanggal 2020-02-17. 
  10. ^ "Kereta Wijayakusuma Anjlok di Magetan, PT KAI Usut Penyebab". Tempo. 2019-11-06. Diakses tanggal 2019-11-06. 
  11. ^ "Kereta Wijayakusuma anjlok, perjalanan 13 KA terlambat". Antara. 2019-11-06. Diakses tanggal 2019-11-06. 
  12. ^ "Terobos Palang Perlintasan, Pengendara Motor Tersambar KA di Magetan". SOLOPOS. Diakses tanggal 2020-01-20. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Geneng
ke arah Solo Balapan
Solo Balapan–Kertosono Madiun
ke arah Kertosono
Terminus Percabangan menuju Lanud Iswahyudi Lanud Iswahyudi
Terminus

Koordinat: 7°33′44″S 111°27′03″E / 7.5621414°S 111.450972°E / -7.5621414; 111.450972