Buka menu utama

Kereta api Tawang Alun

kereta api ekonomi AC di Indonesia

Kereta api Tawang Alun adalah rangkaian kereta api kelas ekonomi AC jarak menengah yang melayani rute Banyuwangi Baru-Malang Kotalama pp dan saat ini merupakan satu-satunya kereta api yang melayani rute ini. Berangkat dari Stasiun Banyuwangi Baru pukul 05.00 dan tiba di Stasiun Malang Kotalama pukul 12.50. Kereta api ini berangkat kembali dari Stasiun Malang Kotalama pukul 15.50 dan tiba di Stasiun Banyuwangi Baru pukul 23.50.

Kereta api Tawang Alun
New Papan Nama KA Tawang Alun khas Daop 9.png
Tawang alun Malabar train.jpg
KA Tawang Alun memasuki Stasiun Malang menuju Banyuwangi masuk jalur 3. Di sebelah kanan foto terdapat kereta api Malabar akan siap diberangkatkan menuju Bandung dari jalur 1.
Informasi umum
Jenis layananEkonomi AC
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaop 9 Jember
Operator saat iniDaerah Operasi IX Jember
Rute
Stasiun awalBanyuwangi Baru
Stasiun akhirMalang Kotalama
Jarak tempuh314 km
Waktu tempuh reratarata-rata 8 jam
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201
Lebar sepur1067 mm
Elektrifikasi-
Kecepatan operasional40-80 km/jam
Nomor pada jadwal205-208
Peta rute
Kereta api Tawang Alun
Peta rute Kereta Api Tawang Alun :
Keterangan:
# KA Tawang Alun berhenti di stasiun-stasiun yang teks namanya berukuran besar dan tebal.
# KA Tawang Alun berputar arah di Stasiun Bangil.
Banyuwangi Baru
Argopuro
Karangasem
Kabat
Rogojampi
Singojuruh
Temuguruh
Kalisetail
Sumberwadung
Kempit
Glenmore
Krikilan
Kalibaru
Tw. Mrawan
Mrawan
Tw. Garahan
Garahan
Nasional 3 Jalan Raya Jember-Banyuwangi
Sempolan
Sumbersalak
Ledokombo
ke Bondowoso/Situbondo
Kalisat
Kotok
Arjasa
Jalan Raya Jember-Bondowoso
Jember
Kaliwates
Mangli
Rambipuji
Nasional 3 Jalan Raya Jember-Lumajang
Petung
Bangsalsari
Tanggul
Nasional 3 Jalan Raya Jember-Lumajang
Sumberbaru
Nasional 3 Jalan Raya Jember-Lumajang
Jatiroto
Nasional 3 Jalan Raya Jember-Lumajang
Kaliboto
Randuagung
Buwek
ke Lumajang
Nasional 25 Jalan Raya Lumajang-Probolinggo
Klakah
Ranuyoso
Nasional 25 Jalan Raya Lumajang-Probolinggo
Malasan
Nasional 25 Jalan Raya Lumajang-Probolinggo
Leces
Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo
Jorongan
Nasional 1 Jalan Raya Surabaya-Banyuwangi
Jati
Probolinggo
Bayeman
Nasional 1 Jalan Raya Surabaya-Banyuwangi
Nguling
Grati
Nasional 1 Jalan Raya Surabaya-Banyuwangi
Rejoso
Pasuruan
Kraton
Nasional 1 Jalan Raya Surabaya-Banyuwangi
Batas Daop IX JR - Daop VIII SB
Ke Malang-Blitar-Kertosono
ke Surabaya/SDT
Bangil
Ke Probolinggo-Jember-Banyuwangi
Jalan Tol Gempol-Pasuruan
Wonokerto
Sukorejo
Nasional 23 Jalan Raya Surabaya-Malang
Sengon
Jalan Tol Pandaan-Malang
Nasional 23 Jalan Raya Surabaya-Malang
Lawang
Singosari
Nasional 23 Jalan Raya Surabaya-Malang
Jalan Raya Batu-Malang/Surabaya
Nasional 23 Jl. Jend. A. Yani/Raya Surabaya-Malang
Blimbing
Malang
Simpang Embong Brantas
Jembatan Embong Brantas
Jalan R. E. Martadinata
Ke Dipo Pertamina Malang
Malang Kotalama
Ke Blitar-Tulungagung-Kertosono
Kereta api Tawang Alun dihela CC204 lepas Stasiun Kalisat ke Stasiun Malang.

