Kabupaten Jember

kabupaten di Jawa Timur, Indonesia
(Dialihkan dari Jember)

Kabupaten Jember (aksara Jawa:ꦏꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦗꦼꦩ꧀ꦧꦼꦂ, abjad Pegon: كَبُڤَتَينْ جٚمْبٚرْ) adalah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Bondowoso di utara, Kabupaten Banyuwangi di timur, Samudera Hindia di selatan, dan Kabupaten Lumajang di barat. Kabupaten Jember terdiri dari 31 kecamatan. Kabupaten Jember terletak di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur.

Kabupaten Jember

ꦏꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦗꦼꦩ꧀ꦧꦼꦂ
Kabupaten di Jawa Timur, Indonesia
Transkripsi regional
 • Aksara Jawaꦏꦧꦸꦥꦠꦺꦤ꧀ꦗꦼꦩ꧀ꦧꦼꦂ
 • Abjad Pegonكَبُڤَتَينْ جٚمْبٚرْ
Jembercity.jpg
Lambang resmi Kabupaten Jember
Lambang
Julukan: 
Kota Suwar-Suwir
Motto: 
"Carya Dharma Praja Mukti"'
(bahasa Indonesia: Berkarya dan mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara)
Negara Indonesia
ProvinsiCoat of arms of East Java.svg Jawa Timur
Ibu KotaKota Jember
Hari jadi1 Januari 1929
Dibentuk
  • 14 Agustus 1950, sebagai Kabupaten
  • 19 April 1976 sampai 8 Juli 2003, sebagai Kota Administratif
Pembagian administrasi[1]
  • Kecamatan: 31
  • Kelurahan/Desa: 248
Kantor BupatiJl. Sudarman No.1, Jember, Jawa Timur
Pemerintahan
 • JenisPemerintah Kabupaten
 • BupatiHendy Siswanto
 • Wakil BupatiBalya Firjaun Barlaman
Luas
 • Total3.375 km2 (1,303 sq mi)
Titik tertinggi
2.500 m (8,200 ft)
Titik terendah
0 m (0 ft)
Populasi
 • Total2,538,921 Jiwa
 • Laki-laki
1,273,920
 • Perempuan
1,265,001
DemonimPandalungan
Demografi
 • Suku bangsaJawa, Madura, Osing, Suku Gayo [3],Tionghoa dll.
 • AgamaIslam 96,59%
Kristen 2,22%
- Protestan 1,38%
- Katolik 0,84%
Hindu 0,36%
Buddha 0,16%
Konghucu 0,01%
Lainnya 0,66%[4]
 • BahasaJawa, Madura, Indonesia
Zona waktuUTC+7 (WIB)
Kode Pos
681xx
Kode Telepon
  • 0331 (Jember bagian timur-utara)
  • 0336 (Jember bagian barat-selatan)
GeocodeID-JW
ISO 3166 codeID-JMR
Plat KendaraanP xxxx G sampai P xxxx PZ, serta P xxxx UG sampai P xxxx UP
IPM (2019)Kenaikan 66,69 ( Sedang )[1]
Bandar udara utamaBandara Notohadinegoro
Pelabuhan utamaPelabuhan Puger
Situs webjemberkab.go.id
Alun-alun kota Jember pada tahun 1920-an.
Pasar kota Jember pada tahun 1920-an.
Kantor bupati Jember pada malam hari.

Jember dahulu sempat memiliki kota administratif, tetapi sejak tahun 2001 istilah kota administratif dihapus, sehingga Kota Administratif Jember kembali menjadi bagian dari Kabupaten Jember. Hari jadi Kabupaten Jember diperingati setiap tanggal 1 Januari.

