Buka menu utama

Stasiun Caruban

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Caruban (CRB) (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦕꦫꦸꦧꦤ꧀ , Sêtasiyun Caruban) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Caruban, tepatnya di Krajan, Mejayan, Madiun. Stasiun yang terletak pada ketinggian +74 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun dan merupakan satu-satunya stasiun kereta api yang melayani naik turun penumpang di Kabupaten Madiun. Stasiun ini menjadi andalan bagi masyarakat Caruban dan sekitarnya yang ingin bepergian naik kereta api karena jaraknya dengan Stasiun Madiun yang cukup jauh, sekitar 13 km.

Stasiun Caruban
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun CRB.png
  • Singkatan: CRB
  • Nomor: 4022
Stasiun Caruban Baru 2.jpg
Pintu masuk Stasiun Caruban baru dan halaman parkir yang beroperasi setelah jalur ganda segmen Babadan–Nganjuk selesai
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMadiun
KecamatanMejayan
DesaKrajan
AlamatJalan Stasiun Caruban
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+74 m
Letak[2]km 149+569 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananBangunkarta (arah Jakarta), Sancaka (tambahan jadwal pagi dan reguler jadwal sore arah Yogyakarta serta tambahan jadwal sore arah Surabaya), Singasari, Brantas, Pasundan (reguler dan tambahan, kecuali tambahan arah Bandung), Kahuripan, Logawa, dan Sri Tanjung
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan tiga peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Tipe persinyalan
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya
Tempat ibadah: Ya
Fasilitas kesehatan: Ya



Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 eksisting sebagai sepur lurus ditambah satu sepur badug/jalur buntu eksisting di sisi timur bangunan stasiun lama. Setelah jalur ganda pada segmen lintas Nganjuk-Babadan resmi dioperasikan per 30 April 2019, jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Bangunan lama peninggalan Staatsspoorwegen sudah dibongkar karena terkena perpanjangan sepur badug tersebut menjadi jalur 1 yang baru sehingga digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar; terletak sekitar 100 m di sebelah timur posisi bangunan lama. Jalur 1 eksisting diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Madiun, jalur 2 eksisting diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Kertosono, jalur 3 eksisting diubah menjadi jalur 4, dan satu jalur baru di sisi selatan stasiun sebagai sepur badug yang baru. Selain itu, sistem persinyalan telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik.[3]

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas eksekutifSunting

Bangunkarta, tujuan Jakarta via Madiun-Solo-Semarang-Cirebon

Kelas campuranSunting

Kelas ekonomi ACSunting

Papasan dan persusulanSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Caruban per 1 September 2019 (revisi Gapeka 2017).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
156A Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 00.47 00.49
176 Brantas Eksekutif & Ekonomi AC 05.04 05.06
182 Kahuripan Ekonomi AC 05.46 05.48
155A Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 09.20 09.26
194/195 Sri Tanjung Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Baru (BW) Ekonomi AC 10.23 10.30
179 Pasundan Bandung Kiaracondong (KAC) 10.28 10.32
188/189 Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) 12.09 12.11
190/187 Purwokerto (PWT) 13.32 13.34
181 Kahuripan Bandung Kiaracondong (KAC) 14.49 14.51
175 Brantas Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC 15.36 15.38
196/193 Sri Tanjung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Ekonomi AC 16.05 16.07
180 Pasundan Surabaya Gubeng (SGU) 18.02 18.31
55 Bangunkarta Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa 18.13 18.25
85 Sancaka Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 19.44 19.50
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7023A Sancaka Tambahan Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif/Bisnis/Ekonomi AC Plus 11.58 12.01
7036A Pasundan Tambahan Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi AC 19.23 19.25
7024C Sancaka Tambahan Eksekutif/Bisnis/Ekonomi AC Plus 21.19 21.21

InsidenSunting

Pada tanggal 15 September 2009 pukul 9.00, KA Matarmaja berhenti luar biasa (BLB) di Stasiun Caruban akibat kerusakan rem. KA sempat berjalan lagi, namun kemudian mundur, sehingga lokomotif diganti.[4]

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api". Jawa Pos. 26 September 2017. 
  4. ^ "Rem KA Matarmaja Rusak". Surabaya Pagi. Diakses tanggal 2018-01-31. 

Pranala luarSunting