Kereta api ini terdiri dari lima kereta penumpang kelas ekonomi (K3) dan satu kereta makan pembangkit (KMP3). Kereta api ini menjadi salah satu primadona transportasi warga karena tarifnya yang murah dan pemandangan yang disuguhkan sepanjang perjalanan sangatlah menarik.

Nama kereta ini diambil dari nama Prabu Tawang Alun, salah satu raja dari Kerajaan Blambangan yang menjadi cikal bakal Banyuwangi.

SejarahSunting

Kereta api ini merupakan kelahiran kembali dari Kereta api Rengganis (Stasiun Kediri-Stasiun Banyuwangi Baru) yang dahulu pernah beroperasi pada dekade 1990-an. Alasan dihentikannya kereta api ini adalah sering terjadi kecelakaan dan sarana dan prasarana tidak mencukupi. Akhirnya, kereta api ini dihentikan operasinya oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi IX Jember. Jadi, akibat penghentian operasional kereta api tersebut adalah penumpang dari Malang yang hendak menuju Banyuwangi atau sebaliknya harus oper kereta api lain. Barulah pada tahun 2000-an, pengganti kereta api ini dihidupkan lagi dengan nama Tawang Alun seperti sekarang ini. Okupansi kereta api ini selalu penuh hampir setiap harinya.

Jadwal perjalananSunting

Berikut ini adalah jadwal perjalanan KA Tawang Alun per 1 April 2017 (berdasarkan Gapeka 2017).

Mulai 6 Mei 2015, KA ini juga berhenti di Jatiroto dan Klakah.

KA 206/207 (Banyuwangi Baru - Malang Kotalama)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Banyuwangi Baru - 05.00
Karangasem 05.13 05.15
Rogojampi 05.27 05.29
Temuguruh 05.41 05.43
Kalisetail 05.53 05.55
Sumberwadung 06.01 06.03
Glenmore 06.10 06.12
Kalibaru 06.21 06.27
Kalisat 07.11 07.13
Jember 07.32 07.40
Rambipuji 07.52 07.54
Bangsalsari 08.05 08.12
Tanggul 08.23 08.25
Jatiroto 08.37 08.39
Klakah 08.59 09.01
Probolinggo 09.36 09.44
Rejoso 10.18 10.24
Pasuruan 10.37 10.39
Bangil 10.57 11.25
Lawang 12.03 12.11
Malang 12.35 12.45
Malang Kotalama 12.50 -

KA 208/205 (Malang Kotalama - Banyuwangi Baru)

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Malang Kotalama - 15.50
Malang 15.55 16.05
Lawang 16.28 16.32
Bangil 17.10 17.45
Pasuruan 18.03 18.05
Probolinggo 18.50 19.00
Klakah 19.36 19.38
Jatiroto 19.59 20.01
Tanggul 20.14 20.16
Rambipuji 20.37 20.39
Jember 20.52 21.00
Kalisat 21.21 21.23
Kalibaru 22.09 22.13
Glenmore 22.22 22.24
Sumberwadung 22.32 22.34
Kalisetail 22.41 22.57
Temuguruh 23.07 23.09
Rogojampi 23.20 23.22
Karangasem 23.34 23.36
Banyuwangi 23.50 -

TarifSunting

Sejak 1 Juli 2018 tarif KA Tawang Alun kembali disubsidi pemerintah berdasarkan jarak tempuh penumpang. Besaran tarifnya adalah Rp58.000,00 (jarak tempuh sampai dengan 235 km) dan Rp62.000,00 (jarak tempuh di atas 235 km).

GaleriSunting

Pranala luarSunting