Stasiun Kemayoran

Stasiun Kereta Api di Jakarta Pusat

Stasiun Kemayoran (KMO) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di perbatasan antara Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, dan Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta.

Stasiun Kemayoran

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun KMO.png
Bagian Depan Stasiun Kemayoran.jpg
Stasiun Kemayoran, 2019
LokasiJalan Garuda
Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, 10610
Indonesia
Ketinggian+4 m
PengelolaKAI Commuter
Letak dari pangkal
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang cukup tinggi, satu peron pulau di antara jalur 1 dan 2 yang tinggi, serta dua peron pulau yang rendah)
Jumlah jalur4
  • jalur 1: sepur lurus jalur ganda arah Pasar Senen–Jatinegara
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda arah Kampung Bandan–Angke/Jakarta Kota
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda dari arah Tanjung Priuk–Ancol
  • jalur 4: sepur lurus jalur ganda arah Ancol–Tanjung Priuk
Informasi lain
Kode stasiun
  • KMO
  • 0462
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka1887 (BOS)[3]
Nama sebelumnyaStation Kemajoran
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Rajawali
ke arah Bogor
Loop Line Pasar Senen
ke arah Jatinegara
Rajawali
ke arah Depok
Loop Line
Pasar Senen
ke arah Bekasi
Cikarang Line Rajawali
ke arah Jakarta Kota
Pasar Senen
ke arah Cikarang
Cikarang Line
Layanan
KRL Commuter Line
Fasilitas dan teknis
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan KAI Commuter dan aplikasi LinkAja.
Lokasi pada peta
Stasiun Kemayoran berlokasi di Indonesia
Stasiun Kemayoran
Stasiun Kemayoran
Lokasi di Indonesia

Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api. Emplasemen sebelah utara merupakan jalur dwiganda, sedangkan emplasemen selatan merupakan jalur ganda. Jalur 1 merupakan sepur lurus arah Pasar SenenJatinegara, jalur 2 merupakan sepur lurus arah RajawaliKampung Bandan, jalur 3 merupakan sepur lurus dari Tanjung PriukAncol, dan jalur 4 merupakan sepur lurus arah AncolTanjung Priuk.

SejarahSunting

 
Stasiun Kemayoran generasi pertama yang masih menggunakan bangunan kayu

Stasiun ini terletak di bekas jalur BOSM sebelah utara Stasiun Pasar Senen, berada di ujung timur wilayah Weltevreden. Stasiun ini dinamakan sesuai dengan nama daerah pemukiman di sekitarnya, berdiri pada awal abad-20. Stasiun dan jalurnya diambil alih oleh Staatsspoorwegen pada tahun 1898.[3]

Aslinya, bangunan stasiun ini terbuat dari kayu dan memiliki overkapping. Bangunan ini digantikan dengan bangunan permanen karena ludes terbakar.[per kapan?][butuh rujukan] Setelah jalur ini diambil alih oleh SS, Stasiun Kemayoran kemudian dikembangkan oleh SS. Pada tahun 1902, dibangun jalur shortcut dari Kemayoran menuju Ancol, digunakan untuk mempercepat arus pengiriman barang menuju Tanjung Priok. Jalur itu dibuka pada tanggal 1 Maret 1904.[4][5] Petak jalan ini melewati titik percabangan yang diberi nama Pisangbatu, kini dikenal sebagai Stasiun Rajawali. Dengan dioperasikannya lokomotif listrik dan kereta rel listrik (KRL pertama) di jalur Batavia–Buitenzorg pada tahun 1925, SS kemudian merencanakan pembangunan jalur ganda di hampir seluruh lintas Jakarta sejak tahun 1926. Sebagai langkah awal, jalur ganda pertama di lin Batavia adalah antara Kemayoran–Batavia dan Sawah Besar–Weltevreden. Bahkan, perombakan juga dilakukan pada jalur menuju Tanjung Priok setelah diresmikannya stasiun Tanjung Priuk baru pada tahun 1925.[5] Petak jalan antara Rajawali–Kemayoran menurut Reitsma (1920) disebut-sebut sebagai jalur dwiganda (double-double tracks) pertama di Indonesia.[4]

Layanan kereta apiSunting

Mulai 8 Juni 2019, seluruh perjalanan kereta api lokal yang melayani rute Jakarta-Cikampek-Purwakarta pp (Cilamaya Ekspres, Walahar Ekspres, dan Jatiluhur/Lokal CKP) melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini.[6][7] Otomatis, sejak saat itu pula stasiun ini hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line saja.

KRL Commuter LineSunting

Antarmoda pendukungSunting

Stasiun kereta api di DKI Jakarta
   
Tanjung Priuk TP      
       
Ancol
Jakarta Gudang
           
C B TP           Jakarta Kota
           
Kampung Bandan        
         
Jayakarta
     
Rajawali
Mangga Besar
     
Sawah Besar
     
Kemayoran
                Juanda
     
L Angke
     
T A Duri
     
Gambir          
Gondangdia
       
R Tanah Abang
       
Cikini
Karet
         
Pasar Senen                
            M A Sudirman
         
Gang Sentiong
Mampang
         
Kramat
    A   Manggarai
       
Pondok Jati  
    Grogol
       
 
 
 
Matraman
        Pesing
       
Palmerah
      T Taman Kota
       
Kebayoran     R
Bojong Indah
       
ke Serpong/Rangkasbitung/Merak
Rawa Buaya
     
Jatinegara L                  
Kalideres
     
Cipinang
ke Tangerang
     
Klender
Depo KRL Bukit Duri
     
Buaran B  
Tebet
   
Klender Baru
CB BK             Cawang
   
Cakung
Duren Kalibata
   
ke Bekasi/Cikarang/Cikampek
 
Pasar Minggu Baru
 
Pasar Minggu C L  
 
Tanjung Barat
 
Lenteng Agung
 
Univ. Pancasila
 
ke Depok/Bogor/Nambo
Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Transjakarta JAK 24 (Jak Lingko) Terminal Senen-Terminal Pulo Gadung (via Boulevard Barat Kelapa Gading dan Boulevard Raya Kelapa Gading)
Mikrolet[8] M37 Terminal Senen-Terminal Pulo Gadung (via Boulevard Barat Kelapa Gading dan Boulevard Raya Kelapa Gading)

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ a b Anonim (1897). Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië. Batavia: Landsdrukkerij. 
  4. ^ a b Reitsma, S.A. (1920). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij. 
  5. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  6. ^ Media, Kompas Cyber. "Ini Penjelasan PT KAI soal KA Lokal Tidak Berhenti di Stasiun Kemayoran Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-09-25. 
  7. ^ Ramdhani, Jabbar. "KA Walahar dan KA Jatiluhur Tak Berhenti di Stasiun Kemayoran Per 8 Juni". detiknews. Diakses tanggal 2019-09-25. 
  8. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Rajawali
(d.h. Pisangbatu)
Terminus
Rajawali–Cikampek Pasar Senen
ke arah Cikampek


Koordinat: 6°09′42″S 106°50′29″E / 6.1616596°S 106.8413919°E / -6.1616596; 106.8413919