GeografiSunting

Jember memiliki luas 3.293,34 Km2 dengan ketinggian antara 0 - 3.330 mdpl. Iklim Kabupaten Jember adalah tropis dengan kisaran suhu antara 23oC - 32oC. Bagian selatan wilayah Kabupaten Jember adalah dataran rendah dengan titik terluarnya adalah Pulau Nusa Barong. Pada kawasan ini terdapat Taman Nasional Meru Betiri yang berbatasan dengan wilayah administratif Kabupaten Banyuwangi. Bagian barat laut (berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo adalah pegunungan, bagian dari Pegunungan Iyang, dengan puncaknya Gunung Argopuro (3.088 m). Bagian timur merupakan bagian dari rangkaian Dataran Tinggi Ijen. Jember memiliki beberapa sungai antara lain Sungai Bedadung yang bersumber dari Pegunungan Iyang di bagian Tengah, Sungai Mayang yang persumber dari Pegunungan Raung di bagian timur, dan Sungai Bondoyudo yang bersumber dari Pegunungan Semeru di bagian barat.

AdministrasiSunting

  • Koordinasi Camat: 4
  • Kecamatan: 31
  • Dusun: 201
  • Rukun Warga: 4154
  • Rukun Tetangga: 14714
  • Lingkungan: 902

SejarahSunting

Kabupaten Jember dibentuk berdasarkan Staatsblad Nomor 322 tanggal 9 Agustus 1928, yang mulai berlaku tanggal 1 Januari 1929. Pemerintah Hindia Belanda telah mengeluarkan ketentuan tentang penataan kembali pemerintah desentralisasi di wilayah Provinsi Jawa Timur, antara lain dengan menunjuk Regenschap Djember sebagai masyarakat kesatuan hukum yang berdiri sendiri. Secara resmi ketentuan tersebut diterbitkan oleh Sekretaris Umum Pemerintah Hindia Belanda (De Aglemeene Secretaris) G.R. Erdbrink, 21 Agustus 1928.

Pemerintah Regenschap Jember yang semula terbagi dalam tujuh Wilayah Distrik, pada tanggal 1 Januari 1929 sejak berlakunya Staatsblad No. 46/1941 tanggal 1 Maret 1941 Wilayah Distrik dipecah menjadi 25 Onderdistrik, yaitu:

  • Distrik Jember, meliputi onderdistrik Jember, Wirolegi, dan Arjasa.
  • Distrik Kalisat, meliputi onderdistrik Kalisat, Ledokombo, Sumberjambe, dan Sukowono.
  • Distrik Rambipuji, meliputi onderdistrik Rambipuji, Panti, Mangli, dan Jenggawah.
  • Distrik Mayang, meliputi onderdistrik Mayang, Silo, Mumbulsari, dan Tempurejo.
  • Distrik Tanggul meliputi onderdistrik Tanggul, Sumberbaru, dan Bangsalsari.
  • Distrik Puger, meliputi onderdistrik Puger, Kencong Gumukmas, dan Umbulsari.
  • Distrik Wuluhan, meliputi onderdistrik Wuluhan, Ambulu, dan Balung.

Berdasarkan Undang Undang No. 12/1950 tentang Pemerintah Daerah Kabupaten di Jawa Timur, ditetapkan pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Timur (dengan Perda), antara lain Daerah Kabupaten Jember ditetapkan menjadi Kabupaten Jember.

Dengan dasar Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1976 tanggal 19 April 1976, dibentuklah Wilayah Kota Jember dengan penataan wilayah-wilayah baru sebagai berikut:

  • Kacamatan Jember dihapus, dan dibentuk tiga kecamatan baru, masing-masing Sumbersari, Patrang dan Kaliwates.
  • Kecamatan Wirolegi menjadi Kecamatan Pakusari dan Kecamatan Mangli menjadi Kecamatan Sukorambi.

Bersamaan dengan pembentukan Kota Administratif Jember, wilayah Kewedanan Jember bergeser pula dari Jember ke Arjasa dengan wilayah kerja meliputi Arjasa, Pakusari, dan Sukowono yang sebelumnya masuk Distrik Kalisat. Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, pada perkembangan berikutnya, secara administratif Kabupaten Jember saat itu terbagi menjadi tujuh Wilayah Pembantu Bupati, satu wilayah Kota Administratif, dan 31 Kecamatan.

