Stasiun Sawah Besar

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Sawah Besar (SW) merupakan stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jalan Krekot Jaya, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Stasiun ini merupakan salah satu dari 7 stasiun kereta api di Jakarta yang merupakan bagian dari jalur rel layang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +15 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api.

Stasiun Sawah Besar
Jakarta - KRL Commuter Central Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun SW.png
  • Singkatan: SW
  • Nomor: 0423
Stasiun Sawah Besar 2020.jpg
Stasiun Sawah Besar
LokasiJalan Krekot Jaya
Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, 10710
Indonesia
Ketinggian+15 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 3+836 lintas Jakarta-Manggarai-Bogor/Nambo[1]
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi
Jumlah jalur2
Informasi lain
KlasifikasiII[2]
Tanggal penting
Dibuka kembali1992 (stasiun layang)
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Juanda
ke arah Bogor
Central Line Mangga Besar
ke arah Jakarta Kota
Juanda
ke arah Depok
Central Line
Juanda
ke arah Bekasi
Cikarang Line
Juanda
ke arah Cikarang
Cikarang Line
Layanan
KRL Commuter Line
Fasilitas dan teknis
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan KAI Commuter dan aplikasi LinkAja.
Lokasi pada peta
Stasiun Sawah Besar berlokasi di Indonesia
Stasiun Sawah Besar
Stasiun Sawah Besar
Lokasi di Indonesia

Stasiun ini cukup ramai karena stasiun ini tak terlalu jauh dari Pasar Baru. Stasiun Sawah Besar yang beroperasi sekarang berstatus sebagai stasiun layang di jalur segmen Manggarai-Jakarta Kota. Pada tanggal 5 Juni 1992, Presiden Soeharto beserta Ibu Tien dan jajaran di pemerintahan meresmikan jalur layang tersebut dengan naik KRL dari Gambir menuju Stasiun Jakarta Kota.[3] Bangunan Stasiun Sawah Besar ini modern dengan sentuhan panel berwarna merah muda/pink dan putih yang sampai hari ini masih dipertahankan dan tidak pernah diubah catnya. Diketahui, proyek tersebut yang telah dimulai pada Februari 1988 menghabiskan dana sebesar Rp432,5 miliar rupiah dan pada saat diresmikan belum sepenuhnya selesai hingga akhirnya bisa beroperasi penuh setahun kemudian.[4][5]

Layanan kereta apiSunting

KRL Commuter LineSunting

Antarmoda pendukungSunting

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Transjakarta JAK 10 (Jak Lingko) Stasiun Jakarta Kota-Stasiun Tanah Abang
Mikrolet[6] M12 Terminal Senen–Stasiun Jakarta Kota
Kopami Jaya[6] P12 Terminal Senen–Terminal Kalideres

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Rudi, Alsadad (30 Agustus 2013). "Setelah 22 Tahun, Proyek Jalur Layang Kereta Jakarta Dilanjutkan". Kompas.com. Diakses tanggal 30 Agustus 2017. 
  4. ^ Kayang, U. (2019). Keping-keping Kota. Bantul: Basabasi. hlm. 92. 
  5. ^ "Kereta Layang: Melayang di Atas Jalur Kumuh". Majalah Tempo. 22: 32. 1992. 
  6. ^ a b "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Mangga Besar
ke arah Jakarta Kota
Lintas Jakarta
Jakarta Kota–Manggarai
Juanda
ke arah Manggarai


Koordinat: 6°9′38.4″S 106°49′39.5″E / 6.160667°S 106.827639°E / -6.160667; 106.827639