Stasiun Jayakarta

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Jayakarta (JAY) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Stasiun ini merupakan stasiun yang letaknya paling utara di jalur layang Jakarta–Manggarai. Namanya diambil dari jalan yang tidak jauh dari stasiun ini, yaitu Jalan Pangeran Jayakarta. Stasiun yang terletak pada ketinggian +13 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan hanya melayani rute KRL Commuter Line. Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api.

Stasiun Jayakarta
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun JAY.png
  • Singkatan: JAY
  • Nomor: -
Stasiun Jayakarta 2020.jpg
Stasiun Jayakarta
AlamatJalan Pangeran Jayakarta 28
Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat
DKI Jakarta
Ketinggian+13 m
Letakkm 1+400 lintas Jakarta-Manggarai-Bogor/Nambo[1]
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Konstruksi
Jumlah jalur2
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi
Informasi lain
Kelas stasiunII[2]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Kereta Commuter Indonesia dan aplikasi LinkAja.
Sejarah
Dibuka1992
Layanan
KRL Commuter Line
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Bogor
Bogor–Jakarta Kota
Terminus
menuju Depok
Depok–Jakarta Kota
menuju Bekasi
Bekasi–Jakarta Kota
Lewat Manggarai
menuju Cikarang
Cikarang–Jakarta Kota
Manggarai
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun ini merupakan stasiun baru di jalur layang segmen Manggarai-Jakarta Kota. Pada tanggal 5 Juni 1992, Presiden Soeharto beserta Ibu Tien dan jajaran di pemerintahan meresmikan jalur layang tersebut dengan naik KRL dari Gambir menuju Stasiun Jakarta Kota.[3] Bangunan Stasiun Jayakarta ini modern dengan sentuhan panel berwarna merah yang sampai hari ini masih dipertahankan dan tidak pernah diubah catnya. Diketahui, proyek tersebut yang telah dimulai pada Februari 1988 menghabiskan dana sebesar Rp432,5 miliar rupiah dan pada saat diresmikan belum sepenuhnya selesai hingga akhirnya bisa beroperasi penuh setahun kemudian.[4][5]

Layanan kereta apiSunting

KRL Commuter LineSunting

Antarmoda pendukungSunting

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Transjakarta 12K (Asemka Explorer) Stasiun Jakarta KotaStasiun Jakarta Kota (via Pangeran Jayakarta)
JAK 10 (Jak Lingko) Stasiun Jakarta KotaStasiun Tanah Abang

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Rudi, Alsadad (30 Agustus 2013). "Setelah 22 Tahun, Proyek Jalur Layang Kereta Jakarta Dilanjutkan". Kompas.com. Diakses tanggal 30 Agustus 2017. 
  4. ^ Kayang, U. (2019). Keping-keping Kota. Bantul: Basabasi. hlm. 92. 
  5. ^ "Kereta Layang: Melayang di Atas Jalur Kumuh". Majalah Tempo. 22: 32. 1992. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Jakarta Kota
Terminus
Lintas Jakarta
Jakarta Kota–Manggarai
Mangga Besar
ke arah Manggarai


Koordinat: 6°08′29″S 106°49′23″E / 6.141285°S 106.823133°E / -6.141285; 106.823133