Dengan diberlakukannya Otonomi Daerah sejak 1 Januari 2001 sebagai tuntutan No 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah Kabupaten Jember telah melakukan penataan kelembagaan dan struktur organisasi, termasuk penghapusan lembaga Pembantu Bupati yang kini menjadi Kantor Koordinasi Camat. Selanjutnya, dalam menjalankan roda pemerintah di era Otonomi Daerah ini Pemerintah Kabupaten Jember dibantu empat Kantor Koordinasi Camat, yakni:

  • Kantor Koordinasi Camat Jember Barat di Tanggul
  • Kantor Koordinasi Camat Jember Selatan di Balung
  • Kantor Koordinasi Camat Jember Tengah di Rambipuji
  • Kantor Koordinasi Camat Jember Timur di Kalisat

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket.
1
Noto Hadinegoro
1929
1942
1
[Ket. 1]
2
Boediardjo
1942
1943
2
3
R. Soedarman
1943
1947
3
4
Roekmoroto
1947
1950
4
5
R. Soekarto
1950
1957
5
6
R. Soedjarwo
1957
1959
6
7
Mochammad Djojosoemardjo
1959
1961
7
(6)
R. Soedjarwo
1961
1964
8
8
R. Oetomo
1964
1967
9
9
Mochammad Huseindipotroeno
1967
1968
10
10
Letkol Inf
Abdul Hadi
1968
1973
11
[Ket. 2]
1973
1979
12
11
Letkol
Soepono
1979
1984
13
12
Soerjadi Setyawan
1984
1989
14
[Ket. 3]
13
Kol. Inf
Priyanto Wibowo
1989
1994
15
14
Winarno
1994
1999
16
15
Drs. H.
Samsul Hadi Siswoyo
M.Si.
2000
2005
17
  Dr. H.
Sjahrazad Masdar
M.A.

(Penjabat)
2005
2005
[Ket. 4]
16
  Ir. H.
MZA Djalal
M.Si
2005
2010
18
[Ket. 5]
2010
2015
19
Supaad
(Penjabat)
28 September 2015
17 Februari 2016
17
  dr. Hj.
Faida
MMR
17 Februari 2016
22 Juli 2020
20
[Ket. 6] [Ket. 7]
Drs. K.H. Muqit Arief (Pejabat)
24 September 2020
9 Desember 2020
18
  H.Hendy Siswanto
26 Februari 2021
petahana
21
Catatan
  1. ^ Bupati Jember pertama, diabadikan sebagai nama Bandar Udara di Jember dan Stadion
  2. ^ Bupati yang banyak melakukan perubahan dan pembangunan di Kabupaten Jember
  3. ^ Membangun jalan lintas utara Jember di Kecamatan Sukorambi sebagai akses baru di Kabupaten Jember pada masa itu
  4. ^ Bupati Jember pada masa reformasi dan masih dipilih DPRD Jember
  5. ^ Bupati pertama yang dipilih langsung oleh rakyat
  6. ^ Bupati perempuan pertama
  7. ^ Cuti Kampanye

Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Jember dalam dua periode terakhir.[5]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 8   8
  Gerindra 9   7
  PDI-P 7   7
  Golkar 5   2
  NasDem 5   8
  Berkarya (baru) 1
  PKS 6   6
  Perindo (baru) 2
  PPP 3   5
  PAN 2   2
  Hanura 3   0
  Demokrat 2   2
Jumlah Anggota 50   50
Jumlah Partai 10   11

