Buka menu utama

Wikipedia β

Partai Gerakan Indonesia Raya

partai politik di Indonesia

Partai Gerakan Indonesia Raya atau Partai Gerindra, adalah sebuah partai politik di Indonesia yang didirikan dan diketuai oleh Letnan Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto. Partai Gerindra berdiri pada tanggal 6 Februari 2008. Pengurus dan aktivis partai ini dicirikan dengan pakaian safari lengan pendek dan panjang, serta kopiah hitam. Inspirasi nama Gerindra berasal dari nama partai lama, Perindra, yang merupakan pemberian langsung dari Presiden Soekarno.[butuh rujukan]

Partai Gerakan Indonesia Raya
Ketua umum Prabowo Subianto
Sekretaris jenderal Ahmad Muzani
Ketua fraksi di DPR Edhy Prabowo
Didirikan 6 Februari 2008; 10 tahun lalu (2008-02-06)
Kantor pusat Jl. RM. Harsono No. 54
Ragunan Pasar Minggu Jakarta
Selatan 12550
Ideologi Pancasila
Kursi di DPR (2014)
73 / 560
Situs web
partaigerindra.or.id
Politik Indonesia
Partai politik
Pemilihan umum

Pada periode 2009-2014, Partai Gerindra berada di luar kabinet pemerintahan pusat bersama Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan dan Partai Hanura.

Pada Pemilu 2014, partai Gerindra mendapatkan 73 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Partai Gerindra mengusung Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina sebagai calon presiden. Pada periode 2014-2019, Partai Gerindra kembali berada di luar kabinet pemerintahan pusat bersama .

Daftar isi

Kepengurusan DPP GerindraSunting

Berikut adalah susunan kepengurusan utama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra (2015–2020):

Jati Diri Partai GerindraSunting

Berdasarkan dokumen Manifesto Partai Gerindra[1], jati diri Partai GERINDRA adalah:

Kebangsaan = Partai Gerindra adalah partai yang berwawasan kebangsaan yang berpegang teguh pada karakter nasionalisme yang kuat, tangguh, dan mandiri. Wawasan kebangsaan ini menjadi jiwa dalam mewujudkan segala aspek kehidupan bernegara yang sejahtera, jaya dan sentosa .

Kerakyatan = Partai Gerindra adalah partai yang dibentuk dari, oleh, dan untuk rakyat sebagai pemilik kedaulatan yang sah atas Republik Indonesia. Keberpihakan pada kepentingan rakyat merupakan sebuah keniscayaan dalam arti semua pihak yakin untuk mewujudkan secara optimal hak-hak seluruh rakyat dalam segala aspek kehidupannya utamanya di bidang kehidupan politiknya terlebih lagi kehidupan kegiatan ekonominya.

Religius = Partai Gerindra adalah partai yang memegang teguh nilai‐nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kebebasan menjalankan agama dan kepercayaan masing‐ masing. Nilai‐nilai religius senantiasa menjadi landasan bagi setiap jajaran pengurus, anggota, dan kader Partai Gerindra dalam bersikap dan bertindak.

Keadilan Sosial = Partai Gerindra adalah partai yang mencita‐citakan suatu tatanan masyarakat yang berkeadilan sosial, yakni masyarakat yang adil secara ekonomi, politik, hukum, pendidikan, dan kesetaraan gender. Keadilan sosial harus didasari atas persamaan hak, pemerataan, dan penghargaan terhadap hak asasi manusia.

Ikrar Kader Partai GerindraSunting

  1. Siap sedia melanjutkan perjuangan pendiri bangsa, untuk mewujudkan cita cita Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945
  2. Siap sedia membela Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan Undang Undang dasar 1945
  3. Siap sedia membela kepentingan rakyat Indonesia, di atas kepentingan pribadi maupun golongan
  4. Senantiasa setia kepada cita cita luhur partai
  5. Tunduk dan patuh kepada ideologi dan disiplin partai, serta menjaga kehormatan, martabat, dan kekompakan partai

Pencapaian PemiluSunting

Pemilu Legislatif 2009Sunting

Berkas:TolakGedungDPR.jpg
Sekjen Partai GERINDRA Ahmad Muzani bersama Wakil Ketua Umum Partai GERINDRA Fadli Zon saat press conference penolakan Partai GERINDRA akan rencana pembangunan gedung baru DPR pada awal tahun 2011. Penolakan pembangunan gedung baru, pelarangan studi banding ke luar negeri dan inisiatif untuk membentuk panja mafia anggaran adalah beberapa gerakan Partai GERINDRA di gedung parlemen.

Partai Gerindra menempati 26 kursi (4.64%) di DPR RI hasil Pemilihan Umum Anggota DPR 2009, setelah meraih 4.646.406 suara (4,5%).

Pemilu Legislatif 2014Sunting

Pencapaian Pemilu Legislatif 2014 Pada Pemilihan Umum Legislatif 2014, partai Gerindra berhasil menjadi partai politik ketiga terbesar di Indonesia dan menempati 73 kursi di DPR RI setelah meraih 14.760.371 suara (11,81%).

RekapitulasiSunting

Pemilu Total kursi Total pemilihan Persentase Hasil Urutan
2009
26 / 560
4.646.406 4,5% Partai baru 8
2014
73 / 560
14.760.371 11,81% 47 kursi 3

Sayap-Sayap Partai GerindraSunting

 
Sayap Partai Gerindra untuk pemuda, Tunas Indonesia Raya kerap menyelenggarakan kegiatan yang menyasar pemilih muda, misalkan kompetisi sepak bola U-15, dan diskusi politik untuk pemuda

Seperti partai politik lainnya, Partai Gerindra memiliki sayap-sayap untuk dapat mengakomodasi aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. Misalkan, Tunas Indonesia Raya untuk pemuda, Perempuan Indonesia Raya untuk perempuan, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah daftar lengkap organisasi sayap Partai Gerindra saat ini:

Dukungan kepada Kepala Daerah PopulerSunting

Selama kurun waktu 2012 hingga 2013, Gerindra secara mengejutkan mampu meloloskan dua anggotanya sebagai kepala daerah populer, yaitu Basuki Tjahaja Purnama sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Ridwan Kamil sebagai Wali kota Bandung.[2] Keduanya diberi kebebasan besar untuk menjalankan tugasnya. Basuki Tjahaja Purnama dengan tegas menolak menjadi alat politik Gerindra karena telah diberitahu bahwa ia diwakafkan bagi Jakarta.[3] Namun ia sempat hadir di kampanye Gelora Bung Karno.[4]

Pranala luarSunting

CatatanSunting

  1. ^ Manifesto Partai GERINDRA, http://partaigerindra.or.id/uploads/manifesto-perjuangan-partai-gerindra.pdf
  2. ^ Kepemimpinan Ahok dan Ridwan Kamil Merupakan Kampanye Bagi Gerindra. Diakses dari situs Berita Metrotvnews pada 3 Mei 2014
  3. ^ Ahok Tolak Jadi Juru Kampanye Partai Gerindra. diakses dari situs Berita Satu pada 3 Mei 2014
  4. ^ Ahok Hadiri Kampanye Gerindra di GBK. diakses dari situs berita Detik pada 3 Mei 2014