Stasiun Serpong

stasiun kereta api di Kota Tangerang Selatan

Stasiun Serpong (SRP) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Serpong, Serpong, Tangerang Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +46 meter ini termasuk ke dalam Daerah Operasi I Jakarta, dan terletak tidak jauh dari Bumi Serpong Damai.

Stasiun Serpong
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SRP.png
  • Singkatan: SRP
  • Nomor: 0211
Serpong7.jpg
Stasiun Serpong
AlamatJalan Stasiun Serpong
Serpong, Serpong, Tangerang Selatan
Banten 15310
Ketinggian+46 m
Letakkm 30+203 lintas Angke-Tanahabang-Rangkasbitung-Merak[1]
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Konstruksi
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama tinggi
Informasi lain
Kelas stasiunI[2]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Kereta Commuter Indonesia dan aplikasi LinkAja.
Sejarah
Dibuka1 Oktober 1899[3]
Tahun elektrifikasi1992
Tahun direnovasi2007
Layanan
KRL Commuter Line
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
Serpong–TanahabangTerminus
Parungpanjang–Tanahabang
Maja–Tanahabang
menuju Maja
Rangkasbitung–Tanahabang
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Awalnya, stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Pada tanggal 4 Juli 2007, Stasiun Serpong baru diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai stasiun percontohan, bersamaan dengan peresmian jalur ganda di stasiun ini. Selain itu, tata letak stasiun ini juga berubah, sehingga stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan sepur lurus di jalur 2 dan 3. Bangunan lama stasiun ini, yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen, sudah dirobohkan karena terkena dampak pembangunan peron dan bangunan baru. Meskipun demikian, aktivitas penumpang di stasiun ini tetap normal.[4] Dengan selesainya jalur ganda Serpong–Parungpanjang per akhir 2012, jalur 2 ini dijadikan sepur lurus arah Rangkasbitung, sedangkan jalur 3 merupakan sepur lurus arah Tanahabang.[5]

Stasiun ini awalnya merupakan stasiun akhir untuk KRL Commuter Line, tetapi sekarang telah diperpanjang hingga Rangkasbitung. Stasiun Serpong merupakan stasiun kereta api yang lokasinya paling barat di Kota Tangerang Selatan.

Pada tahun 1992 jalur dan stasiun ini kemudian dielektrifikasi untuk mendukung perjalanan KRL Serpong Ekspres, yang disebut-sebut sebagai cikal bakal dari KRL Green Line.[2]

Layanan kereta apiSunting

KRL Commuter LineSunting

Green Line

InsidenSunting

Pada tanggal 22 Desember 2019, Stasiun Serpong diterjang angin kencang dan menyebabkan atap stasiun terbang, listrik padam, dan pohon di dekat stasiun tumbang. Akibatnya perjalanan KRL terhambat hingga keesokan harinya.[6][7]

Antarmoda pendukungSunting

Jenis angkutan Nomor rute Tujuan
Angkot[8] R03A Stasiun Serpong–Pasar Anyar
B07 Stasiun Serpong–Terminal Kalideres (di halte Kalideres    )
D16 BSD City–Suradita
D20 Stasiun Serpong-Rumpin,Bogor

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ "SBY Resmikan Stasiun Serpong, Lalu Lintas KA Tetap Normal". detiknews. Diakses tanggal 2017-10-18. 
  5. ^ Muhamad <asep.muhamad[at]torche.co.id>, Asep. "Jalur Ganda KA Serpong-Parung Panjang Diresmikan". dephub.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-19. 
  6. ^ Fadhil, Haris. "Atap Sempat Rusak, Stasiun Serpong Sudah Beroperasi Normal". detiknews (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-06. 
  7. ^ Sidik, Farih Maulana. "Diterjang Angin-Hujan Deras, Atap Stasiun Serpong Rusak". detiknews (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-01-06. 
  8. ^ "Trayek Angkot". About Tangerang. Diakses tanggal 18 Oktober 2017. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cisauk
ke arah Merak
Merak–Tanahabang Rawa Buntu
ke arah Tanahabang


Koordinat: 6°19′13″S 106°39′55″E / 6.3201452°S 106.6651493°E / -6.3201452; 106.6651493