KecamatanSunting

Kabupaten Jember terdiri dari 31 kecamatan, 22 kelurahan, dan 226 desa (dari total 666 kecamatan, 777 kelurahan, dan 7.724 desa di Jawa Timur). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 2.622.421 jiwa dengan luas wilayah 3.092,34 km² dan sebaran penduduk 848 jiwa/km².[6][7]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Jember, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
35.09.17 Ajung 7 Desa
35.09.12 Ambulu 7 Desa
35.09.22 Arjasa 6 Desa
35.09.09 Bangsalsari 11 Desa
35.09.10 Balung 8 Desa
35.09.04 Gumukmas 8 Desa
35.09.25 Jelbuk 6 Desa
35.09.16 Jenggawah 8 Desa
35.09.01 Jombang 6 Desa
35.09.27 Kalisat 12 Desa
35.09.19 Kaliwates 7 - Kelurahan
35.09.02 Kencong 5 Desa
35.09.28 Ledokombo 10 Desa
35.09.26 Mayang 7 Desa
35.09.23 Mumbulsari 7 Desa
35.09.14 Panti 7 Desa
35.09.24 Pakusari 7 Desa
35.09.20 Patrang 8 - Kelurahan
35.09.08 Puger 12 Desa
35.09.13 Rambipuji 8 Desa
35.09.07 Semboro 6 Desa
35.09.30 Silo 9 Desa
35.09.15 Sukorambi 5 Desa
35.09.29 Sukowono 12 Desa
35.09.03 Sumberbaru 10 Desa
35.09.31 Sumberjambe 9 Desa
35.09.21 Sumbersari 7 - Kelurahan
35.09.06 Tanggul 8 Desa
35.09.18 Tempurejo 8 Desa
35.09.05 Umbulsari 10 Desa
35.09.11 Wuluhan 7 Desa
TOTAL 22 226

Julukan Daerah LainnyaSunting

Jember memiliki beberapa julukan, yaitu:

Jember dihuni oleh banyak suku seperti madura, jawa dan osing, paduan ini membuat Jember seperti "Miniature of Indonesia".[butuh rujukan]

  • Kota Pendidikan

Jember merupakan salah satu pusat pendidikan yang ada di Jawa Timur selain Surabaya dan Malang. Hal ini dikarenakan banyak orang dari daerah sekitar yang memilih meneruskan pendidikan di Kabupaten Jember, sehingga terdapat banyak perguruan tinggi, baik itu yang berstatus PTN maupun PTS.

  • Kota 1000 Bukit

Jember dikenal juga dengan sebutan daerah 1.000 gumuk atau bukit karena memiliki setidaknya 1.666 bukit yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jember. Namun saat ini bukit-bukit tersebut terancam musnah, karena penambangan pasir di bukit yang berlebihan.[butuh rujukan]

  • Kota Tembakau

Jember dikenal juga dengan sebutan Kota Tembakau karena hasil komoditas utama dan penghasil Tembakau terbesar.

  • Kota Karnaval

Jember juga mendapat julukan kota Carnaval berkat Jember Fashion Carnaval yang sudah mendunia dan banyak ditiru oleh wilayah lain.

  • Kota Suwar Suwir

Suwar suwir adalah makanan khas kota Jember. Makanan ini terbuat dari tape yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan makanan seperti dodol namun lebih keras.

  • Kota Santri

Di Jember ada banyak pesantren. Mulai dari pesantren kecil hingga pesantren Besar. Pesantren-pesantren tersebut antara lain ada yang besar dengan santri mencapai ribuan. Bebarapa Pesantren besar di Jember antara lain Pondok Pesantren Assuniyyah Kencong, Pesantren Al-Qodiri, Pesantren Curah Kates, Pesantren Al-Amien Ambulu.

