Stasiun Magetan

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Magetan (MAG) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Karangsono, Barat, Magetan, tepatnya 20 kilometer ke arah timur dari pusat Kota Magetan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +70 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun dan merupakan satu-satunya stasiun kereta api yang ada di Kabupaten Magetan.

Stasiun Magetan
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun MAG.png
  • Singkatan: MAG
  • Nomor: 4013
Stasiun Magetan 2019.jpg
Bangunan baru stasiun yang beroperasi setelah jalur ganda segmen Babadan–Geneng selesai
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMagetan
KecamatanBarat
DesaKarangsono
AlamatJalan Stasiun Barat
Kode pos63395
Sejarah
Nama sebelumnyaStasiun Barat (1883–2019)
Nama lainStasiun Barat
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiunIII/kecil[1]
Ketinggian+70 m
Letak[2]km 176+260 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananSingasari, Brantas (reguler & tambahan), Jayakarta, Matarmaja, Kahuripan, dan Sri Tanjung
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang cukup tinggi, satu peron pulau yang cukup tinggi, dan satu peron pulau yang rendah)
Tipe persinyalan
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya
Tempat ibadah: Ya
Fasilitas kesehatan: Ya
Ruang ibu menyusui: Ya


Dahulu terdapat percabangan jalur rel menuju Pangkalan Udara Iswahyudi; dipakai Pertamina untuk angkutan bahan bakar pesawat. Selain itu, stasiun ini dilengkapi dengan lintasan rel lori menuju Pabrik Gula Purwodadi untuk mengangkut tebu dan gula.

Awalnya stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 eksisting merupakan sepur lurus ditambah sepur badug yang terdapat di sisi tenggara bangunan lama stasiun. Setelah jalur ganda pada segmen lintas Babadan-Geneng resmi dioperasikan per 16 Oktober 2019,[3] jalur 1 eksisting diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Madiun saja, jalur 2 eksisting diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Solo, jalur 3 eksisting diubah menjadi jalur 4 yang baru, dan jalur 4 eksisting dibongkar. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik. Bangunan lama stasiun beserta gudang peninggalan Staatsspoorwegen sudah dibongkar karena terkena perpanjangan sepur badug tersebut menjadi jalur 1 yang baru sehingga digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar[4] dan tanah tempat gudang ini berdiri dijadikan lokasi bangunan baru stasiun.[5] Jalur 1 yang baru tersebut diltambahkan percabangan di sisi tenggaranya sebagai sepur badug yang baru.

Nama stasiun ini, yang sebelumnya bernama Stasiun Barat (BAT), kini berganti per 1 Desember 2019. Usulan ini diajukan sejak bulan Februari 2019 oleh Bupati Magetan, Suprawoto. Di samping itu, Bupati Magetan juga meminta kepada PT KAI untuk memberhentikan lebih banyak kereta api kelas eksekutif dan bisnis di stasiun ini.[6][7] [8]

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas campuranSunting

Kelas ekonomi AC premiumSunting

Jayakarta, tujuan Jakarta via Solo-Yogyakarta-Purwokerto-Cirebon dan Surabaya via Madiun

Kelas ekonomi ACSunting

Papasan dan persusulanSunting

KA Brantas Tambahan tujuan Blitar (KA 7016) berpapasan dengan KA Malioboro Ekspres tujuan Yogyakarta (KA 173) dan kemudian disusul KA Bangunkarta tujuan Surabaya (KA 80) yang keduanya melintas langsung.

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Magetan per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
110 Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 00.07 00.09
118 Brantas Eksekutif & Ekonomi AC 00.40 00.42
302/303 Sri Tanjung Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi AC 09.41 09.43
294 Kahuripan Blitar (BL) 10.18 10.20
109 Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 10.53 10.55
291 Matarmaja Jakarta Pasar Senen (PSE) via Semarang Tawang (SMT) Ekonomi AC 14.11 14.13
117 Brantas Eksekutif & Ekonomi AC 15.23 15.25
304/301 Sri Tanjung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Ekonomi AC 16.56 16.58
253 Jayakarta Jakarta Kota (JAKK) Ekonomi AC Premium 17.13 17.15
293 Kahuripan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi AC 20.16 20.18
292 Matarmaja Malang Kotabaru (ML) 21.57 21.59
254 Jayakarta Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi AC Premium 23.25 23.27
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7016 Brantas Tambahan Blitar (BL) Bisnis & Ekonomi AC Plus 00.58 01.20
7015 Jakarta Pasar Senen (PSE) via Semarang Tawang (SMT) 11.36 11.38

InsidenSunting

  • Pada tanggal 5 November 2019 pukul 21.52, kereta api Wijayakusuma tujuan Cilacap mengalami anjlok saat hendak masuk Stasiun Barat.[9] Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun sebanyak 13 kereta api berbagai tujuan mengalami keterlambatan di berbagai stasiun akibat proses evakuasi.[10]
  • Pada tanggal 19 Januari 2020 pukul 18.47, seorang kakek pengendara sepeda motor tertabrak kereta api luar biasa (KLB) dengan nomor KA 10148 jurusan Madiun pada jalan perlintasan langsung terjaga di barat Stasiun Magetan yang disebabkan oleh pengendara yang menerobos pintu perlintasan setelah kereta api Gajayana melintas. Kejadian ini mengakibatkan pengendara tersebut tewas.[11]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Jalur Ganda di Madiun Siap Dilalui KA". Surabayainside.com. 2019-10-15. Diakses tanggal 2019-10-16. 
  4. ^ "Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api". Jawa Pos. 26 September 2017. 
  5. ^ "Stasiun Barat Dibongkar, Pedagang Tergusur". Radar Madiun (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-17. 
  6. ^ admin. "Usul Nama Stasiun Barat Diubah Jadi Stasiun Magetan | Radar Madiun" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-29. 
  7. ^ Media, Solopos Digital. "Bupati Magetan Minta KA Eksekutif dan Bisnis Singgah di Stasiun Barat". Madiunpos.com. Diakses tanggal 2019-07-29. 
  8. ^ redaksiSKI (2019-07-18). "Rencana Per 1 Desember 2019 Nama Stasiun Barat diganti Menjadi Stasiun Magetan". Suara Kumandang. Diakses tanggal 2019-11-02. 
  9. ^ Widyastuti, Rr Ariyani Yakti (2019-11-06). "Kereta Wijayakusuma Anjlok di Magetan, PT KAI Usut Penyebab". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-06. 
  10. ^ antaranews.com (2019-11-06). "Kereta Wijayakusuma anjlok, perjalanan 13 KA terlambat". Antara News. Diakses tanggal 2019-11-06. 
  11. ^ Media, Suharsih-Solopos Digital. "Terobos Palang Perlintasan, Pengendara Motor Tersambar KA di Magetan". SOLOPOS.com. Diakses tanggal 2020-01-20. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
Solo Balapan–Kertosono
menuju Kertosono
Terminus Percabangan menuju Lanud Iswahyudi
Lanud Iswahyudi
Terminus

Koordinat: 7°33′44″S 111°27′03″E / 7.5621414°S 111.450972°E / -7.5621414; 111.450972