PendudukSunting

Mayoritas penduduk Kabupaten Jember adalah Suku Jawa, dan sebagian besar beragama Islam. Selain itu terdapat minoritas Suku Osing dan Suku Madura. Terdapat juga warga Tionghoa yang kebanyakan tinggal di pusat ibu kota kabupaten ini. Suku Madura dominan di daerah utara dan Suku Jawa di daerah selatan dan pesisir pantai. Bahasa Madura dan Bahasa Jawa digunakan di banyak tempat, sehingga umum bagi masyarakat di Jember menguasai dua bahasa daerah tersebut dan juga saling pengaruh tersebut memunculkan beberapa ungkapan khas Jember. Percampuran kedua kebudayaan Madura dan Jawa di Kabupaten Jember melahirkan satu kebudayaan baru yang bernama budaya Pandalungan. Masyarakat Pandalungan di Jember mempunyai karakteristik yang unik sebagai hasil dari penetrasi kedua budaya tersebut. Kesenian Can Macanan Kaduk merupakan satu hasil budaya masyarakat Pendalungan yang masih bertahan sampai sekarang di kabupaten Jember. Jember berpenduduk 2.929.967 jiwa (JDA, BPS 2013) dengan kepadatan rata-rata 787,47 jiwa/km2

EkonomiSunting

Dengan sebagian besar penduduk masih bekerja sebagai petani, perekonomian Jember masih banyak ditunjang dari sektor pertanian. Di Jember terdapat banyak area perkebunan, sebagian besar peninggalan Belanda. Perkebunan yang ada dikelola oleh Perusahaan nasional PTP Nusantara, Tarutama Nusantara (TTN), dan Perusahaan daerah yaitu PDP (Perusahaan Daerah Perkebunan). Jember terkenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau utama di Indonesia. Tembakau Jember adalah tembakau yang digunakan sebagai lapisan luar/kulit cerutu. Di pasaran dunia tembakau Jember sangat dikenal di Jerman dan Belanda.[butuh rujukan]

Kesenian TradisionalSunting

Batik Jember memiliki motif dan corak berbeda dengan batik Solo dan Jogja. Batik ini memiliki corak yang khas, yakni bermotif daun tembakau. Daun tembakau adalah ciri khas Jember, yang menjadi penanda bahwa kota ini adalah salah satu kota penghasil tembakau terbesar di Indonesia. Rumah Batik Rolla di Kecamatan Patrang memasukkan gambar komoditas unggulan lain sebagai motif, seperti kopi, cokelat, dan buah naga.

TransportasiSunting

  • Stasiun Jember merupakan stasiun terbesar di Kabupaten ini, dan merupakan pusat dari Daop IX Jember yang mengatur stasiun dari Pasuruan hingga Banyuwangi. Di samping stasiun-stasiun kecil lainnya di Tanggul, Rambipuji, dan Kalisat. Jember dilintasi jalur kereta api, yang menghubungkan Jember dengan kota-kota lain di Pulau Jawa, yaitu Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Malang, Probolinggo dan Banyuwangi. Di Jember juga terdapat stasiun-stasiun kecil seperti Bangsalsari, Mangli, Arjasa, Kotok, Ledokombo, Sempolan, Garahan. Stasiun ini hanya digunakan ketika terjadi persilangan kereta api dan hanya digunakan oleh kereta api ekonomi seperti Probowangi (Surabaya-Banyuwangi) dan kereta Pandanwangi (Jember-Banyuwangi). Jalur kereta api Kalisat-Panarukan kini tidak lagi beroperasi.
  • Terminal bus Tawang Alun merupakan terminal utama yang melayani jalur Surabaya - Jember-Banyuwangi (lewat Tanggul), Surabaya-Jember-Banyuwangi (lewat Kencong-Balung dan atau Ambulu) yang juga melewati kota Lumajang. Terminal ini juga melayani jalur Bus Patas (cepat terbatas) Jember-Yogya, Jember-Surabaya, Jember-Malang, Jember-Cilacap, Jember-Medan serta Jember-Denpasar. Untuk jalur Jember-Bondowoso-Situbondo dilayani oleh Terminal Bus "ARJASA" yang terletak di Kecamatan Arjasa. Baru-baru ini, di Kecamatan Ambulu yang terletak di Jember bagian selatan juga dibangun Terminal, yang menyediakan jalur Ambulu-Kencong-Lumajang-Pasuruan-Surabaya dan Malang. Selain itu terdapat pula terminal-terminal kecil yang dihubungkan oleh angkutan antar dalam kota (Lyn) seperti Terminal Ajung, Terminal Arjasa dan Terminal Pakusari. Bus Kota dapat ditemui di Kota Jember yang menghubungkan Terminal Tawang Alun - Terminal Arjasa (Kode Trayek "A" dan "B") dan Terminal Tawang Alun-Terminal Pakusari (Kode Trayek "D" dan "E"). Jasa taksi dengan Argometer juga banyak ditemui di Kota ini.
  • Bandar Udara Notohadinegoro (JBB) terletak di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung.

PariwisataSunting

 
Orang Belanda di pantai Pasir Putih (sekitar tahun 1920).
 
Pantai Bandealit

Tempat wisataSunting

  • Pantai Payangan
    Pantai ini terletak di Kecamatan Ambulu. Pesona pantai ini akan sangat indah jika dilihat dari atas bukit yang terletak di sekitar pantai. Selain dihiasi beberapa bukit, pantai ini juga dihiasi oleh bebatuan yang berbaris rapi di tepi pantai. Banyak wisatawan dari dalam maupun luar kota yang datang untuk berwisata. Sebagian besar dari mereka menginap atau datang pada tengah malam untuk dapat melihat sunrise dari atas bukit.
  • Pantai Watu Ulo
    Pantai yang terletak sekitar 25 Km dari Kecamatan Ambulu dan pada saat hari-hari libur biasanya banyak anak-anak muda dan rombongan keluarga yang pergi kesana untuk berlibur, apalagi saat hari-hari besar dan hari raya. Mereka biasanya pergi ke sana bersama-sama dengan keluarga mereka masing-masing menggunakan angkutan umum atau kendaraan pribadi. Pantai Watu Ulo memiliki panorama yang mempesona menghadap lautan Indonesia dengan deretan batu karang menyerupai ular.[8]
  • Pantai Tanjung Papuma
    Pantai dengan pesona pasir putihnya dan Wisata Sejarah berupa peninggalan Gua Jepang. Pantai ini dikenal juga dengan nama Pantai Pasir Putih Malikan. Dinamakan Papuma karena pantai ini berpasir putih dengan hamparan batu-batu yang bila diterjang ombak lalu saling terberai membalik.[8] Pantai Papuma adalah pantai yang sangat eksotik bila dibandingkan dengan pantai pantai yang ada di Jawa Timur, karena memiliki keindahan pantai dan laut yang menawan dengan pantai yang hijau kebiruan menjadikan tempat wisata ini banyak dikunjungi baik dari warga Jember sendiri juga dari kabupaten lain.
  • Pantai Puger
    Pantai yang terletak 15 km dari Kecamatan Ambulu. Tempat wisata ini juga banyak dikunjungi oleh banyak orang dan paling banyak adalah anak-anak muda untuh menghibur diri. Pantai Puger juga menjadi surga bagi orang yang suka memancing. Di pantai ini juga terdapat TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang menjual ikan hasil tangkapan nelayan. Di sekitar Pantai Puger juga terdapat Cagar Alam Puger Watangan dengan pesona sumber air Kucur. Pantai Puger juga merupakan gerbang keluar menuju Cagar Alam Pulau Nusa Barong.
  • Pantai Paseban
    Pantai di daerah Kencong. Jalan menuju pantai ini beraspal bagus sehingga memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung. Di pantai ini, wisatawan juga dapat menikmati mandi laut karena ombaknya yang tenang, landai, dan teratur sehingga tidak membahayakan.
  • Pantai Bandealit
    Pantai di wilayah Taman Nasional Meru Betiri yang secara administratif masuk kedalam wilayah Kecamatan Tempurejo. Pantai ini berdekatan dengai Pantai Sukamade yang merupakan tempat penetasan telur penyu.
  • Pantai Rowo Cangak[butuh rujukan]
  • Pantai Canga'an[butuh rujukan]
  • Pantai Teluk Love[butuh rujukan]
  • Pantai Pancer[butuh rujukan]
  • Pemandian Patemon
    Pemandian yang berada di wilayah Kecamatan Tanggul. Di pemandian Patemon udaranya sangat sejuk karena terletak di daerah pegunungan dan air yang mengalir di pemandian tersebut adalah air yang berasal dari sumber mata air pegunungan, jadi airnya sangat dingin. Pada hari-hari libur khususnya hari Minggu dan hari libur nasional banyak orang berkunjung, mulai dari anak-anak, anak muda, sampai pada orang tua. Pemandian ini menjadi semakin menarik dengan ditambahnya satu kolam renang baru dan wahana waterboom. Selain itu tempat-tempat yang ada di sekitar kolam renang telah diperbaiki sehingga semakin menarik untuk dikunjungi.
  • Pemandian Rembangan
    Pemandian yang terletak di salah satu puncak gunung, memiliki daya tarik pemandangan, pemandian, hotel, dan wisata agro berupa perkebunan kopi milik PTP Nusantara XII dan peternakan sapi perah, di mana Anda bisa melihat proses pemerahan susu sapi dan membeli susu sapi segar literan. Di Rembangan, Anda bisa melihat kota Jember & sekitarnya dari atas. Dan, pada waktu malam, pemandangan lampu kota sangat mengesankan. Di sini suhunya sangat sejuk & udaranya sangat bersih & segar; sangat baik untuk tubuh Anda.
  • Air Terjun Tancak
    Air terjun yang terletak di Perkebunan Gunung Pasang - Kecamatan Panti.
  • Air Terjun Antrokan

Air terjun terletak di wilayah Kecamatan Tanggul.

  • Air Terjun Sumberjambe
    Air terjun terletak di Rowosari.
  • Air Terjun Gn. Rayap
    Air Terjun yang berada dikawasan wisata puncak Rembangan
  • Air terjun batu pilar
    Air terjun yang berbentuk pilar atau tugu ini memiliki ketinggian sekitar 12 meter. Wisata ini terletak di kawasan pegunungan Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo.
  • Wisata Loko
    Wisata di lahan PG Semboro yang menawarkan keindahan pemandangan alam perkebunan tebu, jeruk, rambutan dan salak yang berada di sepanjang perjalanan selama 3 jam dengan menggunakan lokomotif uap.
  • Wisata Lori

Wisata di daerah Garahan yang menyajikan dua buah terowongan Kereta Api (90 m dan 970 m) yang merupakan terowongan Kereta Api terpanjang di Indonesia. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati wisata agro Gunung Gumitir.

  • Taman Botani Sukorambi
  • Alun-alun Jember
  • Wisata Agro Glantangan (WAG)
  • Pemandian Oleng Si Butong
  • Pemandian Kebon Agung
  • Pemandian Kimo
  • Pontang Jaya Waterpark
  • Mumbul Garden Waterpark
  • Cafe & Rest Area Gumitir
  • Tiara Jember Park (Water Boom)
  • Niagara Water park
  • Dira I Swalayan, Fashion, Swiming Pool & Waterboom
  • Happy Fun Swimming Pool & Waterboom
  • Surya Tirta, Fitnes Centre and Swimming Pool
  • Jubung Rest Area/Jatian
  • Wisata Edukatif puslit kopi dan kakao
  • Wisata Edukatif Tanoker
  • Agrowisata cigarete cerutu di Arjasa
  • Agrowisata BOMA di Panti
  • Wisata Religi Masjid Agung Jember (Jam'i Al-Baitul Amien)
  • Wisata Religi K.H Muh Shidiq
  • Wisata Religi Vihara Dewi Sri
  • Jember Mini Zoo

PerayaanSunting

Jember memiliki beberapa acara perayaan, yaitu:

Tempat PerbelanjaanSunting

  • Matahari Departement Store
  • Johar Plaza
  • Jember Roxy Square
  • Golden Market Mall
  • Pasar Tanjung
  • Transmart
  • Lippo Plaza Jember
  • Jember Plaza
  • Jember Town Square (JETOS)

Kuliner khasSunting

MasakanSunting

Jember memiliki masakan khas, yaitu:

MinumanSunting

Jember memiliki minuman khas, yaitu:

  • Wedang Cor
  • Kopi Kelapa
  • Kopi Nongko (campuran kopi robusta dan liberika)
  • Kopi Arabika lereng selatan Hyang Argopuro (Durjo, Panduman, Sukmaelang, Ketajek)

Oleh-olehSunting

Jember memiliki oleh-oleh khas, yaitu:

PendidikanSunting

Perguruan Tinggi NegeriSunting

Kabupaten Jember memiliki beberapa Perguruan Tinggi Negeri diantaranya:

Perguruan Tinggi SwastaSunting

  • Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ),
  • Universitas Islam Jember,
  • Universitas Moch. Sroedji,
  • Universitas PGRI Argopuro
  • Universitas dr. Soebandi
  • Institut Agama Islam Alfalah Assuniyah (INAIFAS)
  • Institut Agama Islam Al-Qodiri (IAIQ)
  • Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala
  • STDI Imam Syafi'i,
  • Akademi Kebidanan (Akbid) Bina Husada,
  • Akademi Kebidanan Jember
  • Akademi Farmasi Jember
  • STIA Pembangunan,
  • STIKES Bhakti AL-Qodiri,
  • STIKES Mitra Husada Jember
  • Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Jember (STIPER)
  • STIE Kosgoro,
  • Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Nasional Jember
  • Akademi Pariwisata UNMUH
  • Magistra Utama
  • Sekolah penerbangan Bina Avia Persada.
  • Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Akademi Komunitas As Sunniyah
  • Ibnu katsir

Lembaga lainnyaSunting

Gelanggang OlahragaSunting

  • GOR PKPSO
  • Stadion Universitas Jember
  • GOR Basket Garuda
  • GOR Bulutangkis Gajah Mada
  • GOR Argopuro
  • GOR Perjuangan 45 Politeknik Negeri Jember
  • Stadion Notohadinegoro
  • Stadion Jember Sport Garden
  • GOR FTP Universitas Jember
  • Glantangan Golf

Rumah SakitSunting

  • RSUD Dr. Soebandi
  • RSUD Balung
  • RSUD Kalisat
  • RS Bina Sehat
  • RS Perkebunan (RS. Jember Klinik)
  • RS Citra Husada
  • RS Gigi dan Mulut Univ. Jember
  • RS Pendidikan Univ. Muhammadiyah Jember
  • RS Pendidikan Univ. Jember
  • RS Bersalin Panti Siwi
  • RS Bersalin Margi Rahayu
  • RSIA Srikandi - IBI
  • RSU Kaliwates
  • RS Dinas Kesehatan Tentara (DKT)
  • RS Khusus Paru
  • RS Utama Husada
  • RS Siloam Jember
  • RS Muna Parahita

Lain-lainSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d e "Kabupaten Jember Dalam Angka 2020" (pdf). Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember. Diakses tanggal 20 September 2020. 
  2. ^ [1]
  3. ^ Suku Gayo di Jember
  4. ^ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Jember". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 20 September 2020. 
  5. ^ 80 Persen DPRD Terpilih di Banyuwangi Caleg Baru
  6. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  7. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  8. ^ a b Buku Potensi Pariwisata dan Produk Unggulan Jawa Timur. 2009

Pranala